Sunday, October 25, 2026

(ArBer)Ada saja akal si penipu!

 


Ada saja akal si penipu!

 

Memang tidak semua pejabat ataupun penguasa suka mempraktekkan kebiasaan melawan hukum demi memperkaya diri sendiri, namun bisa dikatakan sebagian besar pejabat di negeri ini melakukan hal demikian.  Mereka kreatif dalam menemukan cara agar mendapatkan keuntungan tertentu dari berbagai hal yang bisa mereka lakukan.  Dengan demikian yang menjadi korbannya kemudian adalah rakyat kecil yang berusaha hidup benar dengan mentaati peraturan tertentu.

Peraturan yang dikeluatkan pemerintah sepertinya memang hanya berlaku untuk rakyat kecil saja.  Mereka yang mengunsung serta membuat aturan malahan memanfaatkan banyak “celah” dari peraturan tersebut demi keuntungan diri sendiri.  Pada akhirnya mereka yang menjabat akan lebih berkuasa dari rakyat yang membiayai mereka, oleh karenan mereka mempunyai berbagai “jurus” untuk meluruskan keinginan mereka.

Tuhan tidak selamanya diam saja!  Mungkin Tuhan sedang emmebri kesempatan kepada para pejabat berjiwa penipu tersebut untuk bertobat.  Tuhan yang maha adil pastilah mendengar jeritan dari rakyat kecil yang diperlakukan tidak adil oleh para pejabat mereka sendiri.  Cepat atau lambat para pejabat yang kerap menipi tersebut pastilah akan emndapat ganjaran yang setimpal dari Tuhan,entah di dunia ini ataupun nanti alam baka, atau bahkan ke dua – duanya!

Ciri khan dari penipu adalah selalu mampu menemukan jalan keluar dalam kondisi apapun! Intinya semuanya “bisa diatur”, meskipun harus melanggar aturan!

 

“Berliku – liku jalan si penipu,

Tetapi orang yang jujur lurus perbuatannya”

Amsal 21 : 8

 

God Bless You

(ArBer)Bahkan fakta sejarahpun bisa berubah!

 


Bahkan fakta sejarahpun bisa berubah!

 

Ternyata permasalahan “suap  - menyuap” sudah marak terjadi dari jaman dahulu kala.  Orang – orang berkuasa dan berharta banyak dengan mudah saja bisa mengubah apapun termasuk juga mengubah fakta sejarah menjadi sebuah cerita kebohongan.

Injil Matius nencatat bagaimana orang berpengaruh yang kala itu adalah tua – tua Isarel melakukan manipulasi fakta tentang kebangkitan Kristus, dengan memberikan sogokan berupa uang dengan kisaran tertentu kepada serdadu – serdadu yang menjaga kubur Yesus Kristus.  Mereka menggunakan pengaruh dan juga harta mereka agar fakta diputar balikkan sehingga menguntungkan pihak mereka dan juga dari para serdadu tersebut.  Jikalau Yesus Kritus tidak memperlihatkan diri kepada murid-murid- Nya, bisa jadi kebohongan dari para serdadu itulah yang dipercaya hingga saat ini.

Fakta apapun di dunia ini sangat mudah dimanipulasi selama mansuia masih mudah tergoda oleh hawa nafsu kedagingan seperti ketenaran, kekayaan, popularitas ataupun sifat ke;egoan lainnya.  Kita sebagai orang percaya juga harus mawas diri agar tidak menjadi si pemutar balik fakta, ataupun orang yang diuntungkan dari hal tersebut! Jadi hiduplah sesusao dengan ajaran firman Tuhan, dan jangan mau dipengaruhi oleh hal apapun yang ada di dunia ini demi melanggar kebenaran firman Tuhan yang sudah kita terima!

Fakta bisa diputar balikkan, dan sejarah bisa diubah oleh umat manusia, namun satu yang pasti kebenaran firman Tuhan bersifat pasti dan sejati, apapun keadaanya!

