Tuesday, July 24, 2012

(ArBer)Gembala yang baik!




Gembala yang baik!

Gembala yang malas tersebut tidak menyadari bahwa satu per satu dombanya akan pergi meninggalkan kandang.  Saat nanti terbangung, gembala tersebut pasti hanya akan mendapatkan kandang yang kosong, sebab domba – domba yang seharusnya dijaga malah melarikan diri, dicuri orang lain ataupun dimakan binatang buas.

Kerjakanlah segala tugas kita dengan penuh tanggung jawab! Lalai dalam pekerjaan bisa jadi tidak hanya merugikan diri sendiri, namun juga bisa berdampak buruk bagi banyak orang.  Sama halnya pelayanan dalam rumah Tuhan, kita juga harus melayani dengan penuh tanggung jawab.  Melayani bukan saja sekedar komitmen pribadi terhadap Tuhan, melainkan juga kerelaan serta kerendahan hati untuk membantu sesama jemaat.  Jangan sampai karena kelalaian kita, menyebabkan Gereja ditinggalkan banyak “domba-domba”, yang notabennya adalah jemaat Tuhan!

Sebagai jemaat kita tentu tidak mau digembalakan oleh mereka yang tidak tulus serta bertanggung jawab.  Demikian juga apabila kita mendapat kepercayaan untuk melayani jemaat Tuhan, tentunya harus setulus hati bekerja untuk jemaat demi kemuliaan nama Tuhan.  Intinya janganlah menerima trugas pelayanan dengan berat hati serta hanya demi nama baik saja!  Akan tetapi kerjakanlah tugas pelayanan kita dengan penuh tanggung jawa.  Ingatlah jangan sampai domba – domba Tuhan tercerai berai, hanya karena kita mengerjakan setengah – stengah tugas pelayanan kita! Sebab Tuhan mempercayakan kepada kita “domba-domba- Nya” untuk kita jaga, dan bukan untuk “dihilangkan”!

Tidak masalah berapa domba yang perlu kita jaga, namun pastikan kita benar-benar menjaganya dengan sepenuh hati dan penuh tanggung jawab!

 “Celakalah para gembala
Yang membiarkan kambing domba
Gembalaan – Ku
 Hilang dan terserak!
………………………………”
Yeremia 23:1


GOD Bless u

Monday, July 23, 2012

(ArBer)Belajar untuk menerima ajaran!


Belajar untuk menerima ajaran!

Betapa bahagianya apabila sebagai anak – anak mendapati orang tua sendiri sebagai guru yang baik bagi mereka.  Pengajaran yang didapatkan dari sekolah atau lembaga pendidikan lainya memang dapat membentuk pola pikir anak – anak, namun pertumbuhan mental dan karakter terbentuk dari lingkungan yang paling dekat dengan si anak, yaitu lingkungan keluarga.

Orang tua berkawajiban mengajarkan dan meberikan contoh yang terbaik untuk anak – anak mereka.  Demikan juga bagi anak- anak yaitu wajib menerima dan menuruti segala segala pengajaran dari orang tua mereka.  Seburuk apapun pengaruh lingkungan luar bagi pertumbuhan anak-anak, tidak akan mengubah karakter asli yang mereka dapatkan dari orang – orang terdekat mereka(orang tua).  Jadi alangkah kuatnya pengaruh pengajaran orang tua terhadap anak – anak mereka.

Jika Orant tua kita dalam dunia ini begitu amat mengasihi anak – anak- Nya, apalagi Allah Bapa yang sudah mengenal kita sejak dalam kandungan ibu kita.  Dia layaknya seorang ayah yang mengajar dengan penuh kelemah lembutan dan kasih.  Kita semua yang mengaku anak – anak Tuhan sudah seyogyanya mau menmbuka hati kita untuk menerima pengajaran dari Dia, Bapa yang maha pengasih!  Tiddak selamanya pengajaran dari Dia sesuai dengan kehendak kita, akan tetapi baik sakit ataupun suka, segala pengajaran- Nya berguna bagi kehidupan kita di dalam dunia ini, serta kehidupan setelah meninggalkan dunia ini!

Sebagai orang tua berilah contoh dan teladan yang sesuai dengan Firman Tuhan kepada anak-anak kita! Dan bagi anak- anak hargailah dan turutilah pengajaran dari orang tua seperti kita mentaati Bapa kita yang di Sorga!

 “Karena TUHAN memberi
Ajaran kepada yang dikasihi- Nya
Seperti seorang ayah
Kepada anak yang disayangi”
Amsal 3:12


GOD Bless u

Sunday, July 22, 2012

(ArBer)Pintu masuk yang sempit.




Pintu masuk yang sempit.

Sebuah pintu masuk toko sudah seharusnya di buka selebar mungkin untuk memudahkan masuknya para pengunjung.  Pintu yang rusak harus secepat mungkin diperbaiki dan jangan sampai pintu masuk menjadi sempit oleh karena kerusakan sebagian pintu masuk.

Siapapun akan berpikir dua kali untuk masuk ke sebuah toko yang mempunyai pintu masuk yang kecil ataupun sempit.  Semua orang pasti menginkan kenyamanan saat ingin berbelanja, oleh karena itu pintu masukpun harus dibuat selebar mungkin agar mereka yang berbelanja tidak perlu saling berhimpit – himpitan saat masuk maupun keluar.  Berbada dengan pintu masuk toko, ataupun pusat perbelanjaan, pintu “masuk” menuju kerajaan Tuhan, justru dirancang tidak selebar pintu menuju kebinasaan.  Lalu pertanyaannya adalah, apakah kita bersedia berdesak-desakan melalui pintu yang sempit tersebut?

Tuhan Yesus memberi perumpamaan tentang pintu sempit yang menuju kehidupan sesungguhnya dan pintu yang lebar menuju kepada kebinasaan.  Tuhan Yesus bukannya ingin menjelaskan bahwa, Dia tidak berkuasa membuat pintu menuju kerajaan-Nya selebar mungkin sehingga memudahkan mereka yang ingin masuk ke dalam kerajaan- Nya.  Akan ettapi Dia ingin memberi menekankan bahwa setiap orang yang ingin selamat harus berusaha sedemikian rupa(berdesak – desakan atau berhimpitan) demi kehidupan yang Dia tawarkan!  Tanpa memikul salib atau melawan segala nafsu duniawi, kita tidak mungkin mendapatkan tempat dalam kerajaan- Nya.  Jadi jelaslah bahwa pintu yang sempit tersebut memang terlihat sulit dilewati, namun segala perjuangan kita untuk melalui pintu sempit tersebut akan terbayar lunas, saat Dia menyambut kita dalam kerajaan- Nya.

Pintu yang sempit tidak akan mengurangi niat kita untuk masuk melaluinya, jika apa yang ada dibalik pintu sempit tersebut merupakan sesuatu hal yang tidak terdapat di tempat lain!


 “Karena sesaklah pintu
Dan sempitlah jalan yang menuju
Kepada kehidupan
Dan sedikit orang yang mendapatinya”
Matius 7:14


GOD Bless u

Friday, July 20, 2012

(ArBer)Yesus Pokok


Yesus    Pokok

Key = E Tempo 121
Verse :

E

Yesus pokok dan kitalah carangnya

B

Tinggalah di dalamnya

F#m    B

Yesus pokok dan kitalah carangnya

E

Tinggalah di dalamnya

E

Yesus pokok dan kitalah carangnya

A

Tinggalah di dalamnya


E    C#m    F#m B        A E
Pastilah    kau akan    berbuah


Chorus :

E    A    E
Yesus cintaku, ‘ku cinta kau

B
Kau cinta dia
(Repeat x2)

"Akulah pokok anggur
Dan kamulah ranting - rantingnya.
Barangsiapa tinggal di dalam Aku
dan Aku di dalam Dia,
Ia berubah banyak, sebab di luar Aku
Kamu tidak dapat berbuat apa - apa"
Yohanes 15:5

GOD Bless u


Thursday, July 19, 2012

(PuBer)Sinar kasih Tuhan


Sinar kasih Tuhan

Siapa dapat membeli matahari?
Siapa dapat menahan sinarnya?
Siapa dapat membeli berkat?
Siapa dapat menahan datangnya petaka?

Jangan menuntut Tuhan!
Jangan mengatur kehendak- Nya!
Jangan menebak pikiran- Nya!
Jangan memaksa Dia bertindak!

Tuhan penguasa waktu
Tuhan penentu nasib
Tuhan adil untuk semua
Tuhan tidak pernah lalai

Kasih Tuhan tidak akan berkurang
Kasih Tuhan selalu mengalir
Kasih Tuhan menerangi alam semesta
Kasih Tuhan tidak akan tertahan ataupun terlambat

 “Sebab TUHAN Allah
Adalah matahari dan perisai;
Kasih dan kemuliaan Ia berikan;
Ia tidak menahan kebaikan dari orang
Yang hidup tidak bercela”
Mazmur 84:11

GOD Bless u

Wednesday, July 18, 2012

(ArBer)Masih perlu domba?


Masih perlu domba?

Konon dengan menghitung domba, seseorang yang susah tidur akan mudah untuk dapat memejamkan mata.  Menghitung memang bisa membuat otak lelah dan akhirnya merangsang mata untuk berisitirahat, namun apabila yang dihitung adalah untung dan rugi? Sampai pagi haripun kemungkinan mata kita tidak akan menjadi lelah.

Manusia memang mempunyai organ tubuh yang sempurna.  Dengan system saraf yang baik, manusia sanggup bertahan tanpa tidur selama berhari – hari.  Meskipun sanggup bertahan tanpa tidur, kinerja organ dan panca indera kemudian akan terus berkurang, dan jika dipaksakan terus, maka akan terjadi disfungsi organ vital(gagal jantung).  Jadi faktanya manusia tetap membutuhkan istirahat dan tidur, namun terkadang manusia justru sulit untuk tidur, walaupun mengerti betapa pentingnya mengistirahatkan jiwa dan raga.

Stress adalah penyebab terbesasar susahnya seseorang untuk tidur.  Penyebab utama stress sebagian besar disebabkan oleh rendahnya kualitas iman kita.  Semakin kerdir iman kita,maka  semakin mudah kita menjadi stress yang akibat masalah – masalah kecil yang sepele.  Oleh karena itu mulai saat ini kkita harus belajar mepercayakan segalanya ke dalam tangan Tuhan pelindung kita!  Dan tidak sampai disana saja, dalam kehidupan sehari –hari kita juga wajib mewujudkan sikap dan tindakan yang takut akan Tuhan! Maka Dia yang maha pengasih tentunya akan memberikan ketenangan jiwa dan tentunya raga kita!

Menghitung domba mungkin hanya akan menenangkan raga kita(jika tertidur), namun dekat dengan Sang Gembala domba, akan memberikan kepuasan serta ketenangan lahir batin, jiwa dan raga!


 “Takut akan Allah
Mendatangkan hidup
Maka orang bermalam dengan puas
Tanpa ditimpa malapetaka”
Amsal 19:23

GOD Bless u