Suka memuji diri sendiri
Pemimpin
pada gambar di atas adalah seorang pemimpin yang terkenal suka disanjung dan selalu
ingin menjadi pusat perhatian. Ia merasa
lebih berkuasa dari pemimpin lainya, dan bahkan mengangkat dirinya sendiri menjadi
pemimpin dari begitu banyak pemimpin negara lainnya.
Seseorang
yang berprestasi ataupun berjasa, memang layak menerima pujian dari pihak lain,
namun kiranya hal tersebjut berjalan secara alami apa adanya. Janganlah karena mengaggap diri sendiri
berprestasi ataupun lebih hebat, dan kemudian memuji diri sendiri dengan mulut
sendiri dihadapan banyak orang. Akhirnya
pujian untuk diri sendiri lebih terdengar layaknya suatu kesombongan, yang
akhirnya membuat orang – orang disekitarnya menjadi tidak respect ataupun cuek.
Jadi
alangkah baiknya pujian tidak keluar dari mulut kita sendiri, sebab akan
dinilai sebagai kesombongan diri.
Jikalau memang layak dipuji maka biarlah orang lain yang melakukannya, dan
kita sendiri tetap berpegang pada prinsip “hanya Tuhanlah yang layak dipuji dan
ditinggikan”. Satu hal yang terpenting
adalah kembalikan semua pujian tersebut kepada- Nya, sebab Dialah yang membuat
kita dapat melakukan ini atau itu!
Pujian
yang sebenarnya tidak berasal dari mulut kita sendiri, namun berasal dari Tuhan
Allah melalui mulut sesama kita!
“Biarlah orang lain
memuji engkau
Dan bukan mulutmu
Orang yang tidak kaukenal
Dan bukan bibirmu
sendiri”
Amsal 27 : 2
God Bless You

No comments:
Post a Comment