Tidak memaksakan diri masuk ke tanah Edom
Bangsa
Israel bukannya tidak mengenal bangsa Edom, sebab Edom sejatinya adalah
keturunan dari saudara Yakub yaitu Esau.
Ironisnya ketika bangsa tersebut meminta ijin untuk melewati tanah Edom,
malahan mereka ditolak mentah – mentah.
Bukannya
hanya menolak, tapi bangsa Edom melaui rajanya siap berperang jikalau memang
bangsa Israel tetap ingin masuk ke wilayahnya.
Sebenarnya bangsa Israel hanya ingin melewati wilayah Edom tanpa meminta
apapun ataupun berlama – lama di negeri itu, namun tetap saja raja Edom tidak
mengijinkkanya. Uniknya reaksi Musa yang
terkenal tempramen, malahan tidak menanggapi ataupun berkonfrontasi dengan
mereka. Bangsa Israel hanya menyimpang
dari negeri Edom.
Kehidupan
ini juga tidak bisa ditebak, sebab aja saja penolakan dari sesama kita, bahkan dari
orang teredekat sekalipun. Lalu
bagiamana reaksi kita jikalau kita menghadapi hal seperti itu? Apakah kita akan
mendendam, mengutuk atau langsung berkonfrontasi? Sebagai anak Tuhan,
belajarlah untuk bersabar dan tetap mengandalkan Tuhan, janganlah mengandalkan
emosi diri! Sedapat mungkin utamakanlah
perdamaian dan serahkanlah segala halnya ke dalam Tuhan, dan biarlah kehendak-
Nya yang jadi!
Janganlah
memaksakan kehendak kita atas sesama! jikalau tidak bisa atau tidak
diperkenankan sesama kita, maka janganlah lakukan!
“Ketika Edom tidak mau
mengizinkan orang Israel
Lalu dari daerahnya,
maka orang Israel
Menyimpang meninggalkanya”
Bilangan 20 : 21
God Bless You

No comments:
Post a Comment