Wednesday, February 11, 2026

(ArBer)Berbuat baik agar apa?

 


Berbuat baik agar apa?

 

Berbuat baik adalah salah satu pilihan yang selalu kita hadapi setiap hari.  Selain dari berbuat baik maka perbuatan kita adalah perbuatan yang tidak baik ataupun buruk.  Beberapa orang berbuat baik karena terpaksa, ada lagi yang ingin agar dirinya sendiri kembali mendapatkan kebaikan, lalu yang mana anda? Lalu jikalau kebaikan kita kemudian tidak berbalik kembali kita, masihkan mau berbuat baik?

Cara pandang dunia memang cukup sederhana yaitu kebaikan harus dibalas dengan kabikan dan begitu pula sebaliknya kejahatan akan diganjar dengan kejahtaan pula.  Sedangkan cara pandag dari sudut kebanran firman Tuhan tentulah berbeda.  Kebaikan yang perlu kita lakukan bukan karane agar kebaikan itu kembali kepada kita, namun lebih kepada rasa syukur kita yang telah lebih dahulu menerima kebaikan dari Tuhan.

Tuhan terlebih dahulu melakukan segala kebaikan bagi kita ketika kita masih berdosa, untuk meresponi anugerah tersebut, maka kita melaukan kehendaknya dengan sula rela yaitu melaukan kebaikan.  Jadi andai kata kebaikan yang kita lakukan terhadap orang lain, nantinya malah tidak mendatangkan kebaikan bagi diri mita sendiri, maka hal tersebut tidaklah masalah sebab kita melakukannya oleh dan untuk Tuhan dan bukan untui manusia apalagi untuk kebaikan diri sendiri.

Berbuat baik dan memberi bantuan bukanlah perbuatan yangb luar biasa bagi anak – anak Tuhan, sebab hal itu adalah keharusan, yang sama halnya seperti ucapan syukur dan juga doa!

 

“Dan janganlah kamu lupa

Berbuat baik dan memberi bantuan

Sebab korban – korban yang demikianlah

Yang berkenan kepada Allah ”

Ibrani 13 : 16

 

God Bless You

(ArBer)Transaksi tukar menukar barang

 


Transaksi tukar menukar barang

 

Dahulu kala manusia melakukan transaksi dengan sesama menggunakan metode tukar menukar barang.  Sebelum terciptnya uang kertas ataupun dalam bentuk benda padat lainnya, manusia kerap saling berbelanja menggunakan bayaran yang juga adalah barang, jadi membeli barang dengan menggunakan barang yang kira – kira nilainya sama.

Berbicara tentang tukar menukar ternyata ada juga yang tidak ternilai sekalipun ditukar oleh emas tua ataupun permata.  Sesuatu yang tidak dapat ditukar tersebut adalah hikmta dan juga akal budi.  Hikmat hanya dapat diperoleh dari pengenalan kita dengan Yang maha kuasa, sebab kedekatan dengan Sialah kita mampu memperoleh hikmat dan juga pengertian.

Hikmat yang dari Tuhan Allah agar kita mamou bertindak, berkata – kata ataupun berpikir sesuai dengan kebebnaran firman- Nya adalah sesuatu yang berharga dan langka.  Faktanya hal tersebut masih belum banyak diketahui orang percaya, dan malahan pengenalan akan Kristus terkadang “ditukar” oleh berbagai tawaran kenikmatan sementara dari dunia ini.  Jadi apakah kita sudah memperoleh hikmat dari pada- Nya?jikalau belum mintalah kepada Sang empunya hikmat, dan jikalau sudah maka peganglah hal tersebut dan jangan pernah ditukarkan apapun yang berasal dari dalam dunia ini!

Transaksi tukar menukar terjadi jikalau ada kesetaraan nilai anatar keduanya, jikalau salah satu harganya tak ternilai maka tidak akan terjadi transaksi tukar menukar.

 

“Tidak dapat dimbangi oleh emas,

Atau kaca, ataupun ditukar dengan

Permata dari emas tua”

Ayub 28 : 17

 

God Bless You

Tuesday, February 10, 2026

(ArBer)Reaksi jikalau dikejar - kejar lawan

 


Reaksi jikalau dikejar - kejar lawan

 

Daud yang menuliskan kitab Masmur mempunyai banyak musuh.  Mazmur sendiri banyak mencatat “curhatan” raja Daud yang kerap dikejar serta imngin dihabisi lawan – lawannya.  Hebatnya raja Daud yang memiliki banyak lawan, tetap mengandalkan Tuhan dibandingkan dengan kemampuan dirinya sendiri

Daud adalah seorang pahlawan yang mempunyai kemampuan berperang di atas rata – rata.  Jelas sekali ia juga bukan seorang yang pengecut.  Musuh dan lawan Daud sendiri sebenarnya juga bukanlah mereka yang mempunyai kemampuan lebih dari Daud, hanya saja Daud memilih menghindar dan tidak melakukan apapun jikalau tidak mendapat restu dari Tuhan Allah yang dipercayai- Nya, bahkan Daud tidak masalah lari dan bersembunyi di manapun untuk mengindari lawan – lawannya.

Dalam kehidupan ini kita juga kerap menghadapi banyak “lawan”.  Bisa jadi dianataranya adalah orang sekitar kita yang tidak suka akan keberhasilan kita, atau mereka yang tidak suka dengan cara kita bekerja atau berbisinis yang bersih.  Mereka mungkin juga menggunakan banyak cara untuk berusaha mengalahkan kita, namun apakah respon kita? Apakah kita membalas segala perlakuan mereka? Atau malahan kita yang berusaha dahulu mengalahkan mereka?  Apabila kita adalah anak – anak Allah maka yang harus kita lakukan terlebih dahulu, yaitu datanglah kepada Tuhan dan mengadukan segala perkara kita sambil memohon bimibingan serta perlindungan- Nya!

Jangan pernah melanggar kehendak Tuhan, meskipun kita mampu mengalahkan dengan mudah lawan ataupun pengejar di belakang kita!


“Pengejar dan lawanku banyak,

Tetapi aku tidak menyimpang dari

Peringatan – peringatan - Mu”

Mazmur 119 : 157

 

God Bless You

(LaBer)Dari Terbit Matahari

 


Dari Terbit Matahari


 

        F     C   F

Dari Terbit Matahari

 

       Bb   C    F

Sampai Pada Masuknya

 

    Bb       C         F   C

Biarlah Nama Tuhan Dipuji

 

        F     C   F

Dari Terbit Matahari

 

       Bb   C    F

Sampai Pada Masuknya

 

    Bb       C         F   C

Biarlah Nama Tuhan Dipuji

 

F    Bb   F   C

Pu - ji Tuhan

 

F    Bb   F   C

Pu - ji Tuhan

 

“Dari terbitnya sampai kepada terbenamnya matahari

Terpujilah nama TUHAN”

Mazmur 113 : 3

 

 

GOD Bless You

Monday, February 9, 2026

(ArBer)Jagalah terangmu!

 


Jagalah terangmu!

 

Sumber terang seperti gambar di atas mempunyai batas waktu untuk memancarkan sinarnya.  Lilin yang terbakar habis akan memeadamkan apinya secara otomatis, begitu juga dengan lampu minyak yang akan padam juga ketika minyaknya habis.  Jadi cukup penting bagi kiota untuk menjaga terang yang kita miliki agar tidak menjadi padam dan gelap.

Yesus juga menekankan agar kita tetap siap sedia dalam memperthankan terang kita, yaitu terang oleh karena iman kita kepada- Nya!  Yesus tahu tanpa pengenalan yang terus menerus dengan Sang sumber terang, bisa saja terang kita menjadi redup.  Contoh nyatanya adalah ketika pergumulan hidup terus datang, dan kesempatan untuk mendapatkan “lebih” banyak ditawarkan dunia ini, maka terang kita pasti akan segera menjadi redup.

Kita perlu terus – menerus membaca firman serta kebenaran- Nya sebagai “bahan bakar” iman kita.  Kita juga tidak boleh jauh dari pertemuan ibadah secra komunitas bersama orang percaya lainnya agar bisa saling menguatkan.  Intinya kita harus siap sedia menjaga sumber terang dalam hati kita agar tidak segera menjadi redup oleh karena berbagai faktor! Jadi jangan mengira tanpa usaha terangmu akan tetap bersinar terang! Terang dalam hidup kita haruslah dipertahankan selalu!

Semua terang selain Sang Terang dunia pastilah akan menjadi redup, jadi usahakanlah tetap dekat dengan Sang terang dunia agar terangmu tidak cepat redup!

 

“Karena itu perhatikanlah supaya terang yang ada

Padamu jangan menjadi gelap”

Lukas 11 : 25

 

God Bless You

Sunday, February 8, 2026

(PuBer)Kasih dari Allah

 


Kasih dari Allah

 

Berhenti mengandalkan urat

Tidak perlu lagi memperlebar jarak

Tidak ada gunanya berbeban berat

Untuk apa berwajah galak

 

Rangkul kembali segala yang jauh

Dinginkan hati dan pikiran

Tarik kembali sumpah serapah

Tunjukkanlah belas kasihan

 

Kasih berasal dari Allah

Kasih melenyepkan api dosa

Kasih adalah senjata ampuh

Kasih menghapuskan dendam jiwa

 

Kasih harus terus ditunjukkan dan diwujudkan

Kasih harus terus disebarkan dan dibuktikan

 

“Saudara – saudara yang kekasih

Marilah kita saling mengasihi,

Sebab kasih itru berasal dari Allah;

Dan setiap orang yang mengasihi lahir

Dari Allah dan mengenal Allah”

1 Yohanes 4 : 7

God Bless You

(ArBer)Teladan tokoh ke - Kristenan

 


Teladan tokoh ke - Kristenan

 

Rasul Paulus dan Rasul Petrus, adalah dua rasul yang memang banyak dikenal oleh orang – orang percaya.  Banyak Gereja ataupun lembaga formal ke- Kristenan yang memakai nama dari Rasul – rasul itu.  Lalu apakah yang terbesit di dalam pikiran kita ketika mendengar nama Rasul – rasul tersebut?

Yang terbesit di pikiran kita mungkin adalah, bahwa mereka orang yang ditentukan Tuhan untuk melayani- Nya sampai ujung hayat hidupnya.  Hal tersebut tidaklah salah, namun ada teladan lainnya yang harus koita ketahui juga, yaitu berupa penderitaan mereka ketika pengabaran injil, kesabaran mereka, ketaatan mereka sampai dengan pergumulan mereka dengan sesama jemaat serta juga pergumulan pribadi mereka.

Selain ke – dua Rasul tersebut, tentu banyak lagi tokoh Kristen yang berpengaruh dan terkenal.  Kita wajib mengikuti teladan mereka dan juga segala ketaatan mereka.  Sebenarnya tidak ada tokoh yang sempurna, semuanya pasti pernah jatuh dalam pencobaan maupun pergumulan iman, namun satu yang harus kita teladani dari mereka adalah kesetian dalam menjalankan keyakinan mereka terhadap firman Tuhan!  Jadi selain kagum terhadap tokoh – tokoh Kristen berpengaruh, kagumi serta teladani jugalah segala perbuatan mereka!

Akhir hayat tokoh – tokoh ke- Kristenan biasanya berakhir tragis, beranikah kita meneladani iman mereka? Dan juga berani menderita layaknya mereka?

 

“Saudara – saudara, turutilah teladan penderitaan

Dan kesabaran para nabi yang telah

Berbicara demi nama Tuhan”

Yakobus 5 : 10

 

God Bless You