Thursday, November 21, 2019

(ArBer)Tidak bekerja sungguh - sungguh!


Tidak bekerja sungguh - sungguh!

Siapakah diantara kita yang pernah melakukan hal seperti gambar di atas? Yaitu tidak bekerja dengan sungguh – sungguh.  Bisa jadi bersungguh – sungguh, namun hanya pada saat diawasi pimpinan saja, di saat suasana “aman” maka pekerjaan utama hanya menjadi sampingan saja.

Bukan hanya tertidur, namun kita kerap bermain game, memainkan smart phone, atau bahkan mejelajan dunia maya.  Alasan kita selalu ada, mulai dari mencari “bahan” inspirasi, memantau media sosial sampai dengan membaca berita, padahal sebenarnya kita hanya sengaja menghindari pekerjaan yang harus kita kerjakan.  Intinya tubuh fisik kita saja yang kelihatan berkerja, namun pikiran kita jauh dari memikirkan pekerjaan.

Tuhan ingin kita semua melakukan segala sesuatu dengan penuh ketekunan dan berdedikasi tinggi.  Kita wajib melakukan apapun yang memang harus kita kerjakan dengan sepenuh hati serta sekuat tenaga.  Bahkan dalam firman Tuhan, dikatakan apapun yang harus kita perbuat haruslah diperbuat dengan sepenuh hati seperti melakukannya unutk Tuhan dan bukan untuk manusia semata.  Jadi mulailah belajar untuk benar – benar bekerja, belajar ataupun melakukan apapun seperti melakukannya unutk Tuhan, dan bukan demi pimpinan, demi orang tua, demi teman, atau demi siapapuns sesama kita

Semakin kita sepenuh hati melakukan hal apapun, maka kita akan semakin mendapat perhatian dari manusia dan juga dari Tuhan Allah!
“Apapun yang kamu perbuat,
Perbuatlah dengan segenap hatimu seperti
Untuk Tuhan dan bukan untuk manusia”
                                                                      Kolose 3 : 23
GOD Bless u

(PuBer)Bohong sini, bohong sana


Bohong sini, bohong sana

Lidah lemas perkataan kuat
Suara bising membuat hati panas
Telinga panas hati tersayat
Penipu membual sampai hati puas

Tak bisa diam selalu bersuara
Mencari mangsa untuk ditipu
tak pantas didengar dibisikan juga
menyebar fitnah adalah jalan si penipu

 Hukuman pasti menanti si pembohong
Tutup telinga terhadap bisikan-bisikannya
Tuhan geram akan kata – kata kosong
Kebinasaan adalah dari pada -NYA

Di sini bohong di sina tipu
Di bumi menderita di neraka binasa

“Janganlah engkau pergi kian ke mari
Menyebarkan fitnah di antara orang-orang sebangsamu;
Janganlah engkau mengancam hidup
Sesamamu manusia ; Akulah TUHAN”
                                                                Imamat  19 : 16
GOD Bless u

Wednesday, November 20, 2019

(LaBer)Engkau Turut Bekerja

Engkau Turut Bekerja

JPCC Worship
[Intro]
C Am C Am C Am


[Verse 1]
C                      Am
Di tengah luasnya samudra
C           Em        Am
Di dalam badai bergelora
F                Am  G
Kaulah jangkar hidupku
     F          Am     G
'Tak sekalipun 'ku goyah


[Verse 2]
C             Em         Am
Firman-Mu terangi langkahku
C            Em          Am
Sumber damai dalam hidupku
F         Am     G
Kuaman di dalam-Mu
  F           Am     G
Penyertaan-Mu sempurna


{Chorus]
C            Gm
Sepasti mentari bersinar
  Dm              F
Begitu pun janji-Mu
C            Gm7
Dalam segala perkara
   Dm              F
Engkau turut bekerja


C            Gm
Sepasti mentari bersinar
  Dm              F
Begitu pun janji-Mu
C            Gm7
Dalam segala perkara
   Dm              F
Engkau turut bekerja


[Bridge]
C
Perisai pelindungku
C
Batu karang yang teguh
C
Benteng pengharapanku
F
Kaulah Tuhan, Kaulah Raja


C
Perisai pelindungku
C
Batu karang yang teguh
C
Benteng pengharapanku
F
Kaulah Tuhan, Kaulah Raja

Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala
Sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka
Yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil
Sesuai dengan rencana Allah
 Roma 8  :  28
      
GOD bless u

(ArBer)Mau menerima uang haram?


Mau menerima uang haram?

Sebagian di antara kita mungkin menentang pemerasan, namun terkadang kita tidak mempermasalahkan untuk ikut serta aktif dalam memberikan uang suap agar segala urusan kita berjalan lancar, bukan begitu?  Pemerasan ataupun suap termasuk dalam kategori pungutan liar, dan itu sangat dilarang.

Mental seorang yang memberi suap ataupun menerima suap adalah sama – sama bobrok.  Begitu juga dengan mental si pemeras.  Uang dari hasil usaha seperti itu tentulah bukan hasil yang layak atau bisa dikatakan halal.  Berapapun jumlah yang didapatkan dosanya akan tetap akan sama saja, dan tentu hukumannya juga akan sama yaitu menempati neraka yang panas membara.  Jadi apakah anda pernah ikut serta dengan sengaja menyuap orang lain?

Pengkhotbah mengatakan bahwa orang yang berhikmat sekalipun akan rusak jika berurusan dengan uang ataupun harta.  Apabila dalam hidup ini uang yang menjadi tujuan utama kita, maka cara apapun akan dilakukan untuk mendapatkan uang berlimpah.  Cara yang melanggar hukum sekalipun kerap kita lakukan untuk mendapatkan pundi – pundi harta berlimpah.  Suap, pemerasan, gratifikasi sampai kepada korupsi adalah salah satu contoh dari ketamakan umat manusia terhadap uang ataupun harta.  Jadi sebelum kita terlibat lebih dalam dengan hal demikian, maka secepatnya kita harus bertobat, sebab kejahatan seperti itu sulit sekali ditolak, apalagi dihentikan apabila sudah kerap kita lakukan!

Uang yang diperoleh dengan cara tidak halal, akan membuat kita haram masuk ke dalam kerajaan sorga!

“Sungguh pemerasan membodohkan orang berhikmat
Dan suap merusakkan hati”
                                                                  Pengkhotbah 7 : 7
GOD Bless u

(PuBer)Menanti sesuatu yang pasti!


Menanti sesuatu yang pasti!

Tidak ada batasan waktu
Tidak ada hal yang pasti
Tidak ada kesempatan nyata
Tidak ada visi yang utuh
Tidak ada yang akan tetap
Tidak adakah yang mampu menunggu?

Ada kepastian di dalam Tuhan
Ada kepastian meskipun belum
Ada kepastian sebelum terwujud
Ada kepastian meskipun hanya janji
Ada kepastian jikalau mau sabar
Ada kepastian di dalam Dia yang Maha pasti

Untuk meraih apa yang dijanjikan Tuhan
Anda harus bersabar serta yakin kepada janji Tuhan

“Abraham menanti dengan sabar dan
Dengan demikian ia memperoleh apa yang
Dijanjikan kepadanya”
                                                                      Ibrani  6 : 15
GOD Bless u

Tuesday, November 19, 2019

(ArBer)Si mulut besar


Si mulut besar

Gambvar di atas bukanlah gambar yang direkayasa, namun itu adalah gambar asli tanpa editing.  Orang pada gambar tersebut memang memecahkan rekor dunia dengan mulut besarnya yang mampu melebar sampai dengan 7 inchi.

Bicara tentang mulut besar, maka sebnatnya kita semua berpotensi mempunyai kebiasaan “mulu besar”.  Mulut besar yang bukan dalam arti secara harafiah melainkan dalam arti seorang yang suka berkata – kata kosong tanpa isi.  Bisa jadi kata – kata kosong tersebut bisa berupa kesombongan, kepalsuan dan juga kebohongan.  Mulut besar kita juga terkadang hanya akan membawa kebisingan tanpa esensi yang berarti.

Kata – kata yang keluar dari mulut besar pastilah banyak namun belum tentu isinya benar serta bermanfaat, jadi sebagai orang percaya usahakanlah agar “mulut besar” kita tidak merugikan orang lain apalagi merugikan nama Tuhan kita.  Kita boleh bermulut besar, namun kata – kata yang keluar haruslah ucapan syukur dan juga punjian kepada Tuhan Allah yang selalu menyertai kita!  Biarlah banyak orang mengetahui bahwa Yesuslah Allah yang menciptkan kita, dan juga menebus serta menyertai kita semua!

Bicaralah sebanyak – banyaknya jikalau hal tersebut berkaitan dengan kebenaran firman Tuhan, selain itu janganlah banyak bicara ataupun berbesar mulut!

“Maka Ayub berbesar mulut dengan sia – sia
Banyak bicara tanpa pengertian”
                                                                      Ayub 35 : 16
GOD Bless u

Monday, November 18, 2019

(LaBer)Sendiri Lagi


Cipt : Pdt. Dr. Erastus Sabdono
Chord : C

Verse 1 :
          C                     G                C
Sebagaimana ku datang sendiri
        F                     G             C
Ku kan kembali sendiri lagi
F                            Em     Dm                   C
Tuhan yang memberi Tuhan yang mengambil
 Dm              F                   G
Terpujilah nama-Mu Tuhan

Verse 2 :
 C                   G                      C
Tiada yang dapat kugenggam
        F             G             C
Semuanya pasti kulepaskan
 F                         Em       Dm           C
Hanya Engkau Tuhan kekasih abadi
 Dm              G            C
Menemani di jalan ini

Chorus :
F                 G                       Em                       Am
Tak lama lagi ku kan memandang wajah-Mu
Dm           G                     C
Tuhan Yesus kerinduanku
F                  G             Em                  Am
Semeja bersama di pesta Anak Domba
Dm                 G        Em
Dalam kemuliaan Bapa
      A                       Dm             G         C
Keagungan Sang Raja di kerajaan-Mu

Sebab kita tidak membawa sesuatu apa ke dalam dunia
Dan kita pun tidak dapat membawa apa – apa pula
 1 Timotius 6  :  7
      
GOD bless u