Sunday, February 22, 2026

(PuBer)Setelah saya menua, Tuhan tetap sama!

 


Setelah saya menua, Tuhan tetap sama!

 

Musim pasti berganti

Yang lahir akan dewasa juga

Buah berasal dari kecilnya biji

Tanah juga berubah begitu rupa

Tidak ada yang abadi

Manusiapun pasti menua

 

Dari bayi sampai beruban

Dari sehat sampai sakit parah

Waktu di dunia terus berjalan

Manusia berubah dan menjadi lelah

Keabadian hanya milik Tuhan

Penyertaan- Nya tetap tak akan berubah

 

Tuhan mengasihi ketika semenjak kecul

Tuhan tetap menyanggi kita ketika menjadi tua

 

“Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai

Masa putih rambutmu Aku menggendong kamu

Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus;

Aku mau memikul kamu dan menyelmatkan kamu”

Yesaya 46 : 4

God Bless You

(ArBer) Orang tua menghilangkan nyawa anak

 


Orang tua menghilangkan nyawa anak

 

Anak – anak pasti pernah berbuat kenakalan ataupun kesalahan.  Adalah wajar jikalau mereka melakukan kesalahan, dan wajar juga bagi kita orang tuanya untuk menegur secara lisan atau bahkan melakukan kekerasan fisik yang sifatnya mendidik.  Kekerasan fisik yang tentunya disesuaikan dengan keadaan atau kondisi fisik sang anak, dan orang tua juga harus dalam keadaan tenang serta tidak dipenuhi amarah.

Fakta dilapangan terbukti ternyata masih ada saja orang tua yang mendidik dengan kekerasan fisik yang berlebihan, bahkan ada yang sampai membuat sang anak menderita cacat fisik sampai yang paling parah yaitu kehilanggan naywa mereka.  Lalu apakah memang dibenarkan orang tua bebas melakukan apa saja dengan dasar mendidik anak – anak?

Anak – anak adalah anugerah dari Tuhan allah yang sekaligus mengajarkan tanggug jawab kepada orang tua mereka.  Tanggung jawab yang bukan hanya ketika berada di dalam dunia ini saja, namun sampai pada ketika Tuhan memanggil sang orang tua kembali kepada- Nya!  Jadi pertimbangkanlah apa yang pantas dilakukan untuk mendidik anak – anak!  Tentukan cara apakah yang paling efektif dan efisien agar mereka dapat bertumbuh dengan benar, yang jelas cara yang tidak bertentangan dengan lebanaran firman Tuhan!

Ketika Tuhan mempercayakan anak, bukan berarti seutuhnya kehidupan anak tersebut milik kita, namun anak – anak teresebut tetaplah milik Tuhan yang harus benar – benar kita kasihi, jaga, didik dan rawat dengan baik!

 

“Hajarlah anakmu selama ada harapan,

Tetapi jangan engkau mengingini kematianya”

Amsal 19 : 18

 

God Bless You

Thursday, February 19, 2026

(ArBer)Latih dan kuasailah tubuhmu!

 


Latih dan kuasailah tubuhmu!

 

Tubuh yang terlatih tentunya akan lebih siap menghadapi berbagai ancaman virus penyakit.  Dari dalam juuga mampu memperkuat metabolisme tubuh dan kerja organ tubuh, jadi melatioh tubuh fisik agar selalu sehat dan bugarvsangatlah penting bagi kita semua.

Melatih tubuh dan menguasai versi Rasul Paulus sedikit agak sedikit berbeda.  Tujuannya bukan hanya untuk menolak virus penyakit namun agar tidak di tolak oleh karena pemberitaan injil yang dikerjakannya.  Rasul Paulus menggunakan segala hal untuk melakukan pengabaran injil, termasuk dengan tubuh jasmaninya, melalui perkataan dan juga tentunyab tindakan nyata.

Rasul Paulus menyadari banyaknya tindakan yang dilakukan akan membawa konsekuensi juga bagi dirinya sendiri jikalau memang apa yang dia contohkan untuk diperbuat orang lain malahan tidak diperbuatnya sendiri.  Rasul Paulus takut malahan ditolak oleh karena ia sendiri tidak menguasai tubuhnya sendiri termasuk perkataan serta tindakannya.  Jadi kita wajib juga melatih seluruh panca indera kita dalam tindakan maupun perkataan, janganlah kita sampai tidak sanggup mengendalikan perkataan kita ataupun tindakan yang mengakibatkan malahan kita

Ditolak oleh sesama kita karena tidak oonsisten antara pemikiran, perkataan dan juga tindakan!

Melatih tubuh bukanlah perkara mudah, namun hal tersebut adalah hal penting yang akam membawa kita diterima ataupun ditolak sesama!

 

“Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya

Supaya setelah memberitakan injil kepada orang lain

Jangan aku sendiri ditolak”

1 Korintus 9 : 27

 

God Bless You

(LaBer)Firman Hidup Kekal

 

 


Firman Hidup Kekal

NP 98





Key: D

 

G                D

Rindu aku 'kan InjilNya,

 

               G

Firman hidup kekal;

 

G               D

Sangat indah serta nyata,

 

               G

Firman hidup kekal;

 

G             C

Yang memb'ri ajaran,

 

G         G

Tugas kewajiban:

 

 

Reff :

 

D             G

Firman indah, Firman ajaib,

 

D              G

Firman hidup kekal;

 

D             G

Firman indah, Firman ajaib,

 

D              G

Firman hidup kekal.

