Pejabat yang sembarangan berbicara
Entah
apa yang terjadi dengan pimpinan negeri ini.
Mereka selalu mengubar kata – kata yang kesannya menipu rakyatnya
sendiri. Mereka tidak ingin fakta
lapangan banyak diketahui masyarakat luas, namun demikian mereka juga menolak fakta
yang dipaparkan masyarakat dengan berbagai alasan.
Ketika
bencana terjadi di enegri ini, banyak pejabat tinggi yang malahan menyebut
bahwa bencana tersebut dibesar – besarkan media sosial. Ada lagi yang mengtakan bahwa jangan terlalu
percaya dnegan perkembangan serta informasi media sosial. Intinya mereka berusaha “menipu” dengan
mengatakan keadaan terkendali dan baik – baik saja, namun padahal keadaan serta
fakta dilapangan malahan terjadi sebaliknya.
Pintar
berorasi dan berpidato belum tentu menjamin isinya sesuai dengan
kenyataan. Banyak mereka yang pandai
berpidatao malahan memutar balikkan fakta.
Sungguh alangkah jahatnya para pejabat, jikalau terus menerus hanya
menyerukan keadaan yang terkendali padahal nyatanya tidak. Bagi kita semua juga berlaku hal yang sama,
yaitu janganlah kepandaian mengolah kata kita tidak diikuti hati nurani yang
bersih dan benar. Janganlah sampai kita
juga sama seprti pejabat – pejabat tersebut yang kerap mengucapkan sesuatu yang
tidak sesuai dengan fakta yang terjadi lapangan!
Jikalau
kita belum mengetahui keadaan ataupun fakta sebenarnya, janganlah sembarangan
bibirmu sembarangan berkata – kata yang jahat!
“Jagalah lidahmu
terhadap yang jahat
Dan bibirmu terhadap
ucapan – ucapan menipu”
Mazmur 34 : 14
God Bless You

No comments:
Post a Comment