Jangan sengaja menyesatkan diri!
Aparat
penegak hukum yang notabennya mengerti akan aturan serta hukum, sepertinya
tidak menjamin juga apabila mereka menjalankannya. Malahan saat ini banyak sekali oknum dari
perangkat hukum yang malahan “mengakali” hukum demi kepentingan diri sendiri.
Kasus
korupsi yang seharusnya tidak menjangkiti para penegak hukum, ternyata malah
kerap terjadi di negeri ini. Mereka yang
seharusnya memutuskan ataupun mengadili degan adil, malahan mudah saja
disuap. Celakanya lagi mereka juga banyak
yang aktif menawarkan berbagai keringanan hukuman tergantung dari suap yang
mereka bisa terima. Kaeadaan ini juga
layaknya nabi – nabi Tuhan yang tidak melaksanakan kehendak Tuhan, dan menukar
segala firman- Nya dengan uang suapan, seperti Bileram.
Tuhan
memang memperingati Bileam dengan keras, namun tidak swmua nabi Tuhan yang
mendapatkan kesempatan itu. Jadi
janganlah kita yang sudah hidup dalam terang malahan kembali ke kegelapan hanya
karena harta materi yang sifatnya sementara.
Janganlah mencoba meninggalkan jalan kebenaran ataupun sengaja
menyesatkan diri dengan harta duniawi, sebab hukuman Tuhan nyata dan tetap ada
bagi mereka yang telah diselematkan namun kemudian meningalkan DIA!
Orang
tersesat dan sengaja menyesatkan diri sama – sama berdosa dan mendapat hukuman
setimpal!
“Oleh karena mereka
telah meninggalkan jalan yang benar
Maka tersesatlah
mereka, lalu mengikuti jalan Bileam, anak Beor
Yang suka menerima
upah untuk perbuatan- perbuatan jahat”
2 Petrus
2 : 15
God Bless You

No comments:
Post a Comment