Suka berjudi = orang bebal
Sama
halnya dengan merokok, sebenanya dalam firman Tuhan tidak mengatur dengan spesifik
tentang larangan berjudi, atau bertaruh dengan uang di meja perjudian. Meskipun demikian kita sebagai orang percaya
tentunya tahu bahwa ke da – hal tersebut tidak mendatangkan faedah dan hanya
akan menimbulkan dosa yang membawa kita ke dalam derita saat ini dan juga nanti
ketika berhadapan di meja pengadilan- Nya.
Ada
aturan tertluis maupun tidak, sesungguhnya kita dapat menilai segala sesuautu
dengan hati nurani serta hikat yang ada dalam hati kita. Belum lagi bagi orang percaya ada penyertaan
dari pada Roh Kudus. Hanya saja
permasalahannya apakah kita mau mendegarkan Roh kudus, atau malahan kita kalah
oleh godaan kedagingan?
Firman
Tuhan sebenarnya banyak menerangkan bagiamana hidup sebagai orang yang bijak
dan juga bebal. Mereka yang bijak
dikatakan bisa menjalankan kehidupan dengan baik sesuai dengan kehendak- Nya,
dan masa depannya pun akan lebih baik.
Sedangkan orang bebal adalah mereka yang menolak kehendak Tuhan, dan
hidup semaunya sendiri. Salah satu ciri
orang bebal adalah memboroskan harta yang dimilikinya dengan hal – hal tak
berguna, seperti perjudian, pelacuran, ataupun gaya hidup foya – foya. Jadi termasuk orang yang makah anda?ingatlah bahwa sebanyak apapun harta kita, akan habis juga jikalau digunakan untuk hal tidak berguna!
Orang
bijak tahu bagaimana memanfaatkan berkat Tuhan, namun orang bebal hanya tahu
cara memboroskannya demi kesenangan semata saja!
“Harta yang indah dan
minyak ada di kediaman orang bijak
Tetapi orang yang
bebal memboroskannya”
Amsal 21 : 20
God Bless You

No comments:
Post a Comment