Fokusnya bukan tamparan pada pipi
Ketika
Yesus Kristus mengajar, banyak orang yang tidak mengerti akan ajaran- Nya. Kristus memang sering memberikan perumpamaan
dalam setiap ajaran- Nya, dan ketika mereka yang mendengar tidak membuka hati,
maka mereka tidak akan mengerti jikalau hanya mengandalkan pikriannya sendiri.
Salah
satu contoh perumpamaan sederhana tentang kasih yaitu “memberikan pipi kiri
kepada mereka yang menampar pipi kanan” tidak muda dimengerti banyak
orang. Mungkin banyak diantara kita yang
saat ini juga masih belum mengerti saat ini.
Perumpamaan sederhana itu kalo diartikan secara harafiah memang cukuplah
aneh, namun jikalau kita mau membuka hati kita akan mengerti bahwa bukan
tampatan ataupun pipi yang menjadi fokusnya maka kita akan mengerti.
Fokus
dari perumpaan Yesus adalah verfokus pada kasih yang sempurna, yaitu mau
memberi kesempatan berubah kepada mereka yang bersalah. Apakah kesempatan tersebut digunakan dengan
sebaoknya atau malahan tidak dimanfaatkan, hal tersebut bukanlah kuasa dari
iita lagi. Satu yang pasti kasih yang
sejati tidak menuntut pembalasan, melainkan kesempatan untuk berubah ke arah
yang leboh baik dan benar. Jadi adakah
kita sudah memberikan kesempatan orang yang berbuat jahat kepada kita untuk
berubah? Jika mereka belum berubah juga, mulailah dengan mendoakkanya!
Perumpamaan
yang Kristus ajarkan akan mudah dimengerti jikalau kita mau membuka hati dan
menerima- Nya terlebih dahulu sebagai Juruselamat kita!
“Tetapi Aku berkata
kepadamu:
Janganlah kamu melawan
orang yang berbuat jahat kepadamu
Melainkan siapa pun
yang menampar pipi kananmu
Berilah juga
kepadanya pipi kirimu”
Matius
5 : 39
God Bless You

No comments:
Post a Comment