Wednesday, July 1, 2026

(ArBer)Masakah waktumu hanya untuk uang saja?

 


Masakah waktumu hanya untuk uang saja?

 

Pasti banyaklah yang setuju dengan kalimat di atas, karena setiap menit yang terbuang diibaratkan juga dengan membuang kesempatan mendapatkan uang.  Apakah kita sebagai orang percaya juga berpikir demikian?

Orang percaya juga terkadang mengikuti arus dunia yaitu “mempersembahkan” seluruh waktu yang ada hanya untuk mendapatkan harta materi saja.  Padahal selain harta materi banyak hal penting yang lebih berharga, yang sapatutnya dikejar juga.  Seperti kesetiaan kepada Tuhan, damai sejahtera, kasih mengasihi dan berbagai hal lainnya yang tidak bersifat egoistis.

Semakin kita fokus untuk menumpuk banyak harta materi, maka kita akan semakin diperalat oleh barang fana tersebut.  Awalnya kita merasa dapat mengendalikan benda mati tersebut, namun perlahan kitalah yang menjadi hamba dan dikendalikan oleh harta yang ebrlimpah tersebut.  Jika sudah demikian maka tidak ada lagi yang ebrharga di hati serta pikiran kita selain dari pada harta materi yang adalah benda matai tersebut.  Jadi sebelum kita jadi hamba uang dan diperalatnya selama 24 jam, arahkanlah hati kita kepada firman Tuhan, dan dengan demikian fokus hidup kita akan berubah serta tidak tergantung lagi kepada hal – hal fana di dalam dunia ini!

Tuhan adalah pencipta waktu di dalam dunia ini, jadi sudah selayaknya segala waktu kita dipersembahkan untuk- Nya, dan bukan kepada hal – hal fana duniawi!

 

“Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu

Dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman:

Aku sekali – kali tidak akan membiarkan engkau dan

Aku sekali – kali tidak akan meninggalkan engkau”

Ibrani 13 : 5

 

God Bless You