Wednesday, March 25, 2026

(LaBer)Membelah Samudra

 

 


Membelah Samudra

 (Edward Chen)

 

Bait :

    C                       F/C

Ketika Ku Tak Sanggup Menghadapi

     Dm        G          C

Persoalan Yang Sedang Ku Alami

    F         G/F  Em      Am

Kau Berfirman    Serahkanlah!

    Dm           G

Kekuatiranku PadaMu

 

    C                   F/C

Ketika Jalan Buntu Di Depanku

     Dm      G            C

Tak Ada Satu Pun Yang Menolongku

    F         G/F  Em       Am

Kau Berfirman      Jangan Takut!

  Dm                G

Yesus Pasti Menolongku

 

Reff :

        C

Ku Percaya

          Am

Kau Berkuasa

         F         C/E

Membelah Samudra Untuk

     Dm        G

Jadi Jalan Bagiku

 

       C

Kupercaya

         Am

Kau Bekerja

         F        C/E

Mendatangkan Kebaikan

      Dm   G    C

Indah Pada Waktunya

 

“Dengan tangan yang kuat dan dengan lengan yang teracung!

Bahwasannya untuk selama-lamanya kasih setia- Nya

Kepada Dia yang membelah Laut Teberau menjadi dua belahan

Bahwasannya untuk selama-lamanya kasih setia- Nya”

Mazmur  136 : 12 - 13

 

 

GOD Bless You

 

 

 

(ArBer)Jangan marah apabila ditolak!

 


Jangan marah apabila ditolak!

 

Bagaimana reaksi anda jikalau kebaikan ataupun bantuan yang ingin anda tawarkan kemudian ditolak mentah – mentah?  Banyak catatan dalam alkitab yang mencatatkan penolakan terhadap kedatangan Yesus Kristus ke daerah tertentu.  Kebanyakan bangsa ketika itu menolak Yesus oleh karena alasan sepele, seperti bangsa Samaria yang menolak- Nya hanya karena tau tujuan- Nya yang menuju Yerusalem.

Murid – Murid Yesus merasa jengkel dan marah akan penolakan dari orang Samaria kala itu.  Bahkan Yakobus dan Yohanes yang terbiasa melayani bersama Yesuspun menjadi naik pitam sehingga mereka meminta ijin kepada Kritsus untuk memusnahkan bangsa itu dengan berdoa agar api turun dari langit danemusnahkan mereka.  Apabila kita hidup di kala itu dan berada dalam situasi penolakan tersebut, pastilah kita akan melakukan hal serupa seperti murid – murid- Nya itu.

Kabar baiknya Yesus tetap mengandalkan kasih dalam melakukan pelayanan- Nya di dunia ini.  Yesus tidak mau memaksakan kehendak, apalagi mengancam dengan hukuman siapapun yang mau menolak- Nya.  Yesus tetap memberikan kebebasan bagi semua orang untuk menerima ataupun menolak ajaran kebenaran- Nya.  Jadi jikalau Yesus saja bisa ditolak, apalagi kita yang ingin menginjili sesama kita!  Penolakan pasti akan kita rasakan, namun reaksi kita akan penolakan tersebutlah yang terpenting di mata Tuhan Allah yang mengutus kita!

Penolakan adalah hal wajar, namun kemarahan serta dendam membara akibat penolakan tersebut, tidaklah wajar bagi anak - anak terang!

 

“Tetapi orang Samaria itu tidak mau menerima Dia

Karena perjalanan- Nya menuju Yerusalem

Ketika dua murid- Nya, yaitu Yohanes dan Yakobus melihat hal itu

Mereka berkata : Tuhan, apakah Engkau mau, supaya kami

Menyuruh api turun dari langit untuk membinasakan mereka?”

Lukas 9 : 53 - 54

 

God Bless You

Tuesday, March 24, 2026

(ArBer)Percaya diri ala Peturs

 


Percaya diri ala Peturs 

 

Ketika Yesus menyampaikan bahwa diantara murid – muridNya akan ada yang menghianatiNya, maka tergoncanglah iman para murid.  Mereka merasa tidak yakin akan iman mereka sendiri, dan mereka kuatir bisa jadi mereka yang berhianat kepada Yesus.  Hanya ada satu murid saja yaitu Petrus yang namapkanya tetap percaya diri bahwa ia akan tetap berpegang teguh pada imannya kepada Kristus.

