Thursday, January 17, 2019

(ArBer) "Ten year Challange"


"Ten years Challange"
                                         
Dunia maya memang selalu menghasilkan sesuatu yang unik, dan selalu lebih mudah unutk menjadi viral.  Salah satunya yang sedang viral adah “Ten years Challange”, dimana sesorang ditantang untuk menampilkan foto diri dengan rentan waktu 10 tahun yang lalu dengan keadaan saat ini.  Apakah anda juga ikut dalam “tantangan” yang sedang viral ini?

Banyak terlihat berbeda setelah 10 tahun berlalu, namun juga ada beberapa orang yang wajahnya masih cenderung sama setelah 10 tahun berlalu.  Bukan hanya  wajah seseorang saja, banyak produk – produk juga menampilkan produk mereka saat ini dengan 10 tahun yang lalu.  Salah satu contohnya adalah seperti gambar di atas.  Semua yang ada di dalam dunia ini pasti akan mengalami perubahan, kecuali DIA yang menciptakan dunia  ini.

TUHAN Allah selalu sama baik dahulu, sekarang dan sampai yang waktu yang tak terhingga.  TUHAN tidak pernah menginkari apa yang telah difirmankan-Nya.  Kasih setia serta penyertaan TUHAN kepda umat yang kasihi-Nya pun akan selalu sama sampai selama – lamanya.  Jadi tidak perlu meragukan TUHAN yang saat ini akan berbeda kasihnya dari TUHAN Allah yang dahulu yang menyelamatkan bangsa Israel dari perbudakan, sebab sekalipun dunia ini berubah TUHAN Allah akan selalu sama. Ingatlah selalu hal tersebut! 

Berbahagialah umat manusia sebab, TUHAN tidak mungkin berubah dan tidak akan pernah berubah!

“Bahwasanya Aku, TUHAN, tidak berubah
..........................................”
                                                                    Maleakhi 3 : 6
GOD Bless u

Wednesday, January 16, 2019

(ArBer)Iman dan perbuatan yang bertolak belakang.


Iman dan perbuatan yang bertolak belakang.
                                         
Gambar di atas merupakan gambaran dari pada orang – orang Farisi dan juga ahli Taurat.  Mereka terkenal dengan iman serta pengetahuan agama yang begitu kental.  Segala kegiatan rohani membuat mereka terlihat imani, namun sayang perbuatan mereka mengatakan sebaliknya.

Jangan menganggap setiap pemuka agama sudah pasti adalah orang benar dihadapan Tuhan Allah.  Bisa jadi kegiatan rohani mereka hanyalah topeng dari perbutan semena – mena mereka.  Tuhan Yesus tahu benar hati dari pada ahli – ahli taurat dan juga orang farisi yang kelihatan putih namun sebenarnya isinya kotor.  Salah satu buktinyatanya adalah bahwa mereka bersekonkol unutk membunuh Yesus, sebab Yesus bukan hanya mengajarkan kebenaran namun juga menunjukkan kebenaran yang tertulis pada Taurat para Nabi. 

Keadaan seperti itu bukan hanya terjadi pada masa itu, sebab saat inipun banyak sekali keadaan yang serupa.  Kebanyakan orang berpengaruh sampai dengan pemuka agama banyak yang tidak mencontohkan apa yang mereka ajarkan.  Mereka mengajarkan segala sesutau yang benar, yang diharuskan dan sauatu yang seuai peraturan gama, namun mereka sekali melanggarnya.  Lebih ironisnya lagi mereka melanggar atas nama ajaran mereka, dan akhirnya membuat para pengikutnya juga melakukan hal serupa oleh karena perbuatan pimponan mereka.  Tuhan Yesus amat membenci kemunafikan, dan alangkah baiknya kita juga tidak melakukan hal tersebut, yaitu kemunafikan.

Sehebat apapun pengetahuan agama serta iman kita, tidak akan membuat kita menjadi orang benar dihadapan- Nya!perbuatan kitalah yang nantinya akan membuat kita benar di hadapan Tuhan Allah!

“Jadi kamu lihat, bahwa manusia dibenarkan
Karena perbuatan – perbuatannya dan bukan hanya karena iman”
                                                                    Yakobus 2 : 24
GOD Bless u

Monday, January 14, 2019

(ArBer)Masa meninggalkan utang?


Masa meninggalkan utang?
                                         
Jikalau diperhatikan lagi, maka kalimat pada gambar tersebut ada benarnya juga.  Ketika kita lahir kita tidak membawa apapun, demikian juga ketika kita meninggal maka tidak ada yang bisa kita bawa juga.  Hanya saja kita mungkin meninggalkan hal lain seperti warisan ataupun juga utang.

Selama kita berada di dalam dunia ini kita memang harus berusaha sebaik mungkin unutk dapat bertahan di dalam dunia ini.  Memiliki banyak harta adalah hal baik, namun memliki banyak kerabat baik bisa jadi lebih baik dari pada banyak harta.  Terkenal akan kemampuan serta prstasi diri juga adalah hal yang baik, namun sungguh lebih baik lagi jikalau kita terkenal oleh karena kebaikan hati kita dan juga kasih yang tulus kepada sesama kita.

Jikalau gajah mati meninggalkan gading, maka yang peru ditanyakan apakah yang akan nanti kita tinggalkan?  Manusia tidak bisa membawa apapun ketika meninggalkan dunia ini, namun pasti kita meninggalkan sesuatu unutk generasi penerus kita.  Jikalau kita adalah orang – orang percaya maka alangkah baiknyalah kita meninggalkan teladan yang baik kepada generasi selanjutnya.  Tinggalkanlah contoh nyata yang baik dimana kita tetap memelihara iman kita sampai keseudahannya, dan dengan demkian kita sudah menjalankan amanat agung dari pada- Nya dalam kehidupan ini!

Kita memang tidak bisa membawa apapun disaat kita meninggal, namun kita masih bisa meninggalkan hal – hal baik yang sesuai dengan firman Tuhan kepada generasi penerus kita!

“Sebab kita tidak membawa sesuatu apa ke dalam dunia dan
Kitapun tidak dapat membawa apa – apa ke luar”
                                                                   1 Timotius 6 : 7
GOD Bless u

Sunday, January 13, 2019

(ArBer)Percayalah kepada TUHAN Allahmu!


Percayalah kepada TUHAN Allahmu!
                                         
Bangsa Israel mendapatkan kesempatan yang sangat berhrga dan langka oleh karena dapat menyaksikan langsung pimpinan Tuhan.  Meskipun bangsa Israel kerap meragukan kuasa Tuhan Allah, tetap saja  mereka bisa meilihat serta merasakan secara langsung kuasa anugerah Tuhan, lalu bagiamanakah dengan kita yang saat ini mungkin tidak mendapatkan kesempatan seperti mereka, apakah kita meragukan Tuhan?

Tuhan Allah selalu sama dari sebelumnya sampai selamanya.  Tuhan Allah tidak pernah melanggar janji-Nya.  Tidak kepada bangsa Isarel yang tegar tengkuk, tidak juga kepada kita yang mungkin lebih keras kepala dari pada Bangsa Israel di kala itu.  Hanya saja apakah kita mau percaya kepada Dia seutuhnya? Sedangkan kita hanya mendegar kuuat kuasanya Tuhan hanya melalui Alkitab? Sedangkan bangsa Israel yang merasakan secara langsung saja banyak yang masih meragukan Tuhan.

Musa selalu mengingatkan bangsa Israel bahwa Tuhan Allah adalah kuat kuasanya namun penyayang dan panjang kasih setianya.  Tuhan Allah tidak akan berubah ataupun melanggar janji – janjiNya.  Kita sebgaai orang percaya sebenarnya tidak memiliki alasan unutk menolak ataupun tidak percaya kepada Tuhan, sebab perjanjian serta kasih sayang Tuhan berlaku bagi kita semua dan sampai selamanya.  Jadi apakah masih ada kita yang meragukan kasih Tuhan ataupun menyangsikan janji – janji Tuhan?

Percayalah kepada kasih sayang Tuhan Allah! Dan percayalah akan penyertaan serta janji – janjiNya!

“Sebab TUHAN, Allahmu, adalah Allah penyayang,
Ia tidak akan meninggalkan atau memusnahkan engkau dan Ia
Tidak akan melupakan perjanjian yang diikrarkan- Nya
Dengan sumpah nenek moyangmu.”
                                                                    Ulangan 4 : 31
GOD Bless u

Friday, January 11, 2019

(ArBer)Andalan tim nasional Argentina


Andalan tim nasional Argentina
                                         
Setiap dekade selalu ada “bintang” sepak bola yang bersinar dan menjadi tumpuan negaranya terutama dibidang olah raga polpuler tersebut!  Saat ini bintang harapan Argentina adalah seorang Lionel Messi, dan bukan lagi seorang Diego Maradona.

Menaruh kepercayaan tinggi serta harapan tinggi kepada seseorang adalah wajar saja, apalagi orang tersebut dianggap kompeten dan mampu dalam melakukan suatu hal yang dapat membawa perubahan, namun janganlah sampai menjadi fanatik buta.  Kefanatikan terhadap seorang manusia hanya akan membuat kita semakin jauh dari Tuhan Allah, atau bahkan murtad terhadap Tuhan Allah.  Kita terkadang lupa bahwa kehebatan seseorang juga merupakan atas ijin serta campur tangan Tuhan Allah. 

Sebaiknya kita bersyukur dahulu kepada Tuhan Allah dan tetap mengandalkan Tuhan Allah lebih dari seorang manusia.  Mengandalkan manusia memang merupakan isnting dsar manusia jikalau butuh bantuan, namun jangan pernah lupa mengucap syukur ataupun meminta pertolongan kepada Tuhan terlebih dahulu.  Alkitab banyak mencatat tokoh ataupun pahlawan dari bangsa Israeel terkenal, namun demkian bangsa Israel terus menerus diingatkan oleh para Nabi unutk tetap mengandalkan Tuhan dan mengingat segala pertolongan Tuhan dalam perjalanan bangsa Israel!  Bahkan Rasul – rasul dalam perjanjian baru saja menganggap diri mereka rendah serta tidak lebih tinggi dari Yesus Kristus yang mati di kayu salib.  Tujuannya jelas yaitu bahwa hanya nama Tuhanlah yang dimuliakan serta diingat ataupun diandalkan!

Hanya TUHAN ALLAH yang pantas diandalkan di seluruh alam semesta ini!
“Beginilah firman TUHAN:
Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia
Yang mengandalkan kekuatannya sendiri dan hatinya
Menjauh dari pada TUHAN!”
                                                                    Yeremia 17 : 5
GOD Bless u

Thursday, January 10, 2019

(LaBer)Di tengah ombak




Intro: D Dm A F#m Bm E A - E

          A                     A
Di tengah ombak dan arus pencobaan
          Bm         E            A  E
Hampir terhilang tujuan arah hidupku

         A              A7                D   Dm
Bagaikan kapal yang s'lalu diombang-ambingkan
            C#m     F#m      Bm      E     A
Mengharap kasih-Nya   seolah-olah tiada mampu

           E         D             A    D
Yesus perhatikan kehidupan s'tiap orang
                   A    F#m
Yang sudah rusak dibetulkan
  Bm     E           A
Dengan penuh kasih sayang
           E            D         A    D
Yesus perhatikan tiap tetesan air mata
               A    F#m
Dia mengenal hatiku yang
  Bm         E     A  D


“......................................
Siapa gerangan orang ini, sehingga angin
Dan danaupun taat kepada-Nya?”
 Markus 4 : 41

GOD bless u

Wednesday, January 9, 2019

(ArBer)Tetap saja perlu ke Gereja!


Tetap saja perlu ke Gereja!
                                         
Aktivitas manusia pada perkotaan memang sangat kompleks.  Hampir 12 jam waktunya sudah habis untuk pekerjaan maupun dalam perjalanan.  Mereka yang masih pada usia produktif sulit sekali mendapatkan waktu untuk istirahat, dan akhirnya hari minggu menjadi waktu yang paling tepat unutk beristirahat.

Hari minggu memang membuat siapa saja untuk sedikit “memperlambat” hari.  Kebanyakan dari kita mencoba unutk mengatur ritme secara perlahan agar bisa menikmati waktu “bebas” tersebut sebaik mungkin.  Lalu kemudian yang terjadi adalah kita menjadi egois dan mengambil semua waktu di hari minggu tersebut untuk memuaskan ego diri yang tidak bisa kita lakukan disepanjang 6 hari kerja.  Lalu pertanyaanya adalah, apakah kita tetap memaksakan ego kita untuk bermalas – malasan, ataupun istirahat sepanjang hari, meskipun kita tahu bahwa hari minggu adalah juga hari sabat bagi Tuhan?

Tuhan Allah menjadikan hari ketujuh sebagai hari sabat oleh karena sebagai peringatan antara manusia dan Tuhan.  Waktu yang disediakan- Nya juga dikatakan waktu yang kudus dimana kita umat manusia datang kepada- Nya untuk kembali dikuduskan- Nya.  Kita memang perlu mengistirahatkan jasmani kita, namun jangan salah rohani kita juga tak kalah penting unutk disegarkan!  Jadi janganlah mengelak untuk tidak menguduskan hari sabat, hanya karena ingin mengistirahatkan tubuh kita!  Sebab dengan demikian kita sudah melanggar ketetapan Tuhan agar kita hidup kudus!

Kelelahan jasmani bisa disegarkan dengan tidur, namun kelelahan rohani hanya bisa disegarkan oleh Tuhan sendiri di dalam persekutuan dengan umat- Nya di hari sabat!

“Katakanlah kepada Israel, demikian:
Akan tetapi hari – hari Sabat- Ku haruslah kamu pelihara
Sebab itulah peringatan antara Aku dan kamu
Turun – temurun, sehingga kamu mengetahui, bahwa
Akulah TUHAN, yang menguduskan kamu”
                                                                  Keluaran 31 : 13
GOD Bless u