Tuesday, September 8, 2026

(ArBer)Jangan sengaja menyesatkan diri!

 


Jangan sengaja menyesatkan diri!

 

Aparat penegak hukum yang notabennya mengerti akan aturan serta hukum, sepertinya tidak menjamin juga apabila mereka menjalankannya.  Malahan saat ini banyak sekali oknum dari perangkat hukum yang malahan “mengakali” hukum demi kepentingan diri sendiri.

Kasus korupsi yang seharusnya tidak menjangkiti para penegak hukum, ternyata malah kerap terjadi di negeri ini.  Mereka yang seharusnya memutuskan ataupun mengadili degan adil, malahan mudah saja disuap.  Celakanya lagi mereka juga banyak yang aktif menawarkan berbagai keringanan hukuman tergantung dari suap yang mereka bisa terima.  Kaeadaan ini juga layaknya nabi – nabi Tuhan yang tidak melaksanakan kehendak Tuhan, dan menukar segala firman- Nya dengan uang suapan, seperti Bileram.

Tuhan memang memperingati Bileam dengan keras, namun tidak swmua nabi Tuhan yang mendapatkan kesempatan itu.  Jadi janganlah kita yang sudah hidup dalam terang malahan kembali ke kegelapan hanya karena harta materi yang sifatnya sementara.  Janganlah mencoba meninggalkan jalan kebenaran ataupun sengaja menyesatkan diri dengan harta duniawi, sebab hukuman Tuhan nyata dan tetap ada bagi mereka yang telah diselematkan namun kemudian meningalkan DIA!

Orang tersesat dan sengaja menyesatkan diri sama – sama berdosa dan mendapat hukuman setimpal!

“Oleh karena mereka telah meninggalkan jalan yang benar

Maka tersesatlah mereka, lalu mengikuti jalan Bileam, anak Beor

Yang suka menerima upah untuk perbuatan- perbuatan jahat”

 2 Petrus  2 : 15

 

God Bless You

No comments: