Salah paham suami dan isteri
Banyak
penafsir Alkitab yang menilai bahwa isteri dari pada Ayub bukanlah seorang yang
percaya kepada Tuhan layaknya sang suami.
Hal ini terlihat jelas bahwa ia meminta suaminya mengutuki Tuhan tak
kala musibah bertubi – tubi yang datang ke dalam kehidupan Ayub yang terkenal
salah itu, lalu bagiamana menurut anda?
Istri
dari pada Ayub bukannya tidak percaya kepada Tuhan, namun bisa jadi dia tidak
siap menerima kondisi keluarga mereka saat itu, yang di dalamnya termasuk kehilangan anak - anak yang lahir dari rahimnya.
Kehilangan yang amat besar membuatnya salah berpikir bahwa Tuhan sengaja
menulahi Ayub. Namun sebelum sang Istri
meninggalkan Ayub, ia memberikan pernyataan yang bisa jadi mengubah hati istrinya.
Nyatanya
ketika Tuhan memulihkan kondisi Ayub, Istrinya yang semoat dikatakan Ayub
sebagai “perempuan gila”tetap kembali kepadanya. Ajaibnya lagi mereka bahkan bisa membentuk
sebuah keluarga baru dengan kehadiran anak – anak yang Tuhan karuniakan bagi
keluarga mereka. Hebatnya Ayub yang
ditinggalkan kala itu juga memilih setia dan mau menerima sang Istri kembali
ketika Tuhan memulihkan keadaanya.
Intinya selalu ada kesalah pahaman antara pemikiran suami atau isteri,
namun di atas semua itu, tetaplah mengandalkan Tuhan! se-iring berjalannya waktu pasti semua
kesalah pahaman tersebut akan Tuhan luruskan bagi pasangan suami isteri yang
memang telah disatukan- Nya!
Salah
paham adalah wajar bagi dalam kehidupan pernikahan, namun jangan meyalahkan
Tuhan, melainkan andalkanlah Tuhan lebih lagi!
“Tetapi jawab Ayub
kepadanya:
Engkau berbicara seperti perempuan gila!
Apakah kita mau
menerima yang baik dari Allah
Tetapi tidak mau
menerima yang buruk?
Dalam kesemuannya itu
Ayub tidak berbuat dosa dengan bibirnya”
Ayub 2 : 10
God Bless You

No comments:
Post a Comment