Lebih berharga dari banyak burung
Burung
– burung biasanya tahu kapan akan mendapatkan makanan. Ketika mereka melihat banyak manusia
berkumpul dibawa, mereka tidak takut untuk turun menghampiri. Biasanya kita yang melihat kumpulan burung –
burung yang ramai tersebut langsung memberikan apa saja yang ada di tangan kita
untuk mereka. Awalnya mungkin hanya satu atau dua burung yang datang, namun
beberapa kemudian burung yang datang akan semakin banyak menunggu makanan dari
kita.
Tidak
seperti manusia yang membuthkan kerja keras sebelum mendapat makanan, Tuhan yang
meinciptakan burung ternyata memberi mereka makan dengan Cuma Cuma juga. Semua hewan disediakan makanannya masing -
masing oleh Tuhan, lalu apalagikah manusia?
Menurut
perhitungan kuno Tiongkok melalui
kalender lunar, tahun ini baru saja
memasuki tahun baru dengan lambang shio
yang baru. Banyak yang melamarkan ini
dan itu terhadap beberapa shio yang
dianggap bertentangan dengan tahun “ kuda
api “, lalu napakah respon kita? Apakah kita juga kuatir akan hal tersebut?
Sebelum kita over thinking , ingatlah
kembali kepada burung – burung di udara yang tidak menabur dan menuai tetapi
Tuhan jaga serta beri makan selalu, masakah kita yang adalah bagaikan “biji
mata” Tuhan tidak diperhatikan- Nya?
Selama
burung pipit mendapatkan makanan, maka selama itu juga Tuhan tetap menyertaimu,
hanya percaya dan berharaplah kepada- Nya!
“Bahkan rambut
kepalamu pun terhitung semuanya
Karena itu janganlah
takut. Karena kamu lebih
Berharga dari pada
banyak burung pipit”
Lukas 12 : 7
God Bless You

No comments:
Post a Comment