Sunday, June 28, 2026

(ArBer)Hindari makan bersama dengan penuh kebencian

 


Hindari makan bersama dengan penuh kebencian

 

Pemandangan pada gambar di atas memang cukuplah aneh, di mana musuh – musuh “Batman”(cerita komik) makan di meja yang sama.  Meskipun kelihatannya hidangan di meja makan cukup mewah, namun yang jelas ada kebencian di hati mereka masing – masing.  Jadi makanan mewahpun akhirnya menjadi percuma sebab tidak dapat dinikmati dengan hati yang tenang serta senang.

Alangkah baiknya makanan sederhana, namun dinikmati dengan orang – orang terkasih.  Walaupun hanya sayur sederhana, namun dinikmati bersama dan disertai dengan canda gurau bahagia, maka rasanya akan melebihi hidangan mahal dan mewah sekalipun.  Kitab Amsa juga menyatakan bahwa bukan kualitas makanannya yang menjadi tujuan utama, dalam makan bersama, namun lebih utama adalah perasaan dari mereka yang makan bersama.

 Jadi bagaimana perasaan anda ketika makan bersama dengan anggota keluarga ataupun kerabat anda? Adakah perasaan riang gembira? Atau malahan ada kebencian ataupun ganjaran di dalam hati? Meskipun di depan meja kita tersaji berbagai makanan mewah dan lezat.  Mulailah menghargai waktu berkumpul bersama termasuk waktu makan berasama di meja makan, gunakan kesemptan tersebut untuk saling berbagi kasih, terlepas dari apapaun yang tersaji di meja makan.

Menikmati waktu makan bersama adalah bagian dari mensyukuri kasih Tuhan serta kasih antar sesama! jadi manfaatkanlah dengan sebaik mungkin waktu tersebut!

 

“Lebih baik sepiring sayur dengan kasih

Dari pada lembu tambun dengan kebencian”

Amsal  15 : 17

 

God Bless You

(ArBer)Pakailah kata - kata yang sopan dan sepantasnya!

 


Pakailah kata - kata yang sopan dan sepantasnya!

 

Perdebatan yang ideal memang harus berjalan “panas”, dalam artian ada sangah – menyangah antara para pihak yang ikut serta.  Perdebatan memang memperbolehkan untuk saling berargumen dan saling menyanggah, hanya saja dengan kata – kata yang wajar dan bukan kata – kata kotor, apalagi berujung ke penghinaan ataupun tuduhan tanpa bukti.

Semakin banyak berbicara, akan semakin besar juga kemungkinan keluar kata – kata yang tidak sepantasnya dari mulur kita, oleh karena itu kita wajib untuk mengendalikan lidah kita.  Orang percaya yang seudah mengenal kebenaran, sudah seharusnya menjuahi kata – kata kotor, ataupun kata – kata yang dapat menimbulkan dampak negatif seperti kemarahan, kesedihan, ketakutan dan yang lainnya yang sifatnya mengecewakan pihak tertentu.

Rasul Paulus memberikan peringatan bagi jemaat Efesus agar dapat “menyaring” dahulu kata – kata kita sebelum diucapkan! Janganlah perkataan kiota justu menjatuhkan sesama kita, namun sebaliknya orang percaya harus mengelurkan kata – kata yang dapat membangun serta menguatkan sesama kita!  Jadi sudahkah adakah kata – kata kita hari ini yang membuat orang – orang disekitar kita bersemangat, berbahagia dan bersyukur kepada Tuhan?

Semakin banyak kata – kata kotor yang keluar dari mulut anda, semakin banyak juga dosa yang akan dihasilkan oleh anda serta juga orang – orang disekitar anda yang mendnegarnya!

 

“janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu

Tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun

Di mana perlu, supaya mereka yang

Mendengarnya, beroleh kasih karunia”

Efesus  4 : 29

 

God Bless You

Friday, June 26, 2026

(ArBer)Bukan hasil usahamu!

 


Bukan hasil usahamu!

 

Pemimpin negara yang satu ini kerap merasa berjasa dalam banyak hal.  Bukan hanya dalam urusan dalam negerinya, namun juga sampai urusan luar negerinya dan juga urusan negera lain.  Ia merasa perbuatan serta usahanyalah yang membuat negara yang dipimpinya lebih maju lagi dari sebelumnya.

Untuk urusan dalam dunia ini, mungkin manusia bisa bermegah, meskipun sebenarnya tidak pantas bermegah, namun dalam urusan keselamtan, manusia sama sekali tidak boleh untuk bermegah.  Keselamatan tidak dikerjakan oleh manusia, malahan tidak mungkin mampu dikerjakan mansuia.  Keselematan adalah murni adalah pemberian dari Allah.

Tuhan Allah sendiri yang mengerjakan keselamtan melalui pengorbanan Anak- Nya yang tunggal.  Setelahnya Tuhan Allah juga membuat hati kita untuk terus beriman dan mau mengenal firman Tuhan.  Jadi secara keseluruhan memang Tuhan Allahlah yang berperan secara total dalam menganugerahkan serta mengerjakan keselmatan tersebut.  Jadi janganlah kita merasa usaha kitalah yang  membuat kita memperoleh keselamatan, sebab Tuhanlah yang melunakkan hati kita agar mau percaya, menerima dan beriman kepada- Nya!

Tuhanlah yang mengushakan keselamatan bagi umat manusia, oleh karena umat manusia tidak mungkin meraihnya seorang diri!

 

“Sebab dengan kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman;

Itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah

Itu bukan hasil pekerjaanmu:

Jangan ada orang yang memegahkan diri”

Efesus  2 : 8 - 9

 

God Bless You

Thursday, June 25, 2026

(LaBer)Pemilik Hidupku

 


Pemilik Hidupku 

(Nikita)

 

Bait :

      Bb           C        F

Dalam TanganMu Kuserahkan Hidupku

    Bb          C         Dm

Kutaruh Penuh Harapku PadaMu

    Bb         C         F     C/E  Dm

Kemenanganku Hanya Ada Didalam JanjiMu

      D#          Bb/D       C

Engkaulah Tuhan Pemilik Hidupku

 

Reff :

      F                       Am

Semua Yang Terjadi Dalam Hidupku

     Gm                  C

Semuanya Atas Seijin DiriMu

     F                      Am  D

Semuanya Indah Dalam RencanaMu

          Gm

S’bab Kutahu

      C          F

Kau Pemilik Hidupku

 

 

“Namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa

Yang dari pada- Nya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia

Kita hidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus, yang oleh- Nya

Segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup”

1 Korintus 8 : 6

 

 

GOD Bless You

 

 

 

Wednesday, June 24, 2026

(ArBer)Raja Daud tetap tahu diri

 


Raja Daud tetap tahu diri

 

Prestasi raja Israel yang ke- dua ini tentu sudah banyak kita ketahui.  Semasa remaja saja, Ia sudah menjadi pahlawan dengan mengalahkan panglima tentara dari musuh.  Belum lagi segala kepahlawanannya dan juga jasanya kepada bangsa Israel.  Daud bahkan terkenal dengan segala sajak serta lagu yang diptakannya.  Bukan hanya itu Daud juga terkenal oleh karena iman yang kuat dan selalu meminta petunjuk Tuhan dalam berbagai keputusan hidupnya.  Intinya di mata manusia dan Tuhan, ia memang layak mendapatkan anugerah serta kemuliaan.

Berbeda dengan orang – orang biasa yang merasa pantas mendapatkan “hadiah” setimpal atas segala usahanya, raja Daud malahan sebaliknya.  Ketika Tuhan meramalkan masa depan keturunannya, ia malahan mengucapkan syukur oleh karena merasa ia tidak layak.mendapatkan anugerah sebesar itu.

Lalu pertanyaanya adalah adakah kita semua juga memiliki hati layaknya raja Daud?  Selalu bersyukur atas anugerah serta berkat- Nya yang berlimpah? Atau kita malahan sebaliknya merasa berkat Tuhan selalu kurang, oleh karena kita merasa usaha kita melebihi dari pada apa yang Tuhan berikan saat ini?  Belajarlah dari kerendahan hati raja Daud, yang mengenal Tuhan dengan baik dan juga mengenali diri dengan baik, sehingga kita akan selalu tahu bahwa sejatinya tidak ada usaha kita yang layak untuk menghasilkan kasih dan berkat dari Tuhan Allah!

Orang yang tahu diri, biasanya akan tahu bahwa tidak ada perbuatannya yang membuat dirinya pantas mendapatkan anugerah serta berkat Tuhan!

 

“Lalu masuklah raja Daud ke dalam

Kemudian duduklah ia di hadapan TUHAN sambil berkata:

Siapakah aku ini, ya Tuhan Allah, dan siapakah keluargaku

Sehingga Engkau membawa aku sampai sedemikian ini?”

2 Samuel  7 : 18

 

God Bless You

(LaBer)Selalu Ada Untukku

 


Selalu Ada Untukku 

(Cherly Juno)

 

Bait :

E                     A/E

Tak Selamanya Mentari Bersinar

B/D#                E         A/C#  B/D#

Tak Selamanya Dunia Berputar

E                     A/E

Namun KasihMu Tetap Selamanya

B/D#                     E         A/C#  B/D#

JanjiMu Tuhan Tak Pernah Berubah

 

Reff :

E       E/G#         A

  Selamanya ‘Ku Cintai

F#m        A/E        B/D#  A/C#  B/D#

  Tempat KediamanMu Tuhan

E       E/G#        A

  Selamanya ‘Ku Kagumi

F#m       A/E        B/D#

  KasihMu Tiada Batasnya

  B      A/B   G#m

  Takkan Per - nah

             C#

  Kau ‘Ku Ingkari

       F#m       B        E

  KasihMu Selalu Ada Untukku

 

 

“Segala jalan TUHAN adalah kasih setia dan kebenaran

Bagi orang yang berpegang pada

Perjanjian – Nya dan peringatan – peringatan- Nya”

Mazmur 25 : 10

 

 

GOD Bless You

 

 

 

Sunday, June 21, 2026

(ArBer) Kaya tetapi tidak mau pamer kekayaan

 




 


Kaya tetapi tidak mau pamer kekayaan

Artis terkenal ini(gambar di atas) lebih memilih hidup sederhana, meskipun mempunyai kekayaan melimpah.  Bisanya orang kaya akan berlomba – lomba mengoleksi kendaraan mahal dan terbaru, namun beliau lebih suka naik kendaraan umum dala kesehariannya, meskipun ia mampu membeli puluhan mobil mahal.

Sebaliknya pasti banyak diantara kita yang terkadang memaksakan diri untuk berhutang ataupun mengajukan kredit, ketika ingin mendapatkan sesuatu.  Sesuatu yang bukanlah kebutuhan namun hanya keinginan semata demi gengsi atau demi harga diri biar terlihat kaya.  Celakanya kita rela tidak mempunyai tabungan masa depan hanya demi sesuatu yang bisa kita nikmati saat ini saja(sementara).

Orang percaya juga banyak yang masih trejebak akan kebiasaan dunia yang mengandalkan gengsi dan popuraritas terteny saja.  Bukanya berhemat ataupun menabung, malahan terus menerus menghabiskan segala hasil jerih payah dengan sekejap tanpa memikirkan masa depan.  Ingatlah bahwa Tuhan Allah memang kaya, namun bukan berarti segala berkat melimpah- Nya kita habiskan dalam sekejap!  Ingatlah bahwa dibalik segala berkat Tuhan tentunya ada tanggug jawab besar yang memang diberikan- Nya! Jadi kelolalah dengan benar segala berkat- Nya agar bermanfaat bagi diri sendiri dan juga sesama kita!

Orang yang benar – benar kaya biasanya segan untuk bernampilan seperti orang kaya!

“Ada orang yang berlagak kaya,

Tetapi tidak mempunyai apa – apa

Ada pula yang berpura – pura miskin

Tetapi hartanya banyak”

Amsal 13 : 7

 

God Bless You