Thursday, June 8, 2023

(ArBer)Cobalah untuk kembali fokus ke depan!

 


Cobalah untuk kembali fokus ke depan!

 

Konsistensi diperlukan bagi seseorang untuk dapat mencapai tujuan yang telah direncanakan.  Fokus adalah bagian terpenting agar seseorang bisa kerap konsisten.  Ketika seseorang mulai kehilangan konsistensi, maka ia harus inget dengan tujan mula – mula mereka dan kemudian tetaplah fokus ke arah tujuan tersebut!

Rasul Paulus juga berusaha melupkan segala kekgagalan ataupun bahkan kegemilangannya di masa lalu demi meraih apa yang ditujunya.  Beliau tetap fokus dalam pelayanannya apapun kondisinya.  Terkadang kaondisi yang ia hadapi lebih buruk dari kondisi masa lalunya, namun ia tidak menyerah dan tetap fokus akan tujuannya, apapun pengorbanannya.

Orang – orang percaya biasanya “berapi – api” hanya sesaat saja setelah menerima Tuhan ataupun setelah pertobatan dan menerima baptisan.  Padahal sebenarnya itu semua adalah awal dari perjalanan panjang menuju segala cita – cita hidup yaitu melakukan kehendak- Nya di muka bumi ini.  Banyak juga pergumulan yang akhrinya melemahkan konsistensi manusia, oleh karena itu fokus sangat penting dalam menjalani konsistensi iman yang telah kita pilih, dan jikalau saat ini kita juga termasuk orang – orang yang mulai lemah iman oleh karenan suatu siyuasi kondisi tertentu, maka fokuslah dan arahkan pandangan kepada Kristus! Dan dengan demikian semangat baru akan segera kita dapatkan!

Tetaplah fokus ke depan dan hitraukan apa yang ada dibelakang maupun disampingmu!

“Saudara – saudara aku sendiri tidak menggangap

Bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ni yang kulakukan

Aku melupakan apa yang telah di belakangku dan

Mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku”

Filipi 3 : 13

God Bless You

(ArBer)Lebih banyaklah mendengar!

 


Lebih banyaklah mendengar!

 

Mendengar bukanlah perkara sulit, akan tetapi berapa banyak bunyi yang akan dicerna otak itulah yang terkadang menjadi sulit.  Kegiatan mendengar harus dilengkapi dengan kegiatan selanjutnya yaitu mengerti ataupun memahaminya.  Hanya saja banyak diantara kita yang mendengar kemudian tidak memproses informasi yang kita dengar, dan istilah untuk hal tersebut adalah “masuk kuping kiri, kelaur kuping kanan?”.

Injil Tuhan juga banyak mencatat akan perintah kepada umat untuk dapat mendengar.  Kata – kata “siapa bertelinga hendaklah ia mendengar” tercatat banyak diulang – ulang.  Bahkan Yesus endiri ketika melayai di dunia ini juga menyatakan pernyataan demikian juga!  Lalu kira – kira mengapa “mendengar selalu ditekankan bagi orang – orang percaya?

Sebelum berbicara memang hendaklah kita mendengar dengan seksama.  Mendegar dan kemudian memahami apa yang terjadi,serta apa yang hendak keluar dari mulut kita!  Kemampuan berbicara yang idak dihului dengan kemampuan mendengar dan memperhatikan hanya akan berakhir dengan kata – kata kosong.  Jadi siapa bertelinga, memang seharusnyalah dia mendengar!  Janganlah dengan sengaja tidak mau mendengar ataupun pura –pura tidak mendengar!  Sebab semakin banyak kita mendengar maka akan semakin baik pula respon kita terhadap suatu hal!

Tuhan menciptakan telinga kita tanpa penutup adalah agar kita lebih banyak mendengar!

“Barangsiapa bertelinga

Hendaklah ia mendengar!”

Wahyu 13 : 9

God Bless You

Wednesday, June 7, 2023

(ArBer)Mengendalikan atau dikendalikan alkohol?

 


Mengendalikan atau dikendalikan alkohol?

 

Jangankan seorang raja ataupun pembesar negeri, rakyat biasa saja sebaiknya menjauhkan diri dari mabuk minuman keras.  Seorang yang mabuk minuman keras tentu tidak akan dapat lagi berpikir secara rasional sesuai dengan akal budi pekerti, dan apapun yang dikatakan serta lakukan hanyalah reaksi spontan saja.

Bayangkanlah apa yang akan tejadi apabila seorang pembesar berada dalam keadaan mabuk minuman keras beralkohol!  Sudah pasti apa yang keluar dari mulut sang raja tidak dapat dipertanggung jawabkan!  Bukan hanya itu saja, bisa jadi segala keputusan yang diambil juga nantinya akan membawa bencana buruk bagi rakyatnya sendiri.

Seorang pemimpin ataupun petinggi seharusnya dapat menghasilkan keputusan yang bijak dan baik bagi kepentingan bersama.  Seorang pemimpin ataupun petinggi harus mempunyai pikiran yang jernih dalam membuat keputusan!  Janganlah terlalu banyak mengkonsumsi minuman keras yang akan mempengaruhi akal pikiran untuk bertindak irasional!  Jadi semakin besar tanggung jawab seseorang maka harus semakin bijaknsalah ia, dan sebenarnya tidak ada manusia yang menjadi bijaksana jikalau sudah ketergantungan oleh minuman keras yang memabukkan!

Anda harus mengendalikan kadar alkohol yang masuk ke dalam tubuh, atau alkohol yang nantinya mengendalikan apa yang kelaur dari dalam hati serta pikiran anda!

 

“Tidaklah pantas bagi raja, hai Lamuel

Tidaklah pantas bagi raja meminum anggur

Ataupun bagi pembesar mengingini minuman keras

Jangan sampai karena minuman ia melupakan

Apa yang telah didtetapkan, dan membengkokkan

Hak orang – orang yang tertindas ”

Amsal 31 : 4 - 5

God Bless You

Tuesday, June 6, 2023

(LaBer)Yang Mau Dibimbing Oleh Tuhan

 


Yang Mau Dibimbing Oleh Tuhan 

(KJ.379)

 

Key: C

Verse 1

           Em           Am                B     Am  B  Em

Yang mau dibimbing oleh Tuhan dan yang berharap tak henti,

        Em         Am                B         Em

akan mendapat pertolongan, bahkan di saat terpedih.

         G     D   G             Am    B   Em

Tuhanlah dasar imannya, bukanlah pasir alasnya.

 

Verse 2

Apa gunanya tawar hati, hanya menangis tersedu?

Apa gunanya tiap pagi kita mulai berkeluh?

Jikalau kita bersedih, tambah berat beban salib.

 

Verse 3

Biar jiwamu kautenangkan, tabahkan hati yang sendu:

Yang Mahatahu kauandalkan, kasihNya cukup bagimu.

Tuhan telah memilihmu dan Ia tahu yang kau perlu.

 

Verse 4

PadaNya ada sukacita; nantikan saja waktunya.

Bila kau tulus dan setia, Tuhan menolong segera.

Ia beri berkat penuh yang tak terduga olehmu.

 

 

 

Sebab Engkau bukit batuku dan pertahananku

Dan oleh karena nama- Mu Engkau akan

Menuntun dan membimbing aku

 Mazmur 31 : 3

 

GOD Bless You

 

 

 

Monday, June 5, 2023

(ArBer)Apa yang engkau lihat?

 


Apa yang engkau lihat?

 

Tuhan menciptakan indera penglihatan sebanyak dua buah tentun dengan maksud tertentu.  Tuhan ingin manusia mempunyai penglihatan dengan sudut pandang yang luas.  Tujuannya tentu untuk mempermudah manusia serta demi kebaikan manusia, namun kenyataanya ada saja umat manusia yang justru memanfaatkan untuk hal – hal bersosa.

Sebenarnya bukan hanya mata saja yang berpotrnsi menjerumuskan manusia ke dalam dosa, namun kebetulan saja manusia mudah sekali dijebak oleh karena pandangan mata mereka.  Tuhan Yesus yang mengetahui kelemahan umat manusia tersebut sampai – sampai memberikan peringatan dan solusi nyata, yaitu “jikalau mata seseorang membuatnya jatuh ke dalam dosa, maka alangkah baiknya mata tersebut dicungkil ataupun dibuang saja”.

Penglihatan manusia tidak dibatasi oleh siapapun di dalam dunia ini, bahkan Tuhan pun tidak membatasi arah pandangan mata kita.  Meskipun demikian bukan bearti kita bebas memandang segala hal, sebab bisa jadi melalui pandangan tersebut kita malahan jatuh ke dalam dosa, sama seperti dosa Hawa ketika memandang buah yang nampaknya menggiurkan untuk dinikmati.  Sebagai orang percaya kita harus membatasi pandangan kita terhadap hal – hal duniawi, namun memandang dengan luas segala kebenaran firman Tuhan!  jadi jangan sampai kita memandang ke dua hal tersebut terbalik!

Pandangan mata bisa menyesatkan dan juga menyelamatkan!jadi hati- hatilah memandang!

 

“Dan jikalau matamu menyesatkan engkau,

Cungkilah dan buanglah itu, karena lebih baik

Masuk ke dalam hidup dengan bermata satu dari pada

Dicampakkan ke dalam api neraka dengan bermata dua”

Matius 18 : 9

God Bless You

(LaBer)O Lord I Surrender


O Lord I Surrender

 (Sidney Mohede)


Verse :

Am

Search Me O’ Lord

    C

And Seek Out My Heart

   Am

Surround Me With Your Spirit

    C

And Never Be Apart

   Fm

Oh Where Can I Go From Your Spirit

    C

And Where Can I Go From Your Presence

   Fm

As High As The Heavens To The Deepest Sea

    Dm   C/E  F  G

Oh Lord, You Are There


Chorus :

    C

How Great Is Your Love And Your Mercy For Me

     Am

With Every Breath I Take I Will Worship

F

Lead My Way I Pray

          G

Lord I Surrender


    C

How Awesome Your Presence Your Glory I See

  Am

I Bow Down Before You In Worship

  F

I Will Wait On You

          G

Lord I Surrender



 “Therefore I will look unto the LORD; 

I will wait for the God of my salvation: 

My God will hear me

 Micah 7 : 7 KJV


GOD BLESS YOU

Sunday, June 4, 2023

(ArBer)Tidak memperhitungkan dosa

 


Tidak memperhitungkan dosa

 

Ayub adalah seorang yang sebenarnya jauh dari kehidupan yang berdosa, namun demikian Ayub juga tidak imun dari berbagai pergumulan hidup.  Ironisnya pergumulan hidupnya bisa dikatakan lebih berat dari mereka yang berdosa.

Sebagai manusia biasa Ayub tentu mengeluh, namun demikian keluhannya akhirnya menyadarkan dirinya bahwa Tuhan Allah bukan sedang menghukumnya melainkan menguji imannya.  Lebih dari itu sebenarnya Tuhan Allah yang maha tahu tidakmemperhitungkan dosanya sama sekali ketika mengijinkan pergumulan tersebut terjadi terhadap dirinya.

Kita justru terkadang memikirkan sebaliknya dari yang Ayub pikirkan.  Kita menyangka pergumulan yang kita hadapi oleh karena Tuhan Allah menghukum kita atas dasar dosa yang kita lakukan.  Kenyataanya sebenarnya Tuhan tidak pernah mengingat – ingat kesalahan serta dosa kita.  Segala pergumulan yang kita hadapi haruslah dipandang dari sisi positifnya sebab bisa jadi semuanya itulah yang akan membawa kita lebih mengenal- Nya, ataupun membawa kita mempunyai kehidupan yang lebih baik dari sebelumnya!

Tuhan Allah maha tahu, namun juga maha pemaaf dan juga pelupa terhadap segala dosa yang sudah kita akui!

 

“Sungguhpun Engkau menghitung langkahku

Engkau tidak memperhatikan dosaku”

Ayub 14 : 16

God Bless You