Tuesday, October 6, 2026

(ArBer)Mengandalkan kekayaan

 


Mengandalkan kekayaan

 

Dialog dalaqma sebuah film layar lebar bertema superheroes itu ada benarnya juga jikala diikur dengan ukuran duniawi ini.  Siapa yang kaya sama saja dengan mempunyai kekuatan super yang tentunya mampu melakukan banyak hal yang tidak bisa dilakukan sembarangan orang.

Menjadi kaya adalah baik adanya, apalagi segala kekayaan ataupun titipan harta dari Tuhan tersebut dipergunakan untuk menjadi saluran berkat bagi banyak orang yang membutuhkan.  Menjadi kaya tidak dilarang, namun mengandalkan kekayaan, lalu kemudian menjadi sombong, itulah tantangan yang sangat sulit dihindari banyak orang, termasuk juga orang percaya.

Mengandalkan kekayaan hanya akan membuat seseorang merasa sombong.  Dampak paling buruknya bukan hanya sombong di hadapan sesama, namun juga di hadapan Tuhan.  Jikalau manusia sudah terlalu mengandalkan kekayaanya, maka Tuhan sudah tidak akan pernah diandalkan lagi.  Jadi jadilah kaya namun jangan pernah mengandalkan kekayaan.

Kekayaan tidaklah abadi, sebanyak apapun ada waktunya akan habis, hanya mengandalkan Tuhanlah ada kebahagian abadi.

 

“Peringatkanlah kepada orang – orang kaya di dunia ini agar

Mereka jangan tinggi hati dan jangan berharap

Pada sesuatu yang tak tentu seperti kekayaan, melainkan pada

Allah yang dalam kekayaan- Nya memberikan kepada kita

Segala sesuatu untuk dinikmati”

1 Timotius 6 : 17

 

God Bless You

No comments: