Ibadah + rasa cukup = Keuntungan besar
Rasa
puas ataupun kurang puas erat kaitannya dengan kata cukup atau tidak
cukup. Selama seseorang tidak merasa
cukup maka kepuasan itu tidak akan pernah dirasakan. Bahkan ketika semua yang diinginkan sudah
diraih ataupun digenggam, seseorang yang tidak mengerti kata cukup akan selalu
merasa tidak puas.
Bukan
hanya dalam hal perekonomian, dalam hal lainnya seperti pencapaian karir,
pouraitas ataupun pemegang kekuasaan tertentu semuanya itu harus disertai
dengan rasa cukup. Selama seseorang
tidak merasa cukup, maka apapun pencapaiannya hanya akan menjadi percuma serta
sia – sia saja. Oleh karena itu
diperlukan hati serta pikiran yang selalu bersyukur dan menerima apa adanya.
Surat
Rasul Paulus kepada Timotius menekankan keseimbangan dalam menentukan sikap
hidup. Manusia yang sudah lahir baru
seyogyanya mempunyai pemikiran yang berkenaan dengan kehendak Tuhan. Selain memusatkan hati serta pikiran kepada
hal rohani, setiap individu juga harus tahu akan rasa syukur. Semakin dekat dengan Tuhan dan semakin
berysukur atas segala yang dikaruniakan Tuhan, maka cukuplah itu semua! Dan manusia
tidak perlu lagi mengejar hal – hal duniawi lainnya yang sia - sia!
Utamakanlah
ibadah, dengan demikian hati kita akan
selalu dipenuhi rasa cukup serta syukur.
Itulah keuntungan besar bagi yang isa didpatkan anak – anak Tuhan!
“Memang ibadah itu
kalau disertai rasa cukup
Memberi keuntungan
besar”
1 Timotius 6 : 6
God Bless You






