Tuesday, September 1, 2026

(ArBer) Fokusnya bukan tamparan pada pipi

 


Fokusnya bukan tamparan pada pipi

 

Ketika Yesus Kristus mengajar, banyak orang yang tidak mengerti akan ajaran- Nya.  Kristus memang sering memberikan perumpamaan dalam setiap ajaran- Nya, dan ketika mereka yang mendengar tidak membuka hati, maka mereka tidak akan mengerti jikalau hanya mengandalkan pikriannya sendiri.

Salah satu contoh perumpamaan sederhana tentang kasih yaitu “memberikan pipi kiri kepada mereka yang menampar pipi kanan” tidak muda dimengerti banyak orang.  Mungkin banyak diantara kita yang saat ini juga masih belum mengerti saat ini.  Perumpamaan sederhana itu kalo diartikan secara harafiah memang cukuplah aneh, namun jikalau kita mau membuka hati kita akan mengerti bahwa bukan tampatan ataupun pipi yang menjadi fokusnya maka kita akan mengerti.

Fokus dari perumpaan Yesus adalah verfokus pada kasih yang sempurna, yaitu mau memberi kesempatan berubah kepada mereka yang bersalah.  Apakah kesempatan tersebut digunakan dengan sebaoknya atau malahan tidak dimanfaatkan, hal tersebut bukanlah kuasa dari iita lagi.  Satu yang pasti kasih yang sejati tidak menuntut pembalasan, melainkan kesempatan untuk berubah ke arah yang leboh baik dan benar.  Jadi adakah kita sudah memberikan kesempatan orang yang berbuat jahat kepada kita untuk berubah? Jika mereka belum berubah juga, mulailah dengan mendoakkanya!

Perumpamaan yang Kristus ajarkan akan mudah dimengerti jikalau kita mau membuka hati dan menerima- Nya terlebih dahulu sebagai Juruselamat kita!

 

“Tetapi Aku berkata kepadamu:

Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu

Melainkan siapa pun yang menampar pipi kananmu

Berilah juga kepadanya pipi kirimu”

 Matius  5 : 39

 

God Bless You

No comments: