Tuesday, August 18, 2026

(LaBer)Kau Rajaku

 


Kau Rajaku 

(True Worshippers)

 

     A

Dimuliakan

      D

Ditinggikan

      Bm

Yesus Tuhan

      E

Kau Rajaku

 

        A

Yang Bertahta

        D

Yang Berkuasa

      Bm

Yesus Tuhan

    E   A

Kau Rajaku

 

 

“Ya TUHAN, punya- Mulah kebesaran dan kejayaan

Kehormatan, kemasyhuran dan keagungan

Ya, segala – galanyayang  ada di langit dan di bumi!

Ya TUHAN punya – Mulah kerajaan dan Engkau yang tertinggi

Itu melebihi segala – galanya sebagai kepala”

1 Tawarikh 29 : 11

 

 

GOD Bless You

 

 

 

(ArBer)Pentinganya perencanaan serta perjanjian di awal!



Pentinganya perencanaan serta perjanjian di awal!

 

Kemanapun tujuan hidup, perencanaan amat penting diperlukan.  Jikalau kita ingin mencapai tujuan tersebut dengan berjalan bersama orang lain, maka sudah pasti harus ada perjanjian terlebih dahulu, agar bisa sampai ke tempat yang sama.

Berjalan seorang diri kerap kita lakukan oleh karena merasa hal tersebut lebih menenangkan.  Kita bebas melalui jalan manapun tanpa pertimbangan tertentu dan satu yang pasti kita mengurangi berbagai kerepotan yang akan muncul ketika berjalan bersama orang lain.  Pikiran tersebut tidaklah salah, namun kebahagian diri sendiri tidak akan sebanding dengan kebahagain bersama dengan orang lain jikalau sudah mencapai tujuan bersama.

Untuk dapat berjalan bersama orang lain, demi mencapai tempat akhir bersama, diperlukan perjanjian terlebih dahulu.  Komunikasi yang intens juga memperngaruhi perjalanan bersama menuju tujuan yang telah ditentukan bersama.  Intinya adalah banyak hal yang ahrus dipersiapkan bersama, namun dalam proses persiapan tersbut juga tentunya ada kebgahagian berlipat ganda yang akan timbul.  Jadi jikalau kita hari ini ingin berkomitmen untuk berjalan bersama dengan sesama kita, maka rencankanlah dahlu dengan matang sealanya, maka ke depannya perjalanan kita akan lebih menyenangkan semua pihak!

Sebelum mengadakan perjalanan bersma, maka adakanlah perjanjian dahulu, namun sebelum itu, datanglah terlebih dahulu kepada Tuhan!

 

“Berjalankah dua orang bersama – sama

Jika mereka belum berjanjian?”

 Amos 3 : 3

 

God Bless You

 

Monday, August 17, 2026

(LaBer)Bangkit Dan Bercahayalah

 


Bangkit Dan Bercahayalah

Lanny Nanlohy & Disciples Team


Key: F

 

           F

Bangkitlah menjadi terang

Dm7          F              F#o/D

Bercahayalah umat pilihan Allah

         Gm7

Agar dunia 'kan melihat

   Eb

perbuatanMu yang baik

     Gm7                 C11

dan memuliakan Bapa di surga

 

C          F             Dm7

Bangkitlah jadi pemenang kalahkan musuh

F              F#o/D

dengan kuasa Allah

  Gm7                C          F

Yesus 'kan b'ri kemenangan bagimu

 

Reff:

Em-5  A    Dm7          Em-5  A

       Jadikanlah kami alat-Mu

      Bb    C      F

dalam kuasa Roh Kudus

Em-5  A         Dm7        Em-5  A

       Biar k'rajaanMu ditegakkan

       Gm7                C11  C

diatas batu karang yang teguh

 

 

“Tetapi segala sesuatu yang sudah ditelanjangi oleh terang itu

Menjadi nampak, sebab semua yang nampak adalah terang

Itulah sebebnya dikatakan : Bangunlah hai kamu yang tidur

Dan Kristus akan bercahaya atas kamu”

Efesus 5 : 13 -14

 

 

GOD Bless You

 

 

 

(ArBer)Kata siapa sudah merdeka?

 


Kata siapa sudah merdeka?

 

Beberapa waktu yang lalu sempat viral, dimana kedapatan seseorang warga negara yang tidak memasang bendera dalam rangka memperingati HUT RI kita yang – 81.  Uniknya setelah mendapat teguran, orang tersebut malahan menyatakan sebuah kalimat mengejutkan yaitu “kata siapa sudah merdeka?”

Maksud dari perkataan orang itu mungkin “merdeka” dalam artian lain dan bukan merdeka atau lepas dari penjajahan bangsa asing.  Makna merdeka bisa diterjemahkan dalam berbagai sudut pandang tertentu, tergantung dari sisi mana seorang emmandang art kemerdekaan.  Satu hal yang pasti kemerdekaan dari sudut pandang Injil adalah mengacu kepada kemerdekaan sejati yang dianugerahkan Tuhan Allah sendiri melalui Kristus Yesus.

Rasul Paulus menyatakan bahwa Krisrus telah memerdekkan kita semua, yang berarti adalah tidak ada upaya dari ita semua, dan semata – mata itu semua adalah anugerah dari Tuhan Allah.  Indentitas baru sebagai orang yang merdeka sudah dikarunikan- Nya, jadi kita tinggal hidup didalam kemerdekaan yang tidak kita upayakan itu.  Uniknya saat ini kita masih tidak sepenuhnya hidup di dalam kemerdekaan yang dari Kristus, malahan masih tejebak oleh perhambaan keinginan duniawi.  Jadi ingatlah hal ini, bahwa di dalam Kristus “sekali merdeka tetaplah merdeka!” dan jangan pernah merasa belum merdeka, apalagi kembali lagi kepada perhambaan nafsu duniawi!

Jikalau Tuhan yang memerdekakan kita, maka kita benar – benar sudah merdeka, jadi jangan pernah bertanya lagi “kata siapa sudah merdeka!”

 

“Supaya kita sungguh – sungguh merdeka

Kristus telah memerdekakan kita.

Karena itu jangan mau lagi dikenakan

Kuk perhambaan”

 Galatia 5 : 1

 

God Bless You

Friday, August 14, 2026

(ArBer)Sudah bukan hamba lagi!

 


Sudah bukan hamba lagi!

 

Bagi orang percaya perhambaan kita terhadap keinginan duniawi serta dosa telah dimerdekakan oleh Tuhan Allah melalui Yesus Kristus.  Kuk perhambaan yang sudah ditinggalkan janganlah kita bawa lagi, sebab dengan demikian kita akan tetap menjadi hamba duniawi.

Kita semua telah dimerdekakan dari dosa, dari perhambaan keinginan kedagingan.  Kita sudah mendapatkan identitas baru sebagai orang yang merdeka dan bukan lagi hamba yang diperbudak dari dosa.  Lalu adakah diantara kita yang masih belum sadar? Yang masih hidup dengan kebiasaan sebagai hamba dosa?

Rasul Petrus menegaskan bahwa kita semua adalah anak – anak yang telah dimerdekakan dan sudah menjadi sahabat dengannya di dalan Tuhan Allah.  Kita semua sudah mempunyai identisas baru dan bersama – sama di dalam Tuhan kita harus mengerjakan segala kehendak Tuhan sebagai orang –orang yang telah merdeka.  Jadi tidak ada lagi waktu mencari kepuasan serta duniawi, sebab kita bukan hamba dunia lagi! gunakanlah kebebasan kita di dalam Tuhan untuk mengerjakan kehendak- Nya!

Jikalau Tuhan Allah sudah membebaskan kita dari maut, maka kita bukan lagi hamba dosa!

 

“Bukan lagi sebagai hamba, melainkan lebih dari hamba

Yaitu sebagai saudara yang kekasih, bagiku sudah demikian

Apalagi bagimu, baik secara manusia maupun di dalam Tuhan”

 Filemon 1 : 16

 

God Bless You

Thursday, August 13, 2026

(LaBer)Semua Karena AnugerahNya

 


Semua Karena AnugerahNya


Key: A

 

      A           E

Bukan Kar'na Kebaikanmu

      Bm    E      Asus4 A

Bukan Kar'na Fasih Lidahmu

                   D

Bukan Kar'na Kekayaanmu

    Bm     E          A      E

Kau Dipilih, Kau Dipanggil-Nya

 

      A            E

Bukan Kar'na Kelebihanmu

      Bm    E       Asus4 A

Bukan Kar'na Baik Rupamu

          A7       D

Bukan Kar'na Kecakapanmu

    Bm       E         Asus4 A

Kau Dipanggil, Kau Dipakai-Nya

 

  D               A/C#

Bila Engkau Dapat Itu Karena-Nya

  Bm          B/Eb      E

Bila Engkau Punya Semua Daripada-Nya

 

    A         F#m

Semua Karena Anugrah-Nya

  Bm    A     G     E

Dib'rikan Kepada Kita

C#m    D     Dm          A  F#m

Semua Anugrah-Nya Bagi Kita

       Bm       E    A

Bila Engkau Dipakai-Nya

 

 

“Tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah

Sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yang

Dianugerahkan- Nya kepadaku tidak sia – sia.

Sebaliknya, aku telah bekerja lebih keras daripada mereka semua

Tatapi bukanya aku, melankan

Kasih karunia Allah yang menyertai aku”

1 Korintus 15 : 10

 

 

GOD Bless You

 

 

 

Wednesday, August 12, 2026

(ArBer) Tangan Tuhan mampu meraih tangan kita!

 


Tangan Tuhan mampu meraih tangan kita!

 

Perhatikanlah gambar di atas, jikalau gambar di atas tersebut berhenti seperti itu, rasanga ada sesuatu yang janggal.  Msakah Tuhan tidak dapat meraih tangan anak- Nya yang terulur kepada- Nya? Sepertinya hal tersebut tidaklah mungkion, mengingat besarnya kasih Tuhan Allah kita.

Logika manusia mudah sekali dipermainkan oleh si jahat yaitu Iblis.  Ketika kita berdoa kita tidak sungguh – sungguh beriman, ketika kita meminta kita tidak sungguh – sungguh meminta sesuai dengan kehendak Tuhan.  Akhirnya Iblis membisiki kita sehingga kita meragukan pertolongan Tuhan.  Kita bahkan mempertanyakan apakah tangan Tuhan tidak sepanjang itu sehingga tidak sampai menggapai tangan kita?

Bangsa Isael juga berpikir seperti ketika mereka mengalami pembuangan.  Bangsa tersebut sebenarnya meninggalkan Allah terlebih dahulu, sehingga mereka tidak menyadari uluran tanga Tuhan!  Melalui nabi Yesaya, Tuhan Allah menjelaskan fakta yang nyata yaitu bahwa Tuhan Allah sebenarnya tidak pernah meningglkan umat- Nya, hanya saja umat- Nya tidak mencari Tuhan dengan sungguh – sungguh! Bahkan ketika Tuhan datang, mereka malahan menjauh!  Lalu apakah keadaan kita sama seperti keadaan bangsa Israel kala itu? Apakah kita merasa tangan Tuhan tidak mampu meraih kita?

Tangan Tuhan tidak pernah kurang panjang untuk meraih tangan kita, hanya saja kita kurang sungguh – sungguh ketika mengankat tangan dan memohon kepada- Nya!

 

“Mengapa ketika Aku datang tidak ada orang,

Dan ketika Aku memanggil tidak ada yang menjawab?

Mungkinkah tangan-Ku terlalu pendek untuk membebaskan

Atau tidak adakah kekuatan pada-Ku untuk melepaskan?

..................................................................”

 Yesaya 50 : 2

 

God Bless You