Thursday, October 8, 2015

(ArBer)Selalu mempertanyakan keberadaan TUHAN!

Selalu mempertanyakan keberadaan TUHAN!

Masa dan Meriba adalah tempat yang dijadikan nabi Musa sebagai tugu peringatan.  Bangsa Israel yang baru saja melihat mukjizat besar TUHAN dengan mata kepala mereka sendiri, tiba – tiba mempertanyakan keberadaan TUHAN di tengah – tengah mereka, aneh bukan?

Sebenarnya bukan hanya di Masa dan Meriba saja umat Israel mempertanyakan keberadaan TUHAN, dalam kitab keluaran setidaknya mereka mengalami keraguan, kekecewaan, kekesalan dan bahkan kemarahan sampai berkali – berkali.  Musapun akhirnya terpancing emosi oleh ulah bangsa yang dikatakan “tegar tengkuk” ini, sehingga akhirnya membuatnya tak dapat masuk ke tanah perjanjian Tuhan.  Apabila kita kembali ke dunia realita sekarang ini, bisa jadi banyak orang – orang percaya juga mengalami krisis kepercayaan kepada TUHAN, apakah anda salah satunya?

Ketika berkat datang tak terduga kita sering telat bersyukur, sebaliknya ketika masalah datang, kita cepat sekali menyatakan protes kepada TUHAN.  Tidak peduli akan penyertaan- Nya sejak kita kecil bahkan di dalam kandungan, yang kita pikirkan hanya protes dan terkadang menanyakan keberadaan- Nya.  Kita semua patut bertanya kepada diri sendiri sebelum menanyakan keberadaan TUHAN dalam hidup ini, yaitu “apakah menyadarinya keberadaan TUHAN?”  Sebab TUHAN sebenarnya selalu ada di tengah – tengah umat manusia!

Kita akan selalu protes dan mempertanyakan keberadaan TUHAN, jikalau kita tidak peka akan kehadiran – Nya di tengah – tengah kita!  Ingatlah TUHAN selalu ada untuk kita semua!

“Dinamakanlah tempat itu Masa dan Meriba,
Oleh karena orang Israel telah bertengkar dan oleh karena
Mereka mencobai TUHAN dengan mengatakan:
Adakah TUHAN ditengah – tengah kita atau tidak?”
keluaran 17 : 7



GOD Bless u

Wednesday, October 7, 2015

(ArBer)Tunjukkanlah kebaikan hatimu!

Tunjukkanlah kebaikan hatimu!

Kapan terakhir kali anda menyapa tetangga anda? Untuk menjawab pertanyaan seperti itu mungkin ada diantara kita yang membutuhkan waktu untuk menjawabnya, namun ketika ditanya, kapan anda menyapa teman(yang belum pernah bertatapan muka) di dunia maya anda melalui media sosial?, pasti jawabanya “baru saja!”

Sebagaian dari kita menjadi saluran kasih justru ketika sedang melayani, baik melayani di dalam pekerjaan maupun pada saat di gereja.  Kita melayani dengan sepenuh hati kepada orang – orang disekitar kita, sebaliknya saat tuntutan pelayanan tersebut tidak ada(ketika berada di lingkungan rumah), kita kembali menjadi orang – orang duniawi yang terbiasa hidup individualistis tanpa perduli orang – orang disekitar lingkungan kita.

Rasul Paulus melalui kitab Filipi menekankan perbuatan kasih yang nyata.  Perbuatan kasih tersebut adalah “identitas” ke-kristenan kita semua, oleh karenanya kebaikan kita perlu diketahui semua orang.  Kasih yang tulus dan murni haruslah ditunjukkan tanpa keraguan kepada siapapun juga!  Semakin banyak perbuatan kasih kita yang diketahui orang banyak, maka semakin juga orang banyak tertarik untuk mengenal siapa kita dan siapa yang mengajarkan kasih kepada kita.  Saat itulah kesempatan untuk mewartakan kebenaran firman Tuhan terbuka lebar.  Jadi janganlah mengaku sebagai anak – anak terang, jika kebaikan hati kita belum bisa menjadi sumber terang bagi kegelapan – kegelapan disekitar kita!

Perbuatan kasih yang nyata harus ditunjukkan tanpa ragu – ragu(tanpa pilih – pilih) kepada siapa saja, dimana saja dan kapan saja!

 “Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang
Tuhan sudah dekat!”
Filip 4 : 5
GOD Bless u


Tuesday, October 6, 2015

(ArBer)Terborgol "gatged"

Terborgol "gatged"

“Tak terpisahkan” adalah kata tepat yang menggambarkan hubungan antara manusia dengan gatged.  Ketergantungan manusia dengan gatged sangatlah banyak.  Dalam setiap sendi kehidupan gatged lebih dibutuhkan dibandingkan dengan sesama manusia lainnya.  Jadi tidak tertutup kemungkinan lama – kelamaan manusia akan lebih bergantung kepada gadgetnya dibandingkan Tuhan penciptanya.

Gatged juga bisa dianggap sebagai “penyelamat” manusia.  Gatged bisa berfungsi untuk mempermudah apapun.  Bisa memberikan rejeki, memberikan jawaban secara singkat atas segala pertanyaan hidup, lalu bisa juga memberikan hiburan menarik sampai kepuasan  - kepuasan duniawi lainnya.  Gadget dirancang sedemikan rupa untuk menemani manusia dalam berbagai kegiatan sehari – hari.  Harga yang ditawarkan juga cukup terjangkau, berbagai versi bisa dipilih sesuai dengan keinghinan serta kebutuhan.  Tanpa pulsa pribadi jarinagn internet juga masih bisa dipergunakan, sebab jaringan internet umum masih bisa di akses.  Intinya kemudahan – kemudahan seperti ini secara tidak langsung dapat “memborgol” manusia dengan gatged.

Jikalau manusia sudah melupkan Tuhan, maka Iblis sudah menjadi pemenang di dalam dunia ini.  Iblis mempergunakan segala cara untuk membuat manusia tidak ketergantungan lagi kepada Dia yang menciptakan alam semesta ini!  Teknolgi yang notabennya tercipta untuk memudahkan segala kegiatan manusia, bisa diperguankan untuk menjadi tuan ataupun raja atas manusia.  Jadi berhati – hatilah dalam mempergunakan segala produk teknologi yang berasal dari dunia ini.  Tanpa iman dan hubungan yang intim dengan Tuhan, manusia akan mudah terjebak dengan nafsu kedagingan mereka, dan salah satu pemuas nafsu kedagingan juga terdapat dalam gadget yang kita gengam setiap hari!  Jadi wapadalah selalu dan jangan membiarkan gadget "memborgol" hidup anda!

Hanya Tuhanlah yang harus selalu dekat dekat dengan anda serta menjadi yang paling anda ingini dalam hidup ini! Dan bukan yang lainnya, apalagi sebuah benda mati!

 “Tetapi Yesus berkata kepadanya:
Ada tertulis : Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu
Dan hanya kepada Dia sajalah Engkau berbakti!”
Lukas 4 : 8

GOD Bless u

Monday, October 5, 2015

(ArBer)Wajah bahagia yang bersreri - seri

Wajah bahagia yang bersreri - seri

Ekonomi negeri kita tercinta masih belum lepas dari krisis ekonomi.  Nilai mata uang rupiah semakin tertekan dari mata uang Negara – Negara maju.  Kebakaran hutan masih menjadi bencana berkepanjangan yang tak kunjung usai.  Kekeringan juga memperpanjang penderitaan.  Lalu adakah alasan untuk tersenyum dengan muka berseri?

Semakin kita memikirkan keadaan saat ini maka akan semakin muram dan sedih hati kita.  Dampak dari kesedihan serta kekhawatiran tersebut sudah pasti adalah penyakit stress.  Penyakit stress inilah yang menjadi akar dan “bapak” dari segala penyakit mematikan yang akan menyengat tubuh ini.  Saat tubuh ini tersiksa oleh penyakit, maka itulah kesedihan sebenarnya yang sudah sulit untuk di obbati, sebab akar permasalahannya bersumber dari pikiran kalut dan hati yang takut.

Sebaliknya jika kita memikirkan karya penyertaan Tuhan, maka kita akan semakin bersemangat menjalani hidup ini.  Semangat kita akan terpancar dari wajah berseri yang tak akan bisa ditaklukan oleh permasalahan hidup apapun.  Wajah berseri dan gembira kita sebenarnya juga adalah obat alami dari serangan penyakit stress pada pikiran.  Uniknya lagi muka berseri dan merona bahagia juga mudah sekali ditularkan kepada siapa saja.  Jadi mulailah hari anda dengan datang kepada Tuhan serta memandang wajah – Nya! kemudian lihatlah cermin, dan tersenyumlah kepada diri anda sendiri! Lalu lanjutkanlah senyum anda kepada orang  - orang sekitar kita, maka mereka myang sedang putus asa akan disegarkan oleh aura bahagia yang kita sebarkan.

Sudut pandang kita yang terpaku pada masalah duniawi akan memuramkan wajah, namun jika kita hanya memandang kasih serta janji pemeliharaan Tuhan, maka wajah kita akan berseri selalu!

“Tunjukkanlah pandanganmu kepada- Nya,
Maka mukamu akan berseri – seri,
Dan tidak akan tersipu malu”
Mazmur  34 : 6



GOD Bless u

Sunday, October 4, 2015

(ArBer)Membawa beban berat

Membawa beban berat

Setiap manusia tak akan terhindar dari beban pikiran yang berat.  Hanya saja pilihannya adalah beban tersebut diangkat sendiri, atau beban itu dihilangkan dengan menyerahkan atau menaruhnya di sebuah tempat sehingga tubuh menjadi ringan lagi.

Yesus juga menawarkan solusi yang tepat bagi mereka yang sedang letih lesu maupun berbeban berat.  Yesus membuka pintu dan kesempatan selebar – lebarnya kepada siapapun untuk datang kepada- Nya.  Dia menjanjikan kelegaan bagi siapapaun yang berbeban berat, maupun letih lesu.  Seberat apapun beban yang menindih seseorang, akan menjadi ringan, apabila Tuhan Yesus yang menyertainya, hanya saja pertanyaanya kemudian adalah bersediakan anda membagi bebean dengan Yesus?

Rata – rata kita sangat “setia” untuk membawa beban hidup seorang sendiri.  Dengan sesama manusia saja kita jarang terbuka apalagikah dengan Tuhan?  Itulah kesalahan utama umat manusia yang selalu merasa bisa membawa beban seorang diri.  Beban masa lalu yang belum terselesaikan selalu dibawa kemana - mana, kemudian di tambah lagi beban saat ini maka beban hidup akan semakin berat hari ke – hari.  Mulai hari ini “mind set” seperti itu harus kita tinggalkan, sebab tidak ada manusia yang mampu benar – benar mengankat beban hidup! Berbagilah beban hidup yang menindih anda!  Berbagilah dengan Dia yang menjanjikan kelegaan, maka langkah anda akan semakin ringan dalam menjalani hidup ini!

Beban berat tidak harus adan bawa dengan kekuatan sendiri sebab ada Kekuatan sejati yang siap membantu anda!

 “Marilah kepada – Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat
Aku akan memberi kelegaan kepadamu”
Matius 11 : 28

GOD Bless u

Friday, October 2, 2015

(ArBer)Dicari!!! isteri yang cakap dan bukan cakep saja.

Dicari!!! isteri yang cakap dan bukan cakep saja.

Suasana romantis seperti itu(gambar di atas), mungkin jarang sekali terlihat di sekitar kita.  Jangankan melihat orang lain, kita sendiripun mungkin tidak akan pernah se-romantis itu ketika masih muda, apalagi sudah berusia lanjut?

Pergeseran kebudayaan menyebabkan umat manusia sudah tidak menghormati lagi ikatan perkawinan.  Ikatan perkawianan hanya dipandang sebagai suatu komitmen yang “merepotkan”.  Akibatnya banyak sekali perceraian yang terjadi, atau lebih ekstrimnya lagi adalah “kumpul kebo” sampai mempunyai anak.  Bagi sebagian besar kaum pria, kehadiran wanita hanya sebagai pelengkap saja, bukan sebagai teman hidup dan sekerja yang dikirmkan Tuhan dalam kehidupan berumah tangga.  Kaum pria cenderung mencari wanita yang sesuai dengan kebutuhan sesaat mereka, dan jarang sekali berani berkomitmen sampai seumur hidup dengan pasangannya tersebut.  Hal ini bisa jadi disebabkan oleh sudah tidak menariknya lagi penampilan fisik pasangan wanitanya tersebut.

Meskipun alasan klise dari perceraian adalah sudah tidak cocok lagi, namun nyatanya penampilan fisik seorang wanita(yang sudha tidak muda lagi), adalah salah satu penyebab utama perceraian.  Kitab Amsal memaparkan bagaimana kriteria isteri yang benar di hadapan Allah(pasal 31), namun dari begitu banyaknya ayat, tidaklah ada ayat yang menyatakan tentang paras cantik ataupun penampilan fisik yang menawan yang pantas dijadikan isteri seumur hidup.  Sebaliknya firman Tuhan ini justru memaparkan esensi lain dari seorang isteri yang seharusnya yaitu seorang isteri yang cakap, setiap dan patuh kepada suami.  Jadi apakah saat ini kita kaum adam sudah memiliki pasangan hidup?(isteri) jika sudah ada maka kasihilah mereka bukan karena penampilan fisik semata saja, namun juga dari kepribadian mereka yang sesuai dengan firman Tuhan!  Bagi mereka yang masih mencari pasangan hidup, maka carilah isteri yang cakap dan bukan yang cakep saja!

Kecantikan fisik pasti akan memudar seiring berjalannnya waktu, namun kecantikan hati tidak akan pernah memudar sampai kapanpun juga!

“Isteri yang cakap siapakah yang mendapatkannya?
Ia lebih berharga dari pada permata”
Amsal  31 : 10



GOD Bless u

Thursday, October 1, 2015

(PuBr)Ada karena kasih!

Ada karena kasih!

Dunia ini tercipta, karena kasih
Alam indah terbentuk, karena kasih
Manusia tercipta, karena kasih
Manusia dilahirkan, karena kasih
Manusia ciptaan sempurana, karena kasih
Manusia tidak binasa, karena kasih
Manusia diselamatkan, karena kasih
Tuhan Yesus datang ke dunia, karena kasih
Tuhan Yesus mati, karena kasih
Dosa ditaklukan, karena kasih
Keselamatan dianugerahkan, karena kasih
Roh Tuhan tinggal di hati, karena kasih
Rumah di sorga disediakan, karena kasih
Segala karya Tuhan adalah karena kasih!

Hanya kasih yang mampu menyelamatkan dunia
Hanya kasih yang mampu menyelamatkan maunusia



“Demikianlah tinggal ketiga hal ini,
Yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang
Paling besar di antaranya ialah kasih”
1 Korintus 13 : 13

GOD Bless u