Saturday, June 19, 2021

(LaBer)Raja Semesta

 


Raja Semesta 

(GMS)

 

Intro :

A  C#m  F#m  D

 

Bait :

A                 C#m

Dia Pencipta Semesta

              F#m

Pemb’ri Kehidupan

              D

Layak Ditinggikan

 

A                    C#m

TahtaNya Tak Tergoyahkan

                  F#m

Dia Tak Tersandingkan

                     D

Hanya Dia Yang Sempurna

 

Pre-chorus

  E                     D

Masyhur S’gala PerbuatanNya

     E                   Bm   D

Jika Dia Di Sisiku Siapa Lawanku

 

Reff :

A

Tiada Pernah Ku Ragu

C#m                  F#m

Serahkan Hidupku KepadaNya

     D

Raja Semesta

 

A

Walau Badai Menghadang

C#m

Ku Kan Terbang Tinggi

     F#m    D

Bersama Dia Raja Semesta

 

 

 “Siapakah Dia itu Raja Kemuliaan?

TUHAN semesta alam,

Dialah Raja Kemuliaan!”

 Mazmur 24 : 10

GOD BLESS YOU

Friday, June 18, 2021

(PuBer)Besar dan kokoh, namun tetaplah kosong

 


Besar dan kokoh, namun tetaplah kosong

 

 Dia itu terlihat besar dalam penampakan

Dia berdiri kokoh menjulang ke atas

Dia mungkin tak tergoyahkan

Namun dia tetap tidak pantas

 

Patung dan pahatan manusia tak layak disembah

Kebesarannya tidak ada kuasanya

Buatan tangan manusia tidak berisikan roh

Untuk apa meninggikan yang fana

 

Mengapa mencelakakan diri

Dengan mengandalkan buatan manusia

Meskipun indah dan besar, tetaplah benda mati

Hanya Tuhanlah yang maha besar dan maha kuasa!

 

Manusia jangan mengandalkan benda mati!

Manusia harus mengandalkan Tuhan yang hidup!

 

“Celakalah orang yang berkata kepada sepotong kayu

Terjagalah dan kepada batu : bangunlah!

Masakan dia itu mengajar?

Memang ia bersalutkan emas dan perak

Tetapi roh tidak ada sama sekali di dalamnya”

 Habakuk 2 : 19

God Bless You

Thursday, June 17, 2021

(ArBer) Amos yang tetap membumi.

 


Amos yang tetap membumi.

 

Memalui Amos, kita harus menerima fakta bahwa Tuhan Allah bisa memilih siapa saja untuk melakukan pekerjaan- Nya.  Seorang yang biasa saja bisa dipakai Tuhan untuk melakukan kehendak- Nya, sebaliknya mereka yang tampak berkharisma, pintar ataupun memiliki kekuasaan belum tentu dipakai Tuhan.

Karakter Amos yang cukup menarik untuk dibahas adalah kerendah hatiannya.  Amos tahu diri dan menyadari bahwa dia bukan siapa – siapa ketika berhadapan dengan Imam besar Israel pada waktu itu yaitu Amazia.  Amos mengaku dia hanyalah perpanjangan tangan Tuhan untuk menubuatkan tentang bangsa Israel yang telah rusak pada saat itu.  Amos tidak merasa bangga dipakai Tuhan ataupun menyombongkan dirinya di depan banyak orang, sebaliknya Amos hanya melakukan kehendak Tuhan dengan tetap menyadari siapa dirinya sebenarnya dalam hal status soisal, keturunan maupun pekerjaan aslinya.

Manusia kerap kali “lupa” diri ketika dipercayakan tanggung jawab besar.  Tidak semua orang bisa tetap “down to earth” ataupun “membumi” ketika memiliki sesuatu hal khusus yang tidak dimiliki orang lain.  Manusia kerap sombong jikalau memang mendapat berkat lebih ataupun anugerah “lebih” dari Tuhan Allah.  Melalui Amos seharusnya kita belajar bahwa segala seauatu adalah berasal dari Tuhan, dan kita harus selalu tahu diri!  Jangan merasa paling hebat ataupun sombong, sebaliknya akuilah keadaan kita sesungguhnya! Dan biarlah nama Tuhan yang dipermuliakan!

Semakin kita sadar akan anugerah Tuhan, maka seharusnya kita akan semakin “membumi”!

 

“Jawab Amos kepada Amazia

Aku ini bukan nabi dan aku ini tidak termasuk golongan nabi

Melainkan aku ini seorang peternak

Dan pemungut buah ara hutan”

 Amos 7 : 14

God Bless You

Tuesday, June 15, 2021

(ArBer) Dimulai dari usaha kecil - kecilan

 


Dimulai dari usaha kecil - kecilan

 

Masa pandemi banyak menimbulkan dampak negatif, namun demikian dampak positf juga banyak menghampiri umat manusia.  Satu sisi banyak karyawan yang dirumahkan oleh karena penghematan ongkos produksi, namun kabar baiknya jumlah pengusaha kecil semakin banyak.

Usaha mikro yang sederhana cukap banyak berkembang saat ini.  Kemampuan ataupun ketrampilan seseorang saat ini banyak sekali menghasilkan pundi – pundi rupiah.  Biasanya hobi hanya untuk menghabiskan waktu, namun saat ini dengan hobi, pundi – pundi rupiah bisa berdatangan.  Intinya sekcil apapun kemampuan yang dimiliki seseorang apabila dikembanhkan dengan baik, maka hasilnya justru terkadang malahan di luar ekspektasi seseorang.

Perumpamaan Yesus tentang tuan yang memberikan talenta kepada pekerjannya sebelum berpergian memang mewakili keadaan kita saat ini.  Tidak mungkin kita dilahirkan tanpa ketrampilan khusus, jikalaupun demikian seharusnya kita masih bisa mempelajari segala hal yang ingin kita tekuni.  Apapun yang kita miliki seaharusnya kita kembangkan agar berguna bagi kita sendiri maupun orang banyak.  Jadi apapun talenta yang kita miliki, kembangkanlah, sebab lambat laun talenta kita harus dipertanggung jawabkan kepada Dia yang memberikannya!

Kembangkanlah talenta apapun yang kita miliki, sebab itu adalah kehednak-Nya!

 

“Maka kata tuannya itu kepadanya

Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia

Engkau telah setia dalam perkara kecil

Aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab

Dalam perkara yang besar.

Masuklah dan turutlah dalam kebahagian tuanmu”

 Matius 25 : 21

God Bless You

Monday, June 14, 2021

(ArBer)Jangan sampai mengeluarkan kalimat ini!

 


Jangan sampai mengeluarkan kalimat ini!

 

Tokoh pada gambar di atas tentu sudah tidak asing lagi bagi kita semua.  Aktor tersebut memang kerap berperan dalam film –film laga bertemakan kekerasan dan balas dendam, namun demikian film dengan tema balas dendam ternyata cukup banyak diminati kita semua, bukan begitu?

Menyaksikan film bertemakan balas dendam memang tidaklah masalah, asalkan dalam kehidupan nyata kita tidak mempraktikkan apa yang kita tonton tersebut.  Sayang sekali kenyataanya tema – tema kekerasan dan balas dendam juga kerap kita lakukan, dimana kita sulit sekali memafkan kesalahan sesama kita, bahkan kita mengatakan “tiada maaf bagimu!”.

Jemaat Kolose adalah jemaat yang besar, namun demkian konflik justru banyak terjadi di jemaat yang besar seperti itu.  Rasul Paulus mengajarkan bahwa setiap orang harus menanggalkan ke-egoisan dirinya, dan juga penuh sabar terhadap sesama anggota jemaat.  Rasul Paulus mengetahui bahwa pergesekan akan selalu ada, namun  jemaat perlu dewasa menanggapinya.  Caranya adalah dengan hidup penuh kasih serta kesabaran, dan yang terpenting dari itu adalah bersedia saling memaafkan dan mengampuni.  Jadi dimanapun kita berada, pastilah suatu saat akan timbul kesalah pahaman dengan sesama, namun apakah kita mau berbesar hati memaafkan atau justru menuntup pintu maaf sampai dengan menuntut pembalasan dendam?

Bayangkan apabila Tuhanlah yang mengatakan “tiada maaf bagimu!”

 

“Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain

Dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang

Seorang menaruh dendam terhadap yang lain

Sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu

Kamu perbuat jugalah demikian”

 Kolose 3 : 13

God Bless You

Sunday, June 13, 2021

(LaBer)Percayalah Kepada Tuhan

 


Percayalah Kepada Tuhan



Key: A

 

   A           D/A                 A          D/A

Percayalah kepada Tuhan    dengan segenap hatimu

 

    C#m          F#m   C#m     F#m    B       Bm   E

Dan jangan bersandar kepada pengertianmu sendiri

 

REFF :

     Bmsus E  Asus  F#m             Bmsus    E    Asus A

berbahagia   orang-orang yang memperoleh hik---matnya

 

C#m/G# F#m           B7             Bm7 Bm9 E

lebih  berharga dari emas perak dan per-ma--ta

 

     Bmsus   E     Asus     F#m

Umur panjang di tangan kananmu

 

    Bmsus   E      Asus     A

kekayaan hormat di tangan kiri

 

C#m/G# F#m       B       B7        Bm E6 E A

jalan--nya penuh damai sejahtera senanti-a-sa

 

 

 “Hai anakku, janganlah engkau menolak didikan TUHAN

Dan janganlah engkau bosan dakan peringatan-Nya”

 Amsal 3 : 11

GOD BLESS YOU

Friday, June 11, 2021

(LaBer)Bapa Yang Memilihku

 


Bapa Yang Memilihku

 (Dewi Guna)

 

Bait :

E     Emaj7

Bapa

             C#m

Begitu Besar KasihMu

               A        G#m   C#m

Kau Yang T'lah Memanggilku

        F#m      D   B

Menjadi AnakMu Bapa

 

E    Emaj7

Bapa

             C#m

Betapa Besar KaryaMu

            A         G#m  C#m

Disetiap Lembah Hidupku

     F#m  F#  B    A/C#  B/D#

Kau Ada   Bagiku

 

Reff :

   E                    B/D#

Engkau Bapa Yang Memilihku

    C#m               G#m

Tuk Menjadi KesayanganMu

  A       Am   G#m     C#m

Kurindu Bapa Untuk Selalu

  F#              B

Berada Di KediamanMu

 

  E                    B/D#

Lebih Dari Semua Yang Ada

  C#m                 G#m

Kukan Selalu MenyembahMu

   A       Am    G#m      Gm6

Engkau Harapan Dalam Hidupku

  F#m           B    E

Penolong Yang Kupercaya

 

 

 “Dan karena kamu adalah anak, maka Allah telah

Menyuruh Roh Anak- Nya ke dalam hati kita

Yang berseru : ya Abba, ya Bapa!

Jadi kamu bukan lagi hamba, melainkan anak;

Jikalau kamu anak, maka kamu juga adalah

Ahli – ahli waris, oleh Allah”

 Galatia 4 : 6 - 7

GOD BLESS YOU