Monday, July 20, 2026

(ArBer)Bangunlah segera! sebab keselamatan sudah dekat.

 


Bangunlah segera! sebab keselamatan sudah dekat.

 

Dalam suratnya kepada jemaat Roma, Rasul Paulus mengingatkan jemaat untuk segera bangun dari tidur.  Artinya apakah selama ini jemaat tertidur?  Kenyataanya adalah mereka memang tidak tidur secara jasmani namun secara rohani.  Lalu apakah kita saat ini juga tertidur secara rohani?

Rasul Paulus menekankan bahwa keselamtan dari Tuhan sudah begutu dekat dengan mereka, oleh karena itu mereka jangan lagi terlelap dari hal – hal rohani, melainkan untuk segera bangun.  Jikalau pada waktu itu saja dikatakan keselematan sudah dekat, apalagikah di waktu – waktu saat ini?  Lalu apakah yang sudah kita lakukan ketika mengetahui bahwa keselamatan sudah ada di depan mata?

Segala hal duniwai ini yang begitu mengikat kedagingan kita janganlah menjadi prioritas hidup kita lagi!  Kerjakanlah kebenaran firman Tuhan yang telah kita ketahui, menjadi seuatu tindakan nyata yang dapat menandakan bahwa kita adalah anak – anak- Nya yang layak menerima janji keselamatan- Nya!  Janganlah lagi kita serupa dengan dunia ini, namun sebaliknya usahakanlah agar orang – orang dunia ini menjadi serupa dengan kita yang juga serupa dengan Kristus yang adalah Tuhan serta Juruselamat satu – satunya!

Waktu Tuhan sudah dekat, jikalau kita tidak segera bangun, maka kita akan terlambat mendapatkanya!

 

“Hal ini harus kamu lakukan, karena kamu mengetahui

Keadaan waktu sekarang, yaitu bahwa saatnya telah tiba

Bagi kamu untuk bangun dari tidur.

Sebab sekarang keselamatan sudah lebih dekat bagi kita

Dari pada waktu kita menjadi percaya”

Roma 13 : 11

 

God Bless You

(PuBer)Perubahan yang berasal dari Tuhan

 


Perubahan yang berasal dari Tuhan

 

Ada waktu yang harus ditunggu

Waktu itu membalikkan bumi ini

Kejahatan dan dosa akan berlalu

Sukacita akan datang disertai rasa damai

 

Percuma segala usaha yang dilakukan tangan

Percuma membebaskan diri sendiri dari dosa

Manusia tidak mampu menyelamatkan

Tuhanlah yang mampu melakukannya

 

Tuhan sudah merancangkan janji yang indah

Tangan- Nya sendiri yang akan bertindak

Tidak ada waktu dan tempat yang tak tersentuh

Jikalu Tuhan menganugerahkan keselamatan mutlak

 

Hanya Tuhan yang mampu mengampuni dan menyelamatkan

Hanya Tuhan yang mampu menghapus dan membebaskan hukuman

 

“Beginilah firman TUHAN semesta alam

Sesungguhnya, Aku menyelamatkan umat- Ku

Dari tempat terbitnya matahari 

Sampai kepada tempat terbenamnya”

Zakharia 8 : 7

God Bless You

Sunday, July 19, 2026

(ArBer)Ibadah + rasa cukup = Keuntungan besar

 


Ibadah + rasa cukup = Keuntungan besar

 

Rasa puas ataupun kurang puas erat kaitannya dengan kata cukup atau tidak cukup.  Selama seseorang tidak merasa cukup maka kepuasan itu tidak akan pernah dirasakan.  Bahkan ketika semua yang diinginkan sudah diraih ataupun digenggam, seseorang yang tidak mengerti kata cukup akan selalu merasa tidak puas.

Bukan hanya dalam hal perekonomian, dalam hal lainnya seperti pencapaian karir, pouraitas ataupun pemegang kekuasaan tertentu semuanya itu harus disertai dengan rasa cukup.  Selama seseorang tidak merasa cukup, maka apapun pencapaiannya hanya akan menjadi percuma serta sia – sia saja.  Oleh karena itu diperlukan hati serta pikiran yang selalu bersyukur dan menerima apa adanya.

Surat Rasul Paulus kepada Timotius menekankan keseimbangan dalam menentukan sikap hidup.  Manusia yang sudah lahir baru seyogyanya mempunyai pemikiran yang berkenaan dengan kehendak Tuhan.  Selain memusatkan hati serta pikiran kepada hal rohani, setiap individu juga harus tahu akan rasa syukur.  Semakin dekat dengan Tuhan dan semakin berysukur atas segala yang dikaruniakan Tuhan, maka cukuplah itu semua! Dan manusia tidak perlu lagi mengejar hal – hal duniawi lainnya yang sia - sia!

Utamakanlah ibadah, dengan demikian hati kita akan  selalu dipenuhi rasa cukup serta syukur.  Itulah keuntungan besar bagi yang isa didpatkan anak – anak Tuhan!

 

“Memang ibadah itu kalau disertai rasa cukup

Memberi keuntungan besar”

1 Timotius 6 : 6

 

God Bless You

Thursday, July 16, 2026

(LaBer)Gloria

 


Gloria

Symphony Worship


Key: D

 

Intro:

D  G  Bm  G

D  G  Bm  G

 

Verse:

D                G   D

Kami datang bawa pujian

Bm            A

Bersama memujiMu Tuhan

D/F#              G     Bm

Satukan suara dan nyanyikan

  Em    A     D

Sorak kemenangan

 

Chorus:

D/F#  G   A

Glo ooo oooria

D/F#  G   A

Glo ooo oooria

D/F#    G    F#/Bb   Bm

Besar Tuhan, ditinggikan

    G         A

Di atas s'galanya

 

D/F#  G   A

Glo ooo oooria

D/F#  G   A

Glo ooo oooria

D/F#    G    F#/Bb   Bm

Besar Tuhan, ditinggikan

       Em  A  D

Puji Dia Gloria!

 

Bridge:

G

  We give You glory

D             Bm

  We give You honour

A

  We give You praise

      D/F#

  For all that You are

G

  We give You glory

D             Bm

  We give You honour

A

  We give You praise

    D/F#

  Gloooria

 

 

“Dan berkatalah Yesaya, Kadmiel, Bani Hasabneya, Serebya

Hodia, Sebanya dan Petahya, orang – orang Lewi itu:

Bangunlah, pujilaj TUHAN Allahmu dari selama – lamanya sampai

Selama – lamanya! Terpujilah nama- Mu yang mulia

Yang ditinggikan mengatasi segala puji dan hormat!”

Nehemia 9 : 5

 

 

GOD Bless You

 

 

 

(ArBer)Merindukan boleh, namun jangan kembali ke masa lalu!

 


Merindukan boleh, namun jangan kembali ke masa lalu!

 

Sah – sah saja apabila seseorang merindukan suatu keadan yang lebih baik dari saat ini.  Meskipun keadaan tersebut adalah masa lalu, namun tetap saja dikenang oleh larena keadaan tersebut lebih baik serta lebih menyenangkan, bahkan beberapa orang berharap bisa kembali ke masa lalu tersebut.

Melihat kondisi dunia saat ini yang serba tidak pasti, tidaklah heran banyak sekali yang menganggap bahwa dunia di beberapa dekade sebelumnya lebih baik dari saat ini.  Beberapa orang bahkan ingin kembali ke dalam keadaan tersebut, meskipun mereka sadar bahwa hal tersebut tidak mungkin terjadi.  Kita orang percayapun terkadang terseret juga oleh opini seperti itu, betul begitu?

Pengkotbah adalah seorang yang penuh hikmat, dan ia menilai segala sesuatu dengan obyektif secara faktual.  Ia tahu yang sekarang ada dahulu telah ada, dan segala yang didunia ini tidak ada yang baru.  Ketika kita merindukan masa lalu, kita sedang membatasi perjuangan dan usaha kita untuk lebih baik lagi saat ini.  Intinya kita malas ataupun menyerah untuk berusaha lebih baik lagi, sehingga kita merasa hal yang terdahulu lebih baik.  Contohnya bangsa Israel yang terus merindukan keadaan perbudakan, padahal Tuhan menyertai perjalanan mereka menuju tempat yang lebih baik!  Jadi pelajarannya adalah janganlah cepat – cepat menilai masa lalu lebih baik dari saat ini atau bahkan ingin kembali ke masa lalu, namun berusahalah serta berimanlah kepada Tuhan dengan harapan saat ini bahkan masa depan akan lebih baik lagi dalam kehendak- Nya!

Mengingat masa lalu boleh saja, namun jangan berhenti berjuang untuk saat ini dan masa depan!

 

“Janganlah mengatakan : mengapa zaman dahulu

Lebih baik dari pada zaman sekarang?

Karena bukannya berdasarkan hikmat

Engkau menanyakan hal itu”

Pengkotbah 7 : 10

 

God Bless You

Wednesday, July 15, 2026

(ArBer)Pola pikir yang benar

 


Pola pikir yang benar

 

Pola pikir manusia menentukan juga masa depan manusia itu sendiri.  Dalam berbagai bidang baik dalam hubungan dengan sesama, kesehatan sampai dengan beriman kepada Tuhan, semuanya itu tergantung dari pola pikir manusia itu sendiri.  Pengaruh lingkungan memang mempunyai andil, namun pola pikir probadilah yang paling menentukan.

Manusia sering jatuh ke dalam dosa oleh karena pola pikir mereka sendiri.  Fokus pemikirannya juga biasanya berkaitan dengan hal – hal duniawi saja, seperti bagaimana bisa bertahan hidup, bagaimana menjadi kaya, bagaimana menjadi terkenal ataupun berkuasa.  Intinya hawa nafsu duniawi masih mendominasi pola pikir manusia dalam bertindak.

Tidak ada salahnya memikirkan keadaan dunia ini yang memang makin hari makin banyak hal buruk yang terjadi, namun ada baiknya proporsinya janganlah sebesar memkirkan kebenaran firman dan juga kehendak Tuhan!  Kita sudah diselamatkan atas hukuman maut, oleh kasih Kristus Tuhan kita, lalu adakah lagi yang lebih berharga dari keselamtan itu sendiri?  Jadi mulai saat inipikirkanlah perkara – perkara yang di atas melebihi segala perkara – perkara di dalam dunia ini! Dan jangan diputar balikkan pemikiran tersebut!

Semakin banyak perkara duniawi yang kita pikirkan, maka akan semakin kita meragukan penyertaan Tuhan!

 

“Pikirkanlah perkara yang di atas

Bukan yang di bumi”

Kolose 3 : 2

 

God Bless You

Tuesday, July 14, 2026

(ArBer)Orang fasik pantas mendapatkan hukuman setimpal

 


Orang fasik pantas mendapatkan hukuman setimpal

 

Berbeda dengan sistem hukum di negeri kita, hukum di negeri Tiongkok sunggulah ketat, apalagi berhubungan dengan pejabat negara yang melakukan korupsi.  Mereka menerapkan hukuman mati bagi para pejabat negara yang terbukti melakukan korupsi.  Hasilnya tindak kejahatan korupsi berkurang drastis, oleh karena penegakkan hukum yang konsisten serta hukuman berat yang diterapkan.

Orang fasik seperti koruptor memang layak mendapatkan hukuman setimpal yang paling berat oleh karena kejahatannya yang merugikan banyak orang(berbeda dengan tindak pidana lain yang dampaknya tidak masif).  Negara kitra masih diperdebatkan akan hukukan maksimal yang berupa hukuman mati, sebab hukuman mati dinilai tidak pantas dilakukan oleh manusia, sebab melanggar hak asasi manusia yaitu hak untuk hidup.

Fakta akan hukuman yang ringan akhirnya menyebabkan negara ini “subur” dengan para koruptor.  Bahkan ironisnya lagi pejabat atau penegak hukum malahan menempati tempat teratas dalam hal melakukan tindak kejahatan korupsi dan pencucian uang yang merugikan negara dalam jumlah fantastis.  Jadi jelaslah jikalau memang orang fasik harus dihapuskan, harus ada keberanian dalam menegakkan hukum.  Terlepas daru apapun hukumannya, yang jelas jika orang fasik dikasihani, maka akan melahirkan berkali – kali lipat orang yang lebih fasik!

Mereka yang fasik serta berbuat jahat layak dihukum berat, agar hukum benar – benar bisa dihormati, ditaati serta adil dimata Tuhan dan manusia!

 

“Seandainya orang fasik dikasihani,

Ia tidak akan belajar apa yang benar;

Ia akan berbuat curang di negeri di mana hukum berlaku

Dan tidak akan melihat kemuliaan TUHAN”

Yesaya 26 : 10

 

God Bless You