Sunday, September 13, 2026

(ArBer) Tidak memaksakan diri masuk ke tanah Edom


 

Tidak memaksakan diri masuk ke tanah Edom

 

Bangsa Israel bukannya tidak mengenal bangsa Edom, sebab Edom sejatinya adalah keturunan dari saudara Yakub yaitu Esau.  Ironisnya ketika bangsa tersebut meminta ijin untuk melewati tanah Edom, malahan mereka ditolak mentah – mentah.

Bukannya hanya menolak, tapi bangsa Edom melaui rajanya siap berperang jikalau memang bangsa Israel tetap ingin masuk ke wilayahnya.  Sebenarnya bangsa Israel hanya ingin melewati wilayah Edom tanpa meminta apapun ataupun berlama – lama di negeri itu, namun tetap saja raja Edom tidak mengijinkkanya.  Uniknya reaksi Musa yang terkenal tempramen, malahan tidak menanggapi ataupun berkonfrontasi dengan mereka.  Bangsa Israel hanya menyimpang dari negeri Edom.

Kehidupan ini juga tidak bisa ditebak, sebab aja saja penolakan dari sesama kita, bahkan dari orang teredekat sekalipun.  Lalu bagiamana reaksi kita jikalau kita menghadapi hal seperti itu? Apakah kita akan mendendam, mengutuk atau langsung berkonfrontasi? Sebagai anak Tuhan, belajarlah untuk bersabar dan tetap mengandalkan Tuhan, janganlah mengandalkan emosi diri!  Sedapat mungkin utamakanlah perdamaian dan serahkanlah segala halnya ke dalam Tuhan, dan biarlah kehendak- Nya yang jadi!  

Janganlah memaksakan kehendak kita atas sesama! jikalau tidak bisa atau tidak diperkenankan sesama kita, maka janganlah lakukan!

 

“Ketika Edom tidak mau mengizinkan orang Israel

Lalu dari daerahnya, maka orang Israel

Menyimpang meninggalkanya”

Bilangan  20 : 21

 

God Bless You

No comments: