Monday, October 19, 2026

(ArBer)Duri - duri duniawi

 


Duri - duri duniawi

 

Perumpamaan tentang benih yang disebar diantara tumbuhan berduri agaknya relate dengan kerohanian orang – orang percaya saat ini.  Ketika firman Tuhan diberitakan, banyak orang percaya menerimanya, namun kemudian tidak bertumbuh, oleh akrena himpitan “duri” tawaran serta kekuatiran di dalam dunia ini.

Keadaan ekonomi, perubahan budaya serta perkembangan ilmu teknologi bisa jadi adalah hal yang menjadi “duri” ketika iman kita hendak bertumbuh.  Semakin hari, keadaan dalam dunia ini semakin menemui keyidak pastiian.  Bukan hanya itu saja, banyak hal lain yang harus terus menerus di”update” agar tidak ketinggalan jaman.  Jadi intinya orang percaya akhirnya kehilangan waktu serta keinginan mendalami firman Tuhan.

Tidak sulit untuk terbebas dari berbagai “duri” tawaran di dalam dunia ini hanya saja diperlukan konsekuensi nyata.  Ketika kita fokus kepada kebenaran firman Tuhan, janganlah kita mudah menjadi lelah dan kemudian berpaling lagi kepada hal – hal duniawi.  Sekali saja kita berpaling kepada kekuatiran ataupun berbagai tawaran dunia ini, maka iman kita akan “tertusuk” hal – hal fana.  Jikalau sduah demikian, maka sudah pasti firman Tuhan yang masuk melalui pendengaran kita akan sulit bertumbuh ataupun bahkan berbuah! 

Agar terbebas dari berbagai duri dunia ini, janganlah berada dalam lingkaran tanaman duri tersebut!

 

“Yang jatuh dalam semak duri ialah orang yang

Telah emndengar firman itu, dan dalam pertumbuhan selanjutnya

Mereka terhimpit oleh kekuatiran dan ekkayaan dan kenikmatan hidup

Sehingga mereka tidak menghasilkan buah yang matang”

Lukas 8 : 14

 

God Bless You

No comments: