Jangan marah apabila ditolak!
Bagaimana
reaksi anda jikalau kebaikan ataupun bantuan yang ingin anda tawarkan kemudian
ditolak mentah – mentah? Banyak catatan
dalam alkitab yang mencatatkan penolakan terhadap kedatangan Yesus Kristus ke
daerah tertentu. Kebanyakan bangsa
ketika itu menolak Yesus oleh karena alasan sepele, seperti bangsa Samaria yang
menolak- Nya hanya karena tau tujuan- Nya yang menuju Yerusalem.
Murid
– Murid Yesus merasa jengkel dan marah akan penolakan dari orang Samaria kala
itu. Bahkan Yakobus dan Yohanes yang
terbiasa melayani bersama Yesuspun menjadi naik pitam sehingga mereka meminta
ijin kepada Kritsus untuk memusnahkan bangsa itu dengan berdoa agar api turun
dari langit danemusnahkan mereka.
Apabila kita hidup di kala itu dan berada dalam situasi penolakan
tersebut, pastilah kita akan melakukan hal serupa seperti murid – murid- Nya
itu.
Kabar
baiknya Yesus tetap mengandalkan kasih dalam melakukan pelayanan- Nya di dunia
ini. Yesus tidak mau memaksakan
kehendak, apalagi mengancam dengan hukuman siapapun yang mau menolak- Nya. Yesus tetap memberikan kebebasan bagi semua
orang untuk menerima ataupun menolak ajaran kebenaran- Nya. Jadi jikalau Yesus saja bisa ditolak, apalagi
kita yang ingin menginjili sesama kita!
Penolakan pasti akan kita rasakan, namun reaksi kita akan penolakan
tersebutlah yang terpenting di mata Tuhan Allah yang mengutus kita!
Penolakan adalah hal wajar, namun kemarahan serta dendam membara akibat penolakan tersebut, tidaklah wajar bagi anak - anak terang!
“Tetapi orang Samaria
itu tidak mau menerima Dia
Karena perjalanan-
Nya menuju Yerusalem
Ketika dua murid-
Nya, yaitu Yohanes dan Yakobus melihat hal itu
Mereka berkata :
Tuhan, apakah Engkau mau, supaya kami
Menyuruh api turun
dari langit untuk membinasakan mereka?”
Lukas 9 : 53 - 54
God Bless You

No comments:
Post a Comment