Masakah waktumu hanya untuk uang saja?
Pasti
banyaklah yang setuju dengan kalimat di atas, karena setiap menit yang terbuang
diibaratkan juga dengan membuang kesempatan mendapatkan uang. Apakah kita sebagai orang percaya juga
berpikir demikian?
Orang
percaya juga terkadang mengikuti arus dunia yaitu “mempersembahkan” seluruh
waktu yang ada hanya untuk mendapatkan harta materi saja. Padahal selain harta materi banyak hal
penting yang lebih berharga, yang sapatutnya dikejar juga. Seperti kesetiaan kepada Tuhan, damai
sejahtera, kasih mengasihi dan berbagai hal lainnya yang tidak bersifat
egoistis.
Semakin
kita fokus untuk menumpuk banyak harta materi, maka kita akan semakin diperalat
oleh barang fana tersebut. Awalnya kita
merasa dapat mengendalikan benda mati tersebut, namun perlahan kitalah yang
menjadi hamba dan dikendalikan oleh harta yang ebrlimpah tersebut. Jika sudah demikian maka tidak ada lagi yang
ebrharga di hati serta pikiran kita selain dari pada harta materi yang adalah
benda matai tersebut. Jadi sebelum kita
jadi hamba uang dan diperalatnya selama 24 jam, arahkanlah hati kita kepada
firman Tuhan, dan dengan demikian fokus hidup kita akan berubah serta tidak
tergantung lagi kepada hal – hal fana di dalam dunia ini!
Tuhan
adalah pencipta waktu di dalam dunia ini, jadi sudah selayaknya segala waktu
kita dipersembahkan untuk- Nya, dan bukan kepada hal – hal fana duniawi!
“Janganlah kamu
menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu
Dengan apa yang ada
padamu. Karena Allah telah berfirman:
Aku sekali – kali tidak
akan membiarkan engkau dan
Aku sekali – kali tidak
akan meninggalkan engkau”
Ibrani 13 : 5
God Bless You
