Friday, December 18, 2020

(PuBer)Sebarkanlah sukacita dunia!

 


Sebarkanlah sukacita dunia!

 

 Kegemilangan sinar- Nya mengalahkan gelap

Malam yang dingin menjadi hangat

Meskipun Dia masih terlelap

Sukacita dunia sudah terlihat

 

Tak perlu malu untuk melompat

Bukalah mulut dengan memuji

Sukacita dan damai sudah mendekat

Dunia kehadiran Sang Pendamai sejati

 

Sebarkanlah kebahagian dunia

Semua insan berhak menerima Anugerah

Sukacita dari Sorga untuk semua

Tuhan menghadiahkan berkah melimpah

 

Bernyanyilah dan melompatlah dengan girang

Kabarkanlah berita sukacita dunia sekarang

 

“Sebab itu marilah kita, oleh Dia, senantiasa

Mempersembahkan korban syukur kepda Allah

Yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama - Nya”

Ibrani 13 : 15

God Bless You

Thursday, December 17, 2020

(ArBer)Teriaklah lebih keras!

 


Teriaklah lebih keras!

 

Seorang buta yang diceritakan pada kitab Lukas, patut menjadi contoh positif bagi kita semua.  Bukan karena Dia mendapatkan kesembuhan dari Yesus, namun karena iman dan usahanya agar suaranya didengar Yesus.

Orang buta tentu hanya bisa mendengar bahwa Yesus sedang berjalan melewatinya.  Pada bagian mana Yesus melintas tentu orang buta tersebut tidak tahu.  Meskipun demkian orang buat tersebut tetap percaya bahwa Yesus akan melewatinya.  Bukan hanya percaya dia juga terus berteriak memanggil Yesus, bahkan berteriak lebih kencang lagi ketiga dia disuruh diam oleh orang lain.  Alhasil Yesus mendengarnya dan akhirnya menyembuhkannya.

Doa yang biasa kita naikkan juga terkadang merupakan jeritan hati kita, namun sberapa keraskah kita menjerit? Atau seberapa percayakah kita bahwa Tuhan mendengarkan kita?  Apakah kita menyerah keika teriakan pertama ataupun ke – dua tidak mendapat respon?  Ataukah kita pantang meyerah dan bahkan “berteriak” lebih keras lagi?  Teladinilah sikap serta tindakan nyata orang buta tersebut! Sebab sebenarnya tidak ada suara teriakan kita memanggil- Nya yang tidak direspon- Nya!

Semakin banyak halangan bagi kita untuk memanggil dan memohon kepada Tuhan, maka harus semakin keraslah suara kita dikeluarkan untuk memanggil- Nya!

 

“Maka mereka, yang berjalan di depan

Menegor dia supaya diam.

Namun semakin keras ia berseru

Anak Daud kasihinilah aku!”

 Lukas 18 : 39

God Bless You

Wednesday, December 16, 2020

(LaBer)Ada sukacita dihatiku

 


Ada sukacita dihatiku

 

Do = G

Intro : G D G D G D

 

                         G

Adalah sukacita dihatiku

        D                       G

Dihatiku..... Dihatiku

                        G

adalah sukacita dihatiku

        D              G

dibrikan Tuhanku

 

                C                       G

Aku bersyukur bersukacita

       D                               G

kasih Allah diam didalamku

                C                       G

aku bersyukur bersukacita

        D                               G

kasih Allah diam di dalamku

 

 

 

“Tetapi  orang – orang benar bersukacita

Mereka beria – ria di hadapan Allah

Bergembira dan bersukacita”

Mazmur 68 : 3

GOD BLESS YOU

Tuesday, December 15, 2020

(ArBer)Miskin? tidak masalah kok!

 


Miskin? tidak masalah kok!

 

Kata – kata pada gambar di atas apabila direnungkan, ternyata ada benarnya juga.  Tidak semua orang yang miskin harta tidak bahagia, namun kebalikannya tidak semua orang yang kaya harta tetapi tetap bahagia juga.

Kebahagian bukan diliukur oleh kondisi keuangan seseorang.  Memang benar kekayaan harta bisa memudahkan seseorang untuk beraktivitas ataupun melakukan apapun, namun belum tentu juga hal tersebut mendatangkan kebahagian atau bahkan senyuman kecil.  Peluang kehadiran kebahagian bisa hadir tanpa harta yang berlimpah lebih besar, daripada kebahagian yang dihasilkan oleh harta berlimpah.  Lebih ironisnya lagi kebanyakan harga malahan menambah kekuatiran sang empunya harta, bukan begitu?

Yesus tidak pernah menantang orang yang berlimpah harta, namun demkian Yesus sangat mengutamakan kecukupan dalam segala hal yang ada di dunia ini.  Khobath Yesus di atas bukit malahan mengatakan bahwa mereka yang miskin justru adalah empunya Kerajaan Allah.  Kita jangan salah mengambil keutusan bahwa dalam hidup ini kita tidak boleh kaya dan harus terus – terusan hidup miskin agar memperoleh Kerajaan Allah, namun pastikanlah kita tetap berusaha serta mengandalkan Tuhan dalam hidup ini, dan bukan mengandalkan harta dunaiwi.  Dengan tetap “miskin” maka kekayaan satu – satunya kita miliki adalah iman kita kepada- Nya! Dan jika sudah demkian sudah pasti kita akan bahagia di dunia dan di Sorga.

Menjadi miskin tidak membuat kita hina di hadapan- Nya, malahan kitalah yang pertama akan diundangnya masuk kerajaan Sorga!

 

“Lalu Yesus memandang murid – murid- Nya dan berkata:

Berbahagialah, hai kamu yang miskin

Karena kamulah yang empunya Kerajaan Allah”

 Lukas 6 : 20

God Bless You

Monday, December 14, 2020

(ArBer)Kebiasaan curang yang sudah mendarah daging

 


Kebiasaan curang yang sudah mendarah daging.

 

Ternyata korupsi tidak memandang sikon tertentu.  Pandemi ataupun tidak, begara dalam keadaan krisis ataupun tidak, tetap saja korupsi terus berlanjut.  Celakanya bukan hanya pihak swasta yang terlibat, namun pegawai pemerintahan yang terlibat juga sama banyaknya.  Celakanya banyak pejabat tinggi sekelas menteri yang silih berganti menjadi tersangka koruptor.

Mencari keuntungan dengan cara curang memang tidak diperbolehkan, namun hal tersebut juga hal yang mudah dilakukan.  Hasilnyapun tentu lebih banyak daripada  harus bekerja secara normal.  Intinya dengan usaha yang sedikit menghasilkan harta yang berlimpah.  Hebatnya lagi banyak sekali cara yang digunakan untuk menyembunyikan harta kotor mereka.

Tuhan sejak dahulu sudah memerintahkan agar umat- Nya menjauhi cara curang.  Tuhan membenci suap atau bahkan kebohongan dalam melakukan segala hal.  Tuhan ingin umatnya hidup bersih serta kudus, namun sayangnya umat manusia dari jaman dahulu masih sulit meninggalkan dosa seperti itu, bahkan sepertinya sudah menjadi darah daging dalam berprilaku.  Lalu bagimana dengan kita semua saat ini? Apakah sudah hidup benar dan bersih dalam berusaha? Ataukah justur masihn kompromi dengan hal – hal kotor seperti itu?

Tuhan itu kudus dan suci, jadi sudah sewajarnya jikalau Dia menginginkan umat- Nya untuk tetap hidup kudus serta benar di hadapan- Nya!

 

“Sebab itu, kiranya kamu diliputi oleh rasa takut kepada TUHAN

Bertindaklah dengan seksama,

 Karena berlaku curang, memihak ataupun meminta suap

Tidak ada pada TUHN, Allah kita”

 2 Tawarikh 19 : 7

God Bless You

(ArBer)Jangan terjebak rutinitas kesibukan!

 


Jangan terjebak rutinitas kesibukan!

 

Pandemi atau tidak, spertinya rutinitas dan kesibukan hidup maish tetap ada.  Apalagi dua minggu terakhir menjekang pergantian Tahun, sudah pasti minggu – minggu ini menjadi minggu tersibuk bagi kita semua, bukan begitu?

Bagi para karyawan minggu- minggu ini adalah hari paling sibuk membereskan berbagai macam laporan selama satu tahun.  Bagi para pelajar, minggu ini pasti dipenuhi banyak uijan.  Bagi anak – anak Tuhan, minggu – minggu ini pastinya kita “terjebak” dalam rutinitas merayakan Natal.  Mereka yang melayani di rumah Tuhan sibuk dengan berbagai acara Natal yang nantinya akan disiarkan secara daring.  Bagi mereka yang tidak melayani ternyata juga sibuk, yaitu sibuk membeli perlengkapan Natal atau bahkan mempersiapkan acara sederhana antar keluarga.  Intinya semaunya sibuk.

Di tengah berbagai rutinitas akhir tahun, sebenarnya kita lupa bahwa di momen menjelan perayaan kelahiran- Nya adalah momen yang penuh kedamaian dan rasa syukur, dan ada baiknya kita mencari Dia dengan sungguh – sungguh, dan bukan dengan menyibukkan diri, yang akhirnya melalui momen natal ini hanya sebatas rutinitas saja.  Belajarlah seperti Maria yang menyediakan waktu khusus untuk diam di bawah kakai- Nya!  Semakin kita diam dan berfokus pada- Nya, maka akan kita semakin mengerti kehendak- Nya!

Terkadang kesibukan tidak menghasilkan apapun, namun pada saat menangkan diri dengan diam justru menghasilkan sesuatu yang berarti!

 

“Tetapi Tuhan menjawabnya : Marta, Marta, engkau kuatir

Dan menyusahkan diri dengan banyak perkara

Tetapi hanya satu saja yang perlu:

Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang

Tidak akan diambil dari padanya”

 Lukas 10 : 41 - 42

God Bless You

Sunday, December 13, 2020

(LaBer)Agunglah Kasih Allahku

 


Agunglah Kasih Allahku

NKB 17

 

 

do= C

                    C                  Am

Agunglah kasih Allahku,

          Dm         G          C

tiada yang setaranya;

                 C                     Am

Neraka dapat direngkuh,

               Dm G                 C

kartikapun    tergapailah.

                   F                       Em

Kar’na kasihNya agunglah,

                        Dm  G    C

Sang Putra men  jel   ma,

                 F                    Em

Dia mencari yang sesat

                   Dm G       C

dan diampu....   niNya.

 

Chorus

               F                     Em

O kasih Allah agunglah!

            Dm  G      C

Tiada bandingnya!

               F                     Em

Kekal teguh dan mulia!

                   Dm G          C

Dijunjung u.....  matNya.

 

“Yang hilang akan Kucari, yang tersesat akan Kubawa pulang

Yang luka akan Kubalut, yang sakit akan Kukuatkan

Serta yang gemuk dan yang kuat akan Kulindungi

Akun akan menggembalakan mereka sebagaimana seharusnya”

Yehezkiel 34 : 16

GOD BLESS YOU