Karena kasih, Musa rela berkorban
Musa
sebenarnya amat sangat mengenal kakrakter bangsa Israel. Meskipun demikian ia tetap mengasihi bangsa
yang terkenal tegar tengkuk itu. Bukan
hanya sekali bangsa tersebut menantang Tuhan Allah, namun berkali – kali, akan
tetapi tetap saja Musa tetap mengasihi mereka.
Tuhan
Allah pernah bermaksud membinasakan bangsa Israel, hanya saja berkali – kali pula
Musa mencoba membela dengan melunakkan hati Tuhan Allah. Musa bahkan berani mempertaruhkan dirinya
sendiri demi membela bangsa Israel, sampai – sampai bersedia dihapuskan namanya
di kita kehidupan. Apabila kita menempati posisi Musa bersediakan kita mengorbankan diri kta bagi orang banyak yang memang
terkenal suka membtah tersebut?
Rasa
iba serta empati kita biasanya muncul terhadap mereka yang memang menurut kita
layak mendapatkannya. Kita memilih dan
memilah siapa saja yang memang ataupun perlu kita kasihi. Ternyata hal tersebut tidaklah sesuai dengan
konsep kasih yang diajarkan Kirstus.
Konsep kasih Kristus adalah berani berkorban demi siapa saja yang,
terutama mereka yang berdosa serta jauh dari pada Tuhan Allah! Lalu sudahkan
kita menerapkan konsep kasih yang sama dengan Kristus? Ataukah kita masih pilih
kasih dalam mengasihi?
Musa
rela berkorban demi banyak orang oleh karena kasihnya! Siapkah kita berkorban atas dasar kasih?
“Tetapi sekarang,
kiranya Engkau
Mengampuni dosa mereka itu
Dan jika tidak,
hapuskanlah kiranya namaku
Dari dalam kitab yang
telah Kautulis”
Keluaran 32 : 32
God Bless You

No comments:
Post a Comment