Negeri ini membutuhkan kita! setidaknya doa kita!
Sebuah
berita viral tentang penerima bea siswa untuk belajar ke luar negeri, yang
tampaknya lebih bahagia berada di sana menyadarkan banyak pihak bahwa jiwa
nasionalisme bangsa ini masih harus diperkuat.
Fakta mengatakan bahwa banyak orang yang sudah berhasil di luar negeri, entah
dalam karir maupun pendidikan lebih senang untuk hidup di tempat mereka berada
dan enggan untuk kembali.
Ada
saja alasan yang diutarakan berkaitan dengan keburukan bangsa ini, sehingga
mereka yang sudah berada di negeri asing kemudian memutuskan untuk malas
kembali. Bahkan mereka yang dibiayai
negarapun menyatakan kettidak senangannya akan bangsa ini dan malahan menyukai
berdomisili di negeri asing. Lalu apakah
kita sebabagai orang percaya juga membenarkan hal tersebut?
Daniel
pernah di bawa ke dalam pembuangan di negeri Babel, namun demikian sikapnya tetap
konsisten dan sama, yaitu berdoa untuk bangsanya. Menariknya adalah bangsa Israel sudah hancur
oleh karena kalah perang dan bahkan bangsa tersebut harus dijadikan budak,
namun Daniel tetap berdoa agar Tuhan menagmpuni dosa bangsa Israel. Lalu adakah kita mendoakan nengeri kita
seperti Daniel? Atau malahan kita juga ikut meghujat keburukan negeri ini dan
pergi ke negeri asing?
Sebenarnya
tidak ada larangan bagi setiap orang untuk memilih domosili di mana saja, namun
janganlah merendahkan bangsa tempat kelahiran kita! alangkah baik doakanlah negeri
dimana kita dilahirkan!
“Sementara aku
berbicara dan berdoa
Dan mengaku dosaku
dan dosa bangsaku, bangsa Israel
Dan menyampaikan ke
hadapan TUHAN, Allahku
Permohonanku bagi
gunung kudus Allahku”
Daniel 9 : 20
God Bless You

No comments:
Post a Comment