Wednesday, April 8, 2026

(ArBer)Ada kesusahan di tengah kelimpahan

 


Ada kesusahan di tengah kelimpahan

 

Orang terkaya di dunia kartun ini selalu teliti akan semua koin emasnya.  Dia selalu menjaga hartanya dengan berbagai cara bahkan menjaga secara langsung di di dalam lumbung temat hartanya berada.  Rasa kuatir akan kehilangan satu koin emasnya selalu ada, oleh karena itu ia selalu menjagan semuanya sendiri.

Orang fasik dikatakan sebagai orang yang bodoh juga, oleh karena bertindak hanya beradasarkann narulinya saja.  Mereka kerap mempertahankan apayang sifatnya sementara seperti harta benda ataupun kedudukan, namun mengorbankan apa yang sifatnya abadi seperti keselamatan jiwa, setelah kematian.  Apakah kita juga termasuk orang fasik yang mati – matian mempertahankan harta duniawi kita?

Orang lain mungkin akan merasa iri melihat orang yang berharta berlimpah hidup dalam kemewahan, namun kita sebagai orang percaya janganlah bersikap seperti itu.  Kemewahan mereka bukan berarti tanpa pengorbanan yang setimpal, bahkan  bisa jadi mereka akan mengalami pergumulan serta kesusahan yang lebih lagi dibandingkan orang benar.  Tidak ada salahnya menjadi orang yang berlimpah harta, namun jangan menjadi fasik dan bodoh ketika berlimpah harta! Tetaplah beriman dan mempercayakan harta kita kepada Tuhan Allah, dan bukan sepenuhnya kita “genggam” sendiri!

Harta benda adalah Anugerah Tuhan Allah, jadi serahkanlah semuanya dalam kendali tangan Tuhan Allah! Dan bukan kendali tangan sendiri!

 

“Dalam kemewahan yang berlimpah – limpah

Ia penuh kuatir;

Ia ditimpa kesusahan dengan sangat dahsyat”

Ayub 20 : 22

 

God Bless You

No comments: