Wednesday, February 12, 2014

(ArBer)Bagaimanapun juga pendidikan itu penting!



Bagaimanapun juga pendidikan itu penting!

Bagi sebagian orang gambar di atas adalah sebuah kegiatan yang sia – sia(belajar meskipun dalam keadaan banjir).  Sebaliknya bagi mereka yang sangat membutuhkan serta mencintai ilmu pengetahuan hal tersebut adalah normal adanya, sebab bagi mereka ilmu pengertahuan dan pendidikan sangat penting.  Meskipun terkadang membahayakan nyawa mereka , namun mereka akan terus berusaha mendapatkan ilmu pengetahuan.

Banyak sekali anak – anak saat ini yang tidak suka ilmu pengetahuan ataupun pendidikan.  Ada saja alasan mereka untuk tidak bersekolah ataupun menuntut ilmu.  Saat hujan deras mereka malas masuk, saat guru sedang sakit, mereka memilih pulang dibandingkan belajar di sekolah.  Irosnisnya lagi saat jam sekolahpun mereka sering bolos serta banyak menghabiskan waktu untuk nongkrong di Warnet(warung internet) atau bahkan terlibat tawuran.  Jadi pendidikan bukan lagi menjadi prioritas anak – anak remaja tersebut.

Orang tua tentu berperan penting dalam pembentukan karakter anak  - anak mereka.  Dalam pendidikan orang tua juga seharusnya bisa mengajarkan pentinganya hal tersebut!  Bukan hanya mengajar dan memberikan pengertian tentang pentinya pendidikan, mereka juga harus cakap mempraktekkanya kepada anak – anak mereka.  Saat anak – anak melihat dengan jelas betapa pentingnya ilmu pengetahuan dan pendidikan tersebut, maka hasrat mereka untuk menutut ilmu juga akan semakin besar.  Dan ingatkanlah juga kepada mereka sebagai calon penerus bangsa, bahwa dengan pendidikanlah seseorang juga mampu menghadirkan kebaikan bagi sesama! Dan jika kita telah mendatangkan kebaikan  bagi sesama, maka pada hakikatnya kita telah menjadi salah satu dari pada anak – anak Allah.

Orang yang berpendidikan sebenarnya bukan hanya bisa mengubah dunia menjadi lebih baik, namun juga bisa mengubah hati manusia menjadi lebih baik di mata pencipta-Nya!

“Arahkanlah perhatianmu kepada didikan,
Dan telingamu kepada
Kata – kata pengetahuan”
Amsal 23:12

GOD Bless u

Tuesday, February 11, 2014

(ArBer)Lebih kuat dan sulit dikalahkan






Lebih kuat dan sulit dikalahkan


Di saat kita

Sendiri belum tentu menang
Sendiri belum tentu sanggup
Sendiri tidak diperhitungkan
Sendiri sulit meraih impian

Sendiri mudah tersesat
Sendiri habiskan tenaga
Sendiri gampang putus
Sendiri bisa dikalahkan

Namun di saat kita
  
Bersama lebih kuat
Bersama lebih cepat
Bersama lebih hebat
Bersama lebih bertenaga

Bersama sulit dikalahkan
Bersama sulit diputuskan
Bersama sulit dilawan
Bersama bisa saling mengisi

Dari pada saling mengalahkan
Lebih baik bersatu menjadi yang tak terkalahkan


“Dan bilamana seorang dapat dikalahkan,
Dua orang akan dapat bertahan.
Tali tiga lembar tak mudah diputuskan”
Pengkotbah 4:12

GOD Bless u

Monday, February 10, 2014

(ArBer)Berteriak terus - terusan



Berteriak terus - terusan

Anak – anak kecil di belahan dunia manapun suka untuk berteriak.  Teriakan seorang anak kecil saja bisa membuat telinga bising, apalagi teriakan dari beberapa anak kecil.  Lalu pertanyaanya adalah sadarkah kita kalau kitapun ternyata sering berteriak layaknya anak – anak kecil?

Kita mungkin tidak berteriak dengan suara keras, dan andai kata dilakukan pun tentunya di tempat – tempat khusus yang tidak menggangu telinga orang lain, akan tetapi kita pasti sering “berteriak” kepada Tuhan.  Bukan hanya mengeluh, terkadang kita juga terlalu cengen, sehingga selalu berteriak meminta tolong serta jawaban dari Tuhan tanpa berusaha terlebih dahulu.  Atau bahkan bisa jadi mengeluh ataupun merengek sepanjang waktu kepada Tuhan atas segala permasalahan kita baik ringan maupun berat.