 

“Dan sesudah berunding dengan tua- tua

Mereka mengambil keputusan lalu memberikan

Sejumlah besar uang kepada serdadu – serdadu itu”

Matius 28 : 12

 

God Bless You

Friday, October 23, 2026

(ArBer)Mengaku bisa terbang

 


Mengaku bisa terbang

 

Gambar di atas adalah seorang tokoh agama Hindu berusia 49 tahun.  Ia mengajak sejumlah pengikutnya berkumpul di puncak sebuah gunung di Andhra Pradesh, India. Pria mengaku telah memperoleh anugerah dari dewa yang diyakininya sehingga mampu terbang di udara.Setelah memimpin ritual pemujaan terhadap sosok yang disebut “Jamba Malaya”, dan lalu berusaha membuktikan ucapannya. Ia melangkah menuju tepi jurang dengan penuh keyakinan, namun bukannya terbang ataupun melayang, ia justru kehilangan pijakan serta terjatuh dari ketinggian dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Dewasa ini banyak tokoh terkemuka yang tampil layaknya “juruselamat” ataupun “nabi” yang datang ke dalam dunia.  Mereka berusaha menarik panyak oengikut dengan berbagai pemahaman serta “atraksi” spektakuler untuk membuktikan diri.  Ada yang mengaku dapat terbang, menerjemahkan mimpi, menyembuhkan sampai dengan melihat masa depan, entah benar ataupun tidak yang jelas mereka berhasil menarik banyak simpatisan serta pengikut.

Mereka yang datang serta mengaku “mesias” memang sudah dirmalkan dalam firman Tuhan oleh Yesus Kristus sendiri.  Bagi kita yang hanya beriman kepada perbuatan – perbuatan serta mukjizat Yesus kala itu mungkin akan mudah saya percaya jikalau ada tokoh yang juga mampu melakukannya.  Sebaliknya bagi orang percaya yang beriman kepada Yesus Kristus dalam kasih serta ajaran kebenaran- Nya, pastilah akan tetap setia dan tidak terpengaruh oleh berbagai mukjizat spektakurel dari para mesias atau nabi palsu tersebut!

Roh yang ada di dalam hati orang percaya, merupakan satu – satunya yang mampu menghindarkan kita dari para penyesat! Jadi andalkan dan dengarkanlah suara Roh kudus itu!

 

“Maka mulailah Yesus berkata kepada mereka:

Waspadalah supaya jangan orang menyesatkan kamu!

Akan datang banyak orang memakai nama- Ku dan berkata

Akulah dia, dan mereka akan menyesatkan banyak orang”

Markus 13 : 5 - 6

 

God Bless You

Thursday, October 22, 2026

(LaBer)Goyang Sukacita (Rachel Mutiara)

 

 


Goyang Sukacita (Rachel Mutiara)

Penulis: Asen Setiawan

 

Bait :

        C#m             F#m

Walau Badai Datang Menerpa

      B             E  G#

Hati Ini Tetap Percaya

        C#m            F#m

Yesus Baik Sungguh Terasa

         G#            C#m

Penolong Kita Yang Setia

 

Reff :

      C#m

Ayo Goyang Puji Tuhan

        F#m

Buang Sedih Dan Beban

      B

Haleluya Kita Serukan

        E            G#

Kasih Yesus Beri Harapan

 

      C#m

Ayo Goyang Jangan Bimbang

        F#m

Tuhan Yesus Paling Sayang

         B

Hidup Pasti Jadi Tenang

        G#          C#m

Iblis Lewat, Kita Menang

 

 

 

“Dan, Ia Tuhan kita Yesus Kristus, dan Allah, Bapa kita

Yang dalam kasih karunia- Nya telah mengasihi kita dan yang

Telah menganugerahkan penghiburan abai dan pengharapan baik

Kepada kita, kiranya menghibur dan menguatkan hatimu

Dalam pekerjaan dan perkataan yang baik”

 2 Tesalonika 2 : 16-17

 

 

GOD Bless You

 

 

 

(ArBer)TUHAN tahu semuanya

 


TUHAN tahu semuanya

 

Rambut keriting dan megar seperti wanita pada foto di atas sangatlah indah dipandang mata, namun siapakah yang dapat mengetahui ataupun menghitung berapa helai rambut yang tumbuh pada kepala wanita di atas itu?

Dunia ini memang sedang tidak baik – baik saja.  Bencana terjadi dimana – mana, bahkan peperangan pun terjadi berbagai belahan dunia.  Belum lagi penyebaran virus penyakit baru ataupun permasalahan perekonomian dunia yang kerap melemah.  Jadi rasa kuatir sebenarnya wajar saja terjadi dalam hati serta pikiran kita

Kabar baiknya adalah bahwa Alkitab mencata dengan jelas bahwa rambut di kepala kita terhitung semuanya.  Pernyataan tersebut keluar langsung dari mulut Yesus Kristus, jadi dengan demikian tak perlulah kita kuatir.  Tuhan Allah tentu menjaga umat- Nya yang tetap setia memegang firman- Nya dalam situasi atau kondisi apapun juga.  Jadi di tengah ketidak pastiaan dunia ini, bagian kita bukanlah kuatir, melainkan makin mendekatkan diri lagi dengan Tuhan Allah yang maha pengasih!  Tetaplah berusaha dan jangan pernah melupakan doa serta permohonan kita kepada Tuhan Allah!,

Jikalau yang paling sulit seperti mengetahui berepa helai rambut kepala kita saja Tuhan tahu, lalu mungkingkah masa depan kita tidak diketahui- Nya?jadi janganlah takut!

 

“Bahkan rambut kepalamu pun terhitung semuanya

Karena itu jangan takut

...............................................”

Lukas 12 : 7

 

God Bless You

Wednesday, October 21, 2026

(ArBer) Pejabat yang sembarangan berbicara

 


Pejabat yang sembarangan berbicara

 

Entah apa yang terjadi dengan pimpinan negeri ini.  Mereka selalu mengubar kata – kata yang kesannya menipu rakyatnya sendiri.  Mereka tidak ingin fakta lapangan banyak diketahui masyarakat luas, namun demikian mereka juga menolak fakta yang dipaparkan masyarakat dengan berbagai alasan.

Ketika bencana terjadi di enegri ini, banyak pejabat tinggi yang malahan menyebut bahwa bencana tersebut dibesar – besarkan media sosial.  Ada lagi yang mengtakan bahwa jangan terlalu percaya dnegan perkembangan serta informasi media sosial.  Intinya mereka berusaha “menipu” dengan mengatakan keadaan terkendali dan baik – baik saja, namun padahal keadaan serta fakta dilapangan malahan terjadi sebaliknya.

Pintar berorasi dan berpidato belum tentu menjamin isinya sesuai dengan kenyataan.  Banyak mereka yang pandai berpidatao malahan memutar balikkan fakta.  Sungguh alangkah jahatnya para pejabat, jikalau terus menerus hanya menyerukan keadaan yang terkendali padahal nyatanya tidak.  Bagi kita semua juga berlaku hal yang sama, yaitu janganlah kepandaian mengolah kata kita tidak diikuti hati nurani yang bersih dan benar.  Janganlah sampai kita juga sama seprti pejabat – pejabat tersebut yang kerap mengucapkan sesuatu yang tidak sesuai dengan fakta yang terjadi lapangan!

Jikalau kita belum mengetahui keadaan ataupun fakta sebenarnya, janganlah sembarangan bibirmu sembarangan berkata – kata yang jahat!

 

“Jagalah lidahmu terhadap yang jahat

Dan bibirmu terhadap ucapan – ucapan menipu”

Mazmur 34 : 14

 

God Bless You

Tuesday, October 20, 2026

(ArBer)Kemana pemberhentian berikutnya?

 


Kemana pemberhentian berikutnya?

 

Dalam setiap perjalanan di dalam sebuah kereta pada umumnya akan diberitahukan informasi tentang pemberhentian berikutnya.  Informasi tersebut bertujuan agar para penumpang bisa segera mempersipkan diri sesuai dengan tujuan mereka masing – masing.  Jadi kejadian pada gambar di atas, dimana tikak ada info akan pemberhentian berikutnya tentu tidaklah mungkin terjadi.

Orang percaya juga harus mengetahui tujuan dari imannya.  Semakin seseorang mempunyai visi yang kuat akan tujuan akhirnya, maka dalam mengerjakan misi - misinya mereka akan semakin bersemangat.  Jadi apakah tujuan dari iman kita kepada Kristus? Sudahkan kita mengetahui akhir dari “pemberhentian” perjalanan iman kita?

Tujuan dari perjalanan iman tentulah keselamatan jiwa, dimana kita dapat berkumpul kembali dengan Yesus Kristus di dalam kerajaan- Nya.  Dengan mengetahui akhir dari “pemberhentian” kita, maka sebenarnya tidak ada alasan lagi bagi kita untuk setia dan taat selalu kepada kebenaran firman Tuhan!  Jadi hiduplah dengan penuh pengharapan akan pemberhentian iman kita ! dan sambil menunggu saat itu, kita tetap harus berusaha hidup sesuai dengan kehendak- Nya serta hidup menghasilkan buah Roh yang seperti dikehendaki- Nya!

Tanpa mengetahui tujuan dari iman kita, maka iman kita akan mudah menjadi lemah dan bahkan hilamng sama sekali!

 

“Karena kamu telah mencapai tujuan imanmu

Yaitu keselamatan jiwamu”

1 Petrus 1 : 9

 

God Bless You