Friday, September 25, 2026

(ArBer) Usaha yang gigih ikut menentukan hasilnya!

 


Usaha yang gigih ikut menentukan hasilnya!

 

Perumpamaan tentang seorang hakim yang Yesus sampaikan kepada orang banyak bukan menitik beratkan kepada hakim yang akhirnya merasa iba.  Titik beratnya adalah kepada segala usaha seorang janda tersebut yang tak kenal lelah dan akhirnya membuat hakim tersebut tergerak hatinya.

Pertanyaanya kemudian adalah adakah kita benar – benar berusaha ketika kita memohon kepada Tuhan? ataukah kita hanya berseru se-adanya saja?  Atau mungkin lagi sebagian dari kita berdoa tetapi juga tidak yakin bahwa Tuhan mampu menjawab segala permohonan kita?  Padahal dalam penjelasan perumpamaan tersebut, Yesus sudah dengan gambalng menjelaskan bahwa “orang – orang pilihan- Nya yang berseru siang dan malam akan ditolong- Nya!”

Berseru kepada Tuhan adalah benar yang memang harus selalu kita lakukan sebagai orang percaya.  Kepada siapakah lagi kita harus berseru jikalau bukan kepada Tuhan? atau kita merasa ada kuasa ataupun pertolongan yang nyata selain dari Tuhan kota Yesus Kristus? Jadi janganlah jemu – jemu berseru terus menerus kepada Tuhan, sebab Tuhan maha mendengar dan juga pengasih.  Jikalau memang apa yang kita mohonkan bersifat darurat, pasti Tuhan tidak akan menunda untuk menjawab segala permohonan kita!

Kegigihan kita dalam berseru dan memohon kepada Tuhan juga menentukan jawaban yang akan kita peroleh dari- Nya!

 

“Tidakkah Allah akan membenarkan orang – orang pilihan- Nya

Yang siang malam berseru kepada- Nya?

Dan adakah Ia mengulur – ulur waktu

Sebelum menolong mereka?”

Lukas  18 : 7

 

God Bless You

Thursday, September 24, 2026

(LaBer)Ku Rindu SabdaMu

 

 


Ku Rindu SabdaMu

 

 

Bait

C       Dm

Ku rindu sabdaMu kurindu FirmanMu

 

G7          F            C

Firman Tuhan Yesus yang heran dan penuh kuasa

 

C       Dm

BerFirmanlah Tuhan oleh Kuasa RohMu

 

G7          C   G

KepadaMu kami berserah

 

Reff / Chorus

C            C/E         F

BerFirmanlah berFirmanlah Tuhan

 

G                   C   G

Rohul Kudus urapi hambaMu

 

C            C/E         F

BerFirmanlah berFirmanlah Tuhan

 

G                    C

Kurindu menikmati sabdaMu

 

 

“Habis jiwaku merindukan keselamatan dari pada- Mu

Aku berharap kepada firman- Mu

Mazmur  119  : 81

 

 

GOD Bless You

 

 

 

Wednesday, September 23, 2026

(ArBer)Iman Rahab VS para pengintai dari Israel

 


Iman Rahab VS para pengintai dari Israel

 

Ada perbedaan mencolok antara Rahab, seorang perempuan sundal yang belum pernah mengenal Allah secara langsung dengan para pengintai dari bangsa Israel yang sudah banyak menyaksikan mukjizat Tuhan dengan mata kepala sendiri.  Rahab mempunyai iman yang lebih teguh dan kuat dibandingkan  para pengintai yang diutus Musa untuk mengintai negeri yang dijanjikan Tuhan.

Rahab mengenal Tuhan Allah hanya dari cerita kebanyakan orang mengenai bangsa Israel yang keluar dari Mesir.  Cerita – cerita itu menitik beratkan Tuhan Allah Israel yang memimpin sendiri bangsa itu sehingga terlepas dari Mesir, belum lagi bukti nyata bahwa Tuhan Allah juga memimpin bangsa tersebut menaklukan raja Og dan Sihon.  Meskipun Rahab seorang yang “rendah” dalam pandangan manusia, namun ia memiliki keteguhan hati serta iman yang kuat.

Sebaliknya pengintai – pengintai yang dikirim untuk mengintai sebagian besar malahan ragu bahwa Tuhan Allah akan menyerahkan negeri itu kepada mereka, hanya oleh karena perawakan penduduk asli mereka yang kuat dan kekar.  Mereka lupa bahwa tentara mesir dan peperangan dengan raja Og dan sihon saja mampu mereka menangkan oleh akrena Tuhan Allah.  Jadi iman manakah yang ada pada kita saat ini? Seorang yang sederhana namun memilih percaya seutuhnya, atau seperti para pengintai yang sudah terbiasa dengan mukjizat Allah namun masih kerap ragu?

Mengenal Allah dan merasakan segala kebaikan- Nya secara lansgung, belum tentu menguatkan iman kita!  Iman sejati lahir dari keyakinan serta kesetiaan penuh kepada- Nya, dalam keadaan apapun juga!

 

“Karena Iman maka Rahab, perempuan sundal iru

Tidak turut binasa bersama – sama dengan orang – orang durhaka

Karena ia telah menyambut pengintai-pengintai itu dengan baik”

Ibrani  11 : 31

 

God Bless You

(PuBer)Diamlah dan ketahuilah!!!

 


Diamlah dan ketahuilah!!!

 

Sungguh percuma mulut mengadu

Tangan pun kehilangan daya

Harapan hanya bisa berlalu

Waktu tak bisa mengantikan apa – apa

Percuma juga mengingat masa lalu

Kebut pekatlah yang di depan mata

 

Suara Tuhan menyuruhku “diam”

Dalam diam terasa kesegaran batin

Tuhan menunjukkan kasih yang dalam

Tuhan hadir di tengah kekacuan

Manusia hanya perlu diam kalem

Sambil beriman kepada- NYA yang layak ditinggikan

 

 

Berdiamlah agar suara Tuhan terdengar!

Berdiamlah agar kita lebih mengenal Tuhan yang Maha tinggi!

 

“Diamlah dan ketahuilah bahwa Akulah Allah!

Aku ditinggikan di antara bangsa – bangsa

Ditinggikan di bumi”

Mazmur 46 : 10

God Bless You

Tuesday, September 22, 2026

(ArBer)Ingatlah Tuhan di masa mudamu!

 


Ingatlah Tuhan di masa mudamu!

 

Masa muda adalah masa yang penuh gairah kehidupan.  Anak – anak muda mempunyai banyak keinginan serta harapan yang cukup kompleks.  Lalu ketika kita berada fase itu, apakah yang terpenting di dalam pikiran kita? Apakah karir, pasangan hidup, lingkngan pergaulan, aktualisasi diri atau cita – cita masa depan?

Pemikiran seperti di atas wajar saja melintas dipikiran anak muda, akan tetapi ada satu yang fundamental yang seharusnya menjadi pokok utama pikiran, yaitu mengingat akan Tuhan Allah sang Pencipta kehidupan.  Adakah pikiran kita berisikan kerinduan ataupun keinginan untuk selalu dekat dengan Tuhan? atau malahan pemikiran itu menempati urutan terakhir di atas hal – hal duniawi?

Pengkotbah adalah seorang yang bukan hanya pintar namun juga dipenuhi hikmat dan kebijasanaan.  Ia menyadari bahwa segala hal dunia ini akan berujung pada ke sia-sian, bahkan ketika semuanya tersebut sudah kita raih dan nikmati.  Satu yang terpenting adalah mengenal Tuhan dan kebenaran fiman- Nya! Masa muda yang terfokus kepada Tuhan akan mengarahkan hidup kita menuju kehidupan yang lebih berarti serta berguna bagi Tuhan daj tntunya sesama, sebab tanpa Tuhan, seorang muda akan hidup hanya untuk meuasakan keinginan dagingnya sendiri!  Dan akhirnya hanya tergelincir dalam dosa yang mendatangkan maut

Semakin dini kita mengingat serta mencari Tuhan, maka akan semakin dini juga kita mengetahui betapa mautnya upah dosa!

 

“Ingatlah Penciptamu pada masa mudamu

Sebelum tiba hari – hari yang malang dan mendekat

Tahun  - tahun yang kaukatakan:

Tak ada kesenangan bagiku di dalamnya!”

Pengkotbah  12 : 1

 

God Bless You

(LaBer)Ya Yesus Baik (God Is So Good)

 


Ya Yesus Baik (God Is So Good)

Pat Barrett


Key: D

 

D         A

God Is So Good

          D

God Is So Good

          G

God Is So Good

        D    A  D

He's So Good To Me!

 

D          A

He Took My Sin

           D

He Took My Sin

           G

He Took My Sin

        D    A  D

He's So Good To Me!

 

D         A

God Is So Good, Hallelujah

          D

God Is So Good, Hallelujah

          G

God Is So Good

        D    A  D

He's So Good To Me!

 

D          A

He Took My Sin, Hallelujah

           D

He Took My Sin, Hallelujah

           G

He Took My Sin,

        D    A  D

He's So Good To Me!

 

D         A

God Is So Good, Hallelujah

           D

He Took My Sin, Hallelujah

          G

God Is So Good

        D    A  D

He's So Good To Me!

 

D         G

God Is So Good, Hallelujah

           D

He Took My Sin, Hallelujah

          G

God Is So Good

        D    A  D

He's So Good To Me!

 

D         G

God Is So Good,

        D    A  D

He's So Good To Me!

D         G

God Is So Good,

        D    A  D

He's So Good To Me!

 

 

“Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam

Segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka

Yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil

Sesuai dengan rencana Allah”

Roma  8  : 28

 

 

GOD Bless You

 

 

 

Sunday, September 20, 2026

(ArBer)Darurat pemimpin bersih

 


Darurat pemimpin bersih

 

Bukan negara kita tercinta saja yang darurat akan para pemimpin yang benar, banyak negara di dunia ini juga sebenarnya mengalami hal yang sama.  Pemimpin bangsa yang diharapkan bisa menjadi pelopor kebenaran serta keadilan, malahan menunjukkan dengan jelas sikap arogan mereka yang gemar memutarbalikkan keadilan dan tidak jujur.

Sebelum kita terbawa suasana untuk berkeluh kesan ataupun “menghakimi” mereka, ada baikknya kita juga melakukan intropeksi diri secera menyeluruh.  Kita harus tahu apakah hidup kita sudah benar, dan apakah kita juga sudah menjadi teladan kebanran di lingkungan kita.  Semakin kita berbuat benar, dan semakin banyak orang mengikutinya, maka bangsa ini akan dipenuhi banyak orang benar.

Bangsa yang dipenuhi oleh orang – orang benar dengan sendirinya akan melahirkan banyak pemimpin yang benar pula.  Jadi pemerintahan yang korup seperti saat ini adalah dampak banyaknya orang fasik di negeri ini yang belum bertobat!  Jadi tugas kita saat ini adalah menjadi orang benar terlebih dahulu, sebeblum kita protes akan keadaan bangsa ini yang dipenuhi pemimpin korup!  Setelah hiudp kita benar, maka pengaruhilah lingkungan kita agar banyak lagi muncul orang benar!  Dengan demikian pemimpin masa depan bangsa ini akan berasal dari orang – orang benar yang ada di negeri ini!

Pemimpin bangsa juga lahir dari rakyat, jadi jikalau rakyat hidup dalam kebnaran, maka pemimpin benarlah yang akan dihasilkan!

 

“Jika orang benar bertambah, bersikacitalah rakyat

Tetapi jika orang fasik memerintah

Berkelukesajlah rakyat”

Amsal  29 : 2

 

God Bless You