Thursday, June 18, 2026

(ArBer)Suka memuji diri sendiri

 


Suka memuji diri sendiri

 

Pemimpin pada gambar di atas adalah seorang pemimpin yang terkenal suka disanjung dan selalu ingin menjadi pusat perhatian.  Ia merasa lebih berkuasa dari pemimpin lainya, dan bahkan mengangkat dirinya sendiri menjadi pemimpin dari begitu banyak pemimpin negara lainnya.

Seseorang yang berprestasi ataupun berjasa, memang layak menerima pujian dari pihak lain, namun kiranya hal tersebjut berjalan secara alami apa adanya.  Janganlah karena mengaggap diri sendiri berprestasi ataupun lebih hebat, dan kemudian memuji diri sendiri dengan mulut sendiri dihadapan banyak orang.  Akhirnya pujian untuk diri sendiri lebih terdengar layaknya suatu kesombongan, yang akhirnya membuat orang – orang disekitarnya menjadi tidak respect ataupun cuek.

Jadi alangkah baiknya pujian tidak keluar dari mulut kita sendiri, sebab akan dinilai sebagai kesombongan diri.  Jikalau memang layak dipuji maka biarlah orang lain yang melakukannya, dan kita sendiri tetap berpegang pada prinsip “hanya Tuhanlah yang layak dipuji dan ditinggikan”.  Satu hal yang terpenting adalah kembalikan semua pujian tersebut kepada- Nya, sebab Dialah yang membuat kita dapat melakukan ini atau itu!

Pujian yang sebenarnya tidak berasal dari mulut kita sendiri, namun berasal dari Tuhan Allah melalui mulut sesama kita!

 

“Biarlah orang lain memuji engkau

Dan bukan mulutmu

Orang yang tidak kaukenal

Dan bukan bibirmu sendiri”

Amsal 27 : 2

 

God Bless You

No comments: