Wednesday, January 6, 2016

(ArBer)Melihat jauh ke depan

Melihat jauh ke depan

Gambar di atas memang cukup mengelitik, namun juga menyimpan pesan positif.  Setiap manusia memang berbeda sudut panjangnya, namun hanya manusia yang sudut pandangnya jauh ke depanlah yang nantinya mampu mengubah dunia ini.

Pada jamannya banyak orang yang peseimis jikalau manusia mampu menjelajah udara.  Setelah pesawat terbang sederhana ditemukan serta berhasil dijalankan, maka mata manusia sudah mulai ternuka.  Kemudian muncul orang  - orang yang ingin menembus kemustahilan pada jaman itu, yaitu dengan terbang tinggi sampai menembus luar angkasa dan bahkan sampai ke bulan.  Meskipun hal tersebut dianggap suatu guyonan belaka, namun kenyataanya manusia benar – benar bisa menembus luar angkasa serta mendarat di bulan.  Artinya kita harus percaya akan mimpi yang akan kita raih! Jika kita percaya maka kitapun akan bersemangat untuk meraihnya, serta mengubah mimpi tersebut menjadi kenyataan.

Percaya juga bagi orang – orang percaya juga erat kaitannya dengan beriman.  Tanpa iman seseorang tidak akan mampu mempertahankan keyakinannya akan kebenaran firman Tuhan.  Iblis melalui dunia ini melakukan banyak manipulasi agar pandangan kita terhalang, sehingga kita hanya memandang apa yang ada di dalam dunia ini saja.  Bagi orang – ornag yang beriman, justru pandangannya jauh malampaui apa yang ditawarkan dunia ini.  Jadi jelaslah bahwa orang – orang beriman seharusnya tidak akan mudah menyerah (terhadap keadaan dunia ini yang serba tidak adil, dimana orang – orang berdosa bebas memuaskan hawa nafsunya tanpa mendapatkan hukaman nyata, namun orang -  orang percaya terbelengu oleh kehidupan kudus yang harus dijalaninya), namun orang – orang beriman harus dapat melihat jauh ke depan melampaui kehidupan dunia ini, yaitu kehidupan abadi bersama dengan- Nya di kerajaan sorga.

Meskipun belum melihat satupun keturunan Yakub dan Esau, Ishak tetap yakin dan beriman bahwa kelak mereka akan menjadi bangsa yang besar!

 “Karena Iman maka Ishak, sambil memandang jauh ke depan,
Memberikan berkatnya kepada Yakub dan Esau”
Ibrani 11 : 20
GOD Bless u


(ArBer)Berhenti sekarang, sebelum mabuk!

Berhenti sekarang, sebelum mabuk!

Pesta pergantian tahun biasanya akan disertai makan dan minum bersama – sama.  Entah dengan orang – orang terkasih, dengan keluarga ataupun dengan teman/kelompok sosial tertentu.  Bukan hanya berbagai jenis makanan saja yang tersaji dalam pesta pergantian tahun tersebut, namun juga minum- minuman.  Dari minuman ringan bersoda sampai dengan minuman beralkohol tinggi yang memambukkan.

Sekali tgukan pada saat tahun baru, mungkin tidak masalah, akan tetapi jika sudah ketagihan, minuman anggur atau yang menagndung kadar alkohol tinggi pasti akan menimbulkan masalah.  Mabuk menyebabkan manusia sulit untuk mengontrol pikirannya sendiri.  Pada sata mabuk, sepertinya semuanya indah dan halal untuk dikerjakan, dan yang akhirnya akan terjadi adalah, orang yang sduah mabuk tersebut bebas melakukan apa saja sesuai keinginan serta nafsunya.

Menuruti segala kinginan ataupun nafsu ragawi sama saja dengan bebruat dosa.  Celakanya nafsu ragawi manusia sulit sekali untuk dipuaskan, dan cenderung memberikan efek ketagihan.  Jadi anggur memang bermanfaat untuk menghangatkan tuubuh, namun demikian jangan sampai kita mabuk olehnya.  Sama seperti pedang bermata busa, anggur juga mempunyai dua sisi yang berbeda, bisa menyehatkan ataupun menyegarkan dan juga menyesatkan atau menyakittkan.  Biasanya orang yang tidak kuat iman akan mengalami efek negatifnya, sebab tidak mampun mengontorl diri dari kenikmatan anggur.  Sebeblum anggur memabukkan dan merusak kita, maka berhentilah sekarang, toh juga perayaan tahun baru telah berlalu dan tidak ada alasan lagi bagi kita untuk mengkonsumsinya!

Mintalah Roh Kudus untuk memenuhi hidup anda, sebelum hawa nafsu(ketagihan anggur) memenuhi pikiran anda!
 “Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur,
Karena anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah
Kamu penuh dengan roh kudus”
Efesus 5 : 18
GOD Bless u


Monday, January 4, 2016

(ArBer)Resolusi di tahun 2016

Resolusi di tahun 2016

Kata Resolusi selalu popular menjelang akhir tahun dan memasuki tahun yang baru.  Resolusi dalam bahasa sederhanannya adalah catatan tertulis berbagai hal yang menjadi suatu tuntutan yang harus dikejakan , atau dengan kata lain menyusun rencana ataupun rancangan tertulis yang harus diwujudkan.

Lazimnya kita semua menuliskan dan merancangkan segala hal yang harus kita kerjakan ataupun raih di tahun yang baru ini.  Baik secara pribadi maupun kelompok(dalam bidang serta aktivitas kita seharian).  Semua yang kita rancangkan tentu yang bagus – bagus dan mengarah kepada kesuksesan.  Kita semua tentu merancang rencana tersebut berkaca dari segala hal pada tahun sebelumnya, dan intinya kita menginginkan peningkatan dalam segala hal untuk menjadi baik, dengan demikian biasanya kita melibatkan campur tangan orang lain(baik orang terdekat kita, mentor ataupun professional planner).  Harapanya adalah satu yaitu untuk meraih segala impian kita di tahun yang baru ini.  Pertanyaanya kemudian adalah, apakah kita hanya cukup sampai mengandalkan diri sendiri dan sesama manusia saja?

Apapun keinginan yang akan kita raih, serta rencana apapun yang akan kita kejakan, seharusnya kita semua menempatkan Tuhan di tempat yang teratas.  Tanpa Tuhan, bisa jadi segala rencana kita tidak akan berjalan dengan baik, tanpa Tuhan bisa jadi tujuan hidup kita melenceng dari firman Tuhan, dan tanpa Tuhan belum tentu kita masih bisa mengerjakan ini da itu di sepanjang tahun yang baru.  Jadi intinya kita wajib menyusun segala rencana untuk mewujudkan harapan kita sebab hal itu bagun untuk mengevaluasi diri serta kinerja kita di sepanjang waktu, namun kita jangan pernah melupakan Tuhan dala setiap rencana serta perwujudan tindakannya, sebab Tuhanlah kawan dan sekaigus mentor terbaik yang empunya masa depan umat manusia!

Resolusi saya di tahun 2016 ini adalah : "Mengandalkan Tuhan terlebih dahulu dalam segala aspek kehidupan!"

“Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN,
Yang menaruh harapannya kepada TUHAN”
Yeremia  17 : 7



GOD Bless u

Saturday, January 2, 2016

(LaBer)Kini 'Ku Mau Tuhan

KPPK 330 
Kini 'Ku Mau Tuhan
Himself
A.B. SimpsonA.B. Simpson
1=F 6/8
Job.22.21

VERSI 1
1
Dulu 'ku mau berkat, kini mau Tuhan,
dulu 'ku merasa, kini firman-Nya;
Dulu hanya t'rima, kini memberi;
Dulu 'ku pendrita, kini penyembuh.
Kutinggikan Yesus, dan memuji Dia,
s'muanya dalam Yesus, Yesus milikku.
2
Dulu merencana, kini berdoa,
dulu 'ku khawatir, kini Ia jaga;
Dulu semau diri, kini 'ku taat;
Dulu 'ku pemohon, kini memuji.
VERSI 2
1
Once it was the blessing, now it is the Lord;
Once it was the feeling, now it is His Word;
Once His gift I wanted, now, the Giver own;
Once I sought for healing, now Himself alone.
REFF
All in all forever, Jesus will I sing;
Ev'rything in Jesus, and Jesus ev'rything.
2
Once 'twas busy planning, now 'tis trustful prayer;
Once 'twas anxious caring, now He has the care;
Once 'twas what I wanted, now what Jesus says;
Once 'twas constant asking, now Himself alone.


"Bagiku hidup adalah Kristus
........................................................"
Filipi 1 : 21

GOD Bless u

Friday, January 1, 2016

(LaBer)Melangkah Pasti

Melangkah Pasti
Jonathan Prawira


Key = F
Tempo 63
Verse :


F                                   C/E
Bila tanpa-Mu ‘ku tak mau melangkah

Eb                                     Bb               C
Kau Tuhan yang membuat jalanku rata

F                                 C/E                  Dm
Hanya dengan-Mu ‘ku b’rani bertindak

             Gm                        F/A Bb                     C
Kaulah yang meruntuhkan tembok penghalang
Chorus :
             F                                         C/E
Kau Tuhan yang menyertai ‘ku melangkah pasti

Dm               Bb             Gm                 C
Menuju berkat yang telah Kaujanjikan

            F                       C/E          A7           Dm
Bersama-Mu kualami kebajikan kemurahan

               Bb          Gm7 C             F
S’lalu mengikutiku di setiap jalan
 
(Sumber: www.kidung.com)
 

“Kuatkan dan teguhkan hatimu
....................................................................
Sebab TUHAN, Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai engkau
Ia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau”
 Ulangan 31 : 6


GOD Bless u

Tuesday, December 29, 2015

(ArBer)Sudah siap melangkah ke tahun yang baru?

Sudah siap melangkah ke tahun yang baru?

Hari – hari baru di tahun baru akan segera menyapa umat manusia.  Suka atau tidak tahun ini akan segera berakhir.  Ratusan hari yang telah dilalui sudah tidak dapat terulang, sebab ratusan hari tahun depan sudah menanti untuk segera dilewati.

Tentu tidak semua harapan serta keinginan kita ditahun yang sebentar lagi di tinggalkan sudah terwujud.  Meskipun demikian bukan berate kita harus terus menyesalinya.  Ambilah sisi positifnya dan temukan solusinya agar semua hal yang belum terwujud bisa terwujud di masa yang akan datang.  Intinya janganlah terus menyalahkan diri atas apa yang telah berllau sebab hal tersebut hanya akan membuat langkah ke depan kita akan semakin berat.  Sebaliknya jangan takut juga akan segala ramalan – ramalan buruk di berbagai bidang kehidupan di tahun yang akan datang sebab itu semua akan membuat gentar untuk melangkah.

Kuatir akan masa depan sama saja dengan perasaan kecewa akan masa lalu.  Keduanya tidak akan membuat diri kita mengalami perubahan.  Untuk terus maju kita harus berani mengarahkan diri pada apa yang berada di depan kita.  Entah itu awan gelap ataupun jalan yang berliku, yang jelas semuanya itu harus kita lalui untuk mencapai segala tujuan kita.  Kuatir boleh saja, namun pada saat kita kuatir maka lekaslah untuk memandan Tuhan Allah yang empunya masa depan!  Mintalah Dia mengarahkan serta menyertai setiap langkah kita untuk maju ke depan! Maka apapun rintangannya kita tak akan pernah benar – benar berjalan seorang diri, sebab Tuhan beserta kita!

Jikalau kita masih menyasali masa lalu, serta takut akan masa depan, maka sebenarnya kita belum siap melangkah ke tahun yang baru!

“………………………..
Aku melupakan apa yang telah di belakangku;
Dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku”
Filipi  3 : 13



GOD Bless u

Monday, December 28, 2015

(ArBe)Tetap memegang pringsip hidup, meskipun berjalan sendiri!

Tetap memegang pringsip hidup, meskipun berjalan sendiri!

Gambar di atas menunjukkan bahwa lebih banyak orang yang suka akan cara – cara praktis dari pada “keluar keringat sedikit”.  Menaiki tanda berjalan lebih disukai, sebab tidak memerlukan banyak usaha, meskipun harus mengantri panjang sambil berdesakan, tetap saja “tangga berjalan” tersebut lebih diminati dari pada naik tangga secara manual.

Orang – orang percaya pemikirannya kerap mengalam pertentangan dengan pemikiran dunia.  Bukan hanya itu saja, orang – orang percaya yang minoritas juga mengalami tekanan- tekanan untuk mengikuti aurs dunia.  Banyak sekali orang – orang percaya yang akhirnya menyerah dan akhirnya hanyut oleh aliran deras godaan dunia.  Apakah kita juga termasuk salah satunya? Yang akhirnya mengikuti jalan dunawi oleh karena lebih mudah serta diminatai banyak orang? Ataukah kita tetap justru mempertahankan prinsip kita yang sesuai dengan ajaran serta kebenaran firman Tuhan?

Prinsip hidup seseorang biasanya tidak akan selalu stabil.  Sebisa mungkin manusia hidup secara fleksibel sesuai dengan kebutuhan hidup.  Prinsip – prinsip Ke-kristenan juga bisa goyah oleh karena berbbagai kepentingan duniawi seperti bisnis, popularitas, prestise ataupun harta.  Satu – satunya cara agar kita tetap berjalan di jalan kebenaran adalah dengan menutup diri kita terhadap akses – akses duniawi yang berada di sekeliling kita! Dan tentunya kita sendiri harus lebih menguatkan iman kita lagi dengan rajin beribadah serta merenungkan kebenaran firman Tuhan.  Mengkituti jalan Tuhan memang tidak selalu enak, dan bahkan membutuhkan usaha lebih untuk mencapai kesuksesan dunia, akan tetapi pada akhirnya akan selalu berakhir indah sesuai dengan kehendak- Nya!

Jalan Tuhan tidak selalu mudah untuk ditempuh serta tidak diminati banyak orang, namun demikian bukan berarti kita berjalan sendiri, sebab Tuhan tetap menyertai kita! Jadi peganglah prinsip kebanaran ajaran- Nya!

 “Berpeganglah pada keyakinan yang engkau miliki itu
Bagi dirimu sendiri di hadapan Allah
Berbahagialah dia, yang tidak menghukum dirinya sendiri
Dalam apa yang dianggapnya baik untuk dilakukan”
Roma 14 : 22

GOD Bless u