Monday, May 4, 2026

(ArBer)Rela antri demi “salt bread”

 


Rela antri demi 
“salt bread”

 

“Roti gurih” atau istilahnya adalah “salt bread” sedang menjadi trending makanan yang disukai dari kalangan usia muda sampai dengan tua.  Roti gulung gurih asin ini dianggap jajanan mewah yang patut dinikmati apapun pengorbanannya, termasuk meskipun harus antri selama ber jam – jam lamanya.

Roti yang konon berasal dari negeri gingseng ini ternyata banyak diminati dan menjadi incaran banyak orang, hanya saja bukan kenikmatan yang dicari melainkan status sosial yang didapatkan apabila sudah merasakan roti ini.  Status sosial akan meningkat dan dianggap kekinian, jikalau di media sosial seseorang telah memberikan “review” ataipu “posting” mengenai roti ini.

Berbicara tentang roti ataupun makanan utama lainnya, tidak terlepas dari kebutuhan tubuh kita.  Hanya saja kebutuhan tubuh atau jasmani juga janganlah selalu memdapat perhatian utama dalam hidup ini.  Ada juga kebutuhan rohani yang tidak kalah pentingnya.  Yesus sendiri juga menyatakan bahwa hidup ini bukan hanya membutuhkan roti saja, namun juga firman Tuhan yang adalah “roti hidup”.  Jadi janganlah fokus hanya kepada kebutuhan perut ataupun ketenaran status sosial saja, namun carilah juga makanan rohani untuk kebutuhan jiwa kita!

Jangan hanya rela mengantri demi kebutuhan jasmani saja, namun juga sediakan waktu untuk kebutuhan makanan rohani!

 

“Jawab Yesus kepadanya:

Ada tertulis manusia hidup bukan dari roti saja”

Lukas 4 : 4

 

God Bless You

No comments: