Sunday, October 18, 2026

(ArBer)Tetap memuliakan Tuhan,namun sesuai dengan ajaran- Nya!

 


Tetap memuliakan Tuhan,namun sesuai dengan ajaran- Nya!

 

Perintah Yesus kepada orang kusta yang telah disembuhkan- Nya, cukuplah mengejutkan.  Yesus memintanya agar menyembunyikan perbuatan- Nya, namun menunjukkan kesembuhan si kusta kepada para imam, serta mempersembahkan persembahan di dalam rumah Tuhan sesuai dengan ketentuan hukum Taurat.

Penafsir tentu banyak sekali menafsirkan perintah Yesus yang se-akan – akan “tidak mau dikenal”.  Beberapa menyebutkan bahwa Kristus ingin dikenal sebagai Rabi atau Guru, dan tidak dikenal sebabagai tabib yang mampu menyembuhkan berbabagi penyakit.  Ada pula yang berpendapat bahwa Kristus hanya melakukan kehendak Allah Bapa, jadi kiranya orang – orang tersebut memulikan Allah Bapa dan bukan diri- Nya.  Intinya apapun maksud Kristus, Ia mengajarkan kita untuk percaya dengan Iman namun tetap menjalankan segala peraturan ke – agamaan.

Yesus yang memerintahkan orang yang disembuhkan itu untuk menunjukkan kesembuhannya kepada para imam dan juga mempersembahkan syukur, mannadakan Ia tetap Tuhan Allah yang berkuasa namun juga menepati segala firman yang telah diberikan- Nya.  Menyembuhkan adalah anugerah ilahi, dan bukan berarti tidak ada aturan ke- agamaan yang harus dilakukan.  Aturan ke-agamaan tetaplah harus ditaati, meskipun iman kita kepada Kristuslah yang membawa keselamatan! Jadi muliakanlah nama Tuhan selalu dan jugajangan  menjalankan segala aturan peribatan kita dengan setia!

Yesus tahu manusia akan melupakan ajaran- Nya dan hanya fokus kepada sosok- Nya secara lahirilah, oleh karena Ia tetap mewajibkan pengikut-Nya untuk mentaati serta menjalankan aturan peribadatan yang adalah berasal dari perintah Allah itu sendiri!

 

“Lalu Yesus berkata kepadanya : ingtalah jangan memberitahukan

Hal ini kepada siapapun, tetapi pergilah, perlihatkanlah dirimu

Kepada imam dan persembahkanlah persembahan,

Yang diperintahkan Musa, sebabagi bukti bagi mereka”

Matius 8 : 4

 

God Bless You

No comments: