Thursday, July 2, 2026

(LaBer) Jam Kehidupan Diputar Sekali

 


Jam Kehidupan Diputar Sekali

Herlin Pirena



Key: G

 

G         C     D         G

Jam kehidupan diputar sekali

Em         C             D              B

Dan tak seorangpun tahu kapan kan berhenti

    Em        Am        C             D

Mungkin hari ini... mungkin esok, mungkin nanti

G       C            D              G

Cepat atau lambat... tak s'orangpun tahu

Am   D     G

Bila waktunya

 

G         C      D         G

Jam kehidupan diputar sekali

Em         C             D              B

dan tak seorangpun tahu kapan kan berhenti

  Em            C             D

Sadarilah kawan hidup ini tak terulang

G           C       D              G

S'karanglah waktunya yang kau miliki

Am       D     G

S'karang waktunya

 

 

Reff :

 

    C    D      G    Em

Milikilah kasih Yesus

        Am        D           G

Yang menjadikan hidupmu berarti

     C    D     G

Bekerjalah di ladangnya

C          D          G

Agar hidup tiada percuma

 

 

“Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.

Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, 

Itu berarti bagiku bekerja memberi buah.

Jadi mana yang harus kupilih, aku tidak tahu”

Filipi  1 : 21 - 22

 

 

GOD Bless You

 

 

 

(ArBer)Kitalah yang dipilih Tuhan!

 


Kitalah yang dipilih Tuhan!

 

Banyak hal di dalam dunia ini yang harus kita pilih atau tentukan sendiri oleh karena menyangkut masa depan kita.  Contohnya adalah seperti jurusan pendidikan yang akan kita tempuh, memilih pasangan hidup, sampai dengan memilih pekerjaan ataupun jenjang karir yang bisa kita jalani.  Lalu apakah beriman serta mengikuti Tuhan adalah pilihan kita sendiri? Secara logika memang itu pilihan kita secara sadar, namun secara iman, ternyata tuhan;ah yang lebih dahulu memilih kita.

Yesus menjeaskan bahwa setiap orang yang mau mengikuti – Nya adalah sahabat- Nya.  Yesus bahkan menambahkan Ia rela mati demi kita yang telah dianggap sahabat- Nya.  Jadi jelaslah sudah Ia yang menggangap kita sahabat- Nya dan benar adanya Tuhan Yesuslah yang telah memilih kita terlebih dahulu.

Tuhan Yesus tahu bahwa ketika memilih kita yang adalah orang berdosa, maka Ia harus mengorbankan diri- Nya sendiri, namun Ia tetap memilih kita.  Ketika kita merasa kita mengambil keputusan untuk percaya dan hidup sesuai kehendak- Nya, maka itu sebenarnya juga adalah pekerjaan- Nya melalui Roh Kudus yang memampukan kita mengerti kehendak- Nya.  Jadi percayalah bahwa Tuhan yang telah memilih kita! lalu bersyukurlah karena kita yang tidak berharga telah menjadi berharga oleh karena kehendak- Nya sendiri!

Kita adalah pilhan Tuhan, jadi janganlah mengecewakan Ia yang telah memilih kita!

 

“Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu

Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi

Menghasilkan buah dan buahmu tetap, supaya apa yang kamu minta

Kepada Bapa dalam nama- Ku, diberikan- Nya kepadamu”

Yohanes 15 : 16

 

God Bless You

Wednesday, July 1, 2026

(ArBer)Masakah waktumu hanya untuk uang saja?

 


Masakah waktumu hanya untuk uang saja?

 

Pasti banyaklah yang setuju dengan kalimat di atas, karena setiap menit yang terbuang diibaratkan juga dengan membuang kesempatan mendapatkan uang.  Apakah kita sebagai orang percaya juga berpikir demikian?

Orang percaya juga terkadang mengikuti arus dunia yaitu “mempersembahkan” seluruh waktu yang ada hanya untuk mendapatkan harta materi saja.  Padahal selain harta materi banyak hal penting yang lebih berharga, yang sapatutnya dikejar juga.  Seperti kesetiaan kepada Tuhan, damai sejahtera, kasih mengasihi dan berbagai hal lainnya yang tidak bersifat egoistis.

Semakin kita fokus untuk menumpuk banyak harta materi, maka kita akan semakin diperalat oleh barang fana tersebut.  Awalnya kita merasa dapat mengendalikan benda mati tersebut, namun perlahan kitalah yang menjadi hamba dan dikendalikan oleh harta yang ebrlimpah tersebut.  Jika sudah demikian maka tidak ada lagi yang ebrharga di hati serta pikiran kita selain dari pada harta materi yang adalah benda matai tersebut.  Jadi sebelum kita jadi hamba uang dan diperalatnya selama 24 jam, arahkanlah hati kita kepada firman Tuhan, dan dengan demikian fokus hidup kita akan berubah serta tidak tergantung lagi kepada hal – hal fana di dalam dunia ini!

Tuhan adalah pencipta waktu di dalam dunia ini, jadi sudah selayaknya segala waktu kita dipersembahkan untuk- Nya, dan bukan kepada hal – hal fana duniawi!

 

“Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu

Dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman:

Aku sekali – kali tidak akan membiarkan engkau dan

Aku sekali – kali tidak akan meninggalkan engkau”

Ibrani 13 : 5

 

God Bless You

Monday, June 29, 2026

(PuBer)Beryukurlah untuk setengah tahun ini!

 


Beryukurlah untuk setengah tahun ini!

 

Bersyukur atas segala kepahitan

Kepahitan hidup diubah Tuhan menjadi manis

Bersyukur atas segala kesdihan

Dengan demikian diingatkan untuk berdoa lebih keras

 

Bersyukur atas berlalunya tengah tahun

Perlindungan Tuhan nyata dalam setiap detiknya

Bersyukur atas segala kebaikan Tuhan

Segala kebaikan mengikuti orang percaya

 

Tuhan senantiasa menjaga umat- Nya

Beryukurlah selalu dan muliakan nama Tuhan

Tuhan menetapkan langkah manusia

Serahkanlah hidupmu di tangan Tuhan

 

Renungkalan segala kebaikan Tuhan

Bersyukurlah serta pujilah selalu kebaikan Tuhan

 

“Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik!

Bahwasanya untuk selama – lamanya kasih setia- Nya”

Mazmur 118 : 1

God Bless You

Sunday, June 28, 2026

(ArBer)Hindari makan bersama dengan penuh kebencian

 


Hindari makan bersama dengan penuh kebencian

 

Pemandangan pada gambar di atas memang cukuplah aneh, di mana musuh – musuh “Batman”(cerita komik) makan di meja yang sama.  Meskipun kelihatannya hidangan di meja makan cukup mewah, namun yang jelas ada kebencian di hati mereka masing – masing.  Jadi makanan mewahpun akhirnya menjadi percuma sebab tidak dapat dinikmati dengan hati yang tenang serta senang.

Alangkah baiknya makanan sederhana, namun dinikmati dengan orang – orang terkasih.  Walaupun hanya sayur sederhana, namun dinikmati bersama dan disertai dengan canda gurau bahagia, maka rasanya akan melebihi hidangan mahal dan mewah sekalipun.  Kitab Amsa juga menyatakan bahwa bukan kualitas makanannya yang menjadi tujuan utama, dalam makan bersama, namun lebih utama adalah perasaan dari mereka yang makan bersama.

 Jadi bagaimana perasaan anda ketika makan bersama dengan anggota keluarga ataupun kerabat anda? Adakah perasaan riang gembira? Atau malahan ada kebencian ataupun ganjaran di dalam hati? Meskipun di depan meja kita tersaji berbagai makanan mewah dan lezat.  Mulailah menghargai waktu berkumpul bersama termasuk waktu makan berasama di meja makan, gunakan kesemptan tersebut untuk saling berbagi kasih, terlepas dari apapaun yang tersaji di meja makan.

