Raja Daud tetap tahu diri
Prestasi
raja Israel yang ke- dua ini tentu sudah banyak kita ketahui. Semasa remaja saja, Ia sudah menjadi pahlawan
dengan mengalahkan panglima tentara dari musuh.
Belum lagi segala kepahlawanannya dan juga jasanya kepada bangsa
Israel. Daud bahkan terkenal dengan
segala sajak serta lagu yang diptakannya.
Bukan hanya itu Daud juga terkenal oleh karena iman yang kuat dan selalu
meminta petunjuk Tuhan dalam berbagai keputusan hidupnya. Intinya di mata manusia dan Tuhan, ia memang
layak mendapatkan anugerah serta kemuliaan.
Berbeda
dengan orang – orang biasa yang merasa pantas mendapatkan “hadiah” setimpal atas
segala usahanya, raja Daud malahan sebaliknya.
Ketika Tuhan meramalkan masa depan keturunannya, ia malahan mengucapkan
syukur oleh karena merasa ia tidak layak.mendapatkan anugerah sebesar itu.
Lalu
pertanyaanya adalah adakah kita semua juga memiliki hati layaknya raja Daud? Selalu bersyukur atas anugerah serta berkat-
Nya yang berlimpah? Atau kita malahan sebaliknya merasa berkat Tuhan selalu kurang,
oleh karena kita merasa usaha kita melebihi dari pada apa yang Tuhan berikan
saat ini? Belajarlah dari kerendahan
hati raja Daud, yang mengenal Tuhan dengan baik dan juga mengenali diri dengan
baik, sehingga kita akan selalu tahu bahwa sejatinya tidak ada usaha kita yang
layak untuk menghasilkan kasih dan berkat dari Tuhan Allah!
Orang
yang tahu diri, biasanya akan tahu bahwa tidak ada perbuatannya yang membuat
dirinya pantas mendapatkan anugerah serta berkat Tuhan!
“Lalu masuklah raja
Daud ke dalam
Kemudian duduklah ia
di hadapan TUHAN sambil berkata:
Siapakah aku ini, ya
Tuhan Allah, dan siapakah keluargaku
Sehingga Engkau membawa
aku sampai sedemikian ini?”
2 Samuel 7 : 18
God Bless You






