Friday, October 5, 2012

(PuBer)Yesus Kami Puja


Yesus Kami Puja
Jesus, We Enthrone You
4/4 Do=G

G_________Em
Yesus, kami puja,

C_________________G
kami sembah s'bagai Raja,

Em_______Bm
berdiri di tengah kami,

C______A_______D
ditinggikan dan dipuji.

Reff
G_________Bm______Em
sembah dan puji, p'nuhi tahtaMU,

C_________D________G___Em
sembah dan puji, p'nuhi tahtaMU,

C_________D________G___Em
sembah dan puji, p'nuhi tahtaMU,

_____Am____D_____G
Yesus Tuhan adalah Raja.


English Ver

Jesus, We Enthrone You
We Proclaim You Are King
Standing Here, In The Midst Of Us
We Raise You Up With Our Praise

And As We Worship
Build Your Throne
And As We Worship
Build Your Throne
And As We Worship
Build Your Throne
Come Lord Jesus
And Take Your Place



“Sekarang ya Allah kami,
Kami bersyukur kepada- Mu
Dan memuji nama- Mu yang agung itu”
1 Tawarikh 29:13

GOD Bless u

Thursday, October 4, 2012

(ArBer)Perlukah menekan“panic button”?



Perlukah menekan“panic button”?

Kira – kira apa fungsi  “panic button”  pada gambar di atas?  Apakah setelah menekan tombol tersebut, kepanikan ataupun kegelisahan kita akan segera hilang? Atau jangan – jangan tombol tersebut justru malah menambah kepanikan?

Setenang apapun karakter kepribadian seseorang, pasti ada saja yang bisa membuat orang tersebut panik.  Kepanikan biasanya timbul oleh karena sesuatu hal yang datangnya tiba-tiba dan tidak siap untuk dihadapi.  Bisa juga sesuatu yang belum terjadi, namun hal tersebut menimbulkan kekhawatiran yang berkepanjangan, sehingga jiwa dan mental tidak dapat merasa tenang.  Satu hal yang pasti adalah jika seseorang ingin mengatasi kepanikan diri, tentu tombol tersebut bukan solusinya!

Raja Daud dengan segala keperkasaan dan kepintarannya, ternyata sering juga merasakan kepanikan yang luar biasa.  Meskipun dia tahu tidak akan mati di tangan musuhnya (janji Allah), tetap saja dia sering merasa panik.  Hal positif yang bisa kita pelajari dari Raja Daud adalah bahwa saat ia panik, ia tahu apa solusinya.  Daud hanya percaya dan berpengharapan kepada Tuhan.  Dia tidak mencari isteri, penasehatnya ataupun panglima- panglimanya yang gagah perkasa, sebab dia tahu hanya  Tuhanlah sumber ketenangan jiwa.  Lalu pertanyaannya kemudian adalah, kemanakah kita saat kita panik ataupun khawatir?  Apakah kita juga berusaha mencari “panic button”  , atau kita justru hanya berlutut dengan memejamkan mata untuk berdoa kepada Tuhan?

Percayalah hanya Tuhan yang mampu mengalirkan ketenangan bagi hati dan jiwa kita! Di dunia ini tidak mungkin ada yang bisa!


“Hanya pada Allah saja
Kiranya aku tenang,
Sebab dari pada- Nyalah
harapanku”
Mazmur 62:5


GOD Bless u

(PuBer)Miskin sementara


Miskin sementara

Aku tidak meminta hidangan sepiring
Apa yang ada, itu yang ku makan
Meskipunn hanya nasi kering
Aku sudah merasa dikenyangkan

Aku tidak meminta rumah mewah
 Asalkan bisa duduk, itupun cukup
Di pinggir jalanpun tak masalah
Asalakan diikinkan hidup

Aku tak meminta berkat melimpah
Apalagi hidup yang panjang
Walaupun sengsara dan rendah
Aku tetap merasa senang

Aku tahu Dia selalu memandang
Kemiskinan yang sementara ini
Kasih-Nya tak akan hilang
Jiwaku selalu dilindungi

Tidak ada kemiskinan abadi, Bagi mereka yang kaya di hati
Tidak ada kesengsaraan abadi, dalam Tuhan yang mereka imani



 “Aku ini sengsara dan miskin
Tetapi TUHAN memperhatikan aku
Engkaulah yang menolong aku
Dan meluputkan aku,
Ya Allahku, janganlah terlambat!”
Mazmur 40:17


GOD Bless U

Wednesday, October 3, 2012

(ArBer)Wajib melayani!



