Tetap memuliakan Tuhan,namun sesuai dengan ajaran- Nya!
Perintah
Yesus kepada orang kusta yang telah disembuhkan- Nya, cukuplah
mengejutkan. Yesus memintanya agar
menyembunyikan perbuatan- Nya, namun menunjukkan kesembuhan si kusta kepada
para imam, serta mempersembahkan persembahan di dalam rumah Tuhan sesuai dengan
ketentuan hukum Taurat.
Penafsir
tentu banyak sekali menafsirkan perintah Yesus yang se-akan – akan “tidak mau
dikenal”. Beberapa menyebutkan bahwa
Kristus ingin dikenal sebagai Rabi atau Guru, dan tidak dikenal sebabagai tabib
yang mampu menyembuhkan berbabagi penyakit.
Ada pula yang berpendapat bahwa Kristus hanya melakukan kehendak Allah
Bapa, jadi kiranya orang – orang tersebut memulikan Allah Bapa dan bukan diri-
Nya. Intinya apapun maksud Kristus, Ia
mengajarkan kita untuk percaya dengan Iman namun tetap menjalankan segala
peraturan ke – agamaan.
Yesus
yang memerintahkan orang yang disembuhkan itu untuk menunjukkan kesembuhannya
kepada para imam dan juga mempersembahkan syukur, mannadakan Ia tetap Tuhan
Allah yang berkuasa namun juga menepati segala firman yang telah diberikan-
Nya. Menyembuhkan adalah anugerah ilahi,
dan bukan berarti tidak ada aturan ke- agamaan yang harus dilakukan. Aturan ke-agamaan tetaplah harus ditaati,
meskipun iman kita kepada Kristuslah yang membawa keselamatan! Jadi muliakanlah
nama Tuhan selalu dan jugajangan menjalankan segala aturan peribatan kita
dengan setia!
Yesus
tahu manusia akan melupakan ajaran- Nya dan hanya fokus kepada sosok- Nya secara
lahirilah, oleh karena Ia tetap mewajibkan pengikut-Nya untuk mentaati serta
menjalankan aturan peribadatan yang adalah berasal dari perintah Allah itu
sendiri!
“Lalu Yesus berkata
kepadanya : ingtalah jangan memberitahukan
Hal ini kepada
siapapun, tetapi pergilah, perlihatkanlah dirimu
Kepada imam dan
persembahkanlah persembahan,
Yang diperintahkan
Musa, sebabagi bukti bagi mereka”
Matius 8 : 4
God Bless You

No comments:
Post a Comment