Menikmati waktu makan bersama adalah bagian dari mensyukuri kasih Tuhan serta kasih antar sesama! jadi manfaatkanlah dengan sebaik mungkin waktu tersebut!

 

“Lebih baik sepiring sayur dengan kasih

Dari pada lembu tambun dengan kebencian”

Amsal  15 : 17

 

God Bless You

(ArBer)Pakailah kata - kata yang sopan dan sepantasnya!

 


Pakailah kata - kata yang sopan dan sepantasnya!

 

Perdebatan yang ideal memang harus berjalan “panas”, dalam artian ada sangah – menyangah antara para pihak yang ikut serta.  Perdebatan memang memperbolehkan untuk saling berargumen dan saling menyanggah, hanya saja dengan kata – kata yang wajar dan bukan kata – kata kotor, apalagi berujung ke penghinaan ataupun tuduhan tanpa bukti.

Semakin banyak berbicara, akan semakin besar juga kemungkinan keluar kata – kata yang tidak sepantasnya dari mulur kita, oleh karena itu kita wajib untuk mengendalikan lidah kita.  Orang percaya yang seudah mengenal kebenaran, sudah seharusnya menjuahi kata – kata kotor, ataupun kata – kata yang dapat menimbulkan dampak negatif seperti kemarahan, kesedihan, ketakutan dan yang lainnya yang sifatnya mengecewakan pihak tertentu.

Rasul Paulus memberikan peringatan bagi jemaat Efesus agar dapat “menyaring” dahulu kata – kata kita sebelum diucapkan! Janganlah perkataan kiota justu menjatuhkan sesama kita, namun sebaliknya orang percaya harus mengelurkan kata – kata yang dapat membangun serta menguatkan sesama kita!  Jadi sudahkah adakah kata – kata kita hari ini yang membuat orang – orang disekitar kita bersemangat, berbahagia dan bersyukur kepada Tuhan?

Semakin banyak kata – kata kotor yang keluar dari mulut anda, semakin banyak juga dosa yang akan dihasilkan oleh anda serta juga orang – orang disekitar anda yang mendnegarnya!

 

“janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu

Tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun

Di mana perlu, supaya mereka yang

Mendengarnya, beroleh kasih karunia”

Efesus  4 : 29

 

God Bless You

Friday, June 26, 2026

(ArBer)Bukan hasil usahamu!

 


Bukan hasil usahamu!

 

Pemimpin negara yang satu ini kerap merasa berjasa dalam banyak hal.  Bukan hanya dalam urusan dalam negerinya, namun juga sampai urusan luar negerinya dan juga urusan negera lain.  Ia merasa perbuatan serta usahanyalah yang membuat negara yang dipimpinya lebih maju lagi dari sebelumnya.

Untuk urusan dalam dunia ini, mungkin manusia bisa bermegah, meskipun sebenarnya tidak pantas bermegah, namun dalam urusan keselamtan, manusia sama sekali tidak boleh untuk bermegah.  Keselamatan tidak dikerjakan oleh manusia, malahan tidak mungkin mampu dikerjakan mansuia.  Keselematan adalah murni adalah pemberian dari Allah.

Tuhan Allah sendiri yang mengerjakan keselamtan melalui pengorbanan Anak- Nya yang tunggal.  Setelahnya Tuhan Allah juga membuat hati kita untuk terus beriman dan mau mengenal firman Tuhan.  Jadi secara keseluruhan memang Tuhan Allahlah yang berperan secara total dalam menganugerahkan serta mengerjakan keselmatan tersebut.  Jadi janganlah kita merasa usaha kitalah yang  membuat kita memperoleh keselamatan, sebab Tuhanlah yang melunakkan hati kita agar mau percaya, menerima dan beriman kepada- Nya!

Tuhanlah yang mengushakan keselamatan bagi umat manusia, oleh karena umat manusia tidak mungkin meraihnya seorang diri!

 

“Sebab dengan kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman;

Itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah

Itu bukan hasil pekerjaanmu:

Jangan ada orang yang memegahkan diri”

Efesus  2 : 8 - 9

 

God Bless You