Iman Rahab VS para pengintai dari Israel
Ada
perbedaan mencolok antara Rahab, seorang perempuan sundal yang belum pernah
mengenal Allah secara langsung dengan para pengintai dari bangsa Israel yang
sudah banyak menyaksikan mukjizat Tuhan dengan mata kepala sendiri. Rahab mempunyai iman yang lebih teguh dan
kuat dibandingkan para pengintai yang diutus Musa untuk mengintai
negeri yang dijanjikan Tuhan.
Rahab
mengenal Tuhan Allah hanya dari cerita kebanyakan orang mengenai bangsa Israel
yang keluar dari Mesir. Cerita – cerita itu
menitik beratkan Tuhan Allah Israel yang memimpin sendiri bangsa itu sehingga
terlepas dari Mesir, belum lagi bukti nyata bahwa Tuhan Allah juga memimpin
bangsa tersebut menaklukan raja Og dan Sihon.
Meskipun Rahab seorang yang “rendah” dalam pandangan manusia, namun ia
memiliki keteguhan hati serta iman yang kuat.
Sebaliknya
pengintai – pengintai yang dikirim untuk mengintai sebagian besar malahan ragu
bahwa Tuhan Allah akan menyerahkan negeri itu kepada mereka, hanya oleh karena
perawakan penduduk asli mereka yang kuat dan kekar. Mereka lupa bahwa tentara mesir dan
peperangan dengan raja Og dan sihon saja mampu mereka menangkan oleh akrena
Tuhan Allah. Jadi iman manakah yang ada
pada kita saat ini? Seorang yang sederhana namun memilih percaya seutuhnya,
atau seperti para pengintai yang sudah terbiasa dengan mukjizat Allah namun
masih kerap ragu?
Mengenal
Allah dan merasakan segala kebaikan- Nya secara lansgung, belum tentu menguatkan
iman kita! Iman sejati lahir dari
keyakinan serta kesetiaan penuh kepada- Nya, dalam keadaan apapun juga!
“Karena Iman maka
Rahab, perempuan sundal iru
Tidak turut binasa
bersama – sama dengan orang – orang durhaka
Karena ia telah
menyambut pengintai-pengintai itu dengan baik”
Ibrani 11 : 31
God Bless You






