Monday, June 9, 2025

(ArBer)Pentingnya ratapan!

 


Pentingnya ratapan!

 

Ratapan sangat diperlukan dalam hidup ini, dengan meratap kita akan disadarkan akan kelemahan kita dan juga mengakui kuat kuasa Tuhan.  Dengan meratap juga akan melatih mental kita untuk terus – menerus mengandalkan Tuhan, dan dengan meratap juga akan membuat hati Tuhan tergerak oleh karena belas kasihan.

Masalah yang datang tidak selamanya mendatangkan derita, terkadang banyak makna yang bisa kita raih dari hal tersebut.  Setidaknya kita dapat belajar disiplin yang diantaranya adalah disiplin dalam doa serta permohonan.  Kesulitan hidup juga akan membuat mata kita terbuka akan kenyataan bahwa kita tidak mampu melakukan apapun tanpa Tuhan.

 Teriakan dalam ratap tangis kita juga bukanlah tanda kelemahan iman kita, namun sebaliknya teriakan terus menerus dalam ratap tangis malahan membuktikan ketergantungan kita akan belas kasihan Tuhan Allah!  Jadi janganlah malu meratap dengan teriakan serta tangisan yang mendalam di hadapan Tuhan, bahkan teruslah berdoa dengan sungguh – sungguh sambil menantikan anugerah serta belas kasihan- Nya!  Tuhan yang adalah kasih tentu tidak akan pernah menutup telinga- Nya terhadap semua ratap tangis kita!

Meratap dengan terikan dan tangisan kepada Tuhan Allah adalah bukti kekuatan iman kita yang nyata kepada- Nya!

 

“Berteriaklah kepada Tuhan dengan nyaring, hai, puteri Sion

Cucurkanlah air mata bagaikan sungai siang dan malam

Janganlah kau berikan dirimu istirahat,

Jjanganlah matamu tenang”

Ratapan 2 : 18

 

God Bless You

(PuBer)Celaka karena dosa sendiri

 


Celaka karena dosa sendiri

 

Kabut semakin pekat

Sinar surya tak kunjung datang

Mata kabur membuat tersesat

Petaka merusak pikiran tenang

Ingin lari tapi sudah tak sempat

Dosa diri merusak hidup yang senang

 

Semangat patah hati lesu

Air mata berlinang menangisi jiwa

Nafas tertahan lidahpun kelu

Kesalahan masa lalu memunculkan celaka

Hanya TUHAN yang sanggup membantu

kepada TUHAN ku taruh asa

 

Dosaku mengepung dan membinasakan nyawaku

Doa kepada Tuhan menguatkan dan membebsakan jiwaku

 

“Sebab malapetaka mengepung aku, sanpai tak terbilang banyaknya

Aku telah dikejar oleh kesalhanku sehingga aku tidak sanggup melihat

Lebih besar jumlahnya dari rambut kepalaku, sehingga hatiku menyerah

Berkenanlah kiranya Engkau ya TUHAN, untuk melepaskan aku

TUHAN segerlah menolong aku!”

Mazmur 40 : 12 - 13

God Bless You


Sunday, June 8, 2025

(ArBer)Kotbah Petrus

 


Kotbah Petrus

 

Petrus akhirnya mendapatkan kesempatan untuk membangun jemaat mula – mula, ketika ia berbicara atau kotbah di hadapan ribuan orang.  Petrus yang pernah gagal imannya, kemudian dikuatkan Yesus agar dapat menjadi batu karang yang kokoh untuk kawanan domba Allah, dan pada hari Pentakosta tersebut, hal itupun terwujud.

Kotbah di serambi Salomo akhirnya menjadi sebuah awal baru bagi umat yang ingin menjadi pengikut Kristus.  Banyak orang yang kala itu belum mengeal bahkan menjadi pembenci Kristus, malahan berubah menjadi pengikut- Nya yang setia.  Lalu kira – kira apa rahasia Petrus sehingga mampu menggerakan hari banyak orang yang datang kala itu?  Tentu itu semua terjadi oleh karena anugerah Tuhan Allah, namun juga ada sumbangsih Petrus yang menerjemahkan segala kehendak Tuhan dengan benar.

Petrus yang tahu bahwa dosa sudah menutupi orang – orang disana oleh karena beberapa waktu lalu mereka juga menjadi saksi serta pelaku yang memaksakan Kristus disalib.  Alih – alih menghakimi mereka, malahan Petrus membuka pintu maaf dan menyarankan mereka semua agar bertobat dan memberi diri dibaptis dalam nama Allha Tritunggal.  Petrus tidak mau mempermasalahkan dosa masa lalu, dan ia fokus akan masa depan yang lebih baik yang sesuai dengan kehendak Tuhan.  Jadi adakah diantara kita saat ini yang berhadapan dengan orang 3 orang berosa yang pantas dihukum?  Apakah kita maumengajak atau memberi kesempatan kepada mereka untuk bertobat? Atau bahkan kita sendiri yang turun tangan menghukum mereka?

Jikalau penghukuman adalah fokus Tuhan Allah, maka Kritus Yesus sebenarnya tidak perlu hadir ke dalam dunia ini!

 

“Jawab Petrus kepada mereka:

Bertobatlah dan hendaklah kamu masing – masing

Memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kritsus

Untuk pengampunan dosamu

Maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus”

Kisah Para Rasul 2 : 38

 

God Bless You

Tuesday, June 3, 2025

(ArBer)Sumber air bagi banyak orang

 


Sumber air bagi banyak orang

 

Pohon pada gambar di atas adalah salah satu pohon yang paling penting bagi penduduk disekitarnya.  Pohon berumur ribuan tahun dengan diameter yang besar tersebut mempunyai peran vital yang utama, yaitu menympan air serta menjadi sumber air di masa kekeringan, sehingga banyak orang bergantung terhadap pohon tersebut.

Yesus menajmin kepada siapapun yang mau mengikuti- Nya, tidak akan pernah merasakan haus.  Yesus adalah sumber air kehidupan yang berfungsi bukan Cuma memuaskan dahaga, namun juga menjamin kemurnian hati sampai kedatangan- Nya yang ke – dua kali.  Jadi jikalau kita telah mengetahui di mana kita bisa mendapatkan “air hidup”, mengapa kita masih enggan mencari Sang sumber air kehidupan tersebut?

Tidak sama seperti pohon besar pada gambar di atas, yang banyak berguna serta dicari orang ketika musim kering melanda, Yesus selalu dibutuhkan dalam setiap waktu dan kondisi apapun!  Setiap orang di dalam dunia ini sejatinya membutuhkan Yesus Kristus baik dalam kehidupan ini maupun kehidupan di masa yang akan datang!  Yesuslah yang mampu memuaskan dahaga bagi kita di dalam dunia ini, dalam bentuk prtlindunga, penghiburan serta pengajaran dari Roh Kudus! Dan Yesus jugalah yang menjamin kita agar kelak dapat berjumpa dengan Allah Bapa di kehidupan yang akan datang!

Sang sumber air kehidupan selalu ada dekat kita, masihkan kita menadalkan yang lain ketika kita “haus”?

 

“Dan pada hari terakhir, yaitu pada puncak

Perayaan itu Yesus berdiri dan berseru

Barangsiapa haus, baiklah ia datang

Kepada – Ku dan minum!”

Yohanes 7 : 37

 

God Bless You

(LaBer)Bertumbuh Bersama (GMS Worship)

 


Bertumbuh Bersama (GMS Worship)

 

Intro :

G  Am  Em  C

 

Bait :

G        D/F#      Em        C

  Bersatulah, Mari Kita Bersatu

Am            G/B

  Bersehati Sepikiran

C                       D

  Runtuhkan Tembok Yang Merintangi

 

G         D/F#     Em        C

  Bekerjalah, Mari Kita Bekerja

Am                   G/B

  Jungjung Kasih Dan Karunia

C                 D

  Gapai Panggilan Tertinggi

 

Am              G/B

  Tetaplah Menyala Layani Sesama

C                    D

  Terus Bertumbuh Bersama

 

Reff :

        G           D/F#       Em

Dalam Kasih Kita Bergerak Bersama

        G7    G/B

Memenangkan Jiwa

     C          D        G  D

Menjadi Harapan Bagi Dunia

       G              D/F#        Em

Dalam Iman, Kita 'Kan Menang Bersama

          G7   G/B

B'ritakan NamaNya

      C              D            G

Bertumbuh Dalam Kristus Dan G'rejaNya

 

 “Sampai kita semua telah mencapao kesatuan iman

Dan dalam pengetahuan yang benar tentang Anak Allah,

Kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang

Sesuai dengan kepenuhan Kristus”

Efesus 4 :13

 

GOD Bless You

 

 

 

 

Monday, June 2, 2025

(ArBer)Pentingnya mendengarkan!

 


Pentingnya mendengarkan!

 

Penting sekali mendengar, sebelum berbicara.  Kemampuan mendengar tiap individu juga berbebda – beda, ada yang mampu mendengar ditengah keramain, sebaliknya ada yang membutuhkan situasi yang tenang, baru telinganya bisa menangkap suara – suara disekitarnya, nah anda termasuk yang mana?

Jangan pernah menyepelekan kemampuan mendengar kita, sebab mengasah kemampuan pendengaran kita bisa membawa kita ke dalam jalan hidup yang lebih baik.  Mendengar dengan benar akan menjamin kata – kata kita lebih bermakna.  Mendengar dengan sungguh – sungguh sebelum bicara juga akan membantu kita dapat memikirkan dengan benar tindakan atau sikap apa yang akan diambil selanjutnya. 

Jadi intinya adalah kemampuan mendengar sangatlah penting bagi kita semua.  Dalam kerohanian mendengar adalah hal utama dan mendasar agar kita dapat mengerti kebenaran firman Tuhan!  jikalau kita mau hidup benar sesuai kebenaran firman Tuhan, maka bukalah telinga kita lebar – lebar terhadap firman- Nya!  Dengarkanlah segala perintah dari firman- Nya dengan seksama sebelum kita mepraktekkanya!  Janganlah mendengar dengan setengah – setengah agar apa yang kita kehendaki sesuai dengan kehendak Tuhan Allah yang berbicara kepada kita melalui firman- Nya!

Bukalah telinga selebar – lebarnya terhadap hal – hal yang berasal dari firman Tuhan! dan tutuplah telinga serapat – rapatnya terhadap suara – suara bising yang berasal dari dunia ini!

 

“Sendengkanlah telingamu dan datanglah kepada-Ku

Dengarkanlah, maka kamu akan hidup!

....................................”

Yesaya 55 : 3

 

God Bless You

Sunday, June 1, 2025

(ArBer)Pernah merasakan hal yang sama

 


Pernah merasakan hal yang sama

 

Ada beberapa individu yang mampu meraih kesuksesan tanpa pernah merasakan menjadi pekerja.  Ada juga individu yang menjadi pemimpin perusahaan yang memulai karirnya dari seorang pegawai.  Mereka yang berjuang dari bawah tentu akan lebih merasakan berbagai macam pengalaman yang akhirnya nanti dapat menjadi modal ketika mempimpin banyak orang.

Yesus juga mengalami apa yang dirasakan umat manusia.  Yesus mengalami berbagai percobaan dan berhasil menang dari segala derita yang dialamiNya.  Yesus yang adalah Anak Allah mau merasakan sendiri apa yang dirasakan umat- Nya, dengan turun ke dalam dunia yang kotor.  Tujuannya tidak lain adalah karena kasih- Nya kepada umat manusia.

Jadi sebagai orang percaya adakah keraguan kita terhadap Yesus Kristus yang adalah Anka Tunggal Allah?  Adakah kita yang masih tidak percaya bahwa Ia mampu menyertai bahkan melepaskan kita dari pencobaan – pencobaan di dalam dunia ini?  Yesus telah membuktikan bahwa Ia mampu melewati pencobaan – pencobaan dunia ketika menjadi manusia, jadi percayalah kitapun sebenarnya mampu melewati derita oleh karena berbagai pencobaan hidup ini! Jikalau kita tetap beriman serta berserah sepenuhnya kepada Ia yang sudah terlebih dahulu menang dari pencobaan – pencobaan tersebut!

Tuhan Allah pernah menjadi manusia melalui Yesus Kristus, oleh karena itu Ia sangat memahami apa yang kita rasakan!  Jadi andalkanlah Ia yang pernah merasakan hal yang sama dengan kita!

 

“Sebab oleh karena Ia sendiri

Telah menderita karena percobaan

Maka Ia dapat menolong mereka yang dicobai”

Ibrani 2 : 18

 

God Bless You