Tahu, tetapi tidak mau berubah!
Ahli
Taurat dan orang Farisi bukanlah orang yang bisa terpilih begitu saja. Mereka adalah orang yang rajin serta taat
menjalankan ibadah mereka, serta taat mempelajari segala isi perintah serta
hukum Tuhan. Mereka bukanlah orang
sembarangan namun kepintaran pemikiran mereka di atas orang – orang pada umumnya.
Yesus
tahu akan tingginya intelegensi para ahli Taurat tersbeut dengan jelas, oleh
akrena itu Ia sering memberikan perumpamaan ketika sedang mengajar orang banyak
dan diantara mereka terdapat juga ahli Taurat.
Yesus tidak menyinggung mereka secara langsung, namun Ia menghardik hati
mereka atas apa yang tidak merka lakukan meskipun mereka ajarkan. Uniknya para orang Fasrisi dan ahli Taurat
mengerti dengan mudah perumpamaan Yesus, dan bahkan tahu merekalah yang sedang
disindir. Hanya saja bukannya bertobat
dan berbalik dari jalan mereka yang salah, malahan mereka ingin membungkan
Yesus.
Lalu
siapakah diantara kita yang mriip dengan mereka? Dimana ita tahu kita bersalah, serta sadar
sedang disindir, namun menolak untuk berubah, dan malahan ingin melenyepkan orang
yang menegur kita? Jikalau saat ini ada
kata – kata dari pihak lain yang menyindiri nurani kita, maka cepatlah berubah,
sebab sebenarnya orang tersebut tidak ingin kita binasa karena dosa!
Jikalau
kita sadar kita berdosa, maka bertobatlah segera! Bukannya berusaha menambah dosa lagi!
“Lalu ahli – ahli Taurat
dan iman – iman kepala
Berusaha menangkap Dia
pada saat itu juga,
Sebab mereka tahu,
bahwa merekalah yang
Dimaksudkan- Nya
dengan perumpamaan itu
Tetapi mereka takut
kepada orang banyak”
Lukss 20 : 19
God Bless You

No comments:
Post a Comment