Mau menjadi residivis?
Istilah
residivis dikenakan kepada mereka
yang “kelaur masuk” penjara. Keluar
masuk dalam arti sesungguhnya yaitu mereka yang telah menjadi nara pidana dan
kemudian dibebaskan serta lalu masuk lagi oleh karena kasus pidana tertentu
lagi. Jadi intinya mereka sama sekali
tidak kapok dan bertobat dan malah kerap melakukan pelanggaran hukum secara
berulang.
Setiap
orang juga pernah berbuat dosa, namun pertanyaanya adalah apakah setelah
bertobat, ia kembali melakukan dosa yang sama lagi? Tuhan memang mengampuni dosa kita, namun
bukan berarti kita boleh kerap melakukannya lagi. Bayangkanlah jikalau hukuman dari dosa adalah
maut atau kematian langsung, mungkin tidak ada kesempatan bagi kita untuk berbuat
dosa lagi dan juga bertobat.
Nyatanya
Tuhan sabar dan tidak langsung menghukum umat manusia, malahan menembus dosa
umat manusia. Meskipun dosa kerap
dilakukan lagi, bukan berarti Tuhan “diam” saja. Ia nyatanya hanya sabar kepada kita semua,
agar kita sadar dan bertobat, sebelum kedatangan- Nya yuntuk menghakimi umat
manusia. Jadi intinya adalah jangan
menyia – nyiakan kesabaran Tuhan, dan segeralah bertobat dan jangan lakukan
dosa lagi, agar jiwamu selamat!
Janganlah
kita menjadi sama seperti residivis yang senang terus menerus dihukum, bahkan sampai berkali – kali!
“Anggaplah kesabaran
Tuhan kita
Sebagai kesempatan
bagimu
Untuk beroleh selamat
...............................................”
1 Petrus 3 : 15
God Bless You

No comments:
Post a Comment