Sunday, September 6, 2026

(ArBer)Fokus kepada rumput sendiri saja!

 


Fokus kepada rumput sendiri saja!

 

Apakah benar patokan ataupun ukuran keberhasilan ataupun kebahagian kita tergantung dari tetangga kita?  Jikalau benar bisa – bisa bukannya kita berusaha lebih baik lagi dibandingkan tetangga kita, bisa jadi malahan kita merasa iri berlebihan sehingga ingin memiliki semua yang tetangga kita miliki.

Sebanrnya tidak masalah jikalau “rumput” tetangga berwarna apapun, mau berwarna hijau, lebih hijau gelap ataupun warna kuning sekalipun, tetap saja kita harus bersyukur atas “rumput” milik kita sendiri.  Bahkan sekalipun “rumput” pekarangan kita berwarna coklat ataupun hitam, tetap saja itu semua kepunyaan kita sendiri.  Jadi apapun yang merupakan hasil kita sendiri lebih baik dari kepunyaan tetangga.

Hukum Taurat yang Tuhan berikan melalui Musa kepada bangsa Israel juga memuat hal yang melarang setiap orang membandingkan diri dengan orang lain, sebab dengan demikian akan timbul iri hati yang menyebabkan dosa lebih besar yaitu ingin memiliki secara paksa apa yang merupkan milik orang lain.  Hukum tersebut masih relevan sampai dengan saat ini, sebab kita terlalu sering membandingkan diri dengan orang lain, yang akhirnya menimbulkan iri hati dan dosa lainnya! Jadi berhentilah “mengintip” rumput tetangga kita, sebab ujung- ujungnya menimbulkan banyak dosa!

Semakin kita fokus akan rumput rumah kita sendiri, maka kita tidak akan punya waktu menoleh kepada rumput tetangga kita!

 

“Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini istrinya

Atau hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan,

Atau lembunya atau keledainya,

Atau apapun yang dipunyai sesamamu”

 Kejadian  20 : 17

 

God Bless You

No comments: