Sunday, November 12, 2023

(ArBer)Percuma saja jikalau hanya manis di mulut saja!

 


Percuma saja jikalau hanya manis di mulut saja!

 

Rasul Paulus adalah seorang yang sangat terkenal diantara kalangan para Rasul.  Paulus terkenal oleh karena pekerjaan pemberitaan Injilnya yang mencakup wilayah yang luas.  Segala pekerjaanya dalam menyebarkan kebenran Injil Tuhan diakukan dengan tulus hati tanpa mempedulikan balsan tertentu dari manusia, bahkan ia rela mempertaruhkan nyawanya demi nama Kristus.

Kepada jemaat di Tesalonika, Paulus dengan terus terang mengatakan bahwa tyujuan utama dala pengkabaran injilnya adalah satu demi nama Kristus.  Paulus menekankan bahwa ia tidak akan “bermulut manis” namun menyimpan maksud tertentu demi dirinya sendiri.  Paulus secara tegas mengatakan mana yang benar dan yang tidak sesuai dengan kebenaran firman Tuhan, dan sama sekali ia tidak mempedulikan citra dirinya di dalam jemaat Tesalonika.

Orang seperti Rasul Paulus saat ini sungguh sulit ditemukan lagi.  Kebanyakan kita senang akan pujian, dan terkadang “bermulut manis” dengan tujuan serta maksud tertentu demi kehuntungan pribadi.  Terkenal ataupun menjadi panutan banyak orang bukanlah suatu dosa, namun jikalau kita “mendapatlan” segala hal tersebut dilakukan dengan cara yang tidak benar maka sama saja kita termasuk ke dapam golongan penyesat ataupun pembawa berita palsu!  Jadi janganlah mengutamakan lagi “mulu manis” demi meraih simpati banyak orang!  Namun sebaliknya bersikaplah tegas terhadap segala hal! Meskipun hal tersebut membuat kita tidak mendapatkan pujian!

Mulut manis yang tidak disertai dengan hati yang tulus sama saja dengan penipuan!

“Karena kami tidak pernah bermulut manis

Hal itu kamu ketahui

Dan tidak pernah bermaksud loba yang tersembunyi

Allah adalah saksi”

1 Tesalonika 2 : 5

God Bless You

Friday, November 10, 2023

(LaBer)Pujian Bagi Raja

 


Pujian Bagi Raja

(IFGF Praise)

 

Intro :

G  D  A  Bm

G  D  A  Bm

G  D  A  Bm

G  A  D

 

Bait :

G          D          A      Bm

  Siapakah Allah Yang SepertiMu

G          D     A

  Ajaib PerbuatanMu

G          D        A        Bm

  Tangan KananMu Hancurkan Musuh

      G        A    D

  Kemenangan DipihakMu

 

Reff :

      G

Ku Bernyanyi

  D         A          Bm

Bagi Engkau Yang Bertahta

       G

Tak Tertandingi

D       A

KuasaMu Yang Sempurna

      G

Semua Musuh

 D       A       Bm

Ada Di Bawah KakiMu

  G      A    D

Pujian Bagi Raja

 

Bait :

G           D

  Gunung Tunduk

         A           Bm

  Mendengar SuaraMu

G         D      A

  Samudra Bergelora

G            D        A     Bm

  S'gala Bangsa Sujud DikakiMu

        G         A    D

  Semua Lidah Kan Mengaku

 

 

“Tetapi Engkaulah yang memberi kami kemenangan

Terhadap para lawan kami,

Dan orang – orang yang membenci kami Kauberi malu

Karena Allah, kami menyanyikan puji – pujian sepanjang hari

Dan bagi nama: Mu kami mengucap syukur selama-lamanya”

 Mazmur  44 : 7 - 8

 

GOD Bless You

 

 

 

 

Thursday, November 9, 2023

(ArBer)Pahlawan juga harus bermental baja!

 


Pahlawan juga harus bermental baja!

 

Andaikata kita adalah seorang pejuang yang terlatih di medan pertempuran harus menghadapi seorang anak yang belum pernah datang ke medan perang, maka reaksi awal kita pastilah akan menertawakan serta meremehkan lawan yang masih “hijau” tersebut.  Jadi wajarlah Goliat menertawakan Daud yang berperas kecil, lemah bahkan elok, namun berani menantang seorang yang gagah perkasa untuk duel.

Nyatanya bukan Goliat saja yang sebenarnya meremehkan Daud, namun juga saudara – saudaranya bahkan Raja Saul sendiri juga tidak merasa yakin bahwa Daud bisa memangkan duel satu lawan satu dengan seorang “raksasa” yang sudah banyak membunuh para pejuang – pejuang tetlatih.  Bayangkan apa yang terjadi jikalau kali itu Daud “kena mental” dan mengurungkan niatnya melawan Goliat oleh karena tidak ada yang mendukungnya? Pastilah bangsa Israel akan menjadi bulan – bulanan bangsa Filistin.

Menjadi pahlawan ataupun orang yang berguna bagi orang lain memang tidaklah semudah yang kita pikirkan.  Kita perlu mempersiapkan mental kita dengan bai, sebab sudah pasti orang – orang akan emmandang sebelah mata terhadap niat dan juga segala kelakuan kita.  Sama seperti Daud kita tidak boleh menyerah ditengah jalan hanya oleh karena tidak ada orang yang percaya ataupun mendukung kita!  Sebaliknya kita harus tetap yakin akan keputusan yang sudah kita ambil dengan tetap mengandalkan Tuhan Allah! Sebab manusia bisa saja meremehkan kita, namun jikalau Tuhan berkehendak kita melakukannya, maka tidak akan ada yang tidak berhasil kita lakukan!

