Friday, June 21, 2013

(LaBer)Sing Hallelujah To The Lord


Sing Hallelujah To The Lord


Linda Stassen


Key: Bm

verse 1
Bm        F#m          Bm  F#m
Sing hallelujah to the Lord,
Bm   A2/C#  D     Em     F#7sus F#
Sing halle- lujah to the Lord
Bm        A2     G         D
Sing hallelujah, sing hallelujah
Bm        F#m          Bm
Sing hallelujah to the Lord


Verse 2:
Sing Christ is risen from the dead
Sing Christ is risen from the dead
Sing Christ is risen
Sing Christ is risen
Sing Christ is risen from the dead

(Sumber: www.suaranafiri.com)


"Haleluya!
Pujilah nama TUHAN,
Pujilah, hai hamba  - hamba TUHAN"
Mazmur 135:1


GOD Bless u

Thursday, June 20, 2013

(PuBer)Pilih salah satu!


Pilih salah satu!

Kaki boleh melangkah ke depan
Mundur ke belakanngpun boleh
Silahkan lirikan mata ke kanan
Melirik ke kiripun tak masalah

Melopat ke atas tidak dilarang
Boleh juga terjun ke bawah
Bicaralah jika senang
Diampun tidak  salah

Hidup selalu mendatangkan pilihan
Apa yang dipilih, itu yang didapat
Tak boleh asal memilih kehidupan
Jika salah nyawa takkan selamat

Dua warna tak mungkin bersatu
Terang dan gelap selalu berbeda
Kenikmatan hidup berujung buntu
Kekudusan hidup mendatangkan bahagia

Hidup nikmat menjaukan kita dari kekudusan
Hidup kudus menjauhkan kita dari topeng kenikmtan



 “Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan
Karena jika demikian, ia akan membenci
Yang seorang dan mengasihi yang lain,
Atau ia akan setia kepada yang seorang dan
Tidak mengindahkan yang lain
Kamu tidak dapat mengabdi kepada
Allah dan kepada Mamon”
Matius 6:24




GOD Bless U

Wednesday, June 19, 2013

(ArBer)Terlalu dalam untuk dimengerti.


Terlalu dalam untuk dimengerti.

Percuma saja seorang pekerja tersebut memasukkan kepalanya untuk melihat ke dalam apabila lubang tersebut sangat dalam.  Semakin dalam lubang tersebut maka akan semakin sedikit cahaya cahaya yang masuk, dengan demikian maka sia – sialah pekerja tersebut memasukkan kepalanya ke dalam sebab tidak akan melihat apapun juga.

Tuhan bukan saja sumber dari segala ciptaan di dunia ini, namun Dia juga sumber hikmat, pengetahuan, berkat dan kemulian.  Tuhan tidak hanya berkuasa menghidupka ataupun mematikan, akan tetapi juga sumber kebahagian serta ketenangan.  Tuhan tidak menciptakan manusia begitu saja tanpa membakali segala hal untuk menjalani kehidupan di dalam dunia.  Tuhan menciptakan dan juga menyertai, bahkan menyediakan segala kebaikan untuk kebahagian ciptaan- Nya.  Sudah sadarkah kita semua bahwa Tuhan yang sungguh besar dan tak terhingga kasih- Nya itu berada di pihak kita?

Penderitaan manusia belum tentu melahirkan dukacita pada akhirnya.  Begitu pula segala tawa bahagia belum tentu memberikan suka cita selamanya.  Dalam perputaran roda kehidupan pasti manusia akan menghadapi saat – saat mudah maupun susah.  Keduanya silih berganti akan menemani umur – umur manusia di muka bumi ini.  Satu hal yang pasti adalah selama kita menjalankan roda kehidupan ini Tuhan tidak pernah memalinkan mata terhadapa setiap ciptaan- Nya.  Dia tentunya juga menyediakan pembekalan hidup berupa hikmat, pengetahuan, kebijaksanaan, kedamaian dan lain sebagainya untuk mengimbangi segala tantangan hidup dalam dunia ini.  Lebih dasyhat lagi Dia bahkan mengorbankan Anak- Nya yang tunggal Tuhan kita Yesus Kristus hanya demi menghapus dosa kita semua, yang sebenarnya adalah tanggung jawab kita pribadi.  Jadi janganlah gentar menghadapi kehidupan yang ke depan yang belum tentu semakin baik, namun berserahlah total kepada Dia yang Maha sempurna dalam segala hal!

Permasalahan hidup tidak akan lebih dalam daripada kasih serta penyertaan Tuhan kepada segala ciptaan- Nya!


 “O, alangkah dalamnya
Kekayaan, hikmat dan pengetahuan Allah!
Sumngguh tak terselidiki keputusan-keputusan- Nya
Dan sungguh tak terselami jalan-jalan- Nya”
Roma 11:33

GOD Bless u

Tuesday, June 18, 2013

(ArBer)Besar namun tidak menindas yang kecil.


Besar namun tidak menindas yang kecil.

Bagi fotografer profesiol tidak sulit mendapatkan gambar seperti gambar di atas.  Sekilas terlihat ada seorang raksasa yang sedang melempar atau mempermainkan manusia - manusia kecil.  Gambar di atas adalah murni kemampuan fotografer dalam mengambil gambar dan bukanlah gambar rekayasa.

Andaikata didunia ini memang benar terdapat seseorang dengan ukuran tubuh yang besar maka sudah pasti raksasa tersebut akan dengan mudah menindas atau mempermainkan manusia lainnya yang mempunyai ukuran lebih kecil.  Sudah menjadi kebiasaan alami yaitu yang besar dan terkuat selalu akan menjadi “predator” atau pemangsa yang lebih kecil.  Hanya saja hukum alam tersebut tidak berlaku bagi TUHAN Yang Maha besar namun Maha pengasih juga.

TUHAN Allah tentu lebih besar dari apapun yang ada di dalam dunia ini.  Kuasa- Nya sungguh tidak terbatas dan tidak mungkin tertandingi.  Semua nyawa makhluk hidup berada dalam genggaman- Nya.  Bukan hanya nyawa makhluk hidup, jika Dia mau dunia bisa lenyap dalam sekajap mata saja.  NAmun demikian Dia juga Allah yang Maha pengasih dan penyayang!  Tidak pernah dengan semena – mena menindas ciptaan – ciptaan- Nya dengan segaja.  Sebesar apapun kuasa- Nya, tidak dipergunakan- Nya sengaja untuk menghabisa ciptaan tangan- Nya sendiri.  Manusia bahkan dikasihi- Nya seperti biji mata- Nya sendiri.  Oh alangkah indahnya realita kasih Tuhan kepada kita semua.  Oleh karena kita semua yang memang “kecil” dimata – Nya jangan membantah dan menantangnya lagi!  Belajarlah untuk taat serta setia dengan segala firman yang telah di berikan- Nya!  Sebab tidak ada yang akan sanggup menghadapi Dia Santg penguasa alam semesta ini.

TUHAN Allah menujukkan kuasanya yang Maha besar melaui Kasih- Nya kepada seluruh ciptaan- Nya, dan terutama manuisa!


 “Yang Mahakuasa,
Yang tidak dapat kita pahami
Besar kekuasaan dan keadilan- Nya;
Walaupun kaya akan kebenaran
Ia tidak menindasnya”
Ayub 37:23

GOD Bless u

Monday, June 17, 2013

(ArBer)Takut badut


Takut badut

Badut banyak disukai anak – anak oleh karena bentuk dan warna seluruh tubuhnya yang tidak wajar (biasanya seluruh tubuh berwarna warni dan berukuran besar).  Dengan riasan wajah yang lucu, badut memang sengaja dibuat sedemikian rupa untuk menghibur anak – anak, meskipun demikian tetap saja ada anak kecil yang takut dengan yang namanya badut.  Gambar di atas mungkin adalah salah satu ilustrasi seorang anak yang takut dengan badut.  Meskipun sudah dalam pelukan orang tuanya sepertinya anak tersebut masih ketakutan oleh karena badut tersebut. 

Bicara ketakutan kitapun masih kerap mengalami ketakutan.  Saat bahaya berada di depan mata sebenarnya wajar saja jika kita merasakan ketakutan, namun terkadang itu sifatnya hanya sementara.  Idealnya saat kita merasakan adanya dukungan ataupun perlindungan dari pihak lain, maka biasanya kita akan berani menghadapi rintangan yang berbahaya tersebut.   Intinya kita berani karena kita percaya dan merasa aman oleh karena campur tangan pihak lain.

Murid – murid Yesuspun seharusnya merasa aman oleh karena Dia sedang bersama mereka saat terjadi angin ribut yang meniup perahu mereka di tengah danau.  Kenyataanya mereka tetap saja takut oleh karena belum sepenuhnya yakin serta percaya bahwa mereka sedang bersama dengan Mesias yang Maha kuasa.  Akhirnya Tuhan Yesuspun membuktikan bahwa memang Dia Allah yang Maha kuasa dengan menghardik angin dan menenangkannya.  Satu hal yang menarik adalah saat Yesus menengankan badai Dia memberikan pertanyaan sederhana yang sangat bermakna yng intinya mempertanyakan kepercayaan murid – murid – Nya kepada Dia yang kerap kali bersama mereka dan banyak menunjukkan mukjizat nyata.  Saat ini mungkin kita juga sedang gentar dan takut menghadapi permasalahan hidup kita, namun itu bukanlah alasan bagi kita untuk hidup dalam ketakutan yang sia – sia!  Kita harus sadar bahwa Ia yang lebih besar dari apapun berada di pihak kita, jadi percayakanlah semaunya kepada kuat kuasa- Nya! maka perasaan takut dan gentar pun pasti akan berubah menjadi keberanian yang penuh keberserahan diri terhadap kehendak- Nya!

Datanglah ke dalam pelukan hangat- Nya, sebab tidak mungkin ada ketakutan dalam dekapan kasih Kristus!


 “Lalu Ia berkata kepada mereka:
Mengapa kamu begitu takut?
Mangapa kamu tidak percaya”
Markus 4:40

GOD Bless u