Thursday, March 15, 2018

(PuBer)Terbang bersama rajawali


Terbang bersama  rajawali


Ada kalanya engkau kalah
Ada waktunya jiwa menjadi lelah
Terimalah jikalau engkau salah
Jangan terus menahan amarah
Kehidupan memang sudah parah
Namun jangan kehilangan arah

Berdiamlah dan nantikanlah Tuhan
Jangan lagi berpikir rentan
Tuhan pasti mau bengankat beban
Bagikan rajawali yang terbang ke awan
Engkau akan mendapatkan kekuatan
Letih dan lesu tidak akan engkau rasakan
  
Tak peduli selelah apapun, tetaplah nantikan TUHAN!
Tak peduli serumit apapu permasalahanmu, percayakanlah kepada TUHAN!

“Tetapi orang – orang yang menanti – nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru
Mereka se-umpama rajawali yang naik terbang
Dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu
Mereka berjalan dan tidak menjadi lelah”
Yesaya 40 : 31
GOD Bless u

Wednesday, March 14, 2018

(ArBer)Bagaimana perasaan anda di saat bekerja?


Bagaimana perasaan anda di saat bekerja?

Setiap orang membutuhkan uang untuk bertahan hidup.  Uang hanya bisa didapatkan dari upah pekerjaan yang kita kerjakan.  Lalu apakah esensi dari sebuh pekerjaan hanya terfokus padah upah ataupun uang yang akan kita terima?

Untuk apa bekerja ataupun membuka lapangan pekerjaan? Apakah tujuannya hanya uang?  Jikalau anda sudah dapat menjawab pertanyaan tersebut, kemudian pertanyaan lanjutannya adalah apakah anda puas dengan apa yang anda kerjakan saat ini, ataukah anda merasa tersiksa, namun tetap mengerjakannya oleh karena anda membutuhkan upah? 

Apapun pekerjaan serta profesi kita saat ini, sebaiknya kita menjalaninya dengan penuh rasa syukur dan juga kesungguhan.  Semakin kita menikmati aktivitas kegiatan kita, maka semakin baik pula hasil yang akan kita dapatkan.  Hasil yang baik tentu bukan mengarah kepada pendapatan yang bertambah, namun bisa ajdi adalah kepuasan orang – orang disekitar kita dari segala pkerjaan ataupun pelayanan kita di tempat kerja kita.  Sebaliknya pekerjaan ataupun kegiatan yang dilakukan secara bersungut – sungut dan penuh keluh kesah hanya akan membawa kita kepada keberdosaan.  Hasil yang didapatkan juga bukanlah perdamian ataupun ketenangan, melainkan perbantahan ataupun iri hati.  Kesungguhan hati serta kegembiraan dalam melakukan pekerjaan, akan menularkan semangat positif juga bagi sesama kita, jadi apakah anda sudah bekerja dengan penuh kegembiraan?

Meskipun banyak dan besar, hasil dari pekerjaan tangan yang bersungut – sungut tidak akan menjadi berkat bagi kita sendiri dan juga orang – orang disekitar kita!

 “Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut – sungut
Dan berbantah - bantahan”
  Filipi 2 : 14
GOD Bless u

Tuesday, March 13, 2018

(ArBer)Berjalan di atas air


Berjalan di atas air

Kadal pada gambar di atas adalah salah satu jenis kadal dengan bentuk tubuh paling ramping dan juga ringan.  Dengan memanfaatkan tubuhnya yang ringan dan telapak kaki yang besar, kadal tersebut mampu berjalan di atas air dengan kecepatan tertentu.  Kadal jenis seperti ini banyak ditemui di hutan pedalaman sungai Amazon.

Apakah manusia bisa berjalan di atas air? Tentulah tidak ada manusia yang bisa melakukannya kecuali Yesus.  Selain Yesus sebenarnya Petrus juga tercatat pernah berhasil berjalan di atas air, hanya saja dia tidak berjalan jauh.  Petrus tenggelam setelah berjalan beberapa langkah, dia tenggelam karena tidak yakin bahwa dia dapat berjalan di atas air.  Tiupan angin disekitarnya melemah imannya, sehingga terjatuhlah dia dan tenggelam.

Tuhan Yesus yang berjalan dia atas air dan menghentikan badai,  Ketika Petrus menginginkan hal serupa, Yesus mengabulkannya, sehingga terjadilah mukjizat dan Petrus bisa berjalan di atas air.  Hanya saja kemudian Tuhan menyayangkan Iman Petrus yang mudah bimbang, dan tidak percaya akan mukjizat Tuhan.  Saat ini mungkin juga banyak diantara kita yang menginkan mukjizat dari Tuhan, namun setelah terwujud kita menjadi ragu dan bimbang, oleh karena masih takjub dan tidak percaya.  Muilai hari yakinlah bahwa Tuhan tetap berada di samping kita, meskipun Mukjizatnya telah terjadi.   Jadi janganlah takut “berjalan di ataas air” sebab Tuhan tetap menyertai dan siap menarik tangan kita, jikalau kita jatuh tenggelam.

Jikalau kita beriman teguh, maka mukjizat bukan hanya akan terjadi, namun juga akan kita rasakan sendiri!
 “Tetapi ketika dirasanya tiupan angin,
Takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak
Tuhan tolonglah aku!
Segera Yesus mengulurkan tangan – Nya, memegang dia dan berkata
Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?”
  Matius 12 : 30 – 31
GOD Bless u

(ArBer)Meskipun jahat, tetap harus diselamatkan!


Meskipun jahat, tetap harus diselamatkan!

Manga Naruto sangat terkenal bukan hanya di negeri matahari terbit namun juga sampai ke berbagai negara di belahan dunia ini.  Cerita ninja tersebut juga cukup terkenal di negeri kita ini.  Hampir semua anak – anak pasti mengikuti jalan ceritanya, atau paling tidak mengetahui tokoh utama dama cerita ini.

Tokoh utamanya bernama Naruto sesuai dengan judulnya.  Cerita ini menjadi epik ketika sahabatnya yang bernama Sasuke kemudian berubah menjadi jahat.  Melihat hal tersebut Naruto si tokoh utama berjuang mati – matian agar sahabat sekaligus rivalnya tersebut bisa kembali ke desanya serta menjadi seorang ninja yang benar, meskipun sebenarnya seluruh sahabat dan penghuni desa telah menolak Sasuke.  Sayangnya perjuangan Naruto dalam mengembalikan sahabatnya ke jalan yang benar tidaklah mudah, bahkan dia sendiri harus mempertaruhkan nyawanya.

Dalam kehidupan nyata terkadang kita juga berikap acuh tak acuh kepaa orang - orang sekitar kita yang banyak melakukan dosa.  Kita selalu mengambil sikap “cari aman” dibandingkan harus memberanikan diri menegur ataupun bahkan menyadarkan orang tersebut.  Orang – orang farisi juga memiliki pemikiran yang seurpa, dimana mereka menganggap orang berdosa tidak perlu diselamatkan.  Hal tersebut tentu berbanding terbalik dengan Yesus yang menyangkan 1 jiwa sekalipun yang berbuat dosa.  Satu jiwa sungguh berarti bagi – Nya, dan bahkan ada sukacita luar bias di Sorga jikalau ada saatu orang saja bertobat.  Lalu bagimana dengan kita? Apakah kita terbiasa cuek dengan orang – orang berdosa disekitar kita? Ataukah kita mau mencoba untuk menyelamatkan mereka?

Satu jiwa sangatlah berarti, apalagi jiwa tersebut mempunyai hubungan yang erat dengan anda!mintahlah Yesus menyelamatkan mereka juga melalui anda!

 “Aku berkata kepadamu :
Demikian juga akan ada sukacita pada malaikat-malaikat Allah
Karena satu orang berdosa yang bertobat”
  Lukas 15 : 10
GOD Bless u

Monday, March 12, 2018

(ArBer)Menghitung kebohongan


Menghitung kebohongan

Gambar di atas adalah sindiran halus bagi kita semua.  Berapa banyak kita bersaksi dusta? Apakah masih bisa dihitung dengan jari, ataukah dibituhkan sebuah calculator untuk dapat menhitung banyaknya perkataan bohong yang keluar dari mulut kita?

Kebohongan memang sulit sekali untuk kita hindari.  Keturunan Adam dan Hawa sudah melakukan kebohongan pada jaman mereka.  Kain yang membunuh Habel berusaha menutupi kesalahannya dengan mengatakan bahwa dirinya tidak tahu keberadaan saudaranya tersebut.  Setelah itu kebohongan lainpun berkembang mengikuti jaman hingga saat ini.  Kejujuran sepertinya sudah menjadi suatu sifat yang sangat langkah di muka bumi ini.

Kebohongan dalam bentuk apapun adalah suatu perbuatan tercela.  Setiap orang yang berbohong memang akan merasa “aman”, namun demikian itu sifatnya hanya sementara, sebab cepat atau lambat semuanya pasti akan terbongkar.  Ketika anda merasa berhasil membohongi seseorang, sebenarnya anda sedang membohongi diri anda sendiri, sebab anda tahu bahwa kebenarannya tidaklah seperti kata – kata bohpong anda.  Jadi mulai saat ini kendalikanlah perkataan mulut kita, jikalau ya katakanlah iay jikalau tidak katakanlah tidak, janganlah terlalu lama berpikir, sebab akan ada kemungkinan kita terbujuk rayuan Si jahat untuk berbohong.

Kebohongan yang keluar dari mulut anda, sekilas mungkin terasa menyenangkan, namun hukuman berat yang sudah menanti anda sungguh tidak menyenangkan.

 “Saksi dusta tidak akan luput dari hukuman,
Orang yang menyembur – nyemburkan kebohongan akan binasa”
  Amsal 19 : 9
GOD Bless u

(PuBer)Masih bisa terluputkan?


Masih bisa terluputkan? 


Jiwa ini sudah menjadi tertawan
Hidup ini menjadi sasaran maut
Tubuh ini tak kuasa melawan
Semangat hilang menjadi kecut

Tidak ada kesempatan untuk lolos
Masih mungkinkah bisa terluput
Masih bisakah akan terlepas
Sedangkan di muka terdapat maut

Kepada Tuhanlah tempat berlindung
Hanya Tuhanlah yang mamapu meluputkan
Tidak mungkin maut yang menjadi pemenang
Jikalau Tuhan yang memasang badan
  

Di dalam Tuhan, cengkraman maut masih terluptkan
Ancaman orang fasik masih mampu terhindarkan

“Ya Allahku, luputkanlah aku dari tangan orang fasik,
Dari cengkraman orang – orang lalim dan kejam”
Mazmur 71 : 4
GOD Bless u

Sunday, March 11, 2018

(ArBer)Tujuan utama dalam hidup


Tujuan utama dalam hidup

Apaa tujuan utama dan pertama dalam hidupa anda? Apakah karir, apakah keluarga, atau harta dan kedudukan?  Setiap individu tentunya mempunyai tujuan dan fokus yang berbeda – beda dalam hidup ini, hal tersebut yang wajar saja, namun tidak semua individu benar dalam menentukan fokus utama dalam kehidupan mereka.

Sebagai orang percaya fokus kita haruslah satu yaitu mencari dahulu kerajaan Allah dan kebenarannya!  Aplikasinya tentu bisa beragam mkegiatan dalam dunia ini, dimulai dari bersosialisasi, memperoleh karir yang mapan, sampai menjadi seorang yang terkenal.  Semuanya itu adalah aplikasi dari tujuan utama unutk mencari kerajaan Allah, tapi janganlah sampai kita memnbalikkannya.

Kebanyakan orang inhgin meraih sukses dahulu baru mencari kerajaan Allah.  Ada yang berusaha menjadi orang kaya dahulu barulah mencari Tuhan.  Tujuan paling utama hidup ini tentu bukanlah apa yang dipandan baik menurut dunia ini.  Tujuan utama hidup ini adalah apa yang dianggap benar menurut firman Tuhan!  Tuhan Yesus memberikan perintah tersebut dengan gamblang, dan juga dengan lanjutan bahwa semuanya(apa yang ingin kita capai dalam dunia ini) akan ditambahkan juga kepada kita.  Lalu apakah kita memegang teguh janji Tuhan ini? Atau justru kita mengabaikannya dengan mencari dahulu kehendak pribadi kita?

Apapun kehendak anda dalan tujuan hidup ini jangan sampai mengalahkan kehendak Tuhan dalam hidup kita!
 “Tetapi carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenarannya
Maka semunya itu akan ditambahkan kepadamu”
  Matius 6 : 33
GOD Bless u