Wednesday, March 25, 2026

(ArBer)Jangan marah apabila ditolak!

 


Jangan marah apabila ditolak!

 

Bagaimana reaksi anda jikalau kebaikan ataupun bantuan yang ingin anda tawarkan kemudian ditolak mentah – mentah?  Banyak catatan dalam alkitab yang mencatatkan penolakan terhadap kedatangan Yesus Kristus ke daerah tertentu.  Kebanyakan bangsa ketika itu menolak Yesus oleh karena alasan sepele, seperti bangsa Samaria yang menolak- Nya hanya karena tau tujuan- Nya yang menuju Yerusalem.

Murid – Murid Yesus merasa jengkel dan marah akan penolakan dari orang Samaria kala itu.  Bahkan Yakobus dan Yohanes yang terbiasa melayani bersama Yesuspun menjadi naik pitam sehingga mereka meminta ijin kepada Kritsus untuk memusnahkan bangsa itu dengan berdoa agar api turun dari langit danemusnahkan mereka.  Apabila kita hidup di kala itu dan berada dalam situasi penolakan tersebut, pastilah kita akan melakukan hal serupa seperti murid – murid- Nya itu.

Kabar baiknya Yesus tetap mengandalkan kasih dalam melakukan pelayanan- Nya di dunia ini.  Yesus tidak mau memaksakan kehendak, apalagi mengancam dengan hukuman siapapun yang mau menolak- Nya.  Yesus tetap memberikan kebebasan bagi semua orang untuk menerima ataupun menolak ajaran kebenaran- Nya.  Jadi jikalau Yesus saja bisa ditolak, apalagi kita yang ingin menginjili sesama kita!  Penolakan pasti akan kita rasakan, namun reaksi kita akan penolakan tersebutlah yang terpenting di mata Tuhan Allah yang mengutus kita!

Penolakan adalah hal wajar, namun kemarahan serta dendam membara akibat penolakan tersebut, tidaklah wajar bagi anak - anak terang!

 

“Tetapi orang Samaria itu tidak mau menerima Dia

Karena perjalanan- Nya menuju Yerusalem

Ketika dua murid- Nya, yaitu Yohanes dan Yakobus melihat hal itu

Mereka berkata : Tuhan, apakah Engkau mau, supaya kami

Menyuruh api turun dari langit untuk membinasakan mereka?”

Lukas 9 : 53 - 54

 

God Bless You

No comments: