Mengandalkan status tertentu!
Bangsa
Israel yang merupakan keturunan asli secara biologis dari Abraham, mempunyai ego
yang tinggi. Mereka merasa mereka adalah
umat pilihan yang pantas mendapatkan segala janji pemeliharaan serta berkat
Allah. Jadi pada dasarnya mereka pasti kelak
akan mendapatkan kesempatan dalam kerajaan sorga bersama Tuhan.
Mereka
lupa bahwa mereka belum tentu selamat, meskipun memang mereka adalah “anak –
anak” dari Abraham. Tanpa iman serta
pertobatan yang nyata, mereka sama saja dengan manusia lainnya yang belum
mengenal dengan mendalam Tuhan Allah.
Mereka kerap menganggap rutinitas rohani merekalah yang akhirnya dapat
menghapus segala dosa mereka, meskipun diluar rutinitas tersebut apa yang
dilakukan bertentnangan dengan kebanaran ajaran- Nya.
Seperti
mereka yang ditegor oleh Yohanes pembabtis, kita juga kerap merasa benar dan
bersih oleh karena kita keturunan dari orang percaya, oleh karena kita anak
dari orang percaya, oleh karenan pergaulan kita diantara ornag percaya. Padahal tanpa pertobatan pribadi, kita tidak
akan pernah dibenarkan oleh karena siapa kita, atau kita anak dari siapa. Jadi datanglah dan bertobatlah secara pribadi
kepada Tuhan Allah! Tuhan Maha mampu melakukan apapun, oleh karenanya janganlah merasa kita
adalah yang paling instimewa!
Tidak
ada manusia yang diistimewakan! Semuanya memerlukan pertobatan dan iman kepada
Kritsus Yesus, agar dapat menerima anugerah keselamtan- Nya!
“Dan janganlah
mengira, bahwa kamu dapat berkata dalam hatimu:
Abraham adalah Bapa kami!
Karena aku berkata keapdamu:
Allah dapat
menjadikan anak – anak
Bagi Abraham dari
batu- batu ini!”
Matius 3 : 9
God Bless You