Tuhan tentu tidak pernah menolak siapapun yang ingin datang kepada- Nya, bahkan Dia dengan sabar menerima segala “teriakan” serta keluh kesah kita!  Permasalahannya sebenarnya kembali lagi kepada diri kita sendiri, yaitu apakah kita tidak bertumbuh di dalam keimanan kita, sehingga dalam hal kecilpun kita merengek?  Anak – anak mempunyai sifat yang serba praktis, mereka merasa saat apa yang mereka inginkan belum tercapai, maka mereka harus tetap berteriak, merengek dan meminta hingga mendapatkan.  Berbeda dengan anak – anak, orang dewasa seharusnya sudah tahu kapan harus berteriak meminta dan kapan harus diam untuk menunggu.  Lalu termasuk dimanakah ke-imanan kita saat ini? Seperti anak – anak yang terus merengek atau seperti orang dewasa yang sudah mampu bersabar dalam menunggu Jawaban- Nya?

Saat kita percaya secara total kepada Tuhan, maka kita tidak akan berteriak serta merengek terus menerus untuk suatu hal yang sama( yang belum di jawab Tuhan)!

“Diamlah dan ketahuilah
Bahwa Akulah Allah
…………………………………….”
Mazmur 46:11

GOD Bless u

Sunday, February 9, 2014

(ArBer)Semakin baru, semakin baik.



Semakin baru, semakin baik.

Perkembangan teknologi saat ini tidak membutuhkan waktu yang lama lagi.  Panen(hasil pertanian atau perkebunan) baru bisa dilihat dalan jangan wkatu 3 atau 4 bulan, dengan waktu yang sama, mungkin sudah keluar 2 samapai 3 seri gadget terbaru dari berbagai merek produsen tekepon selurar.

Hal yang menarik adalah saat sebuah produsen mendatangkan gadget dengan teknologi terbaru, pasar bisa menerimanya dengan baik.  Bukan hanya merimanya akan tetapi juga terjadi penurunan peminat pada produk gadget seri sebelumnya.  Intinya para konsumen pengguna gadget mudah sekali meninggalkan produk yang dipakainya di saat munculnya seri terbaru meskipun dari produsen yang sama.  Seri yang baru selalu dijadikan citaan “sempurna” bagi para konsumen, meskipun mereka tahu nantinya aka nada yang lebih baru lagi.  Lalu bagaimana dengan gadget seri yang lama? Pasti banyak sekali diatara kita yang menjualnya dengan alas an itu produk lama yang sudah berlalu(meskipun kita baru mebelinya 1 ataupun 2 bulan sebelumnya)

Rasul Paulus mengatakan bahwa kita semua adalah ciptaan baru apabila kita telah menerima Kristus dan hidup sesuai dengan kehendak- Nya.  Baru yang dimaksud tentu bukan dengan penampilan fisik yang baru, melainkan penampilan serta aktualisasi kehidupan yang baru seperti, cara berpikir,bertindak serta merespon berbagai hal dalam kehidupan kita.  Saat kita menjadi ciptaan baru, kita meninggalkan berbbagai kebiasaan lama kita yang tidak sesuai dengan firman serta kebenaran- Nya.  Jadi dengan demikian kita tidak perlu lagi “menikmati” segala hal lama kita, namun tetap berfokus kepada segala tujuan iman serta pengharapan baru di dalam terang dan kasih Kristus!  Sudahkan anda diperbaharui?  Jika belum datanglah segera kepada- Nya untuk meng update kehidupan anda menjadi baru kembali!

Sesuatu yang baru seharusnya lebih baik dari pada yang lama, jadi tinggalkanlah segera yang lama!

“Jadi siapa yang  ada di dalam Kristus,
Ia adalah ciptaan baru:
Yang lama sudah berlalu,
Sesungguhnya yang baru sudah dadang”
2 Korintus 5:17

GOD Bless u

Friday, February 7, 2014

(LaBer) In His Time




In His Time
Diane Ball
Key: F


F           Gm7  C         F  Bb2/F
In His time, in His time

                     Gm7                     Bb/C  C9       F2     F
He makes all things beautiful   in His time

Eb/F  F7          BbM7                   GM6/Bb
Lord  please show me ev'ry day

                    Am7                           Dm7
as You're teaching me Your way

C/D  Dm7  Gm7                        C7  Bb/C  C7   F   Bb2/F  F
that You  do just what You say in    Your time

verse 2
In Your time, in Your time
You make all things beautiful in Your time
Lord my life to You I bring
may each song I have to sing
be to You a lovely thing in Your time

 (Sumber:suaranafiri.com)


“Ia membuat segala sesuatu Indah pada waktunya
Bahkan ia memberi kekekalan
Pada hati mereka tetapi manusia tidak dapat
Menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah
Dari awal sampai akhir”
Pengkhotbah 3:11

GOD Bless u