Sunday, August 30, 2026

(LaBer)Fairest Lord Jesus

 


Fairest Lord Jesus


Key: D

 

D  Bm    Em  A  D    D    Bm   Em  A  D

Tu-hanku Ye  -  sus, Raja alam ra  -  ya

 

D/F#  G     D/A   G   D/F#   Em  D  Asus  A  /G

A  -  nak Allah   dan Ma  -  nu- si-a

 

D/F#  G  D/F#  B7  /Eb Em

Kau   ku-ka -  si  -   hi

 

Em  A    A  A/C#  D

Kau junjunga-n -  ku

 

D/C#  Bm  D/A   D/F#  G  D/A   A7  D

ba -  ha- gi -  a  -  ku yang  ba- ka

 

 

Fairest Lord Jesus

 

Fairest Lord Jesus, Ruler of all nature

O Thou of God and man the Son

Thee will I cherish, Thee will I honor

Thou, my soul?fs glory, joy and crown

 

 

“Lalu malaikat yang ketujuh meniup sangkakalanya dan

Terdengarlah suara – suara nyaring di dalam sorga latanya:

Pemerintahan atas dunia dipegang oleh 

Tuhan kita dan Dia yang diurapi- Nya

Dan Ia akan memerintah sebagai raja sampai selama - lamanya”

Wahyu 11 : 15

 

 

GOD Bless You

 

 

 

(ArBer)Bukan karena hasil usahamu!

 


 

Bukan karena hasil usahamu!

Hasil dari suaha serta kerja keras seseorang memang bermacam – macam, ada yang dalam bentuk sebuah mobil mewah, aksesoris ataupun perhiasan mahal bahkan sampai dengan rumah tinggal yang berkelas.  Intinya semua usaha keras yang dikerjakan dengan konsisten pastilah kelak menghasilkan sesuatu yang nyata.

Berbedan dengan segala hal dalam dniawi ini yang mampu diraih dengan usaha serta kerja keras, keselamatan jiwa kita sama sekali tidak mampu bisa diusahakan manusia manapun di muka bumi ini.  Tidak ada satupun mansuia yang sanggup melakukan seauatu yang mampu menyelamatkan jiwanya dari hukuman maut.

Kabar baiknya adalah Tuhan Allah pencipta umat manusia tidak tinggal diam saja ketika melihat ciptaan- Nya yang akan menghadapi kebinasaan kekal.  Dengan penuh kasih Tuhan Allah mengutus Yesus Kristus Anak- Nya yang tunggal untuk menebus dosa umat manusia dengan nyawa- Nya sendiri.  Itulah kenyataan yang tak dapat disangkal bagi orang percaya, yaitu anugerah keselamatan yang diberikan langsung oleh karena kasih Tuhan Allah pencipta umat manusia.  Jadi ingatlah hal itu! Bukan karena  usaha kita sendiri, namun karena anugerah – Nya melalui Sang Juruselamat!

Anuegrah Tuhan diberikan oleh karena tidak ada usaha manusia yang mampu mewujudkan keselamatan jiwa kita!

“Pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita

Bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan

Tetapi karena rahmat- Nya oleh permandian kelahiran kembali

Dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus

Yang sudah dilimpahkan- Nya kepada kita

Oleh Yesus Kritus, Juruselamat kita”

 Titus  3 : 5 - 6

 

God Bless You

Friday, August 28, 2026

(LaBer)Hai, Semua Ciptaan-Nya

 


Hai, Semua Ciptaan-Nya

 (KPPK 56)

David Crowder


Key: D

 

D

Hai, Semua Ciptaan-Nya,


Bm7

Bernyanyi Dan Memujilah!


G2

Halleluya! Halleluya!


D

Sinar Mentari Memancar,


Bm7

T’rang Lembut Bulan Di Langit.


     G2         D/F#

Halleluya, Halleluya.


     G2         D/F#

Halleluya! halleluya!


     Asus   D

Hallelu --- ya.

 

2.

A-ir jernih mengalirlah,

bagai musik kidung indah,

Halleluya! Halleluya!

Kaulah sumber terang kekal,

yang memb’rikan kehangatan.

Halleluya, Halleluya.

Halleluya! halleluya!

Hallelu --- ya!

 

3.

Hai, Semua Ciptaan-Nya,

Bersujud dan menyembahlah!

Halleluya! Halleluya!

Puji, Bapa, Putra dan Roh,

Puji Dia Allah Yang Esa.

Halleluya, halleluya.

Halleluya! Halleluya!

Hallelu --- ya!

 

 

“Hanya Engkau adalah TUHAN! Engkau yang telah menjadikan langit

Ya langit segala langit dan segala bala tentaranya,

Dan bumi dengan segala yang ada di atasnya, dan laut dengan

Segala yang ada di dalamnya.  Engkau memberi hidup kepada

Semuanya itu dan bala tentara langit sujud menyembah kepada- Mu”

Nehemia 9 : 6

 

 

GOD Bless You

 

 

 

(ArBer)Keadaan berubah hanya dalam hitungan menit!

 


Keadaan berubah hanya dalam hitungan menit!

 

Daerah wisata di negara Nepal yang indah dan banyak didatangi para pelancong dari negara lain, tiba – tiba dalam hitungan menit menjadi kuburan massal oleh karena bencana alam yaitu banjir badang.  Ratusan orang terkubur lumpur dan bahkan ada ribuan lagi hilang serta belum diketemukan.  Sungguh cepat sekali sebuah keadaan yang aman tentram berubah menjadi sebuah kondisi yang mengerikan.

