Sunday, July 18, 2021

(LaBer) Yang Kumau


 Yang Kumau 

(Pure)



Intro :
E  F#m  C#m  B
E  F#m  C#m  B

Bait :
E             F#m         C#m         B          A
  Kau Berikan Arti Yang Baru Saat Kujadikan Diri-Mu
      G#m7     F#m        B
  S’galanya Di Dalam Hidupku
E               F#m       C#m            B        A
  Kau Buat Hidupku Jadi Indah Hariku Pun Terasa Damai
      G#m7            F#m         B
  Kar’na Kau Ada Di Setiap Langkahku

Reff :
                E                D#m7b5     G#         C#m
Terbang Bersama-Mu Hidupi Firman-Mu        Itu Yang Ku Mau
   Bm          A   G#m7    F#m             B
Ku Ingin Kau Tau Hatiku Ingin Menyenangkan-Mu
     E                   D#m7b5  G#         C#m
Oh Yesusku Bersama Dengan-Mu    Itu Yang Ku Mau
   Bm            A     G#m7   F#m
Kaulah Yang Kurindukan Setiap Waktu
      B          E
Ku Ingin Bersama-Mu

Bridge :
A              G#m7     C#             F#m       B
  Kini Kumengerti Bahwa Kaulah Yang Terbaik Untukku


 “Sebab yang sangat kurindukan dan kuharapkan ialah 

Bahwa aku dalam segala hal tidak akan beroleh malu, 

Melainkan seperti sediakala, demikianpun sekarang, 

Kristus dengan nyata dimuliakan di dalam tubuhku, 

Baik oleh hidupku, maupun oleh matiku. 

Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan"

                                                                              Filipi 1 :20 - 21

 

Thursday, July 15, 2021

(ArBer)Memberi secara diam-diam

 


Memberi secara diam-diam

 

Pandemi menimbulkan dampak diberbagai bidang kehiduan.  Dampak yang sangat terlihat adalah dalam bidang ekonomi.  Mereka yang sedang hidup di bawah garis kemiskinan akan semakin sulit lagi di masa pandemi ini,oleh karenanya dibutuhkan uluran tangan dari mereka yang memang berkecukupan ataupun berkelebihan dalam harta materi.

Memberkan sumbangan materi kepada mereka yang membutuhkan adalah perbuatan benar, namun jikalau niatnya hanya untuk kepentinan konten yang ujung – ujungnya menghasilkan lebih banyak uang lagi, maka pemberian tersebut tidaklah tulus lagi.  Gambar di atas adalah salah satu contohnya, selain memberikan di tempat yang salah, mereka juga menimbulkan kerumunan serta menggangu ketertiban masyarakat, oleh karenanya aparat langsung bertindak dengan cepat mengamankan mereka.

Kita sebenarnya tidak dilarang dalam memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan, namun jikalau caranya dilakukan di tempat umum sehingga menimbulkan kerumunan, hal tersebut juga melanggar undang – undang.  Belum lagi yang paling utama adalah niatan hati kita dalam memberi, apakah kita sengaja melakukan agar terekspos dan mendapat pujian? Atau kita memang ingun memberi tanpa menghharapkan apapun, baik pujian dari sesama maupun balasan berkat dari pada Tuhan.  Jadi sebelum memberi, periksalah niat hati kita dahulu!

Sedekah yang diberikan tanpa diketahui siapapun akan mendapat perhatian khusus langsung dari Tuhan Allah!

 

“Tetapi jika engkau memberi sedekah,

Janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat

Tangan kananmu.  Hendaklah sedekahmu

Diberikan dengan tersembunyi, maka Bapamu yang melihat

Yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu!”

 Matius 6 : 3 - 4

God Bless You

(PuBer)Letak hikmat dan akal budi yang sebenarnya

 


Letak hikmat dan akal budi yang sebenarnya

 

 Hikmat tidak ada dalam imajinasi

Ia tidak datang dari pengalaman

Masakah manusia mempunya hikmat sejati

Hikmat tak lahir dari sebuah pemikiran

 

Akal budi bukanlah mengeahui segala sesuatu

Berakal tidak selamanya berbuat benar

Akal budi tidak hanya mengetahui hal baru

Tetapi taat kepada Dia yang Maha besar

 

Mereka yang berhikmat takut akan Tuhan

Hikmat dunia hanya tipuan belaka

Yang berakal budi adalah menjauhi kejahatan

Manusia berakal mengenal Tuhan pencipta semesta

 

Carilah hikmat dan berakal budi

Dari DIA Sang sumber hikmat dan akal budi

 

“Tetapi kepada manusia Ia berfriman

Sesungguhnya, takut akan Tuhan, itulah hikmat

Dan menjauhi kejahatan itulah akal budi”

 Ayub 28 : 28

God Bless You

Wednesday, July 14, 2021

(LaBer)Maju Laskar Kristus (KJ 339)

 


Maju Laskar Kristus (KJ 339)

Sir Arthur Seymour Sullivan



Key: G

 

G                                 D                     D7                   G

Onward Christian        soldiers,           marching as to            war,

                                    Em      D         A7                    D

With the cross of         Jes      us        going on          before!

D7                               G                                             C

Christ the royal            Master, leads against the        foe;

                        Am  C  Am      C         Am      D

Forward into    battle, see        His banner go!              

 

 

Chorus:

G                                 D

Onward Christian        soldiers,

D7                   G

Marching as to            war,

                                                Em  G

With the           cross of           Je sus

C         D     G

Going on before!

 

 

Versi Bhs Indonesia:

 

Maju, Laskar Kristus (KJ 339)

 

1. Maju, laskar Kristus, lawan kuasa g’lap!

Ikut salib Yesus, sungguh dan tetap!

Rajamu sendiri jalan di depan; majulah, iringi panji cemerlang!

 

Ref:

Maju, laskar Kristus, lawan kuasa g’lap!

Ikut salib Yesus, sungguh dan tetap!

 

2. Saat dianjungkan panji Penebus,

kuasa Iblis mundur, dikalahkan t’rus.

Goncanglah neraka, kar’na mendengar

sorak-soraianmu nyaring menggegar.

 

3. Bagai laskar jaya G’reja maju t’rus

di jejak teladan saksi yang kudus.

Kita satu tubuh yang kudus dan am;

satu pengharapan, satu pun iman.

 

4. Kuasa duniawi timbul-tenggelam,

tapi G’reja Kristus takkan terbenam!

Alam maut tak sanggup menjatuhkannya:

Kristus memenuhi isi janjiNya.

 

5. Kar’na itu, maju! Ikut salib t’rus,

turutlah memuji Raja Penebus:

“Hormat, kemuliaan, Tuhan, t’rimalah!”

Insan dan malaikat sujud menyembah.

 

 

 “..........................................

Sebab TUHAN akan berjalan di depanmu

Dan Allah Israel akan menjadi penutup barisanmu”

 Yesaya 52 : 12b

GOD BLESS YOU

Monday, July 12, 2021

(ArBer)Bersabarlah sedikit lagi!

 


Bersabarlah sedikit lagi!

 

Pertanyaan “kapan pandemi akan berakhir” pasti pernah terlintas di dalam pikiran kita semua.  Pandemi yang sudah berlangsung mendekati 2 tahun membuat semua sendi kehidupan berubah.  Kita semua tentunya sudah tidak sabaran ingin segera kembali kepada keidupan awal semula, bukan begitu?

Abraham dikatakan adalah seorang yang sabar.  Abraham telah menerima janji Tuhan Allah dengan mengatakan bahwa ia akan mendapatkan keturunan.  Uniknya janji Allah tersebut tidak secera instan diterimanya.  Abraham harus menunggu lama sebelum janji tersebut terwujudkan, namun demikian ia tetap sabar menanti, meskipun Tuhan Allah tidak emnetukan waktunya secara spesifik.  Dengan demikian panaslah ia mendapat julukan bapak orang percaya, sebab Ia percaya janji Tuhan Allah dan sabar menunggu datangnya janji itu.

Kita semua harus bersabar lebih lagi sebab pandemi ini belum berakhir, dan kemunkinan akan lebih lama dari pada yang sudah diprediksikan sejumlah ahli.  Kesabaran kita dalam menunggu sebenarnya adalah waktu sempurna yang Tuhan berikan agar kita dapat lebih mengenal Dia, lebih mengenal anggota keluarga serumah dan juga diri sendiri.  Jadi bersabarlah untuk dapat berkumpul dengan sesama, bersabarlah untuk dapat beribadah lagi! namun demikian tetaplah tabah dan percaya bahwa semuanya ini pasti akan berlalu!

Dari pada kita bertanya terus kapan akan berakhir, alangkan baiknya kita menanti dengan sabar serta penuh kayakinan bahwa Tuhan Allah pasti akan bertindak!

 

“Abraham menanti dengan sabar

Dan dengan demikian ia menerima apa

Yang dijanjikan kepadanya”

 Ibrani 6 : 15

God Bless You

(ArBer)Menyebar hoax = kenajisan

 


Menyebar hoax = kenajisan

 

Negeri kita tercinta saat ini sedang memasuki fase darurat pandemi, terutama di kota – kota besar.  Korban dari pandemi korona ini semakin banyak, bahkan jumlah yang terjangkit kian hari kian bertambah.  Dibalik itu semua, ada saja berita ataupun kabar bohong yang masih menyatakan bahwa virus ini tidak berbahaya.  Gambar di atas adalah salah satu contohnya.

Kabar bohong ataupun hoax yang kelaur dari masyarakat awam memang banyak, dan hal tersebut adalah hal biasa, namun kabar bohong tentang virus korona yang tidak berbahaya dan menular tentunya tidak pantas keluar dari mulut seorang dokter.  Jikalau seseorang tdak bisa menjaga mulutnya dengan baik, maka segala kata – kata kepalsuan ataupun kenajisan akan menjadi “penghuninya”.

Kita tidak dilarang berkata – kata,namun kata – kata yang keluar dari mulut menentukan nasib banyak orang.  Kata – kata yang tidak berdasar hanya akan mennimbulkan dampak buruk bagi sesama kita, dan tentunya bagi kita sendiri juga.  Jadi di tengah pandemi seperti ini, informasi sekecil apapun akan dicari ataupun dilihat banyak orang, oleh karena itu janganlah mengeluarkan statemen yang hanya akan membuat kegaduhan, namun tidak berdasar.  Sebab korban dari berita tersebut tentunya akan sangat masiv.  Ingatlah bahwa kenajisan bukanlah berasal dari apa yang kita masukkan ke dalam mulut namun justru sebaliknya yaitu apa yang keluar dari mulut kita!  Jadi janganlah berbuat dosa dengan kenajisan yang keluar dari mulut kita!

Tuhan Yesus Allah kita tidak pernah mengeluarkan kata – kata yang mengandung kenajisan, masakah kita anak- Nya malahan mengeluarkan kata- kata kenajisan melalui mulut kita?

 

“Apa pun dari luar,

Yang masuk ke dalam seseorang

Tidak dapat menajiskannya, tetepai apa yang keluar

Dari seseorang, itulah yang menajiskannya

 Markus 7 : 15

God Bless You

Sunday, July 11, 2021

(PuBer) Diamlah sejenak di tempatmu!

 


Diamlah sejenak di tempatmu!

 

Semua tetaplah diam

Semua harus di tempat

Semua harus mengunci mulut

Semua orang dilarang keluar rumah

 

Saatnya dunia meratap

Saatnya umat diam dan berserah

Saatnya manusia berlindung

Saatnya membiarkan Tuhan bertindak

 

Tuhan akan membersihkan noda

Tuhan akan menguasai dunia Kembali

Tuhan ingin memurnikan hati

Tuhan sedang menyelamatkan nywa dan dunia

 

Berdiam dirilah sejenak dan biarkan

Tuhan bertindak sejenak

 

“Berdiam dirilah, hai segala mahkluk, di hadapan TUHAN

Sebab Ia telah bangkit dari tempat kediaman- Nya yang kdudus”

Zakharia 2 : 13