Wednesday, August 12, 2026

(ArBer) Tangan Tuhan mampu meraih tangan kita!

 


Tangan Tuhan mampu meraih tangan kita!

 

Perhatikanlah gambar di atas, jikalau gambar di atas tersebut berhenti seperti itu, rasanga ada sesuatu yang janggal.  Msakah Tuhan tidak dapat meraih tangan anak- Nya yang terulur kepada- Nya? Sepertinya hal tersebut tidaklah mungkion, mengingat besarnya kasih Tuhan Allah kita.

Logika manusia mudah sekali dipermainkan oleh si jahat yaitu Iblis.  Ketika kita berdoa kita tidak sungguh – sungguh beriman, ketika kita meminta kita tidak sungguh – sungguh meminta sesuai dengan kehendak Tuhan.  Akhirnya Iblis membisiki kita sehingga kita meragukan pertolongan Tuhan.  Kita bahkan mempertanyakan apakah tangan Tuhan tidak sepanjang itu sehingga tidak sampai menggapai tangan kita?

Bangsa Isael juga berpikir seperti ketika mereka mengalami pembuangan.  Bangsa tersebut sebenarnya meninggalkan Allah terlebih dahulu, sehingga mereka tidak menyadari uluran tanga Tuhan!  Melalui nabi Yesaya, Tuhan Allah menjelaskan fakta yang nyata yaitu bahwa Tuhan Allah sebenarnya tidak pernah meningglkan umat- Nya, hanya saja umat- Nya tidak mencari Tuhan dengan sungguh – sungguh! Bahkan ketika Tuhan datang, mereka malahan menjauh!  Lalu apakah keadaan kita sama seperti keadaan bangsa Israel kala itu? Apakah kita merasa tangan Tuhan tidak mampu meraih kita?

Tangan Tuhan tidak pernah kurang panjang untuk meraih tangan kita, hanya saja kita kurang sungguh – sungguh ketika mengankat tangan dan memohon kepada- Nya!

 

“Mengapa ketika Aku datang tidak ada orang,

Dan ketika Aku memanggil tidak ada yang menjawab?

Mungkinkah tangan-Ku terlalu pendek untuk membebaskan

Atau tidak adakah kekuatan pada-Ku untuk melepaskan?

..................................................................”

 Yesaya 50 : 2

 

God Bless You

Tuesday, August 11, 2026

(ArBer)Saling berbalasan

 


Saling berbalasan

 

Melihat keadaan dunia ini, ternyata sungguh jauh dari kata perdamaian.  Negara – negara bukannya bersaing unutk menciptkan keadaan kondusif dan penuh kedamaian, malahan melakukan sebaliknya, yaitu negara – negara selalu membalas perlakuan buruk dari pihak lain, sehingga timbullah perang berkepanjangan.

Jangankan bicara dengan skala yang luas seperti sebuah negara, secara individu saja, kia nyatanya sulit menahan amarah, dan terkadang malahan hobi untuk membalas dendam bagi siapa saja yang berbuat jahat kepada kita.  Bukan begitu? Bahkan kita yang mengaku mengenal firman Tuhan juga, sering terpancing melakukan pembalasan.

Petrus berpesan dengan sangat kepada jemaat di Roma agar mereka semua bukan saja mengenal dan emmahami firman Tuhan, namun juga menerapkanya dalam kehidupan mereka.  Salah satu yang sederhana adalah hidup dengan penuh damai antar semsama.  Dalam hidup ini pasti ada saja ornag yang ingin bebruat jahat, namun jikalau kita tidak meresponinya dengan hal jahat juga, maka kejahatan akan berhenti dan perdamian pastinya akan tercipta! Jadi usahakanlah jangan membalas sebab itu akan menjauhkan untuk mesujudkan kedamian.

Membalas kejahatan dengan kejahatan tidak membuat kita menang, namun jikallau kejahatan kita balas dengan perbuatan kasih, maka sesunggunya kita sudah menang oleh karena telah mewujudkan perdamian di dunia ini!

 

“Janhanlah membalas kejahatan dengan kejahatan

Lakukanlah apa yang baik bagi semua orang!

Sedapat – dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu

Hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang!”

 Roma 12 : 17 - 18

 

God Bless You

Monday, August 10, 2026

(PuBer)Menaungi dengan sayap- Nya!

 


Menaungi dengan sayap- Nya!

 

Pada waktu terjaga kulihat banyak bahaya

Ku tak gentar sebab Tuhan di depanku

Waktu ku terlelap, ancaman tetap ada

Namun Tuhan menyediakan sayap-Nya untukku

 

Kasih setia Tuhan mengelilingi umat- Nya

Tidak ada bahaya yang perlu diktakuti

Tuhan tidak pernah memejamkan mata

Mata-Nya mengawasi, sayap- Nya melindungi

 

Bagiakan induk yang rela berkorban

Melindungi setiap saat apapun yang terjadi

Tuhan setia dan sanggup menyelamatkan

Jangan pernah mengandalkan diri sendiri

 

Induk yang melindungi anak – anak- Nya layaknya

Tuhan yang menaungi umat yang dikasihi- Nya!

 

“Betapa berharganya kasih setia- Mu, ya Allah!

Anak – anak manusia berlindung dalam

Naungan sayap- Mu!”

Mazmur 36 : 8

God Bless You

(LaBer)Reveal

 


Reveal 

(Life Tree)

 

Intro :

A  Em  Bm  Dm

A  Em  Bm  Dm

 

Verse :

A         Amaj7        D/A

  You Are Lord, Mighty God

                Amaj7

  And I Worship You

A        Amaj7      D/A

  Living God, Risen One

                   Amaj7

  You Reign Victorious

    F#m          C#m

  Hosanna To The Lamb

                 D

  Who’s Worth Of Praise

                  Dm

  Who’s Mighty To Save

 

Chorus :

  A                  Em

Reveal Your Glory Oh Lord

  Bm                 Dm

Reveal Your Mercy In Me

       C#m         F#

Reveal It More And More

                      Bm

Your Glory Fills This Place

             Dm              A

As I Worship You, My Lord, Jesus

 

 

“The Lord your God is with you,

    The Mighty Warrior who saves.

He will take great delight in you;

    In his love he will no longer rebuke you,

    But will rejoice over you with singing.””

Zephaniah 3:17

 

 

GOD Bless You

 

 

 

Friday, August 7, 2026

(ArBer) Mereka semua adalah domba Allah!

 


Mereka semua adalah domba Allah!

 

Umat Tuhan ternyata bukan hanya sebatas bangsa Israel saja yang keturunan bilogis secara langsung dengan Abraham.  Umat Tuhan ternyata bukan hanya tertuju pada ras tertentu saja, ternyata semua ras yang ada di muka bumi ini.

Petrus pernah mengalami mimpi yang aneh ketika ia disediakan makanan haram oleh Tuhan.  Setelah kejadian itu barulah ia sadar bahwa Tuhanlah yang menghalalkan segala hal, dan keadaan itu adalah gambaran jelas bahwa bukan hanya “domba” Yahudi yang perlu diselamatkan, namun juga segala domba lain, apapun jenisnya.

Intinya adalah keselamatan tidak berifat ekslusif kepada bangsa tertentu.  Semua suku bangsa di dalam dunia ini memburuhkan keselamatan.  Orang percayalah yang harus membawa kembali domba – domba kepada Sang Gembala sejati.  Jadi mulai hari ini mintalah Roh Kudus menguatkan hati kita agar kita dapat bersaksi akan kerya keselamatan Tuhan melalui Kristus Yesus kepada semua orang tanpa batasan apapun, termasuk suku ras ataupun gender.

Apapun jenis dan warna bulunya, domba – domba itu adalah kepunyaan Tuhan yang paling berharga!

“........................

jadi keoada bangsa - bangsa lain juga

Allah mengaruniakan pertobatan yang 

Memimpin kepada hidup”

 Kisah Para Rasul 11 : 18

 

God Bless You

Wednesday, August 5, 2026

(LaBer)Kupercaya JanjiMu


Kupercaya JanjiMu 

(Maria Shandi)


 

Bait :

      Gmaj7                     D/F#

Saat ‘Ku Hancur Hati ‘Ku Datang Pada-Mu

      Gmaj7                    D/F#

Kau Beri Kekuatan Dan B’ri Penghiburan

     Gmaj7                   D/F#

Saat Tak Seorang Pun Dapat Kuandalkan

         Em                      A11

Kau Yang Memberi Jalan, Kau Yang Menuntunku

 

      Gmaj7                   D/F#

Saat ‘Ku Tak Mengerti Dalam Hidup Ini

      Gmaj7                D/F#

Namun Firman-Mu Selalu Menerangiku

       Gmaj7                D/F#

Engkau Yang Buatku Kuat Lewati Semua

       Em                   A11

Engkau Pertolonganku Tempat Harapanku

 

Reff :

  D   D/F#  G          A           D    Bm

Tuhan.. ‘Ku Percaya Janji-Mu Dalam Hidupku

    G            A

Kau B’ri Kemenangan

  D   D/F#  G          A    Bbdim  Bm     A       G   D/F#

Tuhan.. Kau Selalu Setia Di Dalam  Hi    dup    ku

       Em

Kau Berharga Bagiku

       A                    D

Kaulah Jaminanku Dalam Hidupku

 

 

“Tetapi terhadap janji Allah 

Ia tidak bimbang karena ketidakpercayaan

Malah ia diperkuat dalam imannya dan

Ia memuliakan Allah”

Roma 4 : 20

 

 

GOD Bless You

 

 

 


(ArBer)Waspadalah, jika tidak mau menjadi mangsanya!

 


Waspadalah, jika tidak mau menjadi mangsanya!

 

Manusia tidak akan pernah aman di muka bumi ini.  Bahaya dan ancaman tidak akan pernah meninggalkan umat manusia.  Rasul Petrus dalam suratnya menjelaskan bahwa akan selalu ada lawan yang kerap mengintai orang percaya, jadi diperluakn kewaspadaan selalu.

Tidak semua yang berjalan baik akan terlihat baik – baik saja pada akhirnya.  Segala hal bisa jadi terjadi, oleh karena itu orang percaya harus tetap bersyukur namun juga waspada setiap waktu.  Sebisa mungkin jangan memberikan kesempatan kepada si jahat untuk masuk ke dalam hati serta pikiran kita sehingga “mengkerdilkan” iman kita.

Kunci utama dalam kewaspadaan adalah selalu berhubungan dekat dengan Tuhan Allah itu sendiri.  Jikalau kita rajin membaca firman Tuhan, dan tidak lalai beribadah serta bersekutu bersama saudara se- Iman, maka niscaya iman kita juga akan berakar kuat didalam- Nya.  Satu yang pasti sesaat saja kita meningalkan kebiasaan yang membangun kerohanian serta iman kita, maka bahaya besar seudah mengintai di depan mata, sebab si jahat tidak pernah sedritikpun memalinkan matanya dari kita semua orang percaya!

Sesaat saja kita tidak berjaga – jaga dari si jahat, maka sudah pasti kita akan menjadi mangsanya! Jadi waspadalah dengan selalu dekat dengan Tuhan!

 

“Sadarlah  dan berjaga – jagalah! Lawanmu, si Iblis

Berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum – aum

Dan mencari orang yang dapat ditelannya”

 1 Petrus 5 : 8

 

God Bless You