Sunday, May 15, 2022

(LaBer) Terima Kasih


 Terima Kasih
Jeffry Rambing



Intro:   Bm – A – G
  Bm – A – G
  Em - A

    D
Setiap janjiMu Tuhan
    DM7                          G
Kusimpan dalam lubuk hatiku
   Em
Lewati setiap masalah
    A                             D
Tiap tetes air mata dalam hidupku

       Am
JanjiMu menopang hidupku
         B
KasihMu menuntun langkahku
     Em            Gm
Dalam setiap waktu
     D      Bm7        Em   A     D          A
Penolongku yang aku percaya…

Chorus:

   D   A      Bm     A           G
T’ri-ma kasih buat kasih setiaMu
          Em
PenyertaanMu sempurna
         A                                           D                A
Janji-Mu tak pernah terlambat menolongku
   D   A      Bm   A           G              Gm
T’ri-ma kasih  kubert’rima kasih
                 D     Bm    Em      A        D
Buat kasih setiaMu didalam hidupku

 

“Sesungguhnya, Allah adalah penolongku;

Tuhanlah yang menopang aku"

Mazmur 54 :  4

 

 

GOD Bless You

Thursday, May 12, 2022

(ArBer)Kekayaan hanya bersifat sementara

 


Kekayaan hanya bersifat sementara

 

Ada benar juga jargon “mudah didapat biasanya mudah hilang juga”.  Lihat saja aset – aset dari tersangka penipuan judi online ataupun robot trading yang akhir – akhir ini banyak terungkap.  Aset benda – benda berharga dalam jumlah besar yang dimiliki tersangka akhirnya disita oleh pihak kepolisiian sebagai barang bukti.

Memang tidak membutuhkan waktu lama bagi tersangka untuk mendapatkan sejumlah barang berharga tersebut, hanya saja untuk kehilangan semua benda tersebut, ternyata juga tidak butuh lama juga.  Ketika kepolisian berhasil mengungkap praktek perjudian tersebut, maka dalam sehari saja barang – barang mahal tersebutpun raib dan berpindah tangan dari sang pemilik menuju kepolisian.  Artinya segala barang mewah yang didapatkan tersebut tidak akan pernah bisa dinikmati lagi, sebab semaunya seperti “terbang” begitu saja dan bahkan tidak akan kembali lagi.

Berapa banyak diantara kita yang menghabiskan waktu untuk dapat menjadi kaya.  Setalah hal tersebut terwujud, apakah ada jaminan kita bisa menikmatinya? Atau bisa jadi kekayaan tersebut bersifat sementara saja.  Sebab ada dua skenario dimana kekayan tersebut tidak bisa kita nikmati seutuhnya, yaitu entah kita yang meninggalkan harta tersebut alias kita dipanggil Tuhan, atau harta tersebut yang “terbang” meninggalkan kita seperti contoh kasus di atas.  Jadi belajarlah mencukupkan diri dengan apa yang sudah ada!  Boleh saja memiliki banyak harta,  namun jangan mengantungkan segalanya pada hal tersebut, sebab tanpa ijin Tuhan, semuanya itu bisa saja “terbang” menghilang!

Kekayaan tidak akan pernah bersifat kekal!

 

“jangan bersusah payah untuk menjadi kaya

Tinggalkan niatmu ini.

Kalau enkau mengamat-amatinya, lenyaplah ia

Karena tiba-tiba ia bersayap

Lalu terbang ke angkasa seperti rajawali”

 Amsal 23 : 4 – 5

God Bless You

Wednesday, May 11, 2022

(LaBer) Ku Ada


 Ku Ada

 (Welyar Kauntu)



Verse :
     C               G/B
I Am Here Because Of Your Grace
     Dm   G            F/C  C
I Am Here   Because Of Your Love
G    C     C/E       F
Lord Jesus   I Am So Thankful
Dm       C/G    G         C
For Your Grace Abounds To Me

Chorus :
          F      Em     Am
Thank You Jesus, Jesus
Dm     G           C
Jesus,   Thank You Jesus
          F
It’s Only By Your Grace
             Em          A
That I Could Live Today
        Dm            G
Forever I Will Praise
     C
Your Name

Bait :
    C           G/B
Ku Ada S'bab Anug'rahMu
    Dm  G           F/C   C
Ku Ada     Kar’na Kasih - Mu
G     C     C/E
Tuhan Yesus
          F    Dm
Ku Bert'rima Kasih
     C/G  G           C
Buat Ka  -  sih RahmatMu

Reff :
       F     Em    Am
T'rima Kasih Yesus
Dm    G        C
Yesus   T'rima Kasih
        F
Kar'na Anug'rahMu
          Em          A
Buat Hidupku S'karang
         Dm      G
Ku Kan MemujiMu
      C
S'lamanya

“Karena semua orang telah berbuat dosa dan

Telah kehilangan kemuliaan Allah

Dan oleh kasih karunia telah dibenarka dengan 

Cuma - cuma karena penbebusan dalam Kritsus Yesus"

Roma 3 :23 - 24

 

 

GOD Bless You

(ArBer)Bukan hasil usahamu sendiri!

 


Bukan hasil usahamu sendiri!

 

Siapa yang tidak kenal dengan pemain sepakbola pada gambar di atas?  Sederet prsetasi telah didapatkan baik bersama tim maupu secara individu.  Dengan umur yang bsudah tidak muda lagi, deretan trophy bergengsi masih tetap bisa diaraihnya.

Secera individu ia memang pemain yang berteknik tinggi,namun demikian ia juga mengakui bahwa tanpa rekan se- timnya, tidak mungkin semua penghargaan tersebut mampu diraihnya.  Intinya selain usaha dan kerja kerasnya, ada juga bagian dari rekan setimnya yang membantunya menjadi pesepak bola terbaik abad ini.

Bicara tentang usaha sendiri, Rasul Paulus mengemukakan suatu fakta yang tidak dapat dipungkiri oleh orang – orang percaya, bahwa keselamatan yang kita dapatkan sedikitpun bukan hasil dari usaha sendiri!  Kita sebagai orang – orang percaya benar – benar tidak mempunyai andil dalam mendapatkan keselamatan tersebut.  Anugerah Allah Bapa melalui pengorbanan anak- Nya yang tunggal itulah yang melayakkan kita memperoleh anugerah keselamatan.  Jadi dengan demikian adakah lagi yang tidak Tuhan Allah berikan untuk emmbuktikan kasih- Nya kepada umat manusia?  Sedangkan Anak- Nya saja direlakan demi kesematan jiwa umat manusia.

Keselamatan adalah hasil dari usaha Tuhan Allah memperbaiki hubungan dengan manusia ciptaan- Nya!  Umat manusia tidak mempunyai andil sama sekali dalam hal keselamatan!

 

“Sebab oleh karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman

Itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah

Itu bukan hasil pekerjaanmu

Jangan ada orang yang memegahkan diri”

 Efesus 2 : 8 – 9

God Bless You

Tuesday, May 10, 2022

(ArBer)Jangan menghilangkan nyawa sendiri!

 


Jangan menghilangkan nyawa sendiri!

 

Iblis sebenarnya tidak setengah – setengah ketika ingin mencobai Ayub.  Iblis ingin mencobai secara fisik, mental dan psikis sampai dengan titik darah penghabisan, untuk membuktikan bahwa Ayub juga akan menyerah terhadap imannya kepda Tuhan.  Sayangnya Tuhan tidak mengijinkan Iblis sampai dengan mengambil nyawa Ayub.

Apabila Iblis saja tidak diijinkan untuk  mengambil naywa manusia, masakah manusia diijinkan?  Iblis yang setara dengan malaikat saja tidak diperbolehkan menyentuh nyawa manusia, apalagi manusia yang adalah ciptaan- Nya.  Hanya saja kenyataanya masih banyak manusia yang merasa berhak mengambil ataupun menghilangkan nyawanya sendiri.

Masalah nyawa adalah masalah otoritas Tuhan, selain Dia tidak ada yang berhak untuk menentukan kapan ataupun bagaimana caranya seorang manusia terpisah jiwa dan raganya.  Mereka yang menghilangkan nyawanya sendiri dengan alasan apapun tentulah bersalah di mata Tuhan, dan bahkan dianggap telah melakukan dosa besar!  Jadi apapun pergumulan dan permasalahan yang sedang anda hadapi saat ini, jangalah berpikir bahwa dengan bunuh diri semua masalah akan menjadi selesai! Sebab bukannya selesai bisa jadi ada permasalahan baru yang lebih berat antara anda dengan Sang Pencipta! 

Menghilangkan nyawa sendiri sama saja dengan menentang Sang pemberi nyawa, dan sudah pasti akan mendapat hukuman yang berat!

 

“Maka firman TUHAN kepada Iblis:

Nah Ia dalam kuasamu;

Hanya sayangkan nyawanya”

 Ayub 2 : 6

God Bless You

Monday, May 9, 2022

(ArBer)Mau upah yang besar?

 


Mau upah yang besar?

 

Setiap pekerjaan di dalam dunia ini, pastinya akan mendapaytkan upah.  Upah yang diterima tergantung dari apa yang dikerjakan, tinghkat kesulitan serta berapa lama waktu yang dibutuhkan.  Semakin rumit suatu pekerjaan dan semakin lama penyelesaiaannya maka biasanya akan semakin ytinggi upah yang ditawarkan.

Orang – orang percaya juga dijanjikan upah yang besar dalam kerajaan sorga.  Bukan hanya itu saja, orang – orang percaya yang melakukan kehendak- Nya bahkan akan mendapat gelar “ anak – anak Allah Yang Mahatinggi”.  Lalu kira – kira pekerjaan apakah yang harus dilakukan agar mendapatkan upah yang begitu menjanjikan tersebut?

Anak – anak Tuhan hanya perlu melakukan kehendak Allah yang sederhana yaitu berkaitan dengan kasih.  Melakukan kehendak- Nya dengan mengasihi Tuhan Allah dengan segenap hati dan juga sesama.  Pekerjaan ini terus berlaku disepenjang hidup kita!  Menerapkan kasih Kristus bisa saja mudah namun bisa juga rumit, oleh karena kasih tetap harus disalurkan kepada siapa saja dalam kondisi apa saja, termasuk orang yang memusuhi kita.  Jadi itulah pekerjaan anak – anak terang yang kelak dijanjikan upah istimewa oleh Tuhan Allah sendiri! Mampukah kita semua melakukannya?

Tugas orang percaya memang tidaklah mudah di dalam dunia ini, namun upah yang ditawarkan juga sangat istimewa.

 

“Tetapi kamu kasihilah musuhmu dan

Berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan

Dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu

Akan besar dan kamu akan menjadi

Anak – anak Allah Yang Mahatinggi

.............................................................”

 Lukas 6 : 35

God Bless You

(ArBer)Peran penting orang tua

 


Peran penting orang tua

 

Orang tua mana yang tidak bahagia jikalau mempunyai anak – anak yang patuh serta taat kepada mereka?  Nyatanya tidak semua anak – anak bisa benar – benar konsisten untuk taat maupun patuh kepada orang tua mereka.

Ada masa – masanya anak – anak berontak terhadap orang tua mereka.  Hal ini juga terjadi kepada orang percaya.  Ada saja pada periode tertentu, anak – anak yang dahulunya penurut kemudian menjadi pembangkang.  Sebagai orang percaya kita anak – anak wajib mendengarkan serta mentaati orang tua kita.  Memang tidak mungkin ada orang tua yang sempurna yang serba benar dan juga cocok dengan segala keinginan anak – anak mereka, namun demikian orang tua tetaplah wakil dari Tuhan Allah di dlam dunia ini.

Orang tua manapun tentu menginginkan kehidupan anaknya lebiah baik dari mereka, oleh karena itu orang tua selalu mengarahkan serta memberikan nasihat untuk menuntun anak – anak mereka.  Sekilas memang terkesan mengekang, namun demikian nasihat serta pengajaran mereka bisa menjadi penuntun hidup yang berguna di masa yang akan datang.  Salah satu hukum Taurat saja mengatur agar anak – anak menghormati orang tua, oleh karena itu janganlah kita sebagai anak – anak memberontak ataupun menentang orang tua secara berlebihan!  Sebab sebagai wakil Tuhan di dalam dunia ini, mereka juga sebenarnya diitipkan tanggung jawab besar oleh Tuhan Allah!

Anak – anak yang mau turut serta taat kepada orang tua mereka, kelak akan mampu menjadi orang tua yang bertanggung jawab juga dihadapan Tuhan untuk membesarkan anak – anak yang takut akan Tuhan!

 

“Hai anakku, periharalah perintah ayahmu

Dan jangan menyia – nyiakan ajaran ibumu”

 Amsal 6 : 20

God Bless You