Sunday, January 18, 2026

(ArBer)Anak kecil adalah yang terbesar di kerajaan- Nya!


Anak kecil adalah yang terbesar di kerajaan- Nya!

 

Sifat dari anak – anak adalah polos apa adanya.  Mereka kerap berani bertanya ketika mereka ingin tahu, mereka tidak ragu meminta dan maksud hati mereka adalah bersih adanya.  Satu hal yang jelas anak – anak tidak sombong dan selalu ingin menjadi rendah hati agar mereka makin disayang.

Sifat anak – anak yang polos yang seperti itulah yang ternyata diinginkan Kristus.  Ia ingin mereka umat-Nya tidak sibuk membanggakan diri dan “mencari muka” di hadapan Tuhan.  Tuhan Yesus Kristus tidak ingin koita mengasihi-Nya dengan embel – embel tertentu seperti “jabatan” menjadi yang paling deket ataupun yang terbesar dalam kerajaan sorga.  Tuhan ingin kita mengasihi- Nya apa adanya.

 Fakta lapangan ternyata tidaklah seperti yang Kristus harapkan, sebab murid - ,urid- Nya yang sepanjang hari bersama – sama dengan- Nya saja masih berebut untuk menjadi yang terkemuka dan utama.  Lalu apakah kita juga terseret dalam diksi tersebut? Yaitu menjalankan kehendak Tuhan hanya demi sebuah popularitas semata dikalangan orang percaya? Atau kita tidak peduli akan pendapat orang lain dan hanya bersihat apa adanya dalam mengasihi Kristus Yesus?

Kristus meninginkan anak – anak- Nya mengasihi dengan hati yang oenuh semangat dan pikrian yang bersih dari kehendak pribadi! Jadi datanglah kepada Yesus dengan rendah diri serta apa adanya layaknya anak kecil!

 

“Sedangkan barangsiapa merendahkan diri

Dan menjadi seperti anak kecil ini

Dialah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga”

Matius 18 : 4

 

God Bless You 

Wednesday, January 14, 2026

(ArBer)Yang kuat harus mencari yang lemah!

 


Yang kuat harus mencari yang lemah!

 

Penting bagi kita melatih otot tubuh kita agar menjadi kuat.  Setelah kita memiliki otot tubuh yang kuat, lalu apa selanjutnya?  Apakah kita menggunakan segala kekuatan otot kota untuk keperluan pribadi kita saja? Atau justru menggunakannya juga untuk menopang mereka yang tidak berotot atau dengan kata lain lebih lemah?

Perlu konsistensi jangka panjang untuk dapat membentuk otot ‘ otot tubuh kita agar berubah menjadi kuat dan padat.  Setelah memperoleh otot kuat, boleh saja kita berbangga diri oleh karena konsiternsi, pengorbanan serta perjuangan kita untuk mendapatkannya, akan tetapi ada tugas lebih mulia lagi setelahnya.  Kita yang sudah kuat justru ternyata mempunyai tanggung jawab membantu mereka yang lemah ataupun belum sanggup menjadi kuat.  Kita wajib menanggug kelemahan mereka, dan melatih mereka juga agar menjadi kuat serta kemudian membantu orang yang lemah lainnya.

Tuhan memberikan karubnia berbeda bagi tidap manusia ciptaan- Nya.  Ada yang terkadang kuat dalam satu bidang namun lemah dalam bidang lainnya.  Jadi sebabagi suatu kmunitas yang juga anggota tubuh Kritsus, kita diwajibkan untuk saling menanggung beban sesama kita juga, sebab kekuatan yang lebih dari kita bisa jadi menutupi kelemahan ataupun kekurangan sesama kita, dan naninya akan berlaku juga bagi kita sendiri dengan kekurangan kita!

Dalam tubuh Krstus idak ada yang paling kuat seorang diri dan pailing lemah seorang diri, semua harus saling berisnergi dalam hal menanggung beban dan saling membantu!

 

“Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan

Orang yang tidak kuat dan jangan kita

Mencari kesenangan kita sendiri”

Roma 15 : 1

 

God Bless You

Tuesday, January 13, 2026

(ArBer)Pembawa damai

 


Pembawa damai

 

Tokoh pada gambar di atas cukup kontroversi di dalam panggung perpolitikan dunia ini.  Beliau yang adalah kepala negara adidaya mengaku sanggup menjadi seorang yang akan membawa damai bagi negara – negara yang bertikai.  Ternyata kenyataanya tidak sama dengan apa yang diucapkannya, sebab negra yang dipimpimnya malahan kerap melaukan pelanggaran hubungan internasional terhadap negara lain.

Perdamaian adalah impian setiap individu di dalam dunia ini.  Kita semua sangat mengingkan perdamaian, namun terkadang untuk mencapai hal tersebut kita malahan terlibat konflik bahkan perang dengan pihak lainnya.  Jadinya bukannya menciptakan perdamaian, malahan yang tercipta hanyalah peperangan yang tentunya merugikan berbagai pihak.

Orang percaya adalah mereka yang menebarkan kasih dan juga pembawa damai.  Yesus Kristus sendiri datang untuk mewujudkan ke- dua hal tersebut di dalam duani ini.  Menciptakan damai apalagi sebagai pembawa damai memang tidak mudah untuk dikerjakan, namun dengan meminta pimpinan Roh Kudus, hal tersebut mudah saja terjadi. Jadi janganlah kita menjad orang – ornag yang mendatang pertikaian, namun sebaliknya, jadilah pembawa damai di manapun kita berada!

Kapan, dan dimanapun kedamaian haruslah diciptakan, dan itulah salah satu tugas dan tanggung jawab orang percaya!

 

“Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik

Carilah perdamaian dan berusaha mendapatkannya!”

Mazmur 34 : 14

 

God Bless You

(PuBer)Bumi ini masih dikasihi Tuhan Allah

 


Bumi ini masih dikasihi Tuhan Allah

 

Alamku tidak lagi sehat

Air meluap menganyutkan daratan

Daratan terbakar dengan sangat hebat

Badai meniup tidak terhentikan

 

Bencana dan derita terus berdatangan

Namun kelimpahan tetap tersedia

Cobaan dan bencana melahirkan tangisan

Kelimpahan dan berkat menanti didepannya

 

Bumi tetap ada oleh karena kehendak Allah

Musim – musim tetap bergantian menyapa bumi

Jangan lelah dan jangan gelisah

Bumi yang rusak ini tetap Tuhan kasihi

 

Bumiku sudah tidak aman oleh karena ulah manusia

Bumiku tetap ada oleh karena kuasa serta kehendak Tuhan Allah

 

“Selama bumi masih ada, takkan berhenti-henti

Musim menabur dan musim menuai, dingin dan panas

Kemarau dan hujan, siang dan malam”

Kejadian 8 : 22

God Bless You

Monday, January 12, 2026

(LaBer)Mari Tuturkan Kembali (KJ 145)

 


Mari Tuturkan Kembali (KJ 145)

Syair: Tell Me the Story of Jesus, Fanny J. Crosby 1880

Lagu: John R. Sweney 1880

 

D                     A                  D

Mari tuturkan kembali kisah yang indah benar,

D                      A                  D

warta berharga sekali, Yesus Pahlawan besar.

G                D      A                 D

Bahwa di malam lahirNya malak menyanyi merdu:

G                   D      Em       E       A  Am

“Hormat dib’ri bagi Allah; dunia beroleh restu.”

 

Ref:

D                     A                  D

Mari tuturkan kembali kisah yang indah benar,

D                      A                  D

warta berharga sekali, Yesus Pahlawan besar.

 

2. Waktu Almasih puasa di padang tandus gersang,

untuk dosaku digoda, tap akhirnya menang.

Mari tuturkan derita dan sengsaraNya pedih;

Untuk manusia yang hina Ia disiksa perih.

 

3. Tuhan dipaku di salib, tubuh memar didera,

matiNya nista dan aib, lalu dikubur seg'ra.

Warta gembira sekali: "Kubur tak dapat menang;

Tuhan t'lah hidup kembali!" Kita beroleh senang.

 

 “Dialah satu – satunya yang tidak takluk kepada maut

Bersemayam dalam teraang yang tak terhampiri

Seorangpun tak pernah melihat Dia dan

Memamng manusia tidak dapat melihat Dia

Bagi- Nyalah hormat dan kuasa yang kekal Amin!”

1 Timotius 6 : 16

 

 

GOD Bless You

 

 

 

(ArBer)Karena kasih, Musa rela berkorban

 


Karena kasih, Musa rela berkorban

 

Musa sebenarnya amat sangat mengenal kakrakter bangsa Israel.  Meskipun demikian ia tetap mengasihi bangsa yang terkenal tegar tengkuk itu.  Bukan hanya sekali bangsa tersebut menantang Tuhan Allah, namun berkali – kali, akan tetapi tetap saja Musa tetap mengasihi mereka.

Tuhan Allah pernah bermaksud membinasakan bangsa Israel, hanya saja berkali – kali pula Musa mencoba membela dengan melunakkan hati Tuhan Allah.  Musa bahkan berani mempertaruhkan dirinya sendiri demi membela bangsa Israel, sampai – sampai bersedia dihapuskan namanya di kita kehidupan.  Apabila kita menempati posisi Musa bersediakan kita mengorbankan diri kta bagi orang banyak yang memang terkenal suka membtah tersebut?

Rasa iba serta empati kita biasanya muncul terhadap mereka yang memang menurut kita layak mendapatkannya.  Kita memilih dan memilah siapa saja yang memang ataupun perlu kita kasihi.  Ternyata hal tersebut tidaklah sesuai dengan konsep kasih yang diajarkan Kirstus.  Konsep kasih Kristus adalah berani berkorban demi siapa saja yang, terutama mereka yang berdosa serta jauh dari pada Tuhan Allah! Lalu sudahkan kita menerapkan konsep kasih yang sama dengan Kristus? Ataukah kita masih pilih kasih dalam mengasihi?

Musa rela berkorban demi banyak orang oleh karena kasihnya! Siapkah kita berkorban atas dasar kasih?

 

“Tetapi sekarang, kiranya Engkau

 Mengampuni dosa mereka itu

Dan jika tidak, hapuskanlah kiranya namaku

Dari dalam kitab yang telah Kautulis”

Keluaran 32 : 32

 

God Bless You

Sunday, January 11, 2026

(ArBer)Yusuf jugalah pria

 


Yusuf jugalah pria

 

Harta, tahta dan Wanita adalah tiga hal yang paling banyak dikejar oleh seoranmg pria.  Biasanya setelah emndapatkan salah satunya, secara otomatis seorang pria akan mendapatkan ke- 3 hal tersebut bersdamaan.  Hanya saja biasanya mereka juga mudah jatuh dalam berbagai pencobaan oleh karena mendambakan salah satu dari hal tersebut itu.

Yusuf jugalah seorang pria atau laki – laki yang mempunyai Hasrat dan juga nafsu kedagingan.  Yusuf juga mendapatkan pencobaan luar biasa dalam hidupnya dari ke- 3 hal tersebut, sebab ia mempunyai kesempatan mendapatkan kedudukan, dan juga harta berlimpah Ketika ditunjuk Firaun sebagai wakilnya di negeri Mesir.  Jauh sebelum mendapatkan kedudukan tersebut, ia sudah terlebih dahulu lolos dari jeratan dan godaan Wanita.

Dari Yusuf kita para pria bisa belajar bahwa godaan akan ke- 3 hal duniawi tersebut akan selalu ada dalam kehidupan ini, baik di kala kita hidup dalam kekurangan maupun dalam kelebihan.  Intinya hal tersebut tidak dapat kita hindari, namun kita mampu menjadi pemenang dari godaan di atas tanpa berbuat dosa.  Dengan kemapuan kita sendiri tentulah kita tidak akan sanggup. Oleh karenanya kita wajib mengandalkan kuasa Tuhan, sebab Dialah yang akan menyertai serta memberi kekuatan agar kita tetrhindar dari dosa akibat ke- 3 hal godaan tersebut!

Semua pria pasti akan menghadapi godaan dunia yang sama, namun pria yang mengandalkan Tuhanlah yang tidak akan kalah oleh godaan – godaan tersebut!

 

 

“.............................

Bagaimana mungkin aku melakukan

Kejahatan yang besar ini dan berbuat dosa

Terhadap Allah?”

Kejadian 39 : 9

 

God Bless You