Wednesday, January 7, 2015

(PuBer)Tidak mengerti peringatan - Mu



Tidak mengerti peringatan - Mu

Siapa yang paham?
Arti usia yang panjang
Siapa yang paham?
Arti usia yang sekejap saja

Siapa yang mengerti?
Maksud Tuhan menahan berkat
Siapa yang mengerti?
Maksud Tuhan memberikan mukjizat

Tidak ada yang tahu
Rancangan Tuhan akan masa depan
Tidak ada yang tahu
Rancangan Tuhan terhadap ciptaan – Nya

Terimalah!
Peringatan peringatan Tuhan
Percayalah!
Peringatan – peringatan Tuhan

Peringatan dan larangan Tuhan tidak mudah dimengerti
Namun Tuhan benar – benar mengerti hidup kita!

“Hamba- mu aku ini,
Buatlah aku mengerti, supaya aku tahu
Peringatan – perinagatan - mu”
Mazmur  119 : 125

GOD Bless u

Tuesday, January 6, 2015

(ArBer)Demi untuk lebih dekat dengan angsa



Demi untuk lebih dekat dengan angsa

Fotografer profesional selalu mempunyai cara untuk mendapatkan obyek yang ingin di fotonya.  Obyek yang ingin dipotret jugalah bukan obyek yang udah didapatkan.  Fotografer di atas berusaha sedekat mungkin dengan obyek yang akan di potretnya yaitu se-ekor angsa.

Untuk mendekati angsa seorang manusia tidak bisa mendekatinya dengan pakaian manusia, sebab akan menimbulkan kepanikan bagi sang binatang.  Jadi dengan mendandani diri layaknya seekor angsa, fotografer tersebut akan dapat dengan mudah mendekati kawanan angsa dan mendapatkan sudut terbaik untuk memotretnya.   Akan tetapi, perjuangannya yang tidak mudah akan menjadi berubah menjadi kebahagian ketika foto hasil “jepretannya” dipanjang di galeri museum.  Lalu pertannya adalah apakah kita menyadarinya bahwa tindakan “konyol” tersebut juga pernah dikerjakan Tuhan Allah kepada umat manusia?

Tuhan tidak mungkin bisa mendatangai umat manusia dengan rupa Allah, sebab kemungkinan umat manusia akan binasa oleh karena sinar kemuliaan- Nya.  Namun Tuhan juga perlu turun tangan untuk membereskan dosa yang menghambat hubungan manusia dengan – Nya.  Oleh karena itu Dia rela mengambil rupa seperti manusia agar manusia bisa menerima – Nya(meskipun hanya sesaat dan kemudian menolak- Nya kembali).  Jadi jelaslah perjuangan Allah tidak bisa dikatakan mudah demi untuk menyelamatkan manuias dari hukuman dosa, lalu kira – kira apakah yang Tuhan dapatkan dari segala usaha- Nya? (apakah pertobatan umat manusia? Hanya pribadi kita sendiri yang bisa menjawabnya)

Usaha apapun pasti akan dilakukan dilakukan demi segala hal yang amat disukai! Jadi sadarkah anda, bahwa anda adalah ciptaan yang menjadi kesukaan Tuhan? Sebab Dia telah melakukan segala hal agar kita tidak terpisah dengan – Nya!
“Yang walaupun dalam rupa Allah,
Tidak menganggap kesetaraan dengan Allah
.......................................
Dan mengambil rupa seorang hamba,
Dan menjadi sama dengan manusia”
Filipi 2 : 6 -7
GOD Bless u

Monday, January 5, 2015

(ArBer)Kesempatan untuk bersujud di hadapan Tuhan



Kesempatan untuk bersujud di hadapan Tuhan

Apakah saat ini anda merasa hancur? Jatuh dalam permasalahan yang tidak kunjung selesai? Lalu apakah anda menyalahkan lingkungan anda? Diri anda sendiri? atau jangan – janagn bahkan berani menyalahkan Tuhan atas segala hal yang terjadi.

Sikap di atas adalah wajar adanya, sebab saat seeorang jatuh, biasanya mengalami kesakitan.  Sebagian orang “menikmati” rasa sakit yang terlalu lama dan melupakan keadaanya yang harus segera bangkit.  Untuk segera bangikt kita terkadang membutuhkan pertolongan, dan pertolongan yang sebenarnya paling kita perlukan adalah dari Tuhan.  Jadi sebenarnya kita bisa memanfaatkan kejatuhan kita untuk dapat meminta dengan sungguh lagi kepada Tuhan.

Secara logika saat seseorang terjatuh, mungkin perlu beberapa saat untuk bisa langsung bangkit berdiri kembali.  Saat terbangun dari kejatuhan, mungkin kita hanya bisa bersujud dahulu sebelum bangkit.  Saat bersujud itulah yang dikatakan peralihan dari kejatuhan menuju kebangkitan.  Jadi gunakanlah saat bersujud itu untuk menyembah Tuhan dengan rendah hati serta berseru meminta pertolongannya!  Bisa jadi saat kejatuhan kita adalah cara Tuhan untuk membuat kita bersujud dengan segala kerendahan hati kita serta mengakuinya sebagai yang paling utama serta berkuasa atas kehidupan kita!  Jadi janganlah takut dan kuatir jika kita terjatuh! Namun manfaatkanlah kejatuhan tersebut sebagai suatu titik balik untuk hidup lebih mengandalkan Tuhan lagi dalam kehidupan ini!

Nabi – nabi Besar seperti Musa saja , masih merendahkan diri bersujud di hadapan kebesaran Tuhan,  masakah kita tidak mau ataupun tidak rela bersujud di hadapan Tuhan?    

“Maka aku sujud di hadapan TUHAN

Empat puluh hari empat puluh

Malam lamanya aku bersujud

................................”

Ulangan 9 : 25
GOD Bless u

Sunday, January 4, 2015

(ArBer)Meskipun menyenangkan, masa lalu tetaplah masa lalu!

Meskipun menyenangkan, masa lalu tetaplah masa lalu!

Bukan hanya sekali bangsa Israel “complain” kepada Musa, yang sebenarnya ditujukan kepada Tuhan!  Bangsa yang dibawa Musa menuju kemerdekaan sesungguhnya, sepertinya sulit untuk “move on”, dan masih saja mengingat – ingat masa lalu mereka ketika berada di tanah Mesir.

Butuh usaha extra bagi Musa dan Harun untuk menyakini bangsa Israel untuk keluar dari tanah Mesir.  Setelah keluar, mereka langsung meragukan penyertaan Tuhan, ketika bangsa Mesir mengejar mereka.  Tuhan kemudian menunjukkan mukjizat dengan menyelamatkan mereka dari kejaran bangsa Mesir.  Mukjizat tersebut tidak serta merta membuat bangsa Israel sadar, namun mereka terus saja mengeluh meskipun hanya dengan permasalahan kecil(seperti apa yang harus mereka makan dan minum), dan yang lebih menyakitkan lagi mereka selalu mengingat masa lalu mereka bersama bangsa Mesir.

Bangsa Israel seharusnya percaya akan penyertaan Tuhan dan fokus pada janji Tuhan!  Nyatanya mereka susah “move on” , meskipun masa lalu mereka buruk(hanya sebagai budak) dan janji Tuhan lebih indah(menempati tanah penjanjian).   Bisa jadi saat ini kita juga mengalami sifat buruk seperti bangsa Israel tersebut.  Meskipun tahun 2014 sudah berlalu, kita masih sulit untuk “move on” dari segala hal di tahun kemarin.  Apabila Tuhan sudah memberikan kita hari baru, maka sebenarnya ada tujuan mulia yang Dia sediakan bagi kita untuk kita tuju dan raih!  Fokuskanlah segala pikiran kita pada hari – hari baru yang kita jalani saat ini, dan percayalah, apabila Dia telah menyertai kita di sepanjang tahun yang lalu, pasti Dia juga akan menyertai kita di tahun yang baru ini! Jadi jangalah kuatir dan lemah iman!

Saat pikiran terus membayangkan masa lalu, maka masa depan akan semakin jauh untuk bisa dicapai!

”……………..
Ah, kalau kami mati tadinya di tanah Mesir
Oleh tangan TUHAN ketika kami duduk
Menghadapi kuali berisi daging
Dan makan roti sampai kenyang
……………………………”
Keluaran 16 : 3


GOD Bless u


Saturday, January 3, 2015

(LaBer)Lekat Dalam HatiMu

Lekat Dalam HatiMu
Robert & Lea Sutanto
Key: C



C               F/C     C  F/C   C7                          F  Em
Lebih dari segala-nya    kuberharap padaMu

Dm           G            Am     Dm                 F/C    Bb F/G   G
Lebih dari para penjaga mengharap fajar pagi

C              F/C        C  F/C   C7                  F  Em
Begitu rindu hati- ku    berada dekatMu

Dm        G7      Em  Am  Bb            F/G   G
Alangkah dalam kasih-Mu   memenuhi hidupku

              C            Am           FM7          G/F       Em  Am
Tenanglah jiwaku dalam naungan sayap-Mu

           Dm                   C/E                    F       D/F#     F/G
Menembus awan kelabu pandang kemuliaan-Mu

            C        Am         FM7    G/F   Em     A
Selalu kurindu lekat dalam hati- Mu

          Dm                 C/E              F         G11  C
Mengikuti rencanaMu Yesus Tuhan Raja-ku
 
 (Sumber: www.suaranafiri.com)

“Sungguh, hatinya melekat kepada – Ku,
Maka Aku akan meluputkannya,
Aku akan membentenginya,
Sebab ia mengenal nama - Ku”
Mazmur  91 : 14

GOD Bless u

Friday, January 2, 2015

(ArBer)Tahun baru atau kalender baru?



Tahun baru atau kalender baru?

Setelah menikmati libur pergantian tahun sampai dengan melewati detik – detik pergantian tahun, lalu apalagikah yang akan kita lakukan? Yang jelas tahun yang baru juga membuat kita membutuhkan kalender yang baru, bukan begitu?

Pergantian tahun tidak akan menjadi tahun yang baru, apabila apa yang kita lakukan serta kerjakan masihlah hal – hal lama.  Kebanyakan dari kita tidak menyadari hal tersebut, sebab ketika kita merayakan tahun baru dan memulai hari baru.  Kita tidak banyak berubah dari tahun – tahun sebelumnya.  Perubahan paling signifikan hanya terletak pada kalender dinding ataupun kalender meja kita yang berubah angka tahunnya.

Tahun 2014 telah berlalu, namun mengapakah hal – hal negative masih banyak yang kita “sengaja” bawa ke tahun 2015 ini?  Tinggalkanlah segala hal yang buruk ataupun baik(menurut kita) namun tidak berkenan bagi Tuhan!  Mulailah mengisi lembaran baru kehidupan di hari – hari baru pada tahun 2015 ini!  Berubahlah lebih nyata dalam meningkatkan iman kita kepada Tuhan terlebih dahulu! Dan dengan demikian, perubahan – perubahan lain dalam bidang kehidupan juga pastinya akan kita raih!  Intinya adalah, janganlah lagi terlalu banyak melakukan refleksi perjalanan hidup kita, namun mulailah mengarahkan focus kita ke depan dengan mewujudkan resolusi hidup secara nyata dalam tindakan maupun perbuatan! Sebab suka ataupun tidak, hari – hari ke depan sudah menanti kita untuk siap diisi dengan segala kisah hidup kita yang baru!

Saat kita hanya terfokus pada tanggal dan angka tahun, maka sebenarnya kita belum benar – benar memasuki tahun yang baru!
“…………………
Tetapi ini yang kulakukan:
Aku melupakan apa yang telah
Di belakangku dan mengarahkan diri
Kepada apa yang di hadapanku”
Filipi 3 : 13


GOD Bless u

Thursday, January 1, 2015

(LaBer)T'rima Kasih Ya Tuhanku

T'rima Kasih Ya Tuhanku
PKJ 148






E
T’rima kasih ya Tuhanku,
E
atas hari pemberianMu.
A                               B
Hari baru limpah rahmat
A                               B
dan dipenuhi oleh kasihMu.
A                   B                 E C#/F
Kaucurahkan pada umatMu,
F#m7               B               C#m7Bsus4 B
Kaucurahkan pada umatMu.

verse :
2.  T’rima kasih atas waktu
yang Dikau tawarkan padaku,
agar dalam masa muda
aku belajar tentang kasihMu,
yang besar dan mulia itu,
yang besar dan mulia itu.

3.  ‘Kan kupakai waktu itu
melakukan tanggung jawabku
dan menolong sesamaku
menurut firman serta karyaMu,
kar’na itu makna kasihMu,
kar’na itu makna kasihMu.

4.  Puji syukur kuucapkan
atas waktu yang Kauciptakan.
Kutaati, kuhargai
di dalam kata dan perbuatanku,
agar nyata hidup beriman,
agar nyata hidup beriman.

"Karena Allah kami nyanyikan
Puji - pujian sepanjang hari,
Dan bagi nama - Mu 
Kami mengucap syukur selama-lamanya"
Mazmur 44 : 8

GOD Bless u