Sebelum bencana tersebut terjadi, mungkin tidak ada orang yang berpikir bahwa daerah tersebut akan mengalami bencana yang mengerikan.  Mereka sibuk dengan kegiatan mereka, bahkan banyak sekali pelancong yang silih berganti datang untuk menikmati keindahan serta pesona desa di bawah lembah tersebut.  Ironisnya hanya bebrapa menit saja, semua pemandangan yang indah tersebut berubah menjadi pemandangan mencekam yang mengerikan.

Jangankan hari esok, setau detik atau satu menit ke depanpun kita tidak bisa menerka apa yang akan terjadi.  Waktu yang berjalan adalah kuasa Tuhan, dan manusia tidak dapat menunda atau mempercepatnya, apalagi menghentikan waktu.  Belajar dari kenyatraan bencana tersbut, sebabagi manusia hendaknya kita tetap bersyukur kepada Tuhan atas keadaan kita saat ini, dan jangan lupa mengandalkan Dia di waktu- waktu yang akan datang.  Sebab jikalau kita mengandalkan diri sendiri dan yakin akan keadaan hari esok yang tetap aman sentosa, maka bisa jadi kita terkejut dan atau menjadi kecewa!

Hidup kita bukanlah di tangan kita sendiri, begitu juga dengan waktu hidup kita di dalam dunia ini! Jadi serahkanlah kehidupan serta masa depanmu dalam tangan- Nya!

 

“Sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok

Apakah arti hidupmu? Hidupmu sama seperti uap

Yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap”

 Yakobus  4 : 14

 

God Bless You

Thursday, August 27, 2026

(LaBer)I Give Myself Away

 


I Give Myself Away

William McDowell


Key: A

 

Chorus

                   A   E/G#

I give myself away

                   F#m  E       D

I give myself away   so You can use me

 

Verse 1

       A          E/G#

Here I am, here I stand

        Bm7     D       Esus4

Lord my life is in Your hands

         A          E/G#

Lord I’m longing to see

     Bm7                  D    Esus4

Your desires revealed in   me

 

Verse 2

        A              E/G#

Take my heart, take my life

​Bm7          D     Esus4

As a living sac – ri - fice

            C#/F    F#m ​              E/G#

All        my       dreams, all my plans

  Bm7              D    Esus4

Lord I place them in Your hands

 

Bridge

     A​        E/G#

My life is not my own,  To You I belong

         F#m          E             D

I give myself, I give myself to You

 

 

“Ke dalam tangan – Mulah kuserahkan nyawaku:

Enkau membebaskan  aku ya TUHAN, Allah yang setia”

Mazmur 31 : 5

 

 

GOD Bless You

 

 

 

(ArBer)Layakkah engkau marah?

 


Layakkah engkau marah?

 

Marah adalah salah satu sifat dasar manusia.  Manusia yang tidak bisa marah, malahan adalah manusia yang biasanya mempunyai kondisi mental yang tidak sehat.  Hanya saja tidak semua hal harus ditanggipi  dengan kemarahan, sebab ada bebrapa hal yang malahan jikalau ditanggapi dengan kemarahan akan menyebabkan keadaan makin buruk.

Ada kalanya kemarahan kita tidak tepat sasaran, dan bahkan balam beberapa keadaan tertentu kita malahan marah dengan sasaran yang salah, seperti marah kepada Tuhan.  Nabi Yunus pernah mengungkapkan kemarahannya kepada Tuhan, meskipun ia tahu bahwa segala kehendak Tuhan adalah yang terbaik bagi ciptaan- Nya.  Lalu pernahkan kita seperti nabi Yunus yang marah akan suatu keadaan yang sudah Tuhan ciptakan untuk kita?

Bayangkan jikalau kita marah kepada Tuhan , lebih lagi Tuhan kepada semua manusia ciptaan- Nya.  Nyatanya Tuhan tidak marah ketika umat manusia menghinati – Nya, dan bahkan dengan kasih Ia kembali merangkul kita melalui Anak- Nya yaitu Kristus Yesus.  Jadi jikalau Tuhan saja bersabar kepada kita yang penuh dosa, masakah kita kerap marah dengan keadaan kita saat ini yang tidak sesuai dengan kehendak kita?

Kita tidak layak marah akan keadaan disekitar kita yang tidak sesuai dengan kehendak kita! Sebab bisa jadi semuanya itu terjadi adalah demi kebaikan kita!

 

“Tetapi firman TUHAN:

Layakkah engkau marah?”

 Yunus  4 : 4

 

God Bless You

Tuesday, August 25, 2026

(LaBer) Patut Segenap Yang Ada

 


Patut Segenap Yang Ada 

(PKJ 29)

Gerard Moultrie, 1829 - 1885



Key: A

 

Intro:

Dm E Am

 

Am                 E   A          Dm     A

Patut segenap yang ada diam dan sujud sembah,

Am                  E   A           Dm  A

mengosongkan pikirannya dari barang dunia,

Em     Am    Dm  E   Am E    C     Am   Dm E  Am

kar'na Tuhan sungguh ha-dir, patut dipermu-li-a.

 

2. Maha Raja alam raya, lahir dari Maria,

Tuhan yang telah menjadi serendah manusia,

bagai Roti yang sorgawi, memberikan diriNya.

 

3. Malak mengiringi Dia, Putra Allah yang esa,

Cah'-ya dari Cah'-ya murni hadir dalam dunia.

Kuasa iblis harus mundur, kegelapan pun enyah.

 

4. Serafim menutup wajah, Kerubim sujud sembah,

sungkem di hadapan Dia dan menyanyi tak lelah:

Haleluya, Haleluya, Tuhan Maha Mulia!

 

 

“Allah datang dari negerti Teman dan

Yang Mahakudus dari pegunungan Paran

Keagungan- Nya menutupi segenap langit

Dan bumi pun penuh pujian kepada - Nya”

Habakuk 3 : 3

 

 

GOD Bless You