Monday, January 12, 2026

(ArBer)Karena kasih, Musa rela berkorban

 


Karena kasih, Musa rela berkorban

 

Musa sebenarnya amat sangat mengenal kakrakter bangsa Israel.  Meskipun demikian ia tetap mengasihi bangsa yang terkenal tegar tengkuk itu.  Bukan hanya sekali bangsa tersebut menantang Tuhan Allah, namun berkali – kali, akan tetapi tetap saja Musa tetap mengasihi mereka.

Tuhan Allah pernah bermaksud membinasakan bangsa Israel, hanya saja berkali – kali pula Musa mencoba membela dengan melunakkan hati Tuhan Allah.  Musa bahkan berani mempertaruhkan dirinya sendiri demi membela bangsa Israel, sampai – sampai bersedia dihapuskan namanya di kita kehidupan.  Apabila kita menempati posisi Musa bersediakan kita mengorbankan diri kta bagi orang banyak yang memang terkenal suka membtah tersebut?

Rasa iba serta empati kita biasanya muncul terhadap mereka yang memang menurut kita layak mendapatkannya.  Kita memilih dan memilah siapa saja yang memang ataupun perlu kita kasihi.  Ternyata hal tersebut tidaklah sesuai dengan konsep kasih yang diajarkan Kirstus.  Konsep kasih Kristus adalah berani berkorban demi siapa saja yang, terutama mereka yang berdosa serta jauh dari pada Tuhan Allah! Lalu sudahkan kita menerapkan konsep kasih yang sama dengan Kristus? Ataukah kita masih pilih kasih dalam mengasihi?

Musa rela berkorban demi banyak orang oleh karena kasihnya! Siapkah kita berkorban atas dasar kasih?

 

“Tetapi sekarang, kiranya Engkau

 Mengampuni dosa mereka itu

Dan jika tidak, hapuskanlah kiranya namaku

Dari dalam kitab yang telah Kautulis”

Keluaran 32 : 32

 

God Bless You

No comments: