Makanan rohani yang terpenting!
Makna
puasa banyak diartikan hanya untuk menahan lapar dan juga hasus saja, padahal
sebenarnya maknanya lebih dalam dari pada itu.
Beberapa tokoh Alkitab pernah berpuasa seperti diantaranya Nabi Musa dan
juga Tuhan Yesus Kristus sendiri.
Persamaan
dari mereka adalah bahwa mereka ternyata berpuasa dengan tidak makan dan minum
dalam jangka waktu yang lama yaitu sekitar 1 bulan lebih. Mereka bukan hanya berfokus untuk menahan
lapar dan haus akan tetapi berfokus pada kehendak serta firman Allah yang
hidup. Firman Allah itulah yang menjadi
nutrisi utama kerohanian mereka, sehingga mental mereka menjadi kuat untuk dapat
bertahan dari godaan kedagingan.
Yesus
menjelaskan dengan gamblang kepada Iblis yang secara langsung mencobai- Nya
ketika Yesus berpuasa dangan tidak mengkonsumsi makanan. Yesus yang merasakan lapar tetap mampu
bertahan bahkan ketika Iblis menguji- Nya dengan menfokuskan makanan jasmani
untuk kebutuhan- Nya. Hanya saja Yesus
menyatakan bahwa makanan rohanilah yang lebih utama ketika seseorang memutuskan
untuk berpuasa! Jadi jikalau kita
berpuasa janganlah fokus untuk menahan dari makanan kedagingan saja, namun juga
harus fokus untuk dapat memberikan banyak makanan rohani bagi jiwa kita,
melalui pembacaan serta perenungan akan firman Tuhan!
Yesus
tahu setiap manusia membutuhkan nutrisi untuk kedaginagan, namun hal itu tidaklah
sepenting nutrisi bagi roh dan jiwa!
“Tetapi Yesus
menjawab: Ada tertulis :
Manusia hidup bukan
dari roti saja,
Tetapi dari setiap
firman yang keluar dari mulut Allah”
Matius 4 : 4
God Bless You






