Gedung pencakar langit
Bangunan
pencakar langit di atas dibangun terinspirasi dari tempat sampah. Gedung 432
Park Avenue dibangun berdasarkan desain tempat sampah hasil karya Josef Hoffmann seorang Arsitek terkenal
dari Australia. Meskipun tidak menjadi
salah satu gedung tertinggi di dunia namun tetap saja bangunan ini dianggap
unik oleh karena desainnya.
Bicara
dengan gedung pencakar langit, bagi manusia saat ini mudah sekali membangun
gedung – gedung tinggi, apalagi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi. Injil Tuhan bahlan mencatat
manusia dahulu yang menggunakann bahan sedanya saja bisa membangun gedung ataupun
bangunan tinggi sampai ke atas langit.
Hanya saja hal tersebut tidak terwujud oleh karena kehendak Tuhan Allah.
Alasan
Tuhan cukup sederna oleh karana Tuhan tidak melihat kegunaan gedung atau
bangunan tinggi tersebut, dan lebih besar maksud manusia yang menyombongkan
diri dibandingkan kegunaannya. Manusia
diciptakan serupa dengan Tuhan Allah, jadi mungkin saja manusia bisa memikirkan
banyak hal serta menciptakan banyak hal baru di dalam dunia ini. Hanya kelemahan manusia adalah kerap
menciptakan hal baru atau unik hanya untuk kepentingan diri sendiri, demi
kesombongan, popuralitas dan nafsu duniawi lainnya, dan bukan berfungsi demi
kebaikan sesama umat manusia.
Tidak
ada yang tidak bisa manusia ciptakan di dalam dunia ini, hanya saja tidak
semuanya sejalan dengan kehendak Tuhan Allah!
“Juga kata mereka:
Marilah kita dirikan bagi kita
Sebuah kota dengan
menara yang puncaknya sampai ke langit
Dan marilah kita cari
nama, supaya kita jangan
Terserak ke seluruh
bumi”
Kejadian 11 : 4
God Bless You