 

“Karena kamu telah dilahirkan kembali

Bukan dari benih yang fana,

Tetapi dari benih yang tidak fana

Oleh firman Allah yang hidup dan yang kekal”

1 Petrus 1 : 23

 

 

GOD Bless You

 

 

 

Wednesday, February 18, 2026

(ArBer)Lebih berharga dari banyak burung

 


Lebih berharga dari banyak burung

 

Burung – burung biasanya tahu kapan akan mendapatkan makanan.  Ketika mereka melihat banyak manusia berkumpul dibawa, mereka tidak takut untuk turun menghampiri.  Biasanya kita yang melihat kumpulan burung – burung yang ramai tersebut langsung memberikan apa saja yang ada di tangan kita untuk mereka. Awalnya mungkin hanya satu atau dua burung yang datang, namun beberapa kemudian burung yang datang akan semakin banyak menunggu makanan dari kita.

Tidak seperti manusia yang membuthkan kerja keras sebelum mendapat makanan, Tuhan yang meinciptakan burung ternyata memberi mereka makan dengan Cuma Cuma juga.  Semua hewan disediakan makanannya masing - masing oleh Tuhan, lalu apalagikah manusia?

Menurut perhitungan kuno Tiongkok melalui kalender lunar, tahun ini baru saja memasuki tahun baru dengan lambang shio yang baru.  Banyak yang melamarkan ini dan itu terhadap beberapa shio yang dianggap bertentangan dengan tahun “ kuda api “, lalu napakah respon kita? Apakah kita juga kuatir akan hal tersebut? Sebelum kita over thinking , ingatlah kembali kepada burung – burung di udara yang tidak menabur dan menuai tetapi Tuhan jaga serta beri makan selalu, masakah kita yang adalah bagaikan “biji mata” Tuhan tidak diperhatikan- Nya?

Selama burung pipit mendapatkan makanan, maka selama itu juga Tuhan tetap menyertaimu, hanya percaya dan berharaplah kepada- Nya!

 

“Bahkan rambut kepalamu pun terhitung semuanya

Karena itu janganlah takut. Karena kamu lebih

Berharga dari pada banyak burung pipit”

Lukas 12 : 7

 

God Bless You

Tuesday, February 17, 2026

(LaBer)Membelah Samudra

 

 


Membelah Samudra 

(Edward Chen)


 

Bait :

    C                       F/C

Ketika Ku Tak Sanggup Menghadapi

     Dm        G          C

Persoalan Yang Sedang Ku Alami

    F         G/F  Em      Am

Kau Berfirman    Serahkanlah!

    Dm           G

Kekuatiranku PadaMu

 

    C                   F/C

Ketika Jalan Buntu Di Depanku

     Dm      G            C

Tak Ada Satu Pun Yang Menolongku

    F         G/F  Em       Am

Kau Berfirman      Jangan Takut!

  Dm                G

Yesus Pasti Menolongku

 

Reff :

        C

Ku Percaya

          Am

Kau Berkuasa

         F         C/E

Membelah Samudra Untuk

     Dm        G

Jadi Jalan Bagiku

 

       C

Kupercaya

         Am

Kau Bekerja

         F        C/E

Mendatangkan Kebaikan

      Dm   G    C

Indah Pada Waktunya

 

“Ah, Tuhan ALLAH! Sesungguhnya Engkaulah

Yang menjadikan langit dan bumi dengan kekuatan- Mu

Yang besar dan dengan lengan- Mu yang terlentang

Tiada suatu apa pun yang mustahil untuk- Mu!”

Yeremia 32 : 17

 

 

GOD Bless You

 

 

 

(ArBer)Kumpul bersama demi kebersamaan di dalam Tuhan

 


Kumpul bersama demi kebersamaan di dalam Tuhan

 

Pesan Rasul Paulus kepada jemaat Efesus untuk selalu menjaga kesatuan dalam ikatan damai sejahtera sepertinya cukup relevan bagi kita semua orang percaya.  Apalagi memasuki momen hari raya Imlek yang identik dengan kumpul – kumpul keluarga.

Beberapa orang mungkin ingin menghindari momen kumpul – kumpul keluarga besar serta kerabat dengan berbagai macam alasan pribadi.  Nyatanya kumpul bersama di momen tertentu sebenarnya tidak serta merta selalu membahas topik tentang pribadi tertentu saja.  Banyak hal bisa dibahas dan termasuk juga membahas akan penyertaan Tuhan, kebenaran firman Tuhan ataupun hal – hal rohani peribadi yang dapat meningkatkan ke- imanan antar sesama.

Kesatuan serta kebersamaan dalam ikatan perdamaian adalah salah satu tujuan utama dalam momen perkumpulan kelaurag serta kerabat.  Sebaisa mungkin kita sebagai anak – anak Tuhan harus ikut serta dan malahan terus menjaga kegiatan tersebut agar diantara kelaurag dan sesama ada rasa kebersamaan serta iktan pribadi yang kuat.  Dampak positifnya adalah selain sesama anggota keluarga bisa lebih saling terbuka, ada juga kesempatan bagi kita untuk dapat membantu mereka yang berada di dalam pergumulan, dan intinya adalah agar kesatuan tersebut dapat terus menyatakan kebenaran firman Tuhan dan juga kasih Kristus Yesus!

Yesus Kristus senang berkumpul dengan banyak orang, karena dimomen seperti itu, Ia mempunyai kesempatan untuk mengabaarkan injil dan juga untuk menyatakan kasih- Nya secara nyata!

 

“Dan berusahalah memelihara kesatuan

Roh oleh ikatan damai sejahtera”

Efesus 4 : 3

 

God Bless You