Percaya diri Petrus memang lebih kuat dibandingkan dengan murid – murid lainnya.  Dalam beberapa kesempatan ia tidak ragu – ragu untuk menunjukkan kepercayaan dirinya, seperti ketika berjalan di atas air.  Nyatanya kepercayaan diri Petrus hanya berlandaskan imannya sendiri dan tidak mengandalkan Kristus, dan akhirnya dalam beberapa kesempatan akhirnya ia jatuh dalam dosa, sepertin ketika ia menyangkali mengenal Kristus di hadapan banyak orang.  Untung saja sebelum jatuh ke dalam pencobaan lebih besar, Yesus menyadarkannya melalui kokok ayam!

Kepercayaan diri yang berlebihan hanya akan menimbulkan arogansi.  Arogansi seseorang itulah yang akan mudan membuat seseorang jatuh dalam berbbagai godaan dosa.  Semua orang perlu percaya diri agar bersemangat dalam menjalankan kehendaknya, namun itu bukanlah yang utama.  Kita tetap membutuhkan ijin dari Kristus untuk setiap hal yang kita yakini mampu melakukannya.  Jadi mulai saat ini lengkapilah percaya diri kita dengan doa dan keberserahan total kepada Yesus Krisrus!gan jangan biarkan kehendak kita yang jadi, melainkan kehendak- Nya lah yang jadi!

Semakin seseorang percaya akan diri sendiri berlebihan dan menganggap ia teguh berdiri,maka akan semakin kuat juga godaan yang akan menjatuhkannya!

 

“Sebab siapa yang menyangka

Bahwa ia teguh berdiri,

Hati – hatilah supaya ia jangan jatuh!”

1 Korintus 10 : 12

 

God Bless You

Tuesday, March 17, 2026

(ArBer) Makanan rohani yang terpenting!

 


Makanan rohani yang terpenting!

 

Makna puasa banyak diartikan hanya untuk menahan lapar dan juga hasus saja, padahal sebenarnya maknanya lebih dalam dari pada itu.  Beberapa tokoh Alkitab pernah berpuasa seperti diantaranya Nabi Musa dan juga Tuhan Yesus Kristus sendiri.

Persamaan dari mereka adalah bahwa mereka ternyata berpuasa dengan tidak makan dan minum dalam jangka waktu yang lama yaitu sekitar 1 bulan lebih.  Mereka bukan hanya berfokus untuk menahan lapar dan haus akan tetapi berfokus pada kehendak serta firman Allah yang hidup.  Firman Allah itulah yang menjadi nutrisi utama kerohanian mereka, sehingga mental mereka menjadi kuat untuk dapat bertahan dari godaan kedagingan.

Yesus menjelaskan dengan gamblang kepada Iblis yang secara langsung mencobai- Nya ketika Yesus berpuasa dangan tidak mengkonsumsi makanan.  Yesus yang merasakan lapar tetap mampu bertahan bahkan ketika Iblis menguji- Nya dengan menfokuskan makanan jasmani untuk kebutuhan- Nya.  Hanya saja Yesus menyatakan bahwa makanan rohanilah yang lebih utama ketika seseorang memutuskan untuk berpuasa!  Jadi jikalau kita berpuasa janganlah fokus untuk menahan dari makanan kedagingan saja, namun juga harus fokus untuk dapat memberikan banyak makanan rohani bagi jiwa kita, melalui pembacaan serta perenungan akan firman Tuhan!

Yesus tahu setiap manusia membutuhkan nutrisi untuk kedaginagan, namun hal itu tidaklah sepenting nutrisi bagi roh dan jiwa!

 

“Tetapi Yesus menjawab: Ada tertulis :

Manusia hidup bukan dari roti saja,

Tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah”

Matius 4 : 4

 

God Bless You

Monday, March 16, 2026

(LaBer)Atmosfer Surga

 

 


Atmosfer Surga

 (NDC Worship)

 

Intro :

A  B  C#m  G#m

A  B  C#m

A  E/G#  B  C#m  B

A  E/G#  C#m  B  E/G#

A  E/G#  B  C#m  B

A  E/G#  C#m  B

 

Bait :

F#m     E/G#  A 

  Hanya BersamaMu Tuhan

C#m        B         G#m

  Kekuatan Dan Keyakinanku

F#m    E/G#  A

  Dalam HadiratMu Tuhan

  C#m        B

  Nyata KuasaMu

A          B          C#m          G#m     

  Perlindunganku Dari Yang Mahatinggi

       F#m     E/G#    A      

  Hidupku Aman Kar'naMu

 

Reff :

E            F#m          A       

Kau Hadirkan Atmosfer Surga

    E          F#m        A

Memenuhiku Dengan Sukacita

      C#m  G#m  

Hanya DekatMu Tuhan

   A                  E

Kurasakan Atmosfer Surga

 

Musik :

E  F#m  E/G#  A

E  F#m  C#m

 

- Bait

- Reff

 

“Dan di dalam Kristus Yesus

Ia telah mebangkitkan kita juga dan

Memberikan tempat bersama-sama

Dengan Dia di Sorga”

Efesus  2 : 6

 

 

GOD Bless You

 

 

 

(ArBer)Berdoa seperti Kristus!

 


Berdoa seperti Kristus!

 

Kapan terakhir kita berdoa dan memohon dengan hati yang hancur sampai air mata bercucuran? Bisa jadi kita sudah lama tidak memohon dengan sungguh – sungguh, ataupun kita malahan tidak pernah berdoa sampai dengan meneteskan air mata, yang jelas satu fakta unik tercatat yaitu, bahwa Yesus Kristus yanga dalah Anak Allahpun berdoa serta memohon dengan ratap tangis.

Yesus Kristus sadar bahwa kehendak Bapa- Nya lah yang mengutus diri- Nya untuk menebus dosa umat manusia.  Yesus juga layaknya semua umat manusia pernah merasa gentar dan bahkan takut.  Yesus malahan juga menangih ketika memohon kepada Bapa- Nya,  dan Bapa-Nya pun mendengerkan semua permohonan- Nya.  Melihat fakta tersebut kita harusnya sadar bahwa Ia yang adalah Tuhan saja berdoa dengan sepenuh hati, masakah kita tidak?

Buka berarti semua permohonan yang didoakan dengan sepenuh hati serta ratap tangis selalu dikabulkan- Nya, namun Tuhan Allah Bapa yang melihat isi hati kita pasti tidak akan pernah membiarkan kita sendiri melewati pergumulan hidup kita.  Satu hal yang pasti saat kita benar – benar memohon dengan segala hormat serta kerendahan diri, maka Tuhan akan selalu menerima segala doa kita dan juga merancangkan jawaban yang etrbaik atas doa – doa kita!

Yesus yang  adalah Tuhan pencipta saja memohon dan berdoa dengan sepenuh hati, masakah kita yang adalah ciptaan- Nya tidak berdoa dengan sepenuh hati?

 

“Dalam hidup- Nya sebagai manusia, Ia telah mempersembahkan

Doa dan permohonan dengan ratap tangis

Dan keluhan kepada Dia, yang sanggup menyelamatkan- Nya

Dari maut, dan karena kesalehan-Nya Ia telah didengarkan”

Ibrani 5 : 7

 

God Bless You

Sunday, March 15, 2026

(LaBer)This Is My Life

 

 


This Is My Life 

(True Worshippers)

 

Intro :

G  D/F#  Em  G/D

C  G/B  Am  D/F#  B/D#

Em  G/D  A/C#

 

Verse :

Am              G/B   C

  You’ve Opened Up My Eyes

     Em

  To See You Lord

Am                 G/B    C

  You’ve Turned My Life Around

     Em

  In Righteousness

Am         G/B          C

  There Is Nothing More Precious

          Em    D    C         G/B

  Than To Be In Your Presence

         Am            D

  And To See You By My Side

 

Chorus :

G      D/F#  Em        D

  This Is My Life I Surrender

C   G/B       Am     D

  Before Your Throne

G   D/F#    Em         D

  I Bend My Knees I Surrender

C    G/B     Am  D

  To Worship You

G   D/F#    Em                 D

  I Lift My Voice To Sing Your Praises

C    G/B              Am        D   G

  Be Magnified And Be Glorified   Today

 

“Then I bowed low and worshiped the LORD.

I praised the LORD, the God of my master, Abraham

................................................”

Genesis  24 : 48

 

 

GOD Bless You