Rendah hati serta tahu diri
Rencana
pembangunan rumah untuk Tuhan oleh raja Daud memang direstui oleh Tuhan, hanya
saja Tuhan tidak mengijinkan Daud yang membangunnya. Anak Daud yaitu Raja Salomo lah yang nani
dipercaya Tuhan membangunnya. Raja Daud
tetap mepunyai andil dalam pembangunan, yaitu dengan menyediakan bahan – bahan berkualitas
untuk kelak digunakan anaknya untuk membangun rumah Tuhan.
Raja
Daud dengan segala usahanya berhasil menyediakan bahan yang terbaik untuk
pembangunan rumah Tuhan. Setelah
berhasil menyelesaikan tugasnya raja Daud tetap tahu diri dan mengucap syukur
kepada Tuhan ataas segala anugerah- Nya.
Raja Daud sadar segala yang dimilikinya mulai dari harta berlimpah,
tahta bahkan keluarga yang banyak anggotanya adalah pemberian Tuhan Allah. Bahkan menurut Daud diijinkan untuk memenuhi
kebutuhan untuk pembangunan rumah Tuhan adalah suatu berkat yang tidak layak
diterimanya.
Adakah
saat ini kita mempunyai kerendahan hati seperti raja Daud? Apakah kita malahan malah sibuk memarkan
segala keberhasilan serta pencapaian hidup kita? Atau sadarkah apa yang kita
miliki dan raih bukan sekedar buah kerja keras kita, namun juga berkat yang
Tuhan ijinkan kita dapatkan? Ingatlah satu
hal semakin kita tahu diri, maka semakin kita tahu akan isi hati Tuhan Allah
kita!
Raja
yang begitu besar dan agung saja sadar bukanlah siapa – siapa dan tidak punya
apa – apa dihadapan Tuhan? lalu bagimanakah dengan kita?
“Ya TUHAN, Allah kami
segala kelimpahan
Bahan- bahan yang
kami sediakan ini untuk
Mendirikan bagi- Mu rumah
bagi – Mu yang kudus
Adakah dari tangan-
Mu sendiri dan punya- Mulah segala-galanya”
1 Tawarikh 29 : 16
God Bless You

No comments:
Post a Comment