Sunday, October 9, 2011

(ArBer)Jangan bunuh diri dulu!



Jangan bunuh diri dulu!


Persaingan di dunia entertainment saat ini sudah banyak memakan korban jiwa. Bukan hanya harta benda yang hilang, nyawapun bisa hilang seketika hanya karena persaingan di dunia showcase. Ironisnya kehilangan nyawa justru bukan akibat dicelakakan orang lain, melainkan akibat kuputusan sendiri (misalnya : banyak artis yang stres kemudian melakukan bunuh diri oleh karena popularitasnya yang sudah menurun)


Bunuh diri kerap menjadi solusi paten bagi mereka yang sudah mengalami tingkat stres tinggi. Ketidakmampuan untuk bertahan mengahadapi permasalahan menimbulkan pemahaman baru, yaitu untuk melepaskan semua masalah, maka jalan satu-satunya adalah mengakhiri hidup sendiri. Ada juga yang merasa bertanggung jawab atas segala kesalahannya, sehingga merasa tidak pantas dimaafkan lagi. Apapun itu alasannya, semuanya terdapat satu kesamaan yaitu bahwa individu yang ingin mengakhiri hidupnya merasa sudah tidak ada harapan dan kepastian lagi.


Hidup dan matinya seseorang sebenarnya adalah otoritas dari sang Empunya kehidupan. Manusia yang ingin mencampuri otoritas Tuhan, akan dianggap berdosa(itulah sebabnya bunuh diri sama saja dengan berbuat dosa besar). Bunuh diri sebenarnya juga tidak menyelesaikan permasalahan, dan hanya akan menenggelamkannya tanpa pernah terselesaikan. Yakin akan satu hal bahwa selama Tuhan mengijinkan kita bernafas, berarti masih ada hari esok yang bisa kita lewati. Entah sulit ataupun mudah, nafas hidup kita adalah tanda dari Tuhan bahwa kita seharusnya masih sanggup melewati segala permasalahn tersebut. Mulai hari ini bersyukurlah atas nafas yang telah Tuhan berikan dan jangan memaksakan diri untuk “memberhentikan” nafas kehidupan dari Tuhan! Apapun permasalahan kita datanglah kepada Tuhan, karena DIA yang menjamin nafas kita pastinya menjamin langkah kita juga!


Terkadang seseorang tidak perlu kehilangan nyawanya dengan percuma(bunuh diri) jika orang tersebut mau bersabar sedikit lagi!


“Ketika kepala penjara itu terjaga dari tidurnya dan melihat

Pintu-pintu penjara terbuka

Ia menghunus pedangnya hendak membunuh diri

………………

Tetapi Paulus berseru dengan suara nyaring

Jangan celakakan dirimu

Sebab kami semuanya masih disini”

Kisah Para Rasul 16:27-28


GOD Bless u

Friday, October 7, 2011

(LAguBERkat)


MenyenangkanMu
Theresia Miller
Key: G


G C
Tuhan ku mau menyenangkanMu

Am D G
Tuhan bentuklah hati ini

G C
jadi bejana untuk hormatMu

Am D G D
cemerlang bagai emas murni


G C
Tuhan kuserahkan hatiku

Am D G
semua kuberikan padaMu

G C
Kuduskan hingga tulus selalu

Am D G D
agar aku menyenangkanMu


Reff:
G D C G
MenyenangkanMu, senangkanMu

Em A D
hanya itu kerinduanku

G D C Em
MenyenangkanMu, senangkanMu

Am D G
hanya itu kerinduanku



"Jangan hanya di hadapan mereka saja
Untuk menyenangkan hati orang,

Tetapi sebagai hamba-hamba Kristus
Yang dengan segenap hati melakukan kehendak
Allah"
Efesus 6:6

GOD Bless u

Thursday, October 6, 2011

(ArBer)Yang mana yang harus diikuti?


Yang mana yang harus diikuti?

Anda tersesat? Maka anda tak perlu lagi bertanya kepada orang lain, percayakan saja kepada sistem navigasi! Sistem navigasi kendaraan adalah perangkat navigasi berkendaraan modern yang digunakan untuk memandu perjalanan dari suatu tempat ke suatu tujuan tertentu, dengan menggunakan perangkat peta digital dan informasi posisi dengan menggunakan satelit GPS.GPS (Global Positioning System) Intinya dengan sitem navigasi ini, anda dapat memilih jalan mana saja untuk mencapai tujuan tanpa tersesat.


Tujuan akhir hidup kita tentunya adalah kebahagian juga kedamian bersama-sama dengan Sang Pencipta. Untuk menuju arah tujuan tersebut, kita juga memerlukan navigasi untuk menuntun kita menuju kepada-Nya. Lalu pertanyaan sederhananya adalah, model navigasi seperti apa yang bisa menuntun kita, lalu apakah kita hanya percaya dengan satu model navigasi tersebut? Atau bagaimana kita tahu bahwa navigasi(penuntun arah)tersebut benar atau tidak rusak?


Jika satu-satunya sistem navigasi yang kita percayai dalam dunia ini adalah Firman Tuhan, maka kita sama sekali tidak memerlukan lagi petunjuk-petunjuk arah lainnya! Firman Tuhan adalah petunjuk arah yang benar untuk menuntun setiap langkah kita menuju tujuan akhir yang dipenuhi kedamaian bersama-Nya dalam kerajaan Sorga. Mulai saat ini jika kita masih mempercayai “petunjuk arah lain”(Ramalan nasib, ramalan nenek moyang ataupun ramalan bintang), maka secepatnya kita harus meninggalkan semua itu. Sebelum kita makin tersesat, alangkah baiknya kita mempercayakan diri kita kepada Tuhan Yesus, yang tentunya akan menujukkan serta membawa kita ke dalam jalan damai sejahtera!


Apabila kita sudah memastikan petunjuk arah kehidupan kita berasal dari Tuhan Allah, maka ikutilah petunjuk-Nya dan jangan melirik petunjuk arah lainnya lagi!


“Oleh rahmat dan belas kasihan dari Allah kita

…………..

Untuk mengarahkan kaki kita

Kepada jalan damai

sejahtera”

Lukas 1:78-79


GOD Bless u

Wednesday, October 5, 2011

(ArBer)Ayo, beri tahu jangan disimpan sendiri!


Ayo, beri tahu jangan disimpan sendiri!


Seperti halnya kebahagiaan yang tidak mungkin kita simpan sendiri, kesedihan juga hendaknya jangan kita pendam sendiri! Untuk meluapkan kesedihan kita, memang tidaklah mudah, namun setidaknya hal tersebut bisa mengurangi beban kesedihan dalam pikiran.


Raut wajah akan terlihat berseri-seri kala hati merasakan sukacita. Sebaliknya wajah kita akan cenderung muram saat kesedihan ataupun kepedihan mendalam yang dirasakan hati. Dengan alasan seperti itulah, terkadang seseorang yang sedang bersedih justru pergi untuk menyendiri. Celakanya tidak semua orang yang menyendiri hatinya bisa kembali terpulihkan dari kepedihan hati, bahkan dalam beberapa kasus, kesendirian seseorang saat mengalami kesedihan justru membawa mereka ke dalam dosa yang lebih dalam seperti bunuh diri. Lalu bagaimana cara menghadapi kepedihan hati?


Hawa diciptakan Tuhan memang semata-mata untuk menemani Adam yang hanya seorang diri di dalam taman tersebut. Tuhan Yesus sendiri tidak melayani seorang diri saat Dia berada dalam dunia ini. Yesus memang mempunyai kekuasaan tak terbatas, namun sebagai manusia Dia menunjukkan bahwa Dia manusia biasa yang memerlukan bantuan dari murid-murid-Nya. Apabila saat ini anda sedang bersedih maka datanglah terlebih dahulu kepada Tuhan! Setelah kita datang kepada-Nya, maka alangkah baiknya kita juga mau membuka diri kita kepada orang-orang terdekat kita untuk memberitahukan keluh kesah kita. Mungkin kepedihan kita belum tentu terobati, namun dengan membuka diri paling tidak kepedihan kita telah berkurang. Ingatlah satu hal bahwa menyimpan kepedihan tidak menyelesaikan masalah, namun dengan berbagi kepada sesama, maka penghiburan pasti akan datang mengisi kepedihan hati!


Tuhan bisa memakai siapa saja untuk membantu permasalahan kita, namun terkadang kitalah yang terlalu gengsi untuk berbagi keadaan hati kita dengan sesama!


“Supaya kamu juga mengetahui keadaan dan hal ihwalku

Maka Tikhikius, saudara kita yang kekasih

Dan pelayan yang setia di dalam Tuhan

Akan memberitahukan semuanya kepadamu

Dengan maksud inilah ia kusuruh kepadamu

Yaitu supaya kamu tahu hal ihwal kami

Dan supaya ia menghibur hatimu”

Efesus 6:21-22


GOD Bless u

Tuesday, October 4, 2011

(ArBer)Tuhan selalu melihat.


Tuhan selalu melihat.


Dalam sebuah rumah, terlihat dua orang remaja pria(di bawah 17 tahun) terlihat gelisah dalam ruang tamu. Seperti menunggu sesuatu, mereka terlihat tidak tenang. Sesaat kemudian kedua orang tua salah satu remaja tersebut meninggalkan mereka keluar rumah. Wajah keduanya mulai tenang, tak beberapa lama kemudian, pembantu rumah juga minta ijin keluar rumah untuk membeli makan. Wajah keduanyapun mulai ceria. Setelah sang pembantu keluar rumah, maka dengan gerakan kilat keduanya mengeluarkan koleksi film-film dewasa(porno). Setelah itu mereka langsung menikmati film dewasa tersebut. Belum sampai lima menit keduanya terlihat resah, karena merasa masih ada yang mengawasi mereka. Karena di ruang tamu dipenuhi gambar Tuhan Yesus, akhirnya mereka memutuskan untuk pindah ke ruang lainnya agar mereka tenang dan merasa tidak ada yang mengawasi.


Ilustrasi di atas bukan hanya dihadapi sebagian besar kaum remaja yang sedang dalam proses pencarian identitas diri. Sebagian orang yang sudah bisa berpikir secara dewasapun mengalami hal tersebut. Saat kita merasa ada yang mengawasi, kita akan selalu berusaha pergi dan bersembunyi sebisa mungkin agar kita aman melakukan hal-hal yang tidak sepantasnya kita lakukan.(melanggar hukum atau melanggar Firman). Sayangnya walaupun hanya tinggal dua mata kita yang melihat(perbuatan dosa kita), tetap saja kita tak bisa menghindar dari mata Tuhan.


Apapun perbuatan dosa kita, tidak akan mungkin bisa kita sembunyikan dari-Nya. Tidak ada tempat di muka bumi ini yang bisa menyembunyikan kita dari mata Tuhan, jadi saat kita jatuh dalam dosa janganlah pergi menghindar ataupun bersembunyi. Saat tidak ada yang melihat Anda berbuat dosa bukan berarti anda bebas dari hukuman maut dosa! Jadi pikirkanlah dahulu sebelum berbuat, sebab DIA yang maha tahu, sedetikpun tidak pernah memalingkan mata-Nya dari kita semua.


Karena tidak ada tempat aman di bumi ini untuk berbuat dosa, maka janganlah berbuat dosa!


“Dan tidak ada suatu makhlukpun yang tersembunyi

Di hadapan-Nya

Sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka

Di depan mata Dia

Yang kepada-Nya kita harus

Memberikan pertanggungan jawab”

Ibrani 4:13


GOD Bless u

(ArBer)Kreatif atau curang?


Kreatif atau curang?


Sudah terbukti jelas, bahwa orang yang terbiasa menyontek adalah orang yang lemah dalam hal mengingat akan tetapi cukup kreatif dalam berpikir. Menjadi orang yang kreatif adalah baik, namun kreativitas yang keliru bisa membawa kita ke dalam permasalahan besar.


Dalam pekerjaan kita tentunya juga dituntut untuk kreatif, baik dalam mengatur waktu maupun dalam mewujudkan hasil yang lebih baik dari orang lain. Pekerja atau karyawan yang kurang kreatif, biasanya sulit berkembang dan mendapatkan posisi yang lebih tinggi. Bagi sebagian orang kelebihan berkreasi tersebut malah digunakan untuk hal-hal buruk seperti merugikan orang lain, merugikan perusahaan ataupun bahkan merugikan bangsa dan negara. Kreativitas seperti itu sama saja dengan kecurangan.


Dalam urusan rohani, kita kerap kali juga sering menggunakan tingkat kreativitas kita yang tinggi untuk mencari alasan untuk menghindar dari rutinitas kerohanian.(beribadah, membaca renungan bahkan sampai berdoa). Seratus bahkan kita bisa mengutarakan beribu alasan,(alasan-alasan kreatif yang terkadang tidak masuk akal) apabila kita malas melakukan kegiatan rohani tersebut. Apabila hal tersebut terjadi kepada kita, mulai saat ini kita harus kembali kepada iman mula-mula kita saat kita menerima Tuhan Yesus sebagai sang Juruselamat. Setiap orang pasti akan mengalami kemerosotan dalam hal iman, namun bukan berati kita harus kalah atau sengaja mengalah dengan keadaan tersebut. Yang harus dilakukan adalah justru harus lebih kreatif lagi dalam mengatur kegiatan serta waktu kita agar segala kegiatan kita tidak menggangu waktu berharga kita dengan Tuhan. Jadi berkreativitaslah dalam berbagai hal termasuk dalam hal kerohanian! Dan jangan pernah berkreativtas untuk hal yang keliru ataupun curang!


Kecurangan memang sejenak tampak menguntungkan, namun tidak ada kecurangan yang tidak berakhir di alam maut. Jadi bagi kita orang yang telah dibenarkan dalam Yesus, janganlah tergiur dengan kecurangan!


“Jikalau orang benar berbalik

Dari kebenarannya dan melakukan kecurangan

Ia harus mati karena itu”

Yehezkiel 33:18


GOD Bless u

Sunday, October 2, 2011

(ArBer)Nikmatilah apa yang bisa kita kerjakan!


Nikmatilah apa yang bisa kita kerjakan!


Kenikmatan dalam bekerja sejatinya berbeda antara satu individu dengan individu lainnya. Ada yang lebih mengutamakan gaji, ada lagi yang mengutamakan jam kerja yang pendek, dan juga ada yang lebih mengutamakan jenis pekerjaan yang tidak terlalu banyak menguras tenaga atau pikiran(pekerjaan yang santai). Stres tentu adalah hal yang paling dihindari oleh mereka yang bekerja ataupun berbisnis.


Walaupun kita menghindari stress dalam pekerjaan yang kita kerjakan, tetap saja kondisi jenuh atau stres tersebut lambat laun akan datang menghadang kita semua. Stres sendiri sebenarnya adalah kondisi yang kita ciptakan dari pikiran yang terlalu khawatir ataupun berlebihan dalam memikirkan sesuatu. Bagaimana caranya kita bisa menghindari stres yang datang dikala bekerja atau beraktivitas?


Hal yang paling mendasar untuk meredam datangnya stress adalah dengan berdoa dan bersyukur! Mulailah dengan berdoa sebelum melakukan aktivitas apapun! Ucapkanlah syukur senantiasa atas apapun yang kita hadapi sepanjang hari! Apabila kita mengalami rutinitas yang sibuk, maka bersyukurlah bahwa kita masih dipercaya Tuhan dan sesama untuk berkarya membantu sesama. Kemudian apabila kita masih belum mendapatkan pekerjaan yang kita idamkan, walaupun kita sudah berusaha sekuat tenaga, maka berbahagialah, karena Tuhan menyediakan banyak waktu luang bagi kita untuk bisa mengerjakan hal baik lainnya! Tidak semua orang di dunia ini beruntung dengan mendapatkan pekerjaan yang ideal, bahkan setelah mendapatkan pekerjaan idealpun belum tentu orang tersebut bebas dari stres. Jangan terlalu sibuk mengejar target atau keuntungan materi tertentu yang akhirnya hanya mendatangkan stres, akan tetapi jangan pula terlalu malas sehingga kehilangan kesempatan kerja! Jadi, nikmatilah apa yang bisa kita kerjakan dengan tekun!


Wanita paruh baya tersebut(gambar diatas) terlihat sangat bahagia. Meskipun hanya menjadi penjaga toilet yang sepi, dia tetap bisa berbahagia menikmati waktu kerjanya dengan membaca agar tetap terjaga dalam menjalankan tugasnya.


“Aku melihat

Bahwa tidak ada yang lebih baik

Bagi manusia dari pada bergembira dalam pekerjaannya

Sebab itu adalah bahagianya

……………”

Pengkotbah 3:22


GOD Bless u