Friday, June 19, 2026

(ArBer) Ciri khas suporter sepak bola Jepang!

 


Ciri khas suporter sepak bola Jepang!

 

Suporter ataupun pendukung tim nasional kesebelasan Jepang terkenal dengan budaya bersih – bersihnya.  Mereka bukan hanya melakukan hal tersebut di negara mereka, akan tetapi kebiasaan baik tersebut juga dilakukan di manapun mereka menyaksikan kesebelasan negera mereka bertanding.  Sungguh sebuat ciri khas dan tradisi yang patut ditiru oleh suporter bola manapun juga.

Lalu ciri khas apakah yang menggambarkan bahwa kita adalah anak – anak terang? Adakah kebiasaan yang bisa dilihat orang lain dan akhirnya mereka menyadari bahwa kita adalahorang percaya yaitu anak Tuhan?lalu apakah kita sendiri menyadari ciri khas apa yang berasal dari diri sendiri yang melambangkan kita adalah anak – anak- Nya?

Menurut rasul Paulus dalam kitab Roma, kita semua akan disebut anak Allah jika hidup kita dipimpin oleh Roh Allah.  Jadi walaupun kita mengaku kristen namun hidup kita mengikuti keinginan daging, maka kita bukanlah anak Allah.  Jikalau kita merelakan Roh Allah memeipin hidup kita sehingga sikap serta perbuatan kita seturut dengan kehendak Roh Kudus, maka dengan sangat jelas orang lain akan melihat kita sebagai anak Allah sang empunya kehidupan.  Jadi ada ciri tertentu yang bisa menandakan kita adalah anak Allah, hiduplah dengan hal tersebut tunjukkanlah kepada sesama kita!

Orang percaya dapat dikenal oleh karena kasih nyata, dan kasih nyata tersebut lahir dari iman kepada Yesus Kristus yang juga memimpin kita melalui Roh Allah yang kudus!

 

“Semua orang yang dipimpin Roh Allah

Adalah anak Allah”

Roma 8 : 14

 

God Bless You

Thursday, June 18, 2026

(ArBer)Mampu mengetahui langkah kakimu!

 


Mampu mengetahui langkah kakimu!

 

Perkembangan teknologi yang berkembang pesat membawa banyak dampak positif dalam kehidupan manusia.  Salah satunya adalah seperti gambar di atas, yaitu sebuah jam tangan “pintar” yang mampu menghitung langkah seseorang ketika memakainya.  Bukan hanya langkah, namun juga bisa menentukan berapa banyak kalori serta detak jantung seseorang ketika berolah raga. 

Ketika jam tangan “pintar” dapat memngetahui berapa banyak langkah kita, betapa hebatnya lagi Tuhan Allah kita yang bukan hanya tahu berapa banyak langkah kaki kita, namun juga mengawasi setiap langkah kaki kita.  Tuhan bahkan juga menentukan langkah kaki kita ke melalui jalan yang benar, sehingga bagi kita yang hidup benar serta percaya kepada- Nya tidak akan tersesat.

Pujilah nama Tuhan Allah kita yang begitu mengasihi umat- Nya yang mengetahui setiap langkah manusia, bahkan sebelum melangkahpunj Tuhan sudah tahu.  Percayakanlah setiap langkah kaki kita kepada- Nya melalui doa.  Dan satu yang pasti adalah janganlah menolak jalan yang telah ditentukan bagi langkah kaki kita, sebab Dia yang menetukan jalan untuk langkah kaki kita, Dia juga yang pasti akan menyertai kita!  Jadi andalkanlah Tuhan dalam setiap langkah kaki kita!

Belum ada teknologi buatan manusia yang mampu membuat langkah kaki kita selalu aman dan benar, hanya Anugerah Tuhanlah yang mampu melakukannya!

 

“Karena mata – Nya mengawasi jalan manusia

Dan Ia melihat segala langkahnya”

Ayub 34 : 21

 

God Bless You

(ArBer)Suka memuji diri sendiri

 


Suka memuji diri sendiri

 

Pemimpin pada gambar di atas adalah seorang pemimpin yang terkenal suka disanjung dan selalu ingin menjadi pusat perhatian.  Ia merasa lebih berkuasa dari pemimpin lainya, dan bahkan mengangkat dirinya sendiri menjadi pemimpin dari begitu banyak pemimpin negara lainnya.

Seseorang yang berprestasi ataupun berjasa, memang layak menerima pujian dari pihak lain, namun kiranya hal tersebjut berjalan secara alami apa adanya.  Janganlah karena mengaggap diri sendiri berprestasi ataupun lebih hebat, dan kemudian memuji diri sendiri dengan mulut sendiri dihadapan banyak orang.  Akhirnya pujian untuk diri sendiri lebih terdengar layaknya suatu kesombongan, yang akhirnya membuat orang – orang disekitarnya menjadi tidak respect ataupun cuek.

Jadi alangkah baiknya pujian tidak keluar dari mulut kita sendiri, sebab akan dinilai sebagai kesombongan diri.  Jikalau memang layak dipuji maka biarlah orang lain yang melakukannya, dan kita sendiri tetap berpegang pada prinsip “hanya Tuhanlah yang layak dipuji dan ditinggikan”.  Satu hal yang terpenting adalah kembalikan semua pujian tersebut kepada- Nya, sebab Dialah yang membuat kita dapat melakukan ini atau itu!

Pujian yang sebenarnya tidak berasal dari mulut kita sendiri, namun berasal dari Tuhan Allah melalui mulut sesama kita!

 

“Biarlah orang lain memuji engkau

Dan bukan mulutmu

Orang yang tidak kaukenal

Dan bukan bibirmu sendiri”

Amsal 27 : 2

 

God Bless You

Wednesday, June 17, 2026

(LaBer)Kasih Masih Ada

 


Kasih Masih Ada

Jonathan Prawira


Key: A

 

 A                E

Hanya Yang Pernah Merasakannya

F#M       E            D

Tahu Duri Dalam Dagingku

Bm            E       F#M

Ternyata Kaulah Yang Paling Mengerti

Bm           E

Rahasia Hatiku

 

 A                E

Walau Seakan Tiada Harapan

F#M       E            D

Kasih Yang T'lah Menjadi Dingin

Bm        E       F#M

Ku Suka Cara-Mu Memulihkan

Bm             E

Hatiku Yang Suam

 

Reff:

          A

Saat Yang Lainnya

E            F#M

Begitu Mudah Sirna

E            D

Kasih-Mu Ya Tuhan

E           A

Tetap Bertahan

 

E         A

Engkaulah Alasan

E        F#M

Hatiku Percaya

E         D

Kasih Masih Ada

E        A

Dalam Dunia

 

 

“Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat

Oleh karena kasih- Nya yang besar

Yang dilimpahkan- Nya kepada kita,”

Efesus  2 : 4

 

 

GOD Bless You

 

 

 

Monday, June 15, 2026

(ArBer)Seperti hewan yang harus ditarik - tarik

 


Seperti hewan yang harus ditarik - tarik 

 

Beberapa binatang memang harus ditarik agar mau mengikuti kehendak kita.  Sifat dasar dari mereka adalah bertahan hidup, dan bisa jadi manusia dianggap sebagai ancaman sehingga binatang tersebut harus dikendalikan menggunakan kekang atau apa saja yang membuat mereka bisa mengikuti kehendak kita.

Anehnya kita manusia juga terkadang memiliki sifat keras kepala seperti itu.  Celakanya kita menantang dan tidak mau menurut bukan kepada manusia melainkan kepada Tuhan Allah pencipta hidup kita sendiri.  Kita menolak segala kehendak serta ajaran- Nya, dan bahkan membutuhkan “tali kekang” agar bisa mengikuti kehendak Tuhan.

Tuhan tidak mungkin mengarahkan kita menuju jalan kebinasaan, sebaliknya Tuhan pasti senantiasa menuntun kita ke jalan kehidupan.  Ironisnya adalah, kita yang tidak mau dituntun- Nya serta kerap meninginkan jalan kita sendiri.  Meskipun terkadang Tuhan sudah menghunakan “tali kekang” kita juga masih bertahan atas kehendak kita dan tidak mau ditarik- Nya menuju jalan yang benar.  Jadi sudahkah kita menyadari persamaan kita dengan hewan – hewan yang kerap dikendalikan tali kekang? Maukah kita merubah sifat dan karakter keras kepala kita?

Tuhan selalu ingin menuntun umat- Nya ke jalan kebenaran dan hidup, hanya saja tidak semua umat- Nya mau dituntun- Nya! Apakah kita termasuk yang menolak dituntun- Nya?

 

“Janganlah seperti kuda atau bagal yang tidak berakal

Yang kegarangannya harus dikendalikan dengan tali les dan kekang

Kalau tidak, ia tidak akan mendekati engkau”

Mazmur 32 : 9

 

God Bless You

Sunday, June 14, 2026

(LaBer) Badaipun Pasti Berlalu

 


Badaipun Pasti Berlalu 

(Edward Chen)

 

Bait :

D             A/C#        Bm       G

  Kuatkan Hatiku Ya Allah,  Saat Lemah

D/F#  Em                D/F#

  Engkau Yang Selalu Ku Nantikan

    G        A

  Didalam Doaku

 

D               A/C#        Bm          G

  Tenangkan Jiwaku Ya Tuhan   Yang Tertekan

D/F#  Em               D/F#

  Engkau Yang Selalu Kuperlukan

    G         A

  Dalam Pujianku

 

Reff:

      D         F#m   G       A  D/F#

Ku Sembah Kau Allah   Yang Berkuasa

    Em          D/F#

Didalam Nama-Mu Ku Sanggup

 G          A

Atasi S’galanya

 

     D         F#m

Badaipun Pasti Berlalu

G    A        D/F#

Atas Perintah-Mu

     Em         D/F#

Oleh Janji-Mu Kukan Hidup

  G     A     D

Dalam Kemenangan

 

 

“Ia berkata kepada mereka : 

Mengapa kamu takut, kamu yang kurang percaya?

Lalu bangunlah Yesus menghardik angin dan danau itu

Maka danau itu menjadi teduh sekali

Dan heranlah orang – orang itu katanya:

Orang apakah Dia ini, sehingga angin dan danau pun taat kepada- Nya?”

Matius  8 : 26 - 27

 

 

GOD Bless You

 

 

 

Thursday, June 11, 2026

(ArBer)Musa membutuhkan bantuan Harun dan Hur

 


Musa membutuhkan bantuan Harun dan Hur

 

Musa tidak akan sanggup mengankat tongkat dalam genggaman tangannya sepanjang hari.  Gambar di atas jelas memperlihatkan ada bantuan dari Harun dan Hur yang ikut menopang tangan Musa agar tongkatnya bisa terus terangkat dan bangsa Israel bisa menang dalam peperangan.

Meskipun Musa adalah pemimpin yang langsung ditunjuk oleh Tuhan bukan berarti dia mampu melaksanakan segala tugas yang diberikan Tuhan Allah.  Musa tetap memebutuhkan bantuan dari orang lain.  Tanpa bantuan dari pihak lain Nabi ataupun utusan Tuhan manapun tidak akan sanggup mengatur ataupun melayani umat pilihan Tuhan seorang diri. 

Pemimpin gereja juga tentunya adalah manusia biasa yang membutuhkan uluran tangan serta dukungan dari pihak lain, terutama dari jemaat Tuhan.  Sebagai jemaat Tuhan kita wajib mendukun pimpnan gereja kita, terlepas dari apapun bentuk dukungannya.  Pemimpin gereja memang dipilih atas kehendak Tunan, namun bukan berarti ia mampu memimoin sendiri dan menjalankan tugas pelayanannya seorang diri, jadi siapapun pemimpinnya tidak mungkin akan mampu memimpin banyak orang seorang diri!

Kerja sama serta dukungan dari berbagai pihak adalah kunci keberhasilan bersama!

 

“Maka penatlah tangan Musa, sebab itu mereka mengambil

Sebuah batu, diletakkan di bawahnya, supaya ia duduk di atasnya;

Harun dan Hur menopang kedua belah tanganya, seorang di

Sisi yang satu, seorang di sisi yang lain, sehingga tanganya

Tidak bergerak sampai matahari terbenam”

Keluaran 17 : 12

 

God Bless You