Monday, December 15, 2025

(LaBer)Without Love

 


Without Love



Key: F

 

      F              F/A        Gm     C

If we speak with the tongues of angels,

             F   Dm        Gm      C

and have not love, we have nothing.

      F            F/A           Gm        C

If we gain all the world and its knowledge,

             Am  Dm        Gm      C

and have not love, we have nothing.

       Am       Dm                 Gm        C

If our faith is strong to move the mountains,

          Am          Dm          Gm   A

and if we give all we have to the poor,

          Dm       C#              C           B

And if we offer ourselves, yet our heart never loves,

        Bb      Gm

we have nothing.

        G#

Without love, without love,

        C             F

without love, we have nothing.

 

 

C#       D#/C#       A#/C

 Love is patient and kind.

C#          D#/C#      A#

 Love isn't selfish or boastful.

E            F#/E         B/D#

Love doesn't seek out its own way,

      D             F#/C#          C#

but rejoices in the truth, in the truth.

 

 

      F#             F#/A#      G#m    C#

If we speak with the tongues of angels,

             F#   D#m      G#m     C#

and have not love, we have nothing.

      F#           F#/A#         G#m       C#

If we gain all the world and its knowledge,

             A#m  D#m      G#m     C#

and have not love, we have nothing.

       A#m      D#m                G#m       C#

If our faith is strong to move the mountains,

          A#m         D#m         G#m  A#

and if we give all we have to the poor,

          D#m      D               C#          C

And if we offer ourselves, yet our heart never loves,

        B      G#m

we have nothing.

        A

Without love, without love,

        C#            F#

without love, we have nothing.

 

“If I have the gift of prophecy and 

Can fathom all mysteries and all knowledge,

And if I have a faith that can move mountains,

But do not have love, I am nothing”

1 Corinthians 13  : 2

 

 

GOD Bless You

Sunday, December 14, 2025

(ArBer)Untuk apakah waktu sisamu?

 



Untuk apakah waktu sisamu?

 

Tinggal mengihitung hari saja, tahun ini akan segera berlalu.  Hanya tersisa beberapa saat saja sebelum tahun berganti, lalu kira – kira apa yang akan kita kerjakan pada waktu yang sisa di tahun 2025 ini? Apakah sudah terpikir kegiatan akan dilakukan dalam mengisi waktu sisa di tahun ini?

Umunya kita akan mempergunakan waktu sisa di tahun ini untuk hal – hal yang belum kita capai di tahun ini.  Kita banyak memikirkan segala sesuatu yang belum sempat kita lakukan ataupun belum sanggup kita raih sesuai dengan target tahun ini.  Intinya banyak yang ingin kita lakukan di waktu sisa ini, namun kesemuanya kebanyakan berhubungan hal – hal duniawi serta keinginan diri sendiri, bukan begitu?

Rasul Petrus mengingatkan kita bahwa hari – hari akhir sudah akan tiba sebentar lagi.  Hari di mana Kristus kembali ke dalam dunai ini sebagai hakim.  Hari – hari penghakiman akan semua manusia baik yang sudah meninggal maupun yang maish hidup.  Lalu dengan mengetahui hal tersebit apakah fokus kita masih sama? Yaitu mengisi sisa waktu di dunia ini dengan hal – hal dunaiwi? Atau kita bertobat dari dosa kita dan mulai menfokuskan diri terhadap kehendak- Nya?

Waktu Tuhan akan segera tiba, lalu apakah yanga da di benakmu? Menghabiskan waktu untuk kepentingan pribadi atau untuk kehendak Allah?

“Supaya waktu yang sisa jangan

Kamu pergunakan menurut keinginan manusia

Tetapi menurut kehendak Allah”

1 Petrus  4 : 2

 

God Bless You

Thursday, December 11, 2025

(ArBer)Harus sama luar dan dalam

 


Harus sama luar dan dalam

 

Sulit sekali untuk membedakan wajah asli seseorang dengan “topeng” yang mereka pakai.  Dari tampak luar bisa saja kelihatan baik, berhikmat dan penuh kebijaksanaan, namun dibaik itu tidak ada yang tahu maksud hati sebenarnya dari orang tersebut.  Tanpa pengenalan yang mendalam tampaknya sulit bagi kita untuk menebak karakter asli seseorang.

Kita tidak tahu siapa yang munafik ataupun tidak sampai seseorang tersebut berada dalam suatu pergumulan yang berat.  Biasanya kemunafikan akan terungkap sendiri ketika seseorang merasa terancam ataupun tidak aman.  Dalam Injil kemunafikan para ahli taurat dan orang Farisi terbukti ketika mereka ingin menyalibkan Kristus, oleh karena ajaran- Nya yang mulai diminati banyak orang.  Ketika mereka merasa kepopuleran mereka mulai menurun, dan merasa tidak aman, mereka langsung melepas topeng dan menunjukkan “belangnya”

Jangan – jangan kita sendiir juga kerap menjadi orang munafik yang banyak memakai “topeng” sementara.  Ketika merasa tidak aman dan terusik kita menjadi diri sendiri yang penuh ke- egoisan.  Mulai saat ini berusahalah untuk hidup jujur, murni dan apa adanya!  Hiduplah sesuai kehendak Tuhan Allah, baik dihadapan Allah sendiri maupun di hadapan sesama manusia! Dan jangan membangun citra diri jikalau memang itu tidak sesuai dengan karkter diri kita! Jangan menjadi munafik!

Karakter utama orang percaya adalah tidak ada bedanya, baik pada bagian luar dan dalamnya!

“Demikian jugalah kamu, di sebelah luar

Kamu tampaknya benar di mata orang

Tetapi di sebelah dalam kamu penuh

Kemunafikan dan kedurjanaan”

Matius  23 : 28

 

God Bless You

(ArBer)Syaratnya adalah harus didekatkan

 


Syaratnya adalah harus didekatkan

 

Magnet mempunyai sifat untuk dapat saling tarik menarik jikalau kutub yang berainan dipersatukan.  Sekuat – kuatnya daya tarik dari kedua kutub magnet tersebut tentu saja ada jarak yang harus diperhatikan sebab mereka tidak akan bisa saling mendekat jikalau jaraknya tidak sesuai.

Dalam hidup ini juga ada hal yang memang harus membutuhkan usaha, sebab tidak semuanya dapat datang sendiri.  Ada usaha nyata agar kita bisa mendekat kepada orang tertentu, bukan begitu?  Apalagikah dengan Tuhan, mungkinkah kita dapat selalu erat dengan- Nya, sedangkan kita selalu pergi menjauh dari- Nya?  Tuhan memang tidak pernah meninggalkan kita, namun jikalau kita terus menjauh maka kita tidak akan pernah memiliki hubungan erat dengan Tuhan!

Rumusnya sebenarnya sederhana jikalau kita mau mendekat kepada Tuhan, sudah pasti Tuhan Allah akan mendekati kita.  Rumus yang begitu mudah tersebut terkadang tidak mampu dilakukan oleh karena kesombongan serta ketinggian hati kita.  Ketika pergumulan hidup datang, kita malahan merasa mampu mengatasinya dan tidak cepat – cepat kembali kepada Tuhan Allah.  Akibatnya jarak kita akan semakin jauh, dana akan semakin melas juga kita mendekat kembali kepada- Nya.  Jadi jikalau hari ini kita merasa sudah jauh dari Tuhan Allah, segeralah berbalik dan mendekat kembali kepada dekapan kasih- Nya! Jangan sampai terlalu jauh jarak anatara kita dengan Tuhan Allah kita!

Tuhan selalu dekat dengan kita, namun kita sendirilah yang kerap menjauhi – Nya!

“Mendekatlah kepada Allah,

Dan Ia akan mendekat kepadamu

...............................................”

Yakobus  4 : 8

 

God Bless You

Wednesday, December 10, 2025

(LaBer)Like Your Presence

 


Like Your Presence

 (IFGF Praise)

 

Verse 1 :

                            A

  There’s Nothing Like Your Presence

E                           A

  There’s Nothing Like Your Presence

E         B               A

  This Is Where I Want To Be

  A   E/G#  F#m     E

  All I     Want Is You

 

Verse 2 :

                     A

  How Lovely Is Your Presence

E                    A

  How Lovely Is Your Presence

E         B          A

  At Your Feet On My Knees

     A    E/G#  F#m    E

  My Eyes Are   Set On You

 

Chorus :

   E               B

In You I Find My Peace

             C#m

I Feel Relieved

                A

You’re Always Here With Me

   E                B

To You I Lift My Praise

           C#m

Touch Me Again

           A

I’ll Never Be The Same

 

Verse 3:

                            A

  There’s Nothing Like Your Presence

E                           A

  There’s Nothing Like Your Presence

E          B             A

  And This Heart, Is Now Yours

  A     E/G#  F#m     E

  I Lay It    All For You

 

Musik :

E  B  C#m  A

 

Bridge:

E

  There’s Nothing Like

B

  There’s Nothing Like

C#m

  There’s Nothing Like

       A

  Your Presence O Lord

 

“Lord, the God of Israel,

You are righteous! We are left this day as a remnant.

Here we are before you in our guilt,

Though because of it not one of us can stand in your presence.”

Ezra 9 : 15

 

 

GOD Bless You

 

 

 

Tuesday, December 9, 2025

(PuBer)Penjaga langkahku!

 


Penjaga langkahku!

 

Masukmu tidak akan terhalang

Keluarmu tidak akan terhenti

Setiap langkah pasti terhitung

Langkah takkan lemah lunglai

Diampun akan menjadi tenang

Selama Tuhan ada di dalam hati

 

Ada Tuhan disampingmu

Membuatku hatimu tetap tegar

Ada Tuhan penjagamu

Menguatkan langkah yang gentar

Ada Tuhan naunganmu

Penjagamu yang tak akan tertidur

 

Langkah kakimu dijaga oleh Tuhan!

Relakanlah langkah kakimu mengikuti Tuhan!

 

“Sesungguhnya tidak terlelap dan tertidur Penjaga Israel

TUHANlah penjagamu, TUHANlah Naunganmu

Di sebelah tangan kananmu”

Mazmur 121 : 4 - 5

God Bless You

Monday, December 8, 2025

(ArBer)Hindarilah “overthinking” yang sia - sia!

 


Hindarilah 
“overthinking” yang sia - sia!

 

Manakah yang lebih baik, antara “overthinking” atau “neverthinking”? Meskipun keduanya sama buruknya, namun kebanyakan dari kita pasti lebih lebih sering mengalami “overthinking”, bukan begitu?

Kecenderungan manusia adalah mengkhawatirkan segala hal yang belum tentu terjadi atau bahkan tidak mungkin terjadi.  Manusia kerap “menyiksa” pikirannya sendiri dengan segala hal ruwet dan rumit yang sebenarnya tidak perlu ada di dalam pikiran.  Meskipun kita sadar akan kemampuan kita, tetap saja terkadang kita memikirkan berbagai hal yang diluar kemampuan kita, dan akhirnya menimbulkan kecemasan, stress ataupun ketakutan yang tidak perlu dan berakhir pada depresi.

Paulus menekankan kepada jemaat Efesus untuk tidak memikirkan hal – hal yang sia – sia.  Hal ini termasuk juga dengan perkara – perkara yang tentunya tidak mungkin bisa dikontrol manusia.  Ada perkara yang memang menjadi bagian Tuhan dan sebenarnya tidak perlu campur tangan kita, jadi kita tidak perlu mengambil “beban” pemikiran tersebut!  Sebaliknya pikirkanlah apa yang bisa kita kendalikan seperti ketaatan kita dalam membaca firman Tuhan, melayani ataupun juga bebruat kasih kepada sesama!  Jadi janganlah memenuhi otak kita lagi dengan segala pikiran serta perkara yang sia – sia! Akan tetapi pikirkanlah apa yang memang pantas dan harus kita pikirkan!

Siapa yang mengaku telah mengenal Kristus, adalah manusia baru yang hanya fokus untuk memikirkan kehendak Kristus saja!

“Sebab itu kukatakan dan kutegaskan ini

Kepadamu di dalam Tuhan

Jangan hidup lagi sama seperti orang – orang yang

Tidak mengenal Allah dengan pikirannya yang sia-sia ”

Efesus 4 : 17

 

God Bless You