Friday, September 5, 2014

(ArBer)Percaya ramalan?



Percaya ramalan?

Bagi kebanyakan orang tidak ada yang pasti di dalam hidup ini.  Anehnya setelah mereka mengetahui semua dalam dunia ini tidak ada yang bersifat pasti, mereka tetap mempercayai ramalan – ramalan akan masa depan mereka.  Memang terkadang para peramal bisa meramalkan dengan tepat, namun tidak semua peramal dapat mermalkan dengan tepat kapan waktu terjadinya hal yang diramalkan tersebut.  Secara logika apabila tidak ada kepastian akan masa depan, berarti ramalan – ramalan tersebut juga tidak seutuhnya mengandung kebenaran juga! lalu untuk apa datang kepada mereka?

Faktualnya manusia senang sekali dengan hal – hal berbau mistis.  Percaya atau tidak terhadap ramalan tersebut, itu adalah urusan kesekian, yang jelas manusia senang dengan “gambaran – gamb aran” semu akan suatu masa depan.  Semakin para peramal meramalkan akan suatu ketidak pastian, maka semakin seseorang akan lebih sering lagi mengunjunggi mereka(peramal), dan dengan demikian pendapatan si peramal tentunya juga akan semakin menumpuk.

Injil Tuhan juga mencatat bahwa sejak jaman dahulu kala bangsa Israel sudah mengalami ketergantungan dengan para peramal – peramal ataupun ahli nujum.  Tuhan bahkan sering memperingati mereka secara langsung bahwa para peramal tersebut adalah kepanjangan dari iblis di dalam dunia ini.  Segala ramalan mereka adalah berasal dari kegelapan dengan tujuan utama menyesatkan umat manusia sehingga manusia kehilangna iman serta kepercayaan mereka kepada Tuhan pencipta alam semesta ini!  Jadi bagi siapapun yang ingin mencoba peuntungan nasib mereka dengan para permal tersebut, pikirlah sekali lagi, sebab selain tidak ada kepastian yang akan didiapatkan dan hanya menghabiskan banyak uang, pintu dosa juga terbuka lebar bagi siapapun yang melakukannya!

Kita tidak perlu lagi datang kepada sesama manusia untuk mencari kebenaran dan kepastian, apabila kita sudah mempercayai Dia yang Maha benar dan serba pasti!

“.........
Janganlah kamu melakukan
Telaah atau ramalan
Imamat 19 : 26

GOD Bless u

Thursday, September 4, 2014

(ArBer)Melanggar larangannya sendiri!



Melanggar larangannya sendiri!

Sepintas larangan pada gambar di atas berisi pesan yang mulia, namun apabila kita teliti lebih mendalam lagi sebenarnya larangan tersebut tidak memberikan contoh yang benar. (sebab larangan tersebut diletakkan pada tempat yang dilarang).  Intinya sang pemberi larangan sendirilah yang pertama - tama melanggar larangan tersebut.

Faktanya saat ini semaikn banyak orang – orang munafik yang tampil di muka publik.  Kebanyakan dari mereka juga tidak malu – malu menyatakan bahwa mereka orang yang baik, bersih ataupun suci.  Parahnya kebanyakan mereka adalah orang – orang yang dicari oleh karena pelanggaran hukum tertentu.  Jadi bisa dikatakan bahwa tingkah laku mereka tidak bertolak belakang dengan segala hal yang ditampilkan mereka di muka umum!

Selama Yesus berada di dalam dunia ini, Dia juga banyak menegur dengan keras orang – orang munafik.  Orang – orang munafik sungguh banyak sekali di sekitar kita, atau bisa jadi kita sendiri adalah bagian dari orang – orang munafik tersebut!  Dan salah satu perbedaan mendasar antara orang munafik dengan tidak adalah; biasanya  orang – orang munafik suka sekali melarang sebelum dilarang, suka sekali menbanggakan diri, tanpa memperihatkan sesuatu perbuatan yang bisa dibanggakan.  Lalu adakah beberapa sifat tersbut ada dalam diri kita?  Jika memang ada maka secepatnya kita harus bertobat dan meminta pertolongan Tuhan untuk segera meninggalkan sifat dan sikap buruk kita!

Orang – orang munafik adalah orang yang selalu berusaha menjadikan seseorang untuk lebih baik, namun dirinya sendiri tidak mau sama sekali menjadi baik!

“Hai orang-orang munafik,

Rupa bumi dan langit kamu tahu menilainya

Mengapakah kamu tidak dapat menilai zaman ini?

Dan mengapakah engkau juga tidak

Memutuskan sendiri apa yang benar?

Lukas 12 : 56-57


GOD Bless u

Wednesday, September 3, 2014

(PuBer)Wajib beryukur!



Wajib beryukur!


Burung tidak memiliki tangan
Namun burung tetap bersyukur
Sebab burung mempunyai sayap
Untuk dapat terbang tinggi

Ikan tidak dapat menghirup udara  di darat
Namun ikan tetap bersyukur
Sebab ikan mempunyai insang
Untuk dapat bernafas di dalam air

Bunga tidak dapat bernyanyi
Namun bunga tetap bersyukur
Sebab bunga mempunyai warna yang indah
Untuk dapat menghibur mata

Batu tidak dapat bergerak
Namun batu tetap bersyukur
Sebab batu diperlukan umat manusia
Untuk dapat membangun dunia

Mengapa manusia sulit bersyukur?
Mangapa manusia tidak mau bersyukur?
 Mengapa manusia lupa bersyukur?
Padahal seluruh ciptyaan- Nya bisa bersyukur

“Mengucap syukurlah dalam segala hal,
Sebab itulah yang dikehendaki Allah
Di dalam Kristus Yesus bagi kamu”
1 Tesalonika 5 : 18

GOD Bless u

Tuesday, September 2, 2014

(ArBer)Mementingkan allah - allah lain.



Mementingkan allah - allah lain.

Tidak bermaksud untuk merendahkan, namun kejadian faktual di atas kerap kali bisa terjadi di mana saja dan bukan hanya di dalam sebuah kebaktian.  Rasa lelah bisa terjadi kapan saja, sehingga seseorang bisa merasakan kantuk, namun memilih untuk bermain gadget saat kebaktian adalah sebuah perbuatan yang tidak terpuji.

Mencari Tuhan mungkin saat ini sudah tidak menjadi alasan satu – satunya lagi bagi seseorang pada saat mereka pergi ke Gereja.  Bagi seseorang yang sudah “kecanduan” gadget, dimana saja bisa dijadikan arena untuk bermain gadget, termasuk di Gereja pada saat kebatian berlangsung.  Jikalau Tuhan sudah tidak menjadi fokus kita, maka sebenarnya kita sudah melakukan perbuatan terpuji, apalagi jika melakukan hal lain seperti hobi pada saat kita harus berfokus kepada Dia!

Selain gadget, masih banyak hal lain yang bisa menjadi allah kita id dalam duna ini, namun satu yang pasti kita telah emngecewakan Tuhan Allah yang empun- Nya kehidupan ini!  Kita saja sebagai manusia tentunya tidak akan suka apabila kita dinomorduakan, apalagi Tuhan Allah yang memeng pantas dan layak dinomor satukan.  Jadi, sejatinya Tuhan bisa saja mengendalikan kita untuk benar – benar hanya hidup demi dan untuk Dia, namun Tuhan memilih untuk memberikan kehendak bebas bagi kita semua.  Poinnya adalah agar kita semua bisa benar – benar dengan kerinduan hati yang paling dalam, jika ingin datang menemui- Nya dan bukan dengan paksaan.  Jadi janganlah lagi kebebasan kehendak tersebut kita gunakan justru untuk allah – allah lain(kesukaan – kesukaan kita yang lain) serta memilih menomorduakan Tuhan!

Tuhan telah mengganggap kita sebagai makhluk ciptaannya yang paling sempurna serta mulia(nomor satu di atas ciptaan- Nya yang lain), lalu pantaskah kita menomor duakan- Nya?

“Jangan ada padamu allah lain
Di hadapan - Ku”
Keluaran 20 : 3

GOD Bless u

Monday, September 1, 2014

(ArBer)Jangan menuruti tawarannya!



Jangan menuruti tawarannya!

Mungkin kita bisa saja menolak tawaran untuk “merokok”, namun belum tentu kita bisa menolak tawaran untuk menerima duit atau apalagi dalam jumlah yang besar(tanpa perlu mengetahui dari mana asal-muasalnya duit tersebut).  Itu hanyalah beberapa contoh hal sederhana yang sebenarnya kita sudah tau salah namun tidak kuasa menerima tawarannya.

Dunia ini banyak menwarkan hal – hal menarik yang berujung maut bagi umat manusia.  Celakanya dunia ini juga banyak menghasilkan “marketing – marketing” handal untuk menarik manusia masuk ke dalam kerajaan neraka.  Tidak semua orang bisa menolak godaan dari kenikmatan dosa, namun semua orang bisa mempengaruhi orang lain untuk melakukan dosa.  Jadi apakah anda semua sudah mempunyai sistem pertahanan yang kuat untuk melawan bujuk rayu orang – orang berdosa?

Faktaualnya, godaan dan bujuk rayu dari orang – orang berdosa selalu datang silih berganti dengan berbagai cara dan penawarang yang kreatif.  Firman Tuhan adalah tameng yang kuat untuk melawan berbagai godaan dari orang – orang berdosa!   Bukan hanya sesekali saja kita mendalami firman Tuhan, namun kita harus terus menerus mendalami dan juga melaksanakan firman- Nya.  Seperti halnya penawaran dari orang – orang berdosa yang selalu baru, kita juga harus terus menerus memperbaharui serta menguatkan iman kita!  Dan satu hal yang pasti juga adalah, jika banyak tawaran datang dari orang – orang berdosa menghampiri kita, janganlah sekali – kali kita terlena! Namun tolaklah sejak awal selagi sebab itulah waktu etrbaik kita untuk menolaknya!

Sebelum anda menuruti ornag – orang berdosa! Tolaklah segala tawarannya sejak dini!

“Hai anakku, jikalau orang berdosa
Hendak membujuk engkau,
Janganlah engkau menurut;”
Amsal 1 : 10

GOD Bless u