Monday, May 18, 2026

(ArBer)Takut sama orang - orangan sawah?

 


Takut sama orang - orangan sawah?

 

Orangan – orangan sawah sengaja diciptakan untuk menakuti hewan – hewan yang biasanya menjadi perusak tanaman yang akan ataupun sudah panen.  Burung adalah salah satunya, dan untuk mengusir mereka dari lahan persawahan ataupun ladang, maka manusia menciptakan “manusia” tiruan yang berfungsi mengusir mereka, hanya saja apakah benar semua burung takut dengan orang – orangan itu?

Nabi Yeremia mengibaratkan berhala layaknya orang – orangan sawah yang berfungsi hanya menakut – nakuti, namun tidak menakutkan.  Herannya manusia malahan memuja dan juga takut kepada berhala yang sebenarnya adalah patung buatan manusia.  Uniknya umat pilihan Tuhan yaitu Israel yang kala itu telah menyaksikan serta merasakan kuatnya kuasa Tuhan Allahpun kerap mencari ilah – ilah buatan tangan manusia.

Sebagai orang percaya kita perlu mawas diri, adakah hal lain selain Tuhan Allah yang kita hormati atau kita andalkan? Adakah kita mengandalkan kepintaran? Harta, popuralitas ataupun kemajuan teknologi yang ada saat ini? Apapun hasil dan produk dari dalam dunia ini, tidak dapat ada yang lebih besar kuasanya dari pada Allah yang menciptakan seleuruh isi dunia ini!  Jadi takutlah hanya kepada Tuhan Allahmu!

Mengandalkan buatan manusia sama saja dengan menantang Tuhan pencipta umat manusia!

 

“Berhala itu sama seperti orang – orangan di kebun mentimun

Tidak dapat bicara; orang harus mengangkatnya,

Sebab tidak dapat melangkah.  Janganlah takut kepadanya

Sebab berhala itu tidak dapat berbuat jahat

Dan berbuat baikpun tidak dapat”

Yeremia 10 : 5

 

God Bless You

(LaBer)Datanglah KerjaanMu

 


Datanglah KerjaanMu 

(Abbalove)

 

Verse :

D           A/C#

  Dengan Bersehati

Bm7       A

  Dalam Satu Kasih

G            D/F#

  Kami Rendahkan Diri

      Em7        D/F#       A7sus    A

  Menghampiri Tahta Kasih KaruniaMu

 

D       A/C#

  Ini Doa Kami

Bm7      Am7  D

  Kerinduan Kami

      G         D/F#

  K’rajaan-Mu Datanglah

    G           D/F#

  Kehendak-Mu Jadi

     Em7    Asus  A     D  A

  Di Bumi Seperti Di Surga

 

Chorus :

     D         D/F#

Di Sini, Di Tempat Ini

    G          D/F#

Kerajaan Allah T’lah Hadir

   Em7         D/F#       A7sus    A

KuasaNya Nyata Bekerja Di Tengah Kami

 

       D        D/F#

Di S’luruh Penjuru Bumi

    G          D/F#

Kerajaan Allah Berdiri

 

Coda 1 :

        Em7       D/F#

Yang Tertawan Dibebaskan

       G     A     Bm7

Yang Sakit Disembuhkan

      Em7        D/F#

Kuasa Iblis Dihancurkan

    G          A7sus A     D

Kerajaan Allah Hadir  Di Sini

 

Coda 2 :

       Em7       D/F#

Yang Lemah Dikuatkan

        G     A    Bm7

Yang Miskin Jadi Kaya

       Em7       D/F#

S’gala Kutuk Dipatahkan

    G          A7sus A     D

Kerajaan Allah Hadir  Di Sini

 

Coda 3 :

        Em7        D/F#

Yang Mend’rita Dihiburkan

        G     A     Bm7

Yang Bergumul Dia Jawab

      Em7       D/F#

Beban Berat Dilepaskan

    G          A7sus A     D

Kerajaan Allah Hadir  Di Sini

 

“Datanglah Kerajaan- Mu, jadilah kehendak- Miu

Di bumi seperti di Sorga”

Matius  6 : 10

 

 

GOD Bless You

 

 

 

Sunday, May 17, 2026

(ArBer)Doa adalah dasar penting dari segala pelayanan!

 


Doa adalah dasar penting dari segala pelayanan!

 

Panggilan pelayanan pengabaran injil sangatlah penting bagi kita orang – orang percaya, akan tetapi ada hal dasar yang tidak kalah penting sebelum kita terjun dalam pelayanan, yaitu dengan sehati bersama – sama saling mendoakan.

Setelah peristiwa kenaikan Yesus ke atas awan, para murid tidak memisahkan diri ataupun langsung menjalnakan Amanat Agung dari – Nya untuk mengabarkan dan serta memuridkan sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan.  Sebaliknya mereka tetap bersatu dan juga menyediakan waktu khusus bersama untuk berdoa.  Mereka tahu bahwa sebelum melayani dan memberitakan injil, iman mereka sendiri harus dikuatkan terlebih dahulu.

Cara seperti itu tentu masih relate dengan keadaan saat ini.  Kita jangan membiasakan diri untuk sibuk melayani namun, lupa memngambil waktu untuk berdoa kepada- Nya.  Sebagai kmunitas kita juga wajib berkumpul bersama dan saling doa – mendoakan, dan dengan demikian siapa yang lemah akan dikuatkan dan siapa yang lelah akan kembali disegarkan.  Satu yang jelas adalah ketika 2 atau 3 orang berdoa, maka Tuhan akan hadir disiana, jadi biasakanlah untuk saling mendoakan dan menguatkan secara bersama – sama!

Doa adalah langkah pertama dari segala pelayanan yang wajib kita kerjakan!

 

“Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama – sama

Dengan beberapa perempuan serta Maria, Ibu Yesus

Dan dengan saudara – saudara Yesus”

Kisah Para rasul 1 : 14

 

God Bless You

Thursday, May 14, 2026

(ArBer)Tuhan belum berpisah dengan umat- Nya

 


Tuhan belum berpisah dengan umat- Nya

 

Yesus mengkahiri pelayanan-Nya di dunia ini dengan naik ke Sorga pada hari ke- 40 setelah kebangkitan- Nya.  Ia menyelesaikan pelayanan- Nya dan kemudian duduk di sebelah kanan Allah.  Jadi apa yang telah dikatakan selama Ia masih di dalam dunia ini sudah terwujud semua, termasuk mati menderita, bangkit dan kemudian naik ke Sorga.

Beberapa orang masih ragu akan kebangkirtan – Nya, namun Ia menampakkan diri berkali – kali kepada banyak orang terutama kepada murid – murid- Nya.  Yesus Kristus ingin membuktikan bahwa segala yang dijalani- Nya adalah kehendak dari Allah Bapa, dan Ia setia dengan panggilan- Nya sampai dengan kesudahannya.  Lalu bagaimana dengan kita semua yang juga dipanggil- Nya sebelum Ia naik ke Sorga?

Panggilan melayani sesama dan memberitakan kebenaran firman Tuhan bukanlah tugas yang mudah, oleh karena itu Ia juga mengutus Roh Kudus untuk menyertai kita semua.  Roh Kudus mengerjakan kehendak Tuhan dalam diri orang percaya, dan orang percaya hanya perlu percaya dan taat saja.  Lalu apakah kita sadar bahwa panggilan pelayanan tersebut berlaku di sepenjang hidup kita? Sudahkah kita mendengarkar bisikan Roh kudus dan mulai memberitakan kebenaran firman- Nya?

Yesus sudah berada di kerajaan sorga bersama Bapa, namun Ia tidak meningglkan kita sendirian dalam menjalankan amanat agung- Nya!  Jadi jangan ragu teteplah mengerjakan bagian kita, sebab ada Roh Kudus yang menyertai!

 

“Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka

Terangkatlah Ia ke Sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah”

Markus 16 : 19

 

God Bless You

Wednesday, May 13, 2026

(LaBer)Mazmur 22

 


Mazmur 22

 

Reff :

        Em      Am          Em

Ya Allahku, Mengapa Kau Tinggalkanku?

       C     Am7           B7

Kuberseru, Namun Kau Tetap Jauh!

        Em      Am           Em

Ya Allahku, Mengapa Kau Tinggalkanku?

       C    D     Em

Dan Tiada Menolongku?

 

Bait 1 :

           Am        D          G

Kau Tak Menjawab Seruanku Waktu Siang;

          F#m7b5      B7       Em      E

Dan Waktu Malam Tidak Juga Aku Tenang

        Am             D            G

Padahal Kau Allah Yang Kudus Dan Berkuasa

         F#                 B7

Bertahta Di Atas Pujian Israel

       Am            D           G

Padahal Nenek Moyang Kami Pun Percaya

        Am         D          G

Bahwa Selalu Kau Meluputkan Mereka

       E7         E/G#       Am

PadaMu Tuhan, Mereka Meminta Tolong

        B            C         B7

Dan Mereka Pun Tidak Di Permalukan

 

Bait 2

Tetapi Aku Ini Ulat, Bukan Orang

Dicela Dan Dihina Oleh Banyak Orang

Semua Yang Melihatku ‘Pun Mencelaku;

Mencibirkan Bibirnya Dan Mengejekku

Orang Menggelengkan Kepala Melihatku

Berkata: “Dia Menyerah Kepada Tuhan!

Biarlah Tuhan Saja Yang Meluputkannya

Jikalau Tuhan Berkenan Kepadanya.

 

“Tetapi Engkau, Tuhan, janganlah jauh;

Ya kekuatanku, segeralah menolong aku!”

Mazmur  22 : 20

 

 

GOD Bless You

 

 

 

Tuesday, May 12, 2026

(ArBer)Fenomena alam “awan pelangi”

 


Fenomena alam “awan pelangi”

 

Fenomena alam “awan pelangi” beberapa waktu lalu bukanlah suatu kejadian yang langka.  Bisa jadi langka di negeri kita, namun nyatanya fenomena alam tersebut juga sudah banyak terjadi di mana – mana.

Penyebab terjadinya awan pelangi adalah ketika sinar matahari berinteraksi dengan partikel air yang berukuran sama di dalam suatu awan yang tipis.  Warna pelangi tersebut muncul akibat difraksi cahaya matahari, dan menghasilkan waran – warni di samping awan yang indah dipandang.  Fenomena alam tersebut memang masih bisa dijelasakan secara ilmiah, namun sebenarnya masih banyak lagi fenomena alam yang hanya tidak dapat dijelaskan secara ilmiah oleh umat mansuia.

Tuhan sendirilah yang menciptakan segala yang ada di dalam dunia ini, baik yang mampu kita terima secara logis ataupun akal, maupun tidak.  Segala yang kita anggap fenomena bahkan keajaiban adalah pekerjaan tangan- Nya sendiri.  Jadi jikalau kita memang mempunyai Tuhan allah yang begitu luar biasa dan sulit kita ungkapkan segala perbuatan- Nya, untuk apalagikah kita meragukan poenyertaan dan juga kasih- Nya? Adalah hal yang tidak mungkin Dia kerjakan?

Datang dan adukanlah segala perkara kita kepada Dia yang menciptakan begitu banyak keajaiban di alam semesta ini! Dan yakinilah bahwa tidak ada yang mustahil bagi- NYA!

 

“Tetapi aku, tentu aku mencari Allah, dan kepada Allah aku akan

Mengadukan perkaraku.  Ia melakukan perbuatan – perbuatan

Yang besar dan yang tak terduga, serta kejaiaban – keajaiban

Yang tak terbilang banyaknya”

Ayub 5 : 8 - 9

 

God Bless You

Monday, May 11, 2026

(ArBer)Siapkan tanganmu!

 


Siapkan tanganmu!

 

Gambar di atas bukanlah suatu gambar yang menjelaskan buaya tersebut sudah kenyang ataupun bau mulut, namun tangan yang ditekapkan pada mulutnya, adalah lebih kepada agar tidak menyombongkan diri.

Kesombongan diri bisa terjadi kapan saja, dan banyak terjadi ketika seseorang berkata – kata.  Sadara ataupun tidak manusia kerap membanggakan pencapaian diri, dan jikalau sudah berlebihan dan bahkan merendahkan sesamanya, maka kesombogan didi sebenarnya sudah terwujudkan secara nyata.  Salah satu cara agar manusia terlepas dari kesombongan diri yang tidak sengaja adalah dengan menutup mulut sendiri dengan tangan sendiri.

Orang sombong kerap mengumbar banyak kata – kata yang kerap memamerkan segala kelebihan ataupun pencapaian hidup.  Orang yang kerap tidak menjaga mulut sendiri dakan mudah terjerat dalam dosa kesombongan diri.  Jadi mulai hari ini siapkanlah kedua tangan ketika hendak berkata – kata tentang diri sendiri.  Janganlah ragu menutup mulut sendiri ketika kita sadar sudah banyak kata – kata yang menjurus kepada kesombonganyang sudah kita katakan.  Terlebih penting lagi adalah terus mengandalkan Roh Kudus di dalam diri kita agar apa yang kita katakan tidak bertentangan dengan kebenaran firman- Nya!

Ketika kita sulit mengendalikan lidah kita,  maka kendalikan tangan kita dengan sigap untuk menutup mulut kita!

“Bila engkau menyombongkan diri tanpa atau dengan berpikir

Tekapkanlah tangan pada mulut!”

Amsal 30 : 32

 

God Bless You