Wajib melayani!


Hiruk pikuk kampanye pemilihan kepala daerah sudah berlalu.  Kepala daerah yang dijago – jagokan akan membawa perubahan di Ibukota Negara ini juga telah terpilih.  Lalu kemudian semua rakyat hanya bisa menunggu realisasi dari janji-janji mereka semasa kampenye.

Bukan rahasia lagi, bahwa menjadi pejabat pemerintahan mendatangkan keuntungan rezeki yang berlipat berlipat – lipat ganda.  Selain menjadi orang terkemuka/popular, mereka juga mudah menjadi kaya akan harta materi.  Meskipun salary yang diterima tiap bulannya sudah cukup besar, tetap saja para pejabat mencari pemasukan – pemasukan lainnya dengan berbagai cara.  Akhirnya yang terjadi adalah, bukannya sebagai pelayan rakyat, para pejabat justru dilayani rakyat.

Tugas penguasa adalah melayani rakyatnya, dan bukan sebaliknya.  Apalagi seseorang yang terpilih ataupun polpeler oleh karena bantuan rakyat.  Saat ini akan dimulai “pemerintahan” baru di kota Jakarta.  Kita sebagai orang – orang Kristiani wajib mendoakan mereka yang menjabat dapat bekerja dan melayani dengan sebaik-baiknya.  Kita juga wajib mengawal mereka dalam setiap kegiatan mereka.  Indonesia saat ini sudah terpuruk oleh karena korupsi dan penghianatan para pejabat terhadap rakyat pemilihnya, jadi kita hseharusnya paradigm tersebut dirubah!  Mudah – mudahan dengan kehadiran orang-orang terkemuka yang baru(Gubenur dan wakil) bisa mengubah paradigma-paradigma buruk tersebut!  Jadi dukung dan doakanlah selalu.

Menjadi seseorang penguasa yang populer/disukai banyak pihak tidaklah sesulit menjadi penguasa yang mau melayani rakyat!

“Dan barangsiapa ingin
Menjadi yang terkemuka di antara kamu,
Hendaklah dia menjadi hamba
Untuk semuanya”
Markus 44:10


GOD Bless u

(ArBer)Carilah dahulu Dia, yang Empunya cinta sejati!

-->

Carilah dahulu Dia, yang Empunya cinta sejati!


Tuhan Allah menciptakan perempuan, oleh karena Tuhan Allah ingin manusia(laki-laki) tidak hidup seorang diri serta mempunyai teman sepadan.  Jadi sudah menjadi naluri alami jika setiap pria ataupun wanita selalu berusaha melakukan apapun untuk mencari pendamping yang cocok dari lawan jenis mereka masing-masing.

Jatuh cinta banyak menghasilkan hal positif.  Saat jatuh cinta seseorang akan lebih bersemangat dalam melakukan aktivitasnya.  Jiwa dan mental seseorangpun akan mengalami suatu perubahan yang positif.  Contoh sederhananya adalah, saat seseorang jatuh cinta, biasanya ia tidak akan mudah marah, namun akan lebih ramah.  Selain itu ia juga pasti akan lebih kreatif menggunakan otaknya untuk melahirkan ide – ide tertentu (paling tidak ide-ide tertentu untuk mendapatkan perhatian dari lawan jenisnya).  Bahkan ada yang mengatakan bahwa “satu- satunya sikap manusia yang tidak bisa dijelaskan adalah pada saat mereka jatuh cinta”

Sungguh mengesankan saat seseorang menemukan belahan jiwa mereka, namun tentunya ada hal utama yang tidak boleh mereka lupakan.  Sedalam apapun perasaan cinta antara dua anak manusia, tetap saja Tuhanlah yang menjadi landasannya!  Tuhan seharusnya menjadi pondasi kekuatan rasa cinta antara kedua sejoli.  Bahkan hal pertama yang harus dilakukan mereka yang sedang jatuh cinta adalah datang terlebih dahulu kepada Tuhan!, sebelum kepada pasangan yang dicintainya!  Mengapa harus demikian? Jawaban sederhana yang bisa diterima adalah bahwa Tuhan menciptakan Hawa untuk Adam, dengan kata lain Tuhanlah yang memberikan Adam pasangan.  Jadi janganlah kita memilih sendiri pasangan kita tanpa “restu” dari Tuhan Allah, sebab bisa jadi Tuhan tidak  menciptakan dia yang kita cintai untuk menjadi pasangan hidup kita.  Sebelum segala pengorbanan kita kepada dia yang kita cintai menjadi sia-sia, maka alangkah baiknya kita mencari dahulu Dia yang Maha mengetahui segala kebutuhan kita, termasuk kebutuhan mendapatkan kekasih!

Mendapatkan kekasih yang dapat membahagiakan kehidupan kita di dunia ini, serta mampu menjaga kita agar tidak kehilangan tempat dalam kerajaan Allah,  tidaklah mustahil untuk didapatkan, apabila kita “mencarinya” bersama-sama dengan Yesus!


“Tetapi carilah dahulu
Kerajaan Allah dan kebenarannya
Maka semuanya itu
Akan ditambahkan kepadamu”
Matius 6:33


GOD Bless u

Monday, October 1, 2012

(ArBer)Tidak harus merepotkan!



Tidak harus merepotkan!

Stiap orang yang sudah lanjut usia biasanya mengalami penurunan daya ingat.  Penurunan daya ingat mungkin tidak bisa diobati sepenuhnya, namun mereka yang sudah lanjut usia bisa memperlambat datangnya penyakit pikun(kemampuan daya ingat yang sudah maksimal)

Saat ini banyak sekali berdiri panti-panti jompo.  Jumlah penghuni pantipun semakin bertambah dari tahun ke tahun.  Fenomena ini sebenarnya cukup memprihatinkan apabila dilihat dari segi hubungan kekeluargaan.  Bayangkanlah apa perasaan orang tua yang sudah bersusah payah membesarkan anak mereka? jika setelah anak mereka dewasa, justru mereka sendiri “ditolaknya”.  Namun demikian banyak juga orang lanjut usia yang masih tinggal bersama seluruh anggota keluarganya, dan bahkan ada juga yang masih produktif.

Umur sebenarnya bukanlah halangan bagi seseorang untuk produktif, baik tua maupun muda.  Orang muda jangan menggunakan alasan masih belum berpengalaman, begitupun juga orang – orang yang sudah lanjut usia apabila masih sehat, angan menghabisakan waktu hanya untuk bersantai saja.  Orang lanjut usia juga masih bisa melakukan banyak hal, atau sedapat-dapatnya orang tua bisa memberikan contoh serta teladan yang baik.  Apalagi bagi orang lanjut usia yang sudah terbiasa hidup melayani Tuhan dengan penuh hikmat dan bijaksana, bisa “menularkan” kesungguhan ibadah mereka kepada generasi mendatang.  Dengan demikian bukan saja pikiran yang akan tetap sehat, fisikpun akan terasa  lebih bugar sebab sebagai seorang lansia(lanjut usia) masih sanggup  menghasilkan “buah-buah” kebaikan dalam Kristus Yesus.

Masa tua akan menjadi lebih berarti apabila, seseorang meneladankan hal – hal baik kepada keturunan - keturunanya, dan bukan justru merepotkan mereka!



“Laki – laki yang tua hendaklah hidup sederhana
Terhormat, bijaksana, sehat dalam iman
Dalam kasih dan dalam ketekunan
Demikan juga perempuan – perempuan yang tua
Hendaklah mereka hidup sebagai
Orang-orang yang beribadah, jangan memfitnah
Jangan menjadi hamba anggur
Tetapi cakap mengajarkan hal-hal baik”
Titus 2:2-3


GOD Bless u