Thursday, May 28, 2026

(ArBer)Ketika mulut tak sanggup berkata - kata lagi!

 


Ketika mulut tak sanggup berkata - kata lagi!

 

Setiap dari kita pasti pernah merasakan kegentiran hati ataupun kesedihan yang teramat mendalam sehingga tidak akata – kata yang mampu kita ucapkan meskipun hanya di dalam doa.  Kita hanya terdiam meringis di dalam hati, namun tidak mampu mengeluarkan suara oleh karena betapa sakitnya hati.  Lalu apakah dalam keadaan demikian Tuhan diam saja dan tetap menanti terucapnya doa serta permohonan kita?

Tuhan ternyata tidak diam saja melihat umat- Nya menderita dalam pergumulan hidup.  Roh Kudus adalah bukti Tuhan Allah menyertai kita semua.  Ketika mulut kota tak mampu berdoa lagi, ternyata Roh tetap berdoa kepada Allah dengan isi doa yang sama dengan pergumulan kita namun tidak terucapkan mulut kita.  Roh Kudus tetap berdoa walaupun kita lidah kita sendiri menjadi kelu di hadapan- Nya.

Roh Penolong yang dikirimkan Tuhan Allah ketika Yresus naik ke surga mempunyai btugas untuk selalu menyertai umat- Nya.  Roh memberikekuatan, mengingatkan dan juga bahkan menolong dengan nyata ketika kita tak mampu menyatakan keluhan dalam doa.  Intinya Roh Penolong tetap ada di dalam hati kita serta bekerja tanpa kita sadari.  Jadinketika pergumulan hidup datang serta membuat kita tidak sanggup berdoa, Penyertaan- Nya tetap ada dan keluhan kota yang tidak terucapkan tetap didengar- Nya melalui doa dari Roh Penolong!

Roh Penolong tetap bekerja nyata di dalam hidup orang percaya, meskipun orang percaya jarang sekali menyadari-  Nya!

 

“Demikian juga roh membantu kita dalam kelemahan kita;

Sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa;

Tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah

Dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan”

Roma 8 : 26

 

God Bless You

No comments: