Ketika mulut tak sanggup berkata - kata lagi!
Setiap
dari kita pasti pernah merasakan kegentiran hati ataupun kesedihan yang teramat
mendalam sehingga tidak akata – kata yang mampu kita ucapkan meskipun hanya di
dalam doa. Kita hanya terdiam meringis
di dalam hati, namun tidak mampu mengeluarkan suara oleh karena betapa sakitnya
hati. Lalu apakah dalam keadaan demikian
Tuhan diam saja dan tetap menanti terucapnya doa serta permohonan kita?
Tuhan
ternyata tidak diam saja melihat umat- Nya menderita dalam pergumulan
hidup. Roh Kudus adalah bukti Tuhan
Allah menyertai kita semua. Ketika mulut
kota tak mampu berdoa lagi, ternyata Roh tetap berdoa kepada Allah dengan isi
doa yang sama dengan pergumulan kita namun tidak terucapkan mulut kita. Roh Kudus tetap berdoa walaupun kita lidah
kita sendiri menjadi kelu di hadapan- Nya.
Roh
Penolong yang dikirimkan Tuhan Allah ketika Yresus naik ke surga mempunyai
btugas untuk selalu menyertai umat- Nya.
Roh memberikekuatan, mengingatkan dan juga bahkan menolong dengan nyata
ketika kita tak mampu menyatakan keluhan dalam doa. Intinya Roh Penolong tetap ada di dalam hati
kita serta bekerja tanpa kita sadari.
Jadinketika pergumulan hidup datang serta membuat kita tidak sanggup
berdoa, Penyertaan- Nya tetap ada dan keluhan kota yang tidak terucapkan tetap
didengar- Nya melalui doa dari Roh Penolong!
Roh
Penolong tetap bekerja nyata di dalam hidup orang percaya, meskipun orang
percaya jarang sekali menyadari- Nya!
“Demikian juga roh
membantu kita dalam kelemahan kita;
Sebab kita tidak tahu,
bagaimana sebenarnya harus berdoa;
Tetapi Roh sendiri
berdoa untuk kita kepada Allah
Dengan keluhan-keluhan
yang tidak terucapkan”
Roma 8 : 26
God Bless You






