Monday, January 5, 2026

(ArBer)Suka berjudi = orang bebal

 


Suka berjudi = orang bebal

 

Sama halnya dengan merokok, sebenanya dalam firman Tuhan tidak mengatur dengan spesifik tentang larangan berjudi, atau bertaruh dengan uang di meja perjudian.  Meskipun demikian kita sebagai orang percaya tentunya tahu bahwa ke da – hal tersebut tidak mendatangkan faedah dan hanya akan menimbulkan dosa yang membawa kita ke dalam derita saat ini dan juga nanti ketika berhadapan di meja pengadilan- Nya.

Ada aturan tertluis maupun tidak, sesungguhnya kita dapat menilai segala sesuautu dengan hati nurani serta hikat yang ada dalam hati kita.  Belum lagi bagi orang percaya ada penyertaan dari pada Roh Kudus.  Hanya saja permasalahannya apakah kita mau mendegarkan Roh kudus, atau malahan kita kalah oleh godaan kedagingan?

Firman Tuhan sebenarnya banyak menerangkan bagiamana hidup sebagai orang yang bijak dan juga bebal.  Mereka yang bijak dikatakan bisa menjalankan kehidupan dengan baik sesuai dengan kehendak- Nya, dan masa depannya pun akan lebih baik.  Sedangkan orang bebal adalah mereka yang menolak kehendak Tuhan, dan hidup semaunya sendiri.  Salah satu ciri orang bebal adalah memboroskan harta yang dimilikinya dengan hal – hal tak berguna, seperti perjudian, pelacuran, ataupun gaya hidup foya – foya.  Jadi termasuk orang yang makah anda?ingatlah bahwa sebanyak apapun harta kita, akan habis juga jikalau digunakan untuk hal tidak berguna!

Orang bijak tahu bagaimana memanfaatkan berkat Tuhan, namun orang bebal hanya tahu cara memboroskannya demi kesenangan semata saja!

 

“Harta yang indah dan minyak ada di kediaman orang bijak

Tetapi orang yang bebal memboroskannya”

Amsal 21 : 20

 

God Bless You

No comments: