Saling berbalasan
Melihat
keadaan dunia ini, ternyata sungguh jauh dari kata perdamaian. Negara – negara bukannya bersaing unutk
menciptkan keadaan kondusif dan penuh kedamaian, malahan melakukan sebaliknya,
yaitu negara – negara selalu membalas perlakuan buruk dari pihak lain, sehingga
timbullah perang berkepanjangan.
Jangankan
bicara dengan skala yang luas seperti sebuah negara, secara individu saja, kia
nyatanya sulit menahan amarah, dan terkadang malahan hobi untuk membalas dendam
bagi siapa saja yang berbuat jahat kepada kita.
Bukan begitu? Bahkan kita yang mengaku mengenal firman Tuhan juga,
sering terpancing melakukan pembalasan.
Petrus
berpesan dengan sangat kepada jemaat di Roma agar mereka semua bukan saja
mengenal dan emmahami firman Tuhan, namun juga menerapkanya dalam kehidupan mereka. Salah satu yang sederhana adalah hidup dengan
penuh damai antar semsama. Dalam hidup
ini pasti ada saja ornag yang ingin bebruat jahat, namun jikalau kita tidak
meresponinya dengan hal jahat juga, maka kejahatan akan berhenti dan perdamian
pastinya akan tercipta! Jadi usahakanlah jangan membalas sebab itu akan
menjauhkan untuk mesujudkan kedamian.
Membalas
kejahatan dengan kejahatan tidak membuat kita menang, namun jikallau kejahatan
kita balas dengan perbuatan kasih, maka sesunggunya kita sudah menang oleh
karena telah mewujudkan perdamian di dunia ini!
“Janhanlah membalas
kejahatan dengan kejahatan
Lakukanlah apa yang
baik bagi semua orang!
Sedapat – dapatnya,
kalau hal itu bergantung padamu
Hiduplah dalam
perdamaian dengan semua orang!”
Roma 12 : 17 - 18
God Bless You






