Thursday, September 10, 2026

(LaBer)Mengalirlah Kuasa Roh Kudus

 


Mengalirlah Kuasa Roh Kudus

Johan C., Bambang I.



Key: F

 

F         C/E      Dm  Dm/C

 Bagaikan tanah kering

 Bb         G/B   C

 Yang merindukan  air

F     C/E      Dm   Dm/C

 Demikianlah jiwaku

 Bb       G/B    C

 Haus akan   Engkau

F     C/E     Dm  Dm/C

 Kurindu selalu

 Bb       G/B   C

 HadirMu dihidupku

F    C/E      Dm   Dm/C

 Memulihkan jiwaku

 Gm         C/A      C

 Hapuskan   air mataku

(P'nuhkan suka  citaku)

 

Reff:

  F               Gm

Mengalirlah kuasa Roh Kudus

  C               Bb/F  F

Mengalirlah di tempat  ini

  Dm    Dm/C     G/B   G/B

Mengalirlah oh.. Roh kudus

 Gm  C    F

 Pu-lihkanku

(di-hidup-ku)

 

 

“Ya Allah, Engkaulah Allahku, aku mencari Engkau

Jiwaku harus kepadaku – Mu,tubuhku rindu kepada- Mu,

Seperti tanah yang kering dan tandus, tiada berair”

Mazmur  63  : 2

 

 

GOD Bless You

 

 

 

Wednesday, September 9, 2026

(ArBer)Perlukah "pawang hujan"?



Perlukah "pawang hujan"?

 

Musim kemarau yang berkepanjangan sepertinya memerlukan jasa dari “pawang hujan” untuk memanggil hujan.  Kemarau yang berkepanjangan serta melahirkan banyak masalah baru seperti kekeringan ataupun kebakaran hutan harus secepatnya dihentikan. 

Kitab perjanjian lama juga mencatat bangsa Isarel mengalami musim kemarau yang berkepanjangan sampai – sampai tidak turun hujan selama tiga tahun.  Uniknya kejadian alam tersebut tercatat terjadi hanya karane doa seorang yang biasa, yang bernama Elia.  Elia berdoa agar hujan tidak turun dan ternyata benar saja hujan tidak turun, dan untuk membuktikan kekuatan doanya, selanjutnya ia berdoa kepada Tuhan agar hujan turun, dan terjadilah seperti apa yang didoakannya.

Hal ini membuktikan bahwa kekuatan doa dan iman sangat berpengaruh juga bagi keputusan Tuhan Allah.  Jadi setiap dari kita harus mempunyai andil untuk terus mendoakan negeri ini, terutama mendoakan agar kemarau panjang ini cepat berlalu dan hujan segera turun.  Turunnya hujan memang bisa terjadi oleh karena “pawang hujan” atau rekayasa cuaca, namun doa kita sebagai orang percaya tentunya tetap Tuhan dengar dan akan dikabulkan-Nya sesuai dengan waktu- Nya!

Tetaplah berdoa meskipun mita bukan “pawang hujan!”


“Elia adalah manusia biasa sama seperti kita

Dan ia telah bersungguh – sungguh berdoa, supaya hujan jangan turun

Dan hujan pun tidak turun di bumi selama tiga tahun dan enam bulan

Lalu ia berdoa pula dan langit menurunkan hujan

Dan bumi pun mengelarkan buahnya”

 Yakobus  5 : 17 - 18

 

God Bless You

Tuesday, September 8, 2026

(ArBer)Jangan sengaja menyesatkan diri!

 


Jangan sengaja menyesatkan diri!

 

Aparat penegak hukum yang notabennya mengerti akan aturan serta hukum, sepertinya tidak menjamin juga apabila mereka menjalankannya.  Malahan saat ini banyak sekali oknum dari perangkat hukum yang malahan “mengakali” hukum demi kepentingan diri sendiri.

Kasus korupsi yang seharusnya tidak menjangkiti para penegak hukum, ternyata malah kerap terjadi di negeri ini.  Mereka yang seharusnya memutuskan ataupun mengadili degan adil, malahan mudah saja disuap.  Celakanya lagi mereka juga banyak yang aktif menawarkan berbagai keringanan hukuman tergantung dari suap yang mereka bisa terima.  Kaeadaan ini juga layaknya nabi – nabi Tuhan yang tidak melaksanakan kehendak Tuhan, dan menukar segala firman- Nya dengan uang suapan, seperti Bileram.

Tuhan memang memperingati Bileam dengan keras, namun tidak swmua nabi Tuhan yang mendapatkan kesempatan itu.  Jadi janganlah kita yang sudah hidup dalam terang malahan kembali ke kegelapan hanya karena harta materi yang sifatnya sementara.  Janganlah mencoba meninggalkan jalan kebenaran ataupun sengaja menyesatkan diri dengan harta duniawi, sebab hukuman Tuhan nyata dan tetap ada bagi mereka yang telah diselematkan namun kemudian meningalkan DIA!

Orang tersesat dan sengaja menyesatkan diri sama – sama berdosa dan mendapat hukuman setimpal!

“Oleh karena mereka telah meninggalkan jalan yang benar

Maka tersesatlah mereka, lalu mengikuti jalan Bileam, anak Beor

Yang suka menerima upah untuk perbuatan- perbuatan jahat”

 2 Petrus  2 : 15

 

God Bless You

Monday, September 7, 2026

(ArBer)TUHAN tidak rela melihat ciptaan- Nya tertindas!

 


TUHAN tidak rela melihat ciptaan- Nya tertindas!

 

Abu vulkanik yang disemburkan dari anak gunung krakatau sempat membuat wilayah disekitarnya tercemar abu tersebut.  Sampai radius ratusan kilo meter, wilayah daratan banyak yang tertutup abu vulkanik, bahkan sampai dengan beberapa bandara terpaksa ditutup dari penerbangan keberangkatan dan juga kedatangan.

Banyak masyarakat yang menjadi korban dari paparan abu vulkanik tersebut, terutama dihalaman rumah dan juga kendaraan yang terparkir di luar rumah.  Abu tersebut memaksa banyak anak sekolah melakukan pembelajaran jarak jauh, oleh karena bahaya yang akan dtimbul jikalau anak – anak harus beraktivitas di luar rumah.  Hanya saja keadaan “darurat” seperti tu tidak berjalan lama.  Sebab TUHAN mengasihi manusia ciptaan- Nya!

Tuhan ternyata tidak begitu saja meninggalkan kita semua yang terdampak erupsi gunung anak krakatau.  Faktanya angin yang pada awlanya bertiup ke dataran di wliayan kita, malahan berubah arah sehingga abu vulkanik tertiup oleh angin menuju samudera yang tidak berpenduduk.  Itulah bukti nyata kasih Tuhan yang amat besar bagi umat manusia, yang walaupun mengijinkan bencana erupsi terjadi namun juga melindungi kita semua dari bahaya erupsi tersebut.

Tuhan tidak akan pernah rela hati melihat manusia ciptaan- Nya tertindas, Ia selalu ingin agar manusia ciptaan- Nya selamat jiwa dan raga!

 

“Karena walau Ia mendatangkan susah, Ia juga menyanyangi

Menurut kebesaran kasih setia- Nya

Karena tidak dengan rela hati Ia menidas

Dan merisaukan anak – anak manusia”

 Ratapan  3 : 32 - 33

 

God Bless You

Sunday, September 6, 2026

(ArBer)Fokus kepada rumput sendiri saja!

 


Fokus kepada rumput sendiri saja!

 

Apakah benar patokan ataupun ukuran keberhasilan ataupun kebahagian kita tergantung dari tetangga kita?  Jikalau benar bisa – bisa bukannya kita berusaha lebih baik lagi dibandingkan tetangga kita, bisa jadi malahan kita merasa iri berlebihan sehingga ingin memiliki semua yang tetangga kita miliki.

Sebanrnya tidak masalah jikalau “rumput” tetangga berwarna apapun, mau berwarna hijau, lebih hijau gelap ataupun warna kuning sekalipun, tetap saja kita harus bersyukur atas “rumput” milik kita sendiri.  Bahkan sekalipun “rumput” pekarangan kita berwarna coklat ataupun hitam, tetap saja itu semua kepunyaan kita sendiri.  Jadi apapun yang merupakan hasil kita sendiri lebih baik dari kepunyaan tetangga.

Hukum Taurat yang Tuhan berikan melalui Musa kepada bangsa Israel juga memuat hal yang melarang setiap orang membandingkan diri dengan orang lain, sebab dengan demikian akan timbul iri hati yang menyebabkan dosa lebih besar yaitu ingin memiliki secara paksa apa yang merupkan milik orang lain.  Hukum tersebut masih relevan sampai dengan saat ini, sebab kita terlalu sering membandingkan diri dengan orang lain, yang akhirnya menimbulkan iri hati dan dosa lainnya! Jadi berhentilah “mengintip” rumput tetangga kita, sebab ujung- ujungnya menimbulkan banyak dosa!

Semakin kita fokus akan rumput rumah kita sendiri, maka kita tidak akan punya waktu menoleh kepada rumput tetangga kita!

 

“Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini istrinya

Atau hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan,

Atau lembunya atau keledainya,

Atau apapun yang dipunyai sesamamu”

 Kejadian  20 : 17

 

God Bless You

Friday, September 4, 2026

(LaBer) Falling in Love

 


Falling in Love 

(Bethany Nginden)

 

Verse :

C           G/B   Am        G

You Are The One I Long For

Dm          F/C   G/B  F/A  G

You Are The One I Love

Esus4       E     Am    D

There Is No Other In My Life

C/G        G    C

No One But You Alone

 

Chorus :

F/A  G/B  C          G/B       Am   G

I    Keep Falling In Love With You

Dm              Fm          G

Falling In Love Deeper With You

       C          G/B       Am   G

I Keep Falling In Love With You

Dm         G       C

All That I Want Is You

 

Bait :

C           G/B  Am     G

Kaulah Yang Kurindukan

Dm          F/C  G/B  F/A  G

Kaulah Yang Kucinta

Esus4        E    Am   D

Tiada Yang Lain Dihidupku

C/G    G     C

Selain Kau Tuhan

 

Reff :

F/A  G/B  C        G/B   Am   G

Ku - mau  Cinta Engkau Yesus

Dm          Fm    G

Lebih Dalam KepadaMu

      C        G/B   Am   G

Kumau Cinta Engkau Yesus

Dm      G   C

Hanya KepadaMu

 

 

“Karena bagiku hidup adalah Kristus

Dan mati adalah keuntungan”

Filipi 1 : 21

 

 

GOD Bless You

 

 

 

Thursday, September 3, 2026

(ArBer)Luput dari banjir besar

 


Luput dari banjir besar

 

Kepanikan pasti melanda keluarga yang berada di dalam rumah tersebut(pada gambar di atas).  Akan tetapi ketika rumah – rumah sekitarnya dan semua penghuninya tersapu arus banjir bandang yang kuat dan deras, mereka tetap aman berada dalam tempat tinggal mereka.

Raja Daud dalam mazmurnya juga mengunkapkan bahwa Tuhan mampu meluputkan orang – orang pilihan- Nya dari bencana alam, termasuk ketika mengalami banjir besar.  Raja Daud mengatakan bahwa mereka yang saleh dan kerap berdoa memohon kepada- Nya, akan mendapat perkenanan dari – Nya.  Hanya saja tidak semua umat Tuhan hidup saleh, dan tidak semua umat Tuhan mau berdoa serta datang kepada- Nya, ketika memerlukan pertolongan.

Alangkah baiknya kita selalu mendekat dengan Tuhan.  Bukan hanya dekat untuk selalu mengandalkan Tuhan, namun juga selalu hidup saleh sesuai dengan kebenaran firman Tuhan.  Tuhan mampu meluputkan kita dari bencana apapun juga, hanya sesuai dengan kehendak- Nya! Hanya saja tidak semua orang sadar dan bergantung kepada- Nya dengan sepenuh hati.  Jadi janganlah takut lagi akan ancaman bahaya serta bendana apapun, selama kita hidup saleh dan kerap mengandalkan Tuhan!

Tidak ada yang mustahil  bagi Tuhan selama kita mau percaya dan menyerahkan diri sepenuhnya dalam pimpinan- Nya!

 

“Sebab itu hendaklah setiap orang saleh berdoa kepada- Mu

Selagi Engkau dapat ditemui

Sesungguhnnya pada waktu banjir besar terjadi

Itu tidak melandanya”

 Mazmur  32 : 6

 

God Bless You