Reaksi jikalau dikejar - kejar lawan
Daud
yang menuliskan kitab Masmur mempunyai banyak musuh. Mazmur sendiri banyak mencatat “curhatan”
raja Daud yang kerap dikejar serta imngin dihabisi lawan – lawannya. Hebatnya raja Daud yang memiliki banyak
lawan, tetap mengandalkan Tuhan dibandingkan dengan kemampuan dirinya sendiri
Daud
adalah seorang pahlawan yang mempunyai kemampuan berperang di atas rata – rata. Jelas sekali ia juga bukan seorang yang
pengecut. Musuh dan lawan Daud sendiri sebenarnya
juga bukanlah mereka yang mempunyai kemampuan lebih dari Daud, hanya saja Daud
memilih menghindar dan tidak melakukan apapun jikalau tidak mendapat restu dari
Tuhan Allah yang dipercayai- Nya, bahkan Daud tidak masalah lari dan bersembunyi
di manapun untuk mengindari lawan – lawannya.
Dalam
kehidupan ini kita juga kerap menghadapi banyak “lawan”. Bisa jadi dianataranya adalah orang sekitar
kita yang tidak suka akan keberhasilan kita, atau mereka yang tidak suka dengan
cara kita bekerja atau berbisinis yang bersih.
Mereka mungkin juga menggunakan banyak cara untuk berusaha mengalahkan
kita, namun apakah respon kita? Apakah kita membalas segala perlakuan mereka? Atau
malahan kita yang berusaha dahulu mengalahkan mereka? Apabila kita adalah anak – anak Allah maka yang
harus kita lakukan terlebih dahulu, yaitu datanglah kepada Tuhan dan mengadukan
segala perkara kita sambil memohon bimibingan serta perlindungan- Nya!
Jangan
pernah melanggar kehendak Tuhan, meskipun kita mampu mengalahkan dengan mudah
lawan ataupun pengejar di belakang kita!
“Pengejar dan lawanku
banyak,
Tetapi aku tidak
menyimpang dari
Peringatan –
peringatan - Mu”
Mazmur 119 : 157
God Bless You

No comments:
Post a Comment