Jangan panggil aku Naomi!
Naomi
mengganti namanya sendiri menjadi “Mara” atas dasar segala hal buruk yang
dialaminya. Rut tidak sadar bahwa Tuhan
Allah setia dan selalu menyertainya, salah satu bukti kesetian Tuhan adalah
kesetian Ruth menantunya yang sudah kehilangan suaminya.
Rut
yang sudah kehilangan suaminya yang adalah anak Naomi sebenarnya bisa saja
kembali ke tanah kelahirannya, dan memang Naomi juga menginginkan hal
tersebut. Hanya saja Ruth tetap setia
mengikuti mertuanya tersebut, meskipun belum ada tanda – tanda masa depannya
akan terjamin. Ruth memberanikan diri
pergi ke negeri asing hanya demi kesetiaanya kepada mertuanya, dan itulah bukti
nyata kesetian Tuhan dalam kehidupan Naomi.
Nyatanya
nama Naomi tetap disebut di seluruh pasal dalam kita Rut. Nama Naomi tidak disebutkan atau diganti
dengan “Mara”. Berkaca dari kejadian
dalam firman Tuhan itu, kita juga seharusnya tidak cepat menghakimi hidup kita
sendiri yang serba buruk. Bukalah mata
iaman kita, sebab Tuhan sebenarnya merancangkan hal indah pada masa depan kita,
jsutru ketika kita bangkit dari kejatuhan pad amasa pencobaan. Jadi yakinlah satu hal bahwa Tuhan Allah
setia dan akan tetap setia apapun keadaan kita saat ini dan juga di masa yang
akan datang!
Ketika
mata iman kita tertutup pergumulan hidup, maka kita tidak akan pernah menyadari
kesetiaan serta penyertaan Tuhan!
“Tetapi ia berkata
kepada mereka:
Janganlah sebutkan
aku Naomi, sebutkanlah aku Mara
Sebab Yang Mahakuasa
telah melakukan
Banyak yang pahit
kepadaku”
Rut 1 : 20
God Bless You











