Monday, September 7, 2026

(ArBer)TUHAN tidak rela melihat ciptaan- Nya tertindas!

 


TUHAN tidak rela melihat ciptaan- Nya tertindas!

 

Abu vulkanik yang disemburkan dari anak gunung krakatau sempat membuat wilayah disekitarnya tercemar abu tersebut.  Sampai radius ratusan kilo meter, wilayah daratan banyak yang tertutup abu vulkanik, bahkan sampai dengan beberapa bandara terpaksa ditutup dari penerbangan keberangkatan dan juga kedatangan.

Banyak masyarakat yang menjadi korban dari paparan abu vulkanik tersebut, terutama dihalaman rumah dan juga kendaraan yang terparkir di luar rumah.  Abu tersebut memaksa banyak anak sekolah melakukan pembelajaran jarak jauh, oleh karena bahaya yang akan dtimbul jikalau anak – anak harus beraktivitas di luar rumah.  Hanya saja keadaan “darurat” seperti tu tidak berjalan lama.  Sebab TUHAN mengasihi manusia ciptaan- Nya!

Tuhan ternyata tidak begitu saja meninggalkan kita semua yang terdampak erupsi gunung anak krakatau.  Faktanya angin yang pada awlanya bertiup ke dataran di wliayan kita, malahan berubah arah sehingga abu vulkanik tertiup oleh angin menuju samudera yang tidak berpenduduk.  Itulah bukti nyata kasih Tuhan yang amat besar bagi umat manusia, yang walaupun mengijinkan bencana erupsi terjadi namun juga melindungi kita semua dari bahaya erupsi tersebut.

Tuhan tidak akan pernah rela hati melihat manusia ciptaan- Nya tertindas, Ia selalu ingin agar manusia ciptaan- Nya selamat jiwa dan raga!

 

“Karena walau Ia mendatangkan susah, Ia juga menyanyangi

Menurut kebesaran kasih setia- Nya

Karena tidak dengan rela hati Ia menidas

Dan merisaukan anak – anak manusia”

 Ratapan  3 : 32 - 33

 

God Bless You

No comments: