Tuesday, April 21, 2026

(LaBer)Dengan Anug'rahMu


Dengan Anug'rahMu 

(JPCC Worship)

 

Intro :

Em  C  G  D

Em  C  G  D

 

Bait :

  Em      C       G

Bukan Kar'na Usahaku

    D        Em

Dan Perbuatanku

    C          D

Semua Pemb'rianMu

 

  Em

Kasih

    C             G

Dan Rahmat Yang Kekal

    D          Em

B'rikan Kepastian

  C           D

Dalam Pengharapan

 

Pre-chorus :

          C

Nyatalah, KaryaMu

   Am

Di Dalamku

 

Reff :

G             D

Sungguh Besar KasihMu

Em          C

Berlimpah KebaikanMu

Am

Kau Menghidupkanku

C

Dengan Anug'rahMu

 

G          D

Oleh Kasih KaruniaMu

Em           C

Kau Telah Membangkitkanku

Am

Kau Menghidupkanku

C

Dengan Anug'rahMu

 

Musik :

Em  C  G  D

Em  C  G  D

 

Bridge :

 Em   C  G

Alive

   D            Em   C   G

In Jesus We're Alive

   D            Em   C   G

In Jesus We're Alive

   D            Em   C   G

In Jesus We're Alive

   D            Em

In Jesus We're Alive

 

Musik :

Em  C  G  D

Em  C  G  D

 

“Tetapi ketika nyata kemurahan Allah, Juruselamat kita

Dan kasih- Nya kepada kita, dan kasih- Nya kepada manusia

Pada waktu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik

Yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat- Nya oleh pemandian kelahiran

Kembali oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus”

Titus  3 : 4 - 5

 

 

GOD Bless You

 

 

  

(ArBer)Kontribusi nyata kaum perempuan

 


Kontribusi nyata kaum perempuan

 

Tuhan menciptakan perempuan sama halnya dengan laki – laki.  Keduanya memiliki peran masing – masing dan harus saling tolong – menolong untuk menjaga kelestarian bumi ini serta makhluk hidup juga termasuk wanita.  Tanpa kerja sama dari ke dua jenis kelamin yang berbeda ini, kehidupan tidak akan berlanjut.  Fakta menunjukkan perempuan masih banyak dipandang sebelah mata.  Perempuan dinilai masih belum memberikan suatu kontribusi nyata.

Injil mencatat banyak sekali tokoh wanita yang memberikan pengaruh dalam perkembangan ajaran firman Tuhan.  Pada perkembangan gereja mula – mula kita mengenal seorang tokoh yang bernama Tabita yang dipanggil juga sebagai Dorkas.  Tokoh perempuan ini sempat meninggal dan kemudian dibangkitkan Petrus oleh karena banyaknya kebaikan yang dilakukan serta pengaruhnya dilingkungan sekitar!

Perempuan sebenarnya setara dengan kaum pria.  Dari segi fisik mungkin mereka kalah, namun dalam segi lainnya kaum hawa dianggap lebih kuat seperti dalam hal kesabaran, ketelitian, ketrekunan ataupun kemandirian.  Jadi intinya mulailah untuk memandang kaum perempouan sebagai rekan sekerja dan penyeimbang dalam kehidupan kaum pria! Dan janganlah lagi memandang remeh mereka, sebab mereka sama dengan kaum pria, yang dapa memberi pengaruh besar dalam perkembangan jaman dan juga perkembangan ke- Kristenan.

Pria dan wanita sama – sama dikasih Tuhan serta dibutuhkan Tuhan dalam mengajarkan kasih- Nya kepada seleuruh makhluk hidup!

 

“..................................................

Setelah sampai di sana, ia dibawa ke ruang atas

Dan semua janda datang berdiri di dekatnya dan sambil

Menunjukkan kepadanya semua baju dan pakaian,

Yang dibuat Dorkas waktu ia masih hidup”

Kisah Para Rasul 9 : 39

 

God Bless You

(LaBer)Penuhkanlah Bejanaku

 

Penuhkanlah Bejanaku


(Nikita)

 

Bait :

      G#

Aku Datang Dan Kubersujud


   C#     G#

Di HadapanMu


      G#        A#m    D#

Kurasakan Indah HadiratMu


          G#        G#/C

Telah Kubuka Mata Hatiku


    C#          G#

Dan Seluruh Jiwaku


     G#/D#   D#       G#

Untukku Nikmati FirmanMu

 

Reff :

      D#

FirmanMu Yg Kuasa

         C#          G#

Tuk Mengubah Sikap Hati

      D#

FirmanMu Yang Tegakkan

    A#        D#

Disaat Kuterjatuh

 

        G#

Penuhkanlah Bejanaku

        C#       C#m/E

Dengan Air SungaiMu

G#/D#    D#        G#

Ku Haus Akan FirmanMu

 

“Sebab itu buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan

Yang begitu banyak itu dan terimalah dengan lemah lembut

Firman yang tertanam di dalam hatimu,

Yang berkuasa menyelamatkan jiwamu”

Yakobus  1 : 21

 

 

GOD Bless You

 

 

 

Monday, April 20, 2026

(ArBer)Tetaplah giat bersekutu!

 


Tetaplah giat bersekutu!

 

Jangankan persekutan wilayah ataupun persekutan doa, dewasa ini kebaktian atau ibadah minggu saja banyak yang sudah ditinggalkan orang percaya.  Entah karena kesibukan ataupun alasan lainnya, yang jelas pertemuan – pertemuan ataupun persekutan bersama antar orang percaya sudah mulai ditinggalkan.

Pertremuan ibadah memang terkadang memamkan waktu banyak ketika dilakukan.  Waktu tersebut tentu saja tidak akan menjadi sia – sia, sebab setiap orang percaya yang saling berkumpul serta berdoa bersama tentunya akan mendapat kekuatan baru yang dari pada Allah.  Semakin kita banyak meluangkan waktu untuk persekutan sesama jemaat Tuhan, sebenanya semakin pula kita akan mengenal Dia yang adalah Pemimpin jemaat Tuhan!

Dunai ini semakin hari, semakin berubah oleh berbagai hal yang tidak dapat diprediksi.  Mengandalkan diri sendiri tentunya akan sulit bagi kita untuk menghadapi pergumulan dunia ini, kita butuh uluran tangan dari sesama ornag percaya.  Jadi janganlah menjauhkan diri dari persekutuan ataupun pertemuan dengan sesama ornag percaya! Sebab semakin umat Tuhan bersekutu dengan erat, maka persekutan dengan Tuhan Allahpun akan semakin kuat!

Menjauhkan diri dengan sesama jemaat Tuhan sama saja denghan menjauhkan diri dengan Tuhan Alllah kita sendiri!

 

“Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan – pertemuan

Ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang,

Tetapi marilah kita saling menasehati, dan semakin giat

Melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat”

Ibrani 10 : 25

 

God Bless You

Sunday, April 19, 2026

(LaBer)For God so loved the world

 


For God so loved the world

Karena Allah Cinta (KPRI 41)

Frances Townsend, Alfred B. Smith, 1938

 

 

 

Key: D

 

    D           G     Em

Kar’na Allah cinta, dib’rikan Anak-Nya,

  A                D

mati di Golgota membebaskan saya

D               G                Em

Ia kan datang pula, alangkah mulia

F#m   Em       A D

Kasih-Nya pada saya.

 

 

Versi Inggris:

For God so loved the world,

he gave His only Son,

to die on Calv’ry’s tree,

from sin to set me free.

Someday He’s coming back,

what glory that will be!

Wonderful His love to me.

 

“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini

Sehingga Ia mengaruniakan Anak- Nya yang tunggal

Supaya setiap orang yang percaya kepada- Nya tidak binasa

Melainkan beroleh hidup yang kekal”

Yohanes  3 : 16

 

 

GOD Bless You

 

 

 

Wednesday, April 15, 2026

(ArBer)Kerjakan saja sesuai perintah Tuhan!

 


Kerjakan saja sesuai perintah Tuhan!

 

Bangsa Israel sama sekali tidak pernah membangun kemah suci.  Tuhan Allah memerintahkan Musa agar membangun sebuah kemah suci.  Tuhan bukan hanya memnberikan perintah untuk membangun kemah suci, namun juga menyediakan orang – orang yang ahli untuk mewujudkan pembangunnan tersebut.

Uniknya adalah bangsa tersebut benar – benar taat kepada perintah Tuhan dan melakukan sama persis dengan apa yang Tuhan perintahkan.  Mereka tidak menambahkan ataupun memgurangi bahan bangunan, bahkan tidak melakukan improvisasi ataupun inovasi tertentu, dan hanya melakukan dengan presisi apa yang menjadi kehendak serta perintah Tuhan.

Ketaatan bangsa Israel ternyata haya sebatas ketika membangun kemah suci saja, dalam hal lainnya malahan mereka sering membantah kehendak Tuhan atau malahan menambahkan atau mengurangi perintah Tuhan.  Lalu adakah kita juga taat sepenuhnya ketika melakukan kehendak Tuhan? atau kita sering menambahkan ataupun mengurangi apa yang menjadi perintah Tuhan?  Mulai saat ini ingatlah Tuhan adalah perencana ulung kehidupan, dan bagian kita adalah taat akan segala rancangan- Nya!

Semakin kita taat akan kehendap serta perintah Tuhan, maka akan semakin indah hasil yang akan terwujud

 

“Demikianlah diselesaikan segala pekerjaan melengkapi Kemah Suci

Yakni Kemah Pertemuan itu.  Oranag Israel telah

Melakukannya tepat seperti yang diperintahkan TUHAN

Kepada Musa, demikianlah mereka melakukannya”

Keluaran 39 : 32

 

God Bless You

Tuesday, April 14, 2026

(ArBer)Masih adakah yang benar - benar hidup kudus?

 


Masih adakah yang benar - benar hidup kudus?

 

Pernyataan mantan pejabat pemerintahan(gambar di atas) cukup mengejutkan banyak pihak.  Lalu benarkah memang tidak ada pejabat di negeri ini yang hidup serta bekerja dengan jujur? Jikalau memang tidak ada yang jujur bagaimana mungkinkah negara ini masih mampu bertahan?

Sistem yang bobrok membuat banyak orang tergoda untuk berbuat kejahatan, terutama kejahatan yang menguntungkan diri sendiri.  Celakanya banyak orang jujur justrtu tak kuasa melawan kuatnya arus ketidak adilan di dalam negeri ini.  Jadi dari pada mereka melawan arus dan merugikan diri sendiri, akhirnya mereka juga terjerumus mengikuti arus ketidak jujuran serta kedtidak adilan.

Dalam kita wahyu, Tuha menghardik jemaat Sardis, yang hidup dalam keberdosaan serta mementingkan hal duniawi.  Akan tetapi ad juga mererka yang tetap memilih hidup bersih dan kudus di hadapan Tuhan Allah, dan merekalah yang nantinya akan berjalan dengan Allah yang suci dan kudus.  Lalu bagiamanakah dengan kita saat ini? Apakah kita memilih berjalan bersama dengan kebobrokan dunia ini demi kepuasan kedagingan kita? Atau justru memilih menderita di dunia ini, namun kelak dapat berjalan bersama Dia yang suci serta kudus?

Memilih untuk tetap hidup suci dan kudus tidaklah mudah, dan tidaklah populer di dalam dunia ini!  Jadi apa pilihanmu?

 

“Tetapi di Sardis ada beberapa orang yang

Tidak mencemarkan pakaiannya;

Mereka akan berjalan dengan Aku dalam pakaian putih

Karena mereka dalah layak untuk itu”

Wahyu 3 : 4

 

God Bless You