Sunday, December 21, 2014

(ArBer)Hari Ibu setiap hari



Hari Ibu setiap hari

Ketika Ibu Musa melihat anak bayinya di “buang” ke dalam sungai, pastilah rasa sakit dalam hati tidak terelakkan.  Akan tetapi insting seorang Ibu tidak akan pernah pudar ataupun berkurang.  Ibunya tetap mengawasi sang bayi dengan pertolongan kakak perempuan sang bayi.  Saat ada kesempatan untuk kembali melihat sang bayi selamat, apapun akan dilakukan termasuk berkerja sebagai inang atau "baby siter."

Bayi Musa mungkin tidak akan bertumbuh sehat dan kuat apabila asupan giji yang dididapatkannya bukan langsung dari sang Ibu yang melahirkan.  Oleh karena pengorbanan sang Ibu, maka Musa bertumbuh menjadi seorang yang sehat dan kuat serta akhirnya dipakai Allah untuk menyelamatkan bangsa Israel dari perbudakan bangsa Mesir.  Jadi sebesar – besarnya peran Musa dalam pembebasan bangsa Israel, terselip juga peran Ibu dan keluarganya yang tidak bisa dipandan sebelah mata.

Seorang Ibu yang jahat sekalipun akan tidak akan benar – benar tega untuk menyakiti anaknya sendiri.  Memang ada yang benar – benar tega menyakiti anak mereka sendiri namun itu pasti mengalami gangguan psikis atau mental yang sudah kronis.  Sejatinya seorang Ibu rela mengorbankan apapun demi kelanjutan kehidupan sang anaknya.  Jadi bagaimanapun keadaan kita saat ini, sedikit banyak pasti ada peran besar dari orang tua ataupun keluarga kita, terutama peran dari seorang Ibu.  Jadi tidak ada salahnya kita juga menunjukkan kasih kita kepada Ibu kita dengan menjadi anak yang berguna serta membanggakanya, dan mulailah dari hal yang paling sederhana yaitu mendokan mereka!

Kita mungkin hanya mendoakan Ibu kita pada perayaan hari Ibu saja, namun percaya atau tidak, nama kita selalu ada dalam doanya di setiap harinya! 

“Lalu bertanyalah kakak anak itu kepada puteri Firaun :
Akan kupanggilkan bagi tuan puteri seorang inang penyusu
.....................................................
Sahut puteri Firaun : Baiklah
Lalu gadis itu memanggil ibu bayi itu.”
Keluaran 2 : 7 - 8
GOD Bless u

(LaBer)Hai Kota Mungil Betlehem



Hai Kota Mungil Betlehem
(oh little town in Betlehem)

Syair: Phililips Brooks; 
Lagu: Lewis Henry Redner
 
 
1=F



    F    E/F F  Gm11        Bb/C C9     F

Hai kota mungil Betlehem, betapa kau senyap;
   F/Eb     D     Gm11        Bb/C  C13    F

bintang di langit cemerlang melihat kau lelap.
 
   F      Dmsus/F A         Dm  C    Bb   Gm A

Namun di lorong g'lapmu bersi-nar T'rang ba-ka:
    F   D/F#   Gm11    Bb2/C C13   F

harapanmu dan doamu kini terkabullah.



Sebab bagimu lahir Mesias, Tuhanmu;

malaikatlah penjaga-Nya di malam yang teduh.

Hai bintang-bintang fajar, b'ritakan Kabar Baik:

Sejahtera di dunia! Segala puji naik!



Tenang di malam sunyi t'rang sorga berseri;

demikianlah karunia bagimu diberi.

Datang-Nya diam-diam di  dunia bercela;

hati terbuka dan lembut 'kan dimasuki-Nya



Ya Yesus, Anak Betlehem, kunjungi kami pun;

sucikanlah, masukilah yang mau menyambut-Mu.

Telah kami dengarkan Berita mulia:

Kau beserta manusia kekal selamanya

 
 (Sumber: www.suaranafiri.com)

“Karena Kitab suci mengatakan,

Bahwa Mesias berasal dari keturunan Daud

Dan dari kampung Betlehem, Tempat Daud  dahulu tinggal”

Yohanes 7 : 42
GOD Bless u

Saturday, December 20, 2014

(LaBer)O CHRISTMAS TREE



O CHRISTMAS TREE
(Pohon Terang)

  D               A7 D
O Christmas tree, O  Christmas tree,

     Em              A7     D
With faithful leaves unchanging.

                  A7      D
O Christmas tree, O Christmas tree,

     Em   B7  Em     A7     D
With faithful leaves unchanging,

         G        A7
Not only green in summer's heat,

                  D
But also winter's snow and sleet;

                  A7 D


     Em              A7     D
With faithful leaves unchanging.
 

Pohon Terang, Pohon Terang
Sungguh indah rupamu
Pohon Terang, Pohon Terang
Sungguh indah rupamu
Kelap keliplah lampumu
Cantik nian hiasanmu
Pohon Terang, Pohon Terang
Sungguh Indah rupamu
 
 


“Terang yang sesungguhnya,
Yang menerangi setiap orang,
Akan datang ke dalam dunia”
Yohanes 1 : 9
GOD Bless u

Thursday, December 18, 2014

(ArBer)Bersukacitalah!



Bersukacitalah!

Apakah anda puas dengan pencapaian anda di sepanjang tahun 2014 ini?(dalam hal karir, kehidupan, pendidikan dan pelayanan), jawabanya bisa jadi puas dan kurang puas, namun apabila ditanyakan apakah anda bersukacita atas pencapaian anda selama tahun ini? Jawabanya seharusnya adalah “bersukacita”!

Aapun pencapaian kita baik sudah terwujud ataupun belum sudah seharusnya kita dapat menerimannya dengan hati yang penuh sukacita.  Sukacita tentu tidak mudah dirasakan bagi mereka yang tealh mencapai target tertentu di tahun ini, namun sebaliknya jikalau kita gagal memenuhi target dalam tahun ini, apakah kita bisa “rela” bersukacita sementara apa yang ingin kita dapatkan belum kita raih?

Sukacita bukanlah hadiah yang pantas kita dapatkan dari segala keberhasilan usaha kita, namun kebahagian adalah anugrah bagi siapa saja yang menerima dengan tangan terbuka apapun keadaan hidup yang saat ini kita jalani.  Jadi mereka yang sulit merasakan kebahagian sebenarnya akan sulit juga meraih apa yang diimpikannya, sebab impian yang sudah tercapai sebenarnya akan melahirkan kepuasan saja(sifatnya sementara), dan pasti akan muncul lagi impian – impian besar dalam hidup ini.  Sedangkan sukacita araupun kebahagian sifatnya tidak sesaat, dan sebenarnya bisa muncul kapan saja di saat kita mau mensyukuri segala apa yang telah Tuhan sediakan dalam hidup ini.  Ingatlah satu hal bahwa sukacita adalah dasar bagi kita untuk bersyukur serta berpengharapan.

Sukacita adalah milik semua orang yang memutuskan untuk bersukacita, sebab sukacita adalah pilihan bukan pencapaian!

“Bersukacitalah dalam Tuhan!
Sekali lagi kukatakan : bersukacitalah”
Filipi 4 : 4

GOD Bless u

Wednesday, December 17, 2014

(PuBer)Don't understand



Don't understand

Today flowers are blooming
 Tomorrow day is gone learned

Today the skies pour water
The next day the sky was again bright

Today laughter merry sounds
The next day all were silent

Today is the saddest eyes
Tomorrow, eyes sparkling delight

Today the wind gives freshness
The next day the wind destroys everything

Today all praise the Lord
The next day all the blame God

Why? Why? Why?

There is no guarantee for humans to understand the will of God
But God will warranties a wonderful end



“He has made everything beautiful in its time. 
He has also set eternity in the human heart; 
Yet no one can fathom what God has done 
From beginning to end"
Ecclesiastes 3 : 11

GOD Bless u