Thursday, February 26, 2026

(ArBer)Mau menjadi residivis?

 


Mau menjadi residivis?

 

Istilah residivis dikenakan kepada mereka yang “kelaur masuk” penjara.  Keluar masuk dalam arti sesungguhnya yaitu mereka yang telah menjadi nara pidana dan kemudian dibebaskan serta lalu masuk lagi oleh karena kasus pidana tertentu lagi.  Jadi intinya mereka sama sekali tidak kapok dan bertobat dan malah kerap melakukan pelanggaran hukum secara berulang.

Setiap orang juga pernah berbuat dosa, namun pertanyaanya adalah apakah setelah bertobat, ia kembali melakukan dosa yang sama lagi?  Tuhan memang mengampuni dosa kita, namun bukan berarti kita boleh kerap melakukannya lagi.  Bayangkanlah jikalau hukuman dari dosa adalah maut atau kematian langsung, mungkin tidak ada kesempatan bagi kita untuk berbuat dosa lagi dan juga bertobat.

Nyatanya Tuhan sabar dan tidak langsung menghukum umat manusia, malahan menembus dosa umat manusia.  Meskipun dosa kerap dilakukan lagi, bukan berarti Tuhan “diam” saja.  Ia nyatanya hanya sabar kepada kita semua, agar kita sadar dan bertobat, sebelum kedatangan- Nya yuntuk menghakimi umat manusia.  Jadi intinya adalah jangan menyia – nyiakan kesabaran Tuhan, dan segeralah bertobat dan jangan lakukan dosa lagi, agar jiwamu selamat!

Janganlah kita menjadi sama seperti residivis yang senang terus menerus dihukum, bahkan sampai berkali – kali!

 

“Anggaplah kesabaran Tuhan kita

Sebagai kesempatan bagimu

Untuk beroleh selamat

...............................................”

1 Petrus 3 : 15

 

God Bless You

No comments: