Thursday, July 16, 2026

(LaBer)Gloria

 


Gloria

Symphony Worship


Key: D

 

Intro:

D  G  Bm  G

D  G  Bm  G

 

Verse:

D                G   D

Kami datang bawa pujian

Bm            A

Bersama memujiMu Tuhan

D/F#              G     Bm

Satukan suara dan nyanyikan

  Em    A     D

Sorak kemenangan

 

Chorus:

D/F#  G   A

Glo ooo oooria

D/F#  G   A

Glo ooo oooria

D/F#    G    F#/Bb   Bm

Besar Tuhan, ditinggikan

    G         A

Di atas s'galanya

 

D/F#  G   A

Glo ooo oooria

D/F#  G   A

Glo ooo oooria

D/F#    G    F#/Bb   Bm

Besar Tuhan, ditinggikan

       Em  A  D

Puji Dia Gloria!

 

Bridge:

G

  We give You glory

D             Bm

  We give You honour

A

  We give You praise

      D/F#

  For all that You are

G

  We give You glory

D             Bm

  We give You honour

A

  We give You praise

    D/F#

  Gloooria

 

 

“Dan berkatalah Yesaya, Kadmiel, Bani Hasabneya, Serebya

Hodia, Sebanya dan Petahya, orang – orang Lewi itu:

Bangunlah, pujilaj TUHAN Allahmu dari selama – lamanya sampai

Selama – lamanya! Terpujilah nama- Mu yang mulia

Yang ditinggikan mengatasi segala puji dan hormat!”

Nehemia 9 : 5

 

 

GOD Bless You

 

 

 

(ArBer)Merindukan boleh, namun jangan kembali ke masa lalu!

 


Merindukan boleh, namun jangan kembali ke masa lalu!

 

Sah – sah saja apabila seseorang merindukan suatu keadan yang lebih baik dari saat ini.  Meskipun keadaan tersebut adalah masa lalu, namun tetap saja dikenang oleh larena keadaan tersebut lebih baik serta lebih menyenangkan, bahkan beberapa orang berharap bisa kembali ke masa lalu tersebut.

Melihat kondisi dunia saat ini yang serba tidak pasti, tidaklah heran banyak sekali yang menganggap bahwa dunia di beberapa dekade sebelumnya lebih baik dari saat ini.  Beberapa orang bahkan ingin kembali ke dalam keadaan tersebut, meskipun mereka sadar bahwa hal tersebut tidak mungkin terjadi.  Kita orang percayapun terkadang terseret juga oleh opini seperti itu, betul begitu?

Pengkotbah adalah seorang yang penuh hikmat, dan ia menilai segala sesuatu dengan obyektif secara faktual.  Ia tahu yang sekarang ada dahulu telah ada, dan segala yang didunia ini tidak ada yang baru.  Ketika kita merindukan masa lalu, kita sedang membatasi perjuangan dan usaha kita untuk lebih baik lagi saat ini.  Intinya kita malas ataupun menyerah untuk berusaha lebih baik lagi, sehingga kita merasa hal yang terdahulu lebih baik.  Contohnya bangsa Israel yang terus merindukan keadaan perbudakan, padahal Tuhan menyertai perjalanan mereka menuju tempat yang lebih baik!  Jadi pelajarannya adalah janganlah cepat – cepat menilai masa lalu lebih baik dari saat ini atau bahkan ingin kembali ke masa lalu, namun berusahalah serta berimanlah kepada Tuhan dengan harapan saat ini bahkan masa depan akan lebih baik lagi dalam kehendak- Nya!

Mengingat masa lalu boleh saja, namun janhan berhenti berjuang untuk saat ini dan masa depan!

 

“Janganlah mengatakan : mengapa zaman dahulu

Lebih baik dari pada zaman sekarang?

Karena bukannya berdasarkan hikmat

Engkau menanyakan hal itu”

Pengkotbah 7 : 10

 

God Bless You

Wednesday, July 15, 2026

(ArBer)Pola pikir yang benar

 


Pola pikir yang benar

 

Pola pikir manusia menentukan juga masa depan manusia itu sendiri.  Dalam berbagai bidang baik dalam hubungan dengan sesama, kesehatan sampai dengan beriman kepada Tuhan, semuanya itu tergantung dari pola pikir manusia itu sendiri.  Pengaruh lingkungan memang mempunyai andil, namun pola pikir probadilah yang paling menentukan.

Manusia sering jatuh ke dalam dosa oleh karena pola pikir mereka sendiri.  Fokus pemikirannya juga biasanya berkaitan dengan hal – hal duniawi saja, seperti bagaimana bisa bertahan hidup, bagaimana menjadi kaya, bagaimana menjadi terkenal ataupun berkuasa.  Intinya hawa nafsu duniawi masih mendominasi pola pikir manusia dalam bertindak.

Tidak ada salahnya memikirkan keadaan dunia ini yang memang makin hari makin banyak hal buruk yang terjadi, namun ada baiknya proporsinya janganlah sebesar memkirkan kebenaran firman dan juga kehendak Tuhan!  Kita sudah diselamatkan atas hukuman maut, oleh kasih Kristus Tuhan kita, lalu adakah lagi yang lebih berharga dari keselamtan itu sendiri?  Jadi mulai saat inipikirkanlah perkara – perkara yang di atas melebihi segala perkara – perkara di dalam dunia ini! Dan jangan diputar balikkan pemikiran tersebut!

Semakin banyak perkara duniawi yang kita pikirkan, maka akan semakin kita meragukan penyertaan Tuhan!

 

“Pikirkanlah perkara yang di atas

Bukan yang di bumi”

Kolose 3 : 2

 

God Bless You

Tuesday, July 14, 2026

(ArBer)Orang fasik pantas mendapatkan hukuman setimpal

 


Orang fasik pantas mendapatkan hukuman setimpal

 

Berbeda dengan sistem hukum di negeri kita, hukum di negeri Tiongkok sunggulah ketat, apalagi berhubungan dengan pejabat negara yang melakukan korupsi.  Mereka menerapkan hukuman mati bagi para pejabat negara yang terbukti melakukan korupsi.  Hasilnya tindak kejahatan korupsi berkurang drastis, oleh karena penegakkan hukum yang konsisten serta hukuman berat yang diterapkan.

Orang fasik seperti koruptor memang layak mendapatkan hukuman setimpal yang paling berat oleh karena kejahatannya yang merugikan banyak orang(berbeda dengan tindak pidana lain yang dampaknya tidak masif).  Negara kitra masih diperdebatkan akan hukukan maksimal yang berupa hukuman mati, sebab hukuman mati dinilai tidak pantas dilakukan oleh manusia, sebab melanggar hak asasi manusia yaitu hak untuk hidup.

Fakta akan hukuman yang ringan akhirnya menyebabkan negara ini “subur” dengan para koruptor.  Bahkan ironisnya lagi pejabat atau penegak hukum malahan menempati tempat teratas dalam hal melakukan tindak kejahatan korupsi dan pencucian uang yang merugikan negara dalam jumlah fantastis.  Jadi jelaslah jikalau memang orang fasik harus dihapuskan, harus ada keberanian dalam menegakkan hukum.  Terlepas daru apapun hukumannya, yang jelas jika orang fasik dikasihani, maka akan melahirkan berkali – kali lipat orang yang lebih fasik!

Mereka yang fasik serta berbuat jahat layak dihukum berat, agar hukum benar – benar bisa dihormati, ditaati serta adil dimata Tuhan dan manusia!

 

“Seandainya orang fasik dikasihani,

Ia tidak akan belajar apa yang benar;

Ia akan berbuat curang di negeri di mana hukum berlaku

Dan tidak akan melihat kemuliaan TUHAN”

Yesaya 26 : 10

 

God Bless You

Monday, July 13, 2026

(LaBer)Peganglah Tanganku Roh Kudus


Peganglah Tanganku Roh Kudus

Pdt. J. E. Awondatu

 


Key: Bb

 

Bb      Bb7          Eb       F7       Bb

  Peganglah tanganku Roh Kudus  setiap hari


                     Cm     F         Fm  Bb7

  Ku tak dapat jalan sendiri tanpa RohMu


                 Eb    Eo        Dm     Gm

  Bawalah diriku kepada  jalan kebenaran


                   Cm   F               Bb

  Agar ku tidak tersesat mengikuti jalanMu

 

 

“Sebab Dia yang telah meneguhkan kami bersama – sama dengan kamu

Di dalam Kristus, adalah Allah yang telah mengurapi

Memateraikan tanda milik: Nya atas kita dan yang memberikan

Roh Kudus di dalam hati kita sebagai jaminan dari

Semua yang telah disediakan untuk kita”

2 Korintus  1 : 21 - 22

 

 

GOD Bless You

 

 

  

Sunday, July 12, 2026

(ArBer)Pertanyaan Gideon

 


Pertanyaan Gideon

 

Gideon yang pada jamannya adalah seorang gagah perkasa serta yang dipercayai Tuhan untuk menjadi seorang pahlawan, pernah berargumen langsung dengan Malaikat Tuhan.  Ia bahkan menanyakan keberadaan Tuhan selama ini, sebab bangsa Israel yang telah dituntun- Nya keluar dari perbudakan Mesir, malahan menjadi tawanan dari orang Midian.

Sebelum menghakimi apa yang diutaran oleh Gideon, kita semua juga pastinya pernah merasakan hal sama bahkan melontarkan pertanyaan yang sama kepada Tuhan.  Ketika semuanya baik – baik saja, mungkin kita tidak menanyakan hal tersebut, namun ketika pergumulan hidup membawa kita ke “padang gurun” tak berujung, maka mulailah kita mempertanyakan penyertaan- Nya, bukan begitu?

Apapun keadaan dalam kehidupan kita saat ini, pastilah ada sesuatu yang ingin Tuhan tunjukkkan ataupun agar kita mempelajari sesuatu.  Intinya Tuhan selalu emndatangkan kebaikan bagi mereka yang tetap setia, apapuh keadaanya.  Jadi mau berada di tengah pada gurun, lembah kekelaman, ataupun di tengah amukan ombang besar, percayalah dan berserahlah kepada Tuhan! sebab Ia yang dahulu telah menyelamatkan serta memelihara kita akan melakukanhal yang sama juga saat ini maupun di masa depan!

Mereka yang telah pernah merasakan berkat serta penyertaan Tuhan, seharusnya tidak perlu lagi ragu kepada- Nya, dalam menjalani segala keadaan dalam hidup ini!

 

“Jawab Gideon kepada- Nya: Ah, tuanku, jika TUHAN menyertai kami

Mengapa semuanya ini menimpa kami, di manakah segala

Perbuatan – perbuatan- Nya yang ajaib yang diceritakan oleh

Nenek moyang kamu, ketika mereka berkata: bukankah TUHAN

Telah menuntun kita keluar dari Mesir? Tetapi sekarang TUHAN

Membuang kami dan menyerakan kami ke

Dalam cengkraman orang Midian”

Hakim - hakim 6 : 13

 

God Bless You

Thursday, July 9, 2026

(LaBer)Rayakan KasihMu

 


Rayakan KasihMu 

(LOJ Worship)

 

Bait :

E

Tuhan Baik Di Dalam Hidupku

C#m

S'lalu Setia Di S’panjang Hidupku

F#m

Nyatalah PerbuatanMu

A

Kaulah Sukacitaku

 

E

Tuhan Baik Di Dalam Hidupku

C#m

S'lalu Setia Di S’panjang Hidupku

F#m

Nyatalah PerbuatanMu

A              E

Kaulah Sukacitaku

 

Pre-chorus :

      A           E

Haleluya, Ku Bersorak

        A       E

Tuhanku Luar Biasa

      A           E

Haleluya, Ku Bersorak

        A       C#m   B

Tuhanku Dahsyat Berkuasa

 

Reff :

     A           B        E

Kuangkat Suaraku Puji NamaMu

     A          B

Kubernyanyi BagiMu

     A        B          C#m

Kubersuka Kumelompat BagiMu

       F#m         C#m

Yesus, Kau Di Dalamku

  A       B    E

Kurayakan KasihMu

 

Outro :

      D        A

Haleluya Haleluya

      E

Haleluya

      D        A

Haleluya Haleluya

      E

Haleluya

 

 

“Sebab kasih- Nya hebat atas kita

Dan kesetiaan TUHAN untuk selama – lamanya

Haleluya”

Mazmur  117 : 2

 

 

GOD Bless You