Pergunakan segala penghasilanmu dengan bijak!
Jeratan
pinjaman online atau yang disebut “pinjol”
sebagian besar menyasar kepada mereka yang doyan akan judi online atau “judol”. Fakta
menariknya adalah lebih dari 70% mereka yang ketagihan “judol” adalah mereka
yang mempunyai penghasilan atau dalam usia produktif, yang artinya sebenarnya mereka sudah mempunyai penghasilan sendiri.
Pengahasilan
yang sebenarnya bisa mencukupi kebutuhan rumah tangga perlahan akan habis
jikalau sudah ketagihan dengan permainan judi di dunia maya tersebut. Bukannya berhenti setelah mengalami
kekalahan, biasanya orang akan semakin penasaran dan rela sampi untuk berhutang
lagi baik secara daring maupun luring. Akhirnya
yang terjadi adalah stress akan tagihan yang membengkak sampai dengan
perpecahan antara anggota keluarga.
Orang
percaya nyatanya juga tidak imun dari godaan judi daring yang mudah dikases
dengan mudah ini. Padahal jelas
dikatakan dalam firman Tuhan bahwa rejeki ataupun harta materi yang diperoleh
dengan kerja keras kita harus dipergunakan untuk makanan atau dalam bahasa
kesehariannya adalah untuk kebutuhan pokok.
Lalu masihkah kita merasa benar jikalau memainkan permainan judi daring
ini? Tidak tahukan bahwa harta kita adalah titipan Tuhan? dan selayaknya
dipergunakan untuk hal – hal yang sesuai dengan kehendak- Nya?
Pergunakan
dan belanjakanlah uang hasil usamau untuk hal – hal yang berkenan serta
menyenangkan hati Tuhan, maka engkau akan selalu dipelihara- Nya!
“Mengapakah kamu
belanjakan uang
Untuk sesuatu yang
bukan roti, dan upah jerih payahmu
Untuk sesuatu yang
tidak mengenyangkan?
...........................................”
Yesaya 55 : 2
God Bless You






