Monday, April 13, 2026

(ArBer)Ingatlah bahwa Tuhan membenci perceraian!

 


Ingatlah bahwa Tuhan membenci perceraian!

 

Angka stasistik yang keluar dari data Badan Pusat Stastiktik Indonesia mengenai angka perceraian sungguh menggetkan banyak pihak.  Angka perceraian cenderung meningkat tajam dari tahun ke tahun.  Perceraian bahkan banyak terjadi juga diantara kita orang – orang percaya.

Pernikahan Kristen sebenarnya tidak mengatur perceraian, sebab pernikahan adalah kudus adanya di mata Tuhan  Allah.  Perceraian banyak terjadi oleh karena kedegilan umat Tuhan yang banyak mencari alasan serta cara untuk membenarkan perpisahan tersebut.  Bahkan atas dasar kasih antar sesama pasangan suami – isteri.  Satu hal yang pasti adalah banwa alasan apapaun tidak dibenarkan Tuhan Allah kita!

Ketika memutuskan menikah, sebaiknya kita sebagai orang percaya pahami bahwa kita bukan hanya meminta restu dari manusia seperti orang tua ataupun kerabat, atau bahkan jemaat Gereea saja, namun juga kepada Tuhan Allah yang maha kudus dan suci.  Ketika Tuhan mengijinkannya melalui Gembala gereja, maka tidak akan ada lagi kesempatan untuk menantang kehendak- Nya yaitu “hidup bersama sampai maut memisahkan”.  Jadi syarat Tuhan sebenarnya cukup sederhana, dan jikalau kita tidak mampu maka janganlah mengambil keputusan menikah dan disahkan di hadapan Tuhan Allah!

Pernikahan yang berlangsung dihadapan Tuhan Allah, hanya dapat dipisahkan oleh Tuhan Allah itu sendiri!

 

“Sebab Aku membenci percerian, friman TUHAN, Allah Israel

Juga orang yang menutupi pakaiannya dengan kekerasan

Friman TUHAN semesta alam

Maka jagalah dirimu jangan berkhianat”

Maleakhi 2 : 16

 

God Bless You

No comments: