Monday, November 24, 2014

(ArBer)Berani menginjak kalajengking?



Berani menginjak kalajengking?

Kalajengking adalah binatang yang mematikan.  Bentuk tubuhnya memang tidak besar ataupun panjang, dia juga tidak dapat berlari secepat kadal, dan bergerak selincah ular, namun demikian dia memiliki senjata pamungkus untuk melumpuhkan lawanya.  Jepitnya mungkin tidak sekeras kepiting, namun racun yang terdapat pada ujung ekornya yang tajam mampu meleumpuhkan musuh dalam hitungan menit.

Bisa atau racun yang dihasilkan oleh sengatan kalajengking memang tidak sebahaya racun yang dihasilkan ular kobra ataupun ular derik, akan tetapi tetap saja sengatan tersebut bisa melumpuhkan syaraf – syaraf manusia yang disengatnya.  Dan apabila tidak cepat mendapatkan penanganan dari dokter, maka bisa jadi sengatan tersebut membawa manusia dalam kematian.  Lalu beranikah anda menginjak kalajengking?

Keunikan Tuhan Yesus dibandingkan nabi – nabi terdahulu ialah bahwa Yesus bisa memberikan kuasa kepada siapa saja yang dipilih – Nya untuk menjalankan perintah- Nya.  Kuasa tersebut bisa bermacam – macam dari mengusir setan, menyembuhkan penyakit sampai kepada kemampuan menaklukan binatang beracun yang berbisa seperti ular dan kalajengking.  Jadi sebenarnya sama sekali tidak ada alasan kita untuk ragu dalam menjalankan segala perintah – Nya di muka bumi ini, sebab sesulit apapun perintah – Nya, pastinya Dia juga membekali kita dengan segala kuasa – Nya!  janganlah lagi kita terlalu cepat menyerah dan menganggap hal ini atau hal itu mustahil untuk dikerjakan, padahal kita belum berusaha dan berserah keapda – Nya! sebab Dia bukan hanya berkuasa mengadakan mukzijat, namun juga berkuasa membuat kita bisa menciptakan “mukzijat” itu sendiri!

Semakin kita dekat dengan – Nya, maka akan semakin mudah juga kuasa – Nya kita rasakan serta salurkan kepada sesama kita!

“Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa
Kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking
Dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh,
Sehingga tidak ada yang akan membahayakan kamu”
Lukas 10 : 19


GOD Bless u

Sunday, November 23, 2014

(LaBer)Glori Haleluya




Glori Haleluya

David Tjakra Wisaksana

Key: F



 

     F        F/A        Bb     F

Saat ini ku datang dalam hadiratMu

     F         Dm7     G      G7    C11

Kupandang wajahMu tersenyum penuh kasih

    F              F7      Bb      F/A

Ku ucapkan s'lamat malam Bapa terkasih

Bb     F/C         C11  C  Bb    F/A   Gm7  F  C11

T'rima kasih berkatMu    sepanjang   hari  ini



Reff:

   F        Cm7  F  Bb       F

Glori haleluya,  glori haleluya

   F        Dm7    G7       Gm7

Glori haleluya, glori haleluya

C  Cm7      F      Bb       F/A

Glori haleluya, glori haleluya

Bb  F/C      C11  C   Fsus  F

Haleluya, glori haleluya

(Sumber: www.suaranafiri.com)


“Sebab kasih – Nya hebat atas kita
Dan kestiaan TUHAN
Untuk selama – lamanya, Haleluya!”
Mazmur 117 : 2
GOD Bless u

Friday, November 21, 2014

(ArBer)Persekutuan yang sebenarnya



Persekutuan yang sebenarnya

Persekutuan sejati seharushnya tidak mengenal batasan ras dan gender.  Apalagi berdasarkan dengan harta ataupun kedudukan mereka.  Sayangnya pengelompokan – pengelompokan seperti masih sering terjadi, meskipiun dalam ruang lingkup rumah Tuhan.

Wajah asli dalam persekutuan dalan Gereja biasanya tidak akan terlihat pada acara – acara resmi Gereja, namun sebaliknya dalam acara non resmi atau pertemuan kelompok baru akan terlihat wajah asli yang sebenarnya.  Kadang – kadang para pelayan Tuhan berkumpul sesuai dengan ras mereka, ataupun uasaha mereka.  Ada lagi yang hanya mau berkumpul hanya sesama “senior” di dalam pelayanan.  Itumemang bukanlah masalah besar, namun tentunya akan terus membesar dan memecah belah persekutuan sejati yang hanya terarah pada kasih Yesus Kristus.

Jemaat mula – mula hidup hanya berasarkan serta berlandaskan satu tujuan yaitu kasih dan firman Tuhan.  Semua yang terlibat dalam persekutuan selalu hidup dalam persekutuan yang erat baik di dalam maupun di luar Gereja.  Hasilnya hubungan erat mereka bukan hanya terjada di dalam Rumah Tuhan, namun juga dalam setiap sendi kehidupan anggota jemaat apalagi disertai dengan ketekunan, maka dampaknya akan semakin terhadap semua pihak.  Itulah persekutan sejati yang memang harus diteladani serta kita terapkan!  Persekutuan yang semakin kuat hanya akan terjadi jika setiap anggotanya melepaskan “label” individu mereka dan melebur menjadi satu kesatuan yang hanya beradarkan kasih anugerah Yesus Kristus.

Tuhan mengehndaki kita semua menjadi satu, oleh karena Tuhan memang menciptakan kita semua dengan satu tujuan yang jelas!

“Mereka bertekun dalam
Pengajaran rasul – rasul dan dalam persekutuan
Dan mereka selalu berkumpul
Untuk memecahkan roti dan berdoa”
Kisah Rasul 2 : 42

GOD Bless u

Thursday, November 20, 2014

(ArBer)Tertawalah sekarang!



Tertawalah sekarang!

Muka muram
Tidak akan menunda celaka
Muka muram
Tidak akan menangkal derita

Mulut sedih
Tidak akan menghentikan badai
Mulut sedih
 Tidak akan menghapus sedih berantai

Muka yang senang
Merubah hati yang pilu
Muka yang senang
Merubah semangat yang sudah layu

Mulut yang tertawa
Mengalirkan harapan Tuhan yang pasti
Mulut yang tertawa
Mengalirkan cinta Tuhan yang abadi

Mulut yang selalu bersorak dan tertawa
Menandakan pemeliharaan Tuhan Sang pencipta


“Ketahuilah, Allah tidak menolak
Orang yang saleh
…………………………………
Ia masih akan membuat mulutmu tertawa
Dan biirmu bersorak - sorak”
Ayub  8 : 20 - 21

GOD Bless u

Wednesday, November 19, 2014

(ArBer)Rumah Tuhan yang terbengkalai



Rumah Tuhan yang terbengkalai

Tempat tinggal sehari – hari yang jarang dirawat oleh karena kesibukan pemiliknya, pasti akan terlihat kotor, lusuh ataupun berantakan.  Gambar di atas adalah salah satu contoh bangunan yang terbangkalai oleh karena sudah tidak mendapatkan perawatan semestinya.  Yang mengherankan adalah gedung tersebut sebenarnya adalah sebuah gedung geraja.

Tuhan juga pernah menghardik umat – Nya ketika umat Tuhan mulai jauh dari Tuhan.  Melalui Nabi Hagai Tuhan memberitahukan mengapa bangsa pilihannya yang selalu mendapatkan hasil yang setengah – setengah dalam berbagai hal.  Meskipun merreka berusaha sekuat tenaga, namun apa yang didapatkan selalu jauh dari harapan mereka.  Penyebabnya hanyalah satu, sebab mereka terlalu sibuk dengan urusan mereka masing – masing dan tidak memperdulikan Rumah Tuhan.

Tuhan tentu tidak benar – benar menekankan arti Rumah Tuhan dalam bentuk fisik saja, namun juga dalam arti yang lebih dalam yaitu persekutuan antar umat- Nya denagn Tuhan itu sendiri.  Jadi mulai saat ini kita semua perlu menata kembali prioritas dalam hidup kita! Sebab sebenarnya tidak ada gunanya kita sibuk melakukan segala kegiatan dunia ini untuk mencapai cita – cita kita, sebab belum tentu kita meraihnya apabila Tuhan Sang sumber berkat tidak mengijinkan kita mendapatkannya!

Jadi janganlah terlalu sibuk membangung “rumah” yang serba mahal dan mewah, sedangkan Rumah Tuhan  dibiarkan terbengkalai dan rusak!

“Kamu mengharapkan banyak, tetapi hasilnya sedikit
Dan kamu ketika kamu membawanya ke rumah,
Aku menghembuskannya.  Oleh karena apa?
Demikianlah firman TUHAN semesta alam
Oleh karena rumah – Ku yang tetap menjadi reruntuhan
Sedang kamu masing-masing
Sibuk dengan urusan rumahnya sendiri”
Hagai 1 : 9


GOD Bless u