Thursday, July 30, 2026

(ArBer)Berperanglah dengan puji - pujian kepada Tuhan!

 


Berperanglah dengan puji - pujian kepada Tuhan!

 

Raja Yosafat mengalami kengerian luar biasa ketika mereka hendak diserang oleh bani Amon dan juga Moab.  Ditengah ketakutan itu Tuhan berfirman kepada bangsa Yehuda bahwasannya mereka tidak perlu gentar dan takut, oleh karena Tuhanlah yang akan berperang mewakili mereka.  Meskipun demikian bangsa Yehuda tetap menghadapi musuh, yaitu dengan puji – pujian.

Orang Lewi memimpin puji – pujian yang diikuti oleh segenap tengara dan bangsa Yehuda dengan sorak – sorai nyaring.  Mereka tahu Tuhan Allah akan menepati janjinya untuk berperang demi mereka, namun mereka tidak diam dan pasif, melainkan aktif menyanyikan puji – pujian dengan ucapan syukur.

Berkaca dari pengalaman bangsa Yehuda, kira – kira sudah berapa kalikah? Tuhan “berperang” untuk kita? Apakah kita menunggu dengan diam saja tanpa melakukan apapun? Atau kita malahan terus menerus berdoa sambil bersyukur dan memuji nama Tuhan?  Jadi apapun “peperangan” yang kita hadapi saat ini, janganlah gentar namun serahkanlah semua ke dalam tangan Tuhan yang kuat! Bagian kita adalah mengucap syukur dengan dengan segenap hati kita dalam puji – pujian!

Puji – pujian yang tulus bisa jadi adalah sumber kemenangan utama dalam peprangan rohani kita! Sudahkah hari ini kita memuji nama- Nya?

 

“Kemudian orang Lewai dari bani Kehat dan bani Korah

Bangkit berdiri untuk menyanyikan puji – pujian bagi TUHAN

Allah Israel, dengan suara yang sangat nyaring”

 2 Tawarikh 20 : 19

 

God Bless You

No comments: