Monday, August 3, 2026

(ArBer)Lebih indah, sekalipun dari berlian paling indah

 


Lebih indah, sekalipun dari berlian paling indah

 

Berlian termahal saat ini adalah berlian “pink star”  yang mempunyai harga lebih dari satu triliyun rupiah.  Batu permata yang hampir mencapai 60 karat ini, menjadi batu dengan warna dan potongan paling indah di seluruh dunia saat ini.  Jadi siapa yang memliki berlian tersebut dipastikan adalah seorang yang kaya dan sangat beruntung oleh karena keindahannya itu.

Injil Tuhan mencatat bahwa kota kudus Tuhan yang adalah Yerusalem baru adalah kiota yang penuh dengan keindahan.  Kota tersebut selain dipenuhi berbagai batu permata yang berkilauan.  Bahkan dalam kita Wahyu dikatakan jalanannya dilapisi oleh permata yang paling indah dan jernih.  Jadi bisa dibayangkan batu – batu berharga didunia saat ini nantinya hanya akan menjadi batu pijakan di kota Kudus yang Tuhan sediakan bagi umat yang hidup abadi dengan- Nya.

Satu hal yang pasti kilauan dari berbagai batu yang paling indah tersebut tidak akan seindah sinar kemuliaan Tuhan yang lebih terang bahkan dari matahari sekalipun.  Itulah segala hal yang tercatat dalam kitab Wahyu, lalu setelah kita mengetahui kenyataan tersebut, masikah kita menolak “ajakan” Tuhan untuk hidup seamanya bersama – Nya di kerajaan- Nya yang serba indah? Ataukah kita masih fokus kepada segala keindahan sementara di dalam dunia ini?

Hal paling indah di dunia ini tidak akan mampu menandangi keindahan kemuliaan Tuhan Allah di kota yang Kudus itu, yang turun dari sorga!

 

“Kota itu penuh dengan kemuliaan Allah

Dan cahayanya  sama seperti permata

Yang paling indah , bagaikan permata Yapis

Jernih seperti kristal”

 Wahyu 21 : 11

 

God Bless You

Sunday, August 2, 2026

(ArBer)Masih saja kepikiran hal - hal duniawi!

 


Masih saja kepikiran hal - hal duniawi!

 

Jikalau diperhatikan dengan seksama (gambar di atas)jelas malaikat maut tersebut membawa roh orang itu terbang ke atas awan.  Jadi sudah pasti ia dterima di kerajaan sorga, hanya asaja da yang aneh yaitu adalah, orang tersebut yang sudah dalam perjalanan bertemu dengan Tuhan allah masih memikirkan perkara yang ada di dalam dunia.

Sebelum menghakimi orang tersebut(gambar di atas), bisa jadi kita juga sama sepertinya.  Karena kita hidup dan disibukkan banyak perkara duniawi, bahkan setelah meninggalpun kita masih tetap memikirkan perkara di dalam dunia.  Jadi benarlah bahwa racun akan perkara duniawi memang memenuhi pikiran umat manusia termasuk juga orang – orang percaya yang mengaku sudah hidup beradasarkan iman Kristiani.

Rasul Paulus mengingatkan bahwa hal utama dalam hidup ini bukanlah tentang segala hal yang ada di dalam dunia ini, melainkan perkara yang ada di atas, dimana Kristus penebus dosa umat manusia menunggu kita kembali.  Dalam kerajaan- Nya perkara duniawi sudah tidak berlaku lagi, dan sukacita abadi bersama- Nya lah yang akan kita nikmati selamanya.  Jadi muali saat ini arahkanlah fokus kota kepada hal – hal yang di atas, dimana kehidupan duniawi ini tidak berarti lagi, dan akan digantikan kehidupan abadi yang baru bersama – Nya!

Jikalau untuk kehidupan yang sementara saja, kita begitu memikirkannya, masakah untuk kehidupan yang abadi kita malahan tidak memikirkannya?

 

“Pikirkanlah perkara yang di atas,

Bukan yang di bumi”

 Kolose 3 : 2

 

God Bless You

Thursday, July 30, 2026

(ArBer)Berperanglah dengan puji - pujian kepada Tuhan!

 


Berperanglah dengan puji - pujian kepada Tuhan!

 

Raja Yosafat mengalami kengerian luar biasa ketika mereka hendak diserang oleh bani Amon dan juga Moab.  Ditengah ketakutan itu Tuhan berfirman kepada bangsa Yehuda bahwasannya mereka tidak perlu gentar dan takut, oleh karena Tuhanlah yang akan berperang mewakili mereka.  Meskipun demikian bangsa Yehuda tetap menghadapi musuh, yaitu dengan puji – pujian.

Orang Lewi memimpin puji – pujian yang diikuti oleh segenap tengara dan bangsa Yehuda dengan sorak – sorai nyaring.  Mereka tahu Tuhan Allah akan menepati janjinya untuk berperang demi mereka, namun mereka tidak diam dan pasif, melainkan aktif menyanyikan puji – pujian dengan ucapan syukur.

Berkaca dari pengalaman bangsa Yehuda, kira – kira sudah berapa kalikah? Tuhan “berperang” untuk kita? Apakah kita menunggu dengan diam saja tanpa melakukan apapun? Atau kita malahan terus menerus berdoa sambil bersyukur dan memuji nama Tuhan?  Jadi apapun “peperangan” yang kita hadapi saat ini, janganlah gentar namun serahkanlah semua ke dalam tangan Tuhan yang kuat! Bagian kita adalah mengucap syukur dengan dengan segenap hati kita dalam puji – pujian!

Puji – pujian yang tulus bisa jadi adalah sumber kemenangan utama dalam peprangan rohani kita! Sudahkah hari ini kita memuji nama- Nya?

 

“Kemudian orang Lewai dari bani Kehat dan bani Korah

Bangkit berdiri untuk menyanyikan puji – pujian bagi TUHAN

Allah Israel, dengan suara yang sangat nyaring”

 2 Tawarikh 20 : 19

 

God Bless You

(LaBer)Kau

 


Kau 

(JPCC Worship)

 

Bait :

  B                 F#

Dalam Kelemahanku Kasih KaruniaMu

   E                             B                B    F#    E    B

Brikan Ku Sgala Yang Terbaik DariMu

 

  B                    F#

Hatiku Pun Bersyukur Jiwaku Bersuka

    E                               B

Kau T’lah Sediakan Yang Terbaik Bagiku

  B                  F#

Impianku DalamMu Kau Masa Depanku

  E                           B

Hidupku Tak Berarti Jika TanpaMu

 

G#m   B       E   F#

Datanglah K’rajaanMu

       G#m       F#

S’gnap Hidupku MilikMu

    E                            B

Dan Yang Kurindukan Selalu Hanya Kau

 

Reff :

                      F#                   E

Tiada Yang Lain Hanya Kau Bertambah Dan Ku Berkurang

                    B

Dunia Melihat Kau Terang

         B

Oh Hanya Kau Bebaskan Ku

      F#                 E                B

Hanya Kau Jalan Terang Hidupku Menyatakan Hanya Kau

 

Bait :

     B                F#

Nyatakan PribadiMu Di Dalam Hidupku

    E                           B

Dan S’mua Kemuliaan Kembali PadaMu

 

Bridge :

G#m  Bb/F#  B

E  B  F#

G#m  F#  E

Ooo

 

 

“Tetapi jawab Tuhan kepadaku: Cukuplah kasih karunia- Ku bagimu

Sebab justru dalam kelemahanlah kuasa- Ku menjadi sempurna

Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku

Supaya kuasa Kristus turun menaungi aku”

2 Korintus 12 : 9

 

 

GOD Bless You

 

 

 

Tuesday, July 28, 2026

(ArBer)Jalan tercepat tidak selalu yang terbaik

 


Jalan tercepat tidak selalu yang terbaik

 

Aplikasi penunjuk jalan seperti gambar di atas selalu mengarahkan kita agar bisa mencapai tujuan dengan waktu yang sesingkat mungkin.  Sepertinya tidak ada aplikasi digital penunjuk jalan yang malahan sengaja menuntun kita menumpuh perjalanan berputar – putar sehingga memakan waktu yang lebih lama.

Alkitab mencta sesuatu yang unik yaitu ketika Tuhan sendiri menuntun bangsa Israel keluar dari tanah Mesir menuju tanah perjanjian.  Tuhan tidak menuntun mereka melalui jalan yang terdekat, agar tidak menghabiskan banyak waktu, malahan Ia menuntun bangsa itu berputar dan melewatu padang gurun yang tandus.  Bahkan perjalanan terbut memakan waktu sampai dengan berpuluh – puluh tahun.

Maksud Tuhan adalah jelas adalah agar bangsa tersebut tidak menyesal ketika mendapatkan segala hal dengan relatif mudah.  Tuhan ingin bnagsa itu sadar bahwa dalam perjalanan panjang sekalipun Tuhan selalu menyertai mereka dan membentuk iman mereka lebih kuat lagi.  Jadi jikalau saat ini ada diantara kita yang merasa diajak “berputar – putar” dalam kehidupan ini, janganlah kecewa sebab Tuhan pasti tetap menyertai kita, dan bahkan bisa jadi ada maksud lain dari- Nya, sehingga perjalan kita tidak cepat sampai!

Jalan tercepat belum tentu adalah jalan terbaik dan ter-aman! Yakinilah arahan dari kehendak Tuhan, melalui jalan manapun!

 

“Setelah Firaun membiarkan bangsa itu pergi,

 Allah tidak menuntun mereka melalui jalan ke negeri orang Filistin

Walaupun jalan ini yang paling dekat

.................................

Tetapi Allah menuntun bangsa itu berputar melalui

Jalan ke padang gurun menuju ke laut Teberau

.................................................”

 Keluaran 13 : 17 - 18

 

God Bless You

Monday, July 27, 2026

(LaBer)Jump Into The Light

 


Jump Into The Light 

(Hillsong Kids)

 

D           G

Jump, Jump, Jump

         A             D

Into The Light, Light, Light

D         G

Run, Run, Run Away

     A          D

From What's Not Right

D           G

Jump, Jump, Jump

           A           Bm

Out Of The Dark, Dark, Dark

G      D/F#

Run To Jesus

    A             D      G

And Give Him Your Heart

 

D

He Is The Light

G

He Is The Light

Bm

He Is The Light

    A

The Light

 

 

“Maka Yesus berkata pula kepada banyak orang, 

Kata – Nya Akulah terang dunia; barang siapa mengikuti Aku

Ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan

Ia akan mempunyai terang hidup”

Yohanes 8 : 12

 

 

GOD Bless You

 

 

 

Sunday, July 26, 2026

(ArBer)Sebelum datang dan berdoa kepada- Nya!



Sebelum datang dan berdoa kepada- Nya


Tuhan senang ketika umat-Nya mau datang dan berdoa kepada-Nya. Doa adalah bentuk ketaatan, rasa syukur, serta komunikasi yang intens dengan Yang Mahakuasa. Tuhan tidak akan pernah menolak setiap doa kita, namun Tuhan yang kudus juga menginginkan agar kita bersih sebelum datang ke hadirat-Nya.

Salah satu hal yang ditekankan Tuhan Yesus sebelum kita datang membawa segala permohonan adalah membereskan terlebih dahulu urusan kita dengan sesama manusia, terutama dalam hal memberikan pengampunan. Rasa pahit dan kebencian terhadap sesama adalah hal buruk yang tidak pantas kita bawa, apalagi ketika menghadap hadirat Tuhan. Oleh karena itu, siapa pun yang ingin dekat dengan Tuhan, sebaiknya memperbaiki terlebih dahulu hubungan yang retak dengan sesamanya.

Kita tidak mungkin mengatakan mengasihi Dia, jika kasih kita terbatas hanya kepada orang-orang tertentu saja. Ketika kebencian terhadap sesama masih ada di dalam hati kita, mungkinkah kita mengasihi Tuhan dengan sepenuh hati? Pantaskah kita memohon pengampunan dalam doa kepada Tuhan? Jadi, ampunilah dan berdamailah terlebih dahulu dengan sesama kita. Jika hati kita sudah terbebas dari racun dosa, maka Tuhan juga akan mengampuni serta menguduskan hati kita.

Jika menginginkan pengampunan dari Tuhan, maka jangan lupa untuk mengampuni sesamamu!


“Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu

Sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu

Terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga

Mengampuni kesalahan – kesalahanmu”

 Markus 11 : 25

 

God Bless You