Persiapkan mental kita sebelum masuk “medan pertempuran”!  jangan andalkan penilaian manusia, namun andalkan maksud serta kehendak Tuhan!


“Ketika orang Filistin itu menunjukkan pandangannya

Ke arah Daud serta melihat dia

Dihinanya Daud itu karena masih muda

Kemerah – merahan dan elok parasnya”

1 Samuel 17 : 42

God Bless You

(ArBer)Main hakim sendiri = siap dihakimi

 


Main hakim sendiri = siap dihakimi

 

Adakah yang mau menjadi korban salah sasaran “main hakim sendiri”? jangankan salah sasaran, pencuri ataupun perampok yang tertangkap tanganpun tidak mau menjadi korban main hakim sendiri oleh massa.  Bukah hanya luka – luka yangt diterima, bisa jadi nyawa menjadi taruhannya jikalau massa sudah main hakim sendiri.

Berita pada gambar di atas adalah salah satu contoh betapa mengerikannya main hakim sendiri, bahkan nyawa oarang bisa sampai melayang.  Apesnya lagi adalah bahwa korban meninggal dunia tersebut sebenarnya bukanlah orang yang dituduhkan melaukan kriminalitas.  Massa yang mudah terprovokasi sepertinya tidak akan membuka telingganya untuk penjelasan, yang ada hanya maih hajar, pukul dan siksa saja, sampai seseorang tersebut tak berkutik ataupun bahkan sampai tak bernyawa.

Main hakim sendiri tentulah melanggar norma huykum dan bisa dikenakan hukuman pidana berupa penjara.  Main hakim sendiri ataupun menghakimi orang lain tanpa adanya suatu persidangan sebenarnya juga dilarang oleh firman Tuhan.  Siapapun dilarang menuduh atau dengan sengaja menjadi hakim kepada sesama tanpa membawa perkara tersebut ke dalam sebuah persidangan resmi.  Jadi janganlah kita mudah terprovokasi untuk menghukum seseorang secara langsung terlepas benar ataupun tidaknya perbuatan mereka!  Serahkanlah persoalan tersebit kepada pihak penegak hukum yang berwenang, sebab merekalah yang nantinya akan menentukan hukumannya dan bukan kita sendiri!

Jikalaun anda tidak ingin dihakimi ataupun dihukum tanpa disidanghkan, maka jangalah lakukan hal tersebut terhadap orang lain!

“Janganlah kamu menghakimi, 

maka kamupun tidak akan dihakimi

Dan janganlah kamu menghukum, 

maka kamupun tidak akan dihukum

Ampunilah dan kamu akan diampuni”

Lukas  6 : 37

God Bless You

Wednesday, November 8, 2023

(ArBer)Rumah kediaman Lionel Messi

 


Rumah kediaman Lionel Messi

 

Bangunan di atas adalah bangunan yang rencananya akan ditempati pemain sepak bola terbaik tahun ini yaitu Lionel Messi.  Bangunan futuristik serba mewah tersebut dikatakan menelan anggaran pembiayaan pembangunan mencapai 1,5 Trilyun rupiah.  Bangunan tersebut nantinya akan ditempat Messi dan juga keluarganya selama bermain di negeri paman Sam.

Seindah apapun bangunan hasil karya manusia pada saatnya nanti patilah akan dibongkar ataupun paling tidak akan mengalami kerusakan.  Bangunan ataupun rumah tinggal yang dibangun dengan biaya mahal ataupun murah pada saatnya nantyi pasti akan mengalami kerusakan juga, ataupun dibongkar dengan alasan – alasan tertentu.

Tidek demikian dengan bangunan buatan manusia di muka bumi ini, bangunan ataupun kediaman yang Tuhan sediakan bagi kita semua dikerajaan- Nya lebih indah dari bangunan apapun hasil karya tangan manusia.  Kabar baiknya lagi tidak akan ada pembongkaran, pemindahan apalagi kerusakan yang dialami oleh kediaman yang Tuhan Yesus sediakan bagi kita semua.  Jadi seindah dan semahal apapun rumah tinggal buatan tangan manusia, tidak akan bisa menandingi rumah kediaman yang Tuhan sediakan bagi kita di kerajaan- Nya!

Sesempurna apapun tempat kediaman di bumi ini, tidak akan bisa kita nikmati dan miliki selamanya!

 

“Karena kami tahu, bahwa jika kemah

Tempat kediaman kita di bumi ini dibongkar

Allah telah menyediakan suatu tempat kediaman

Di sorga bagi kita, suatu tempat kediaman yang kekal

Yang tidak dibuat oleh tangan manusia”

2 Korintus  5 : 1

God Bless You

(LaBer)Di Luar Pikiran

 


Di Luar Pikiran

 (GMS)

 

Bait :

G              C

Syukur Atas Kuasa SalibMu

    Am                  D

Tak Terjangkau Akal Budiku

         Bm                C

Kau Yang Mulia Rela Jadi Hina

    Am                      D

Terima Kasih Kau Telah Bersedia

 

G              C

Syukur Atas Kuasa DarahMu

Am             D

Dan PengorbananMu

Bm                     C

Bilur BilurMu Menyembuhkan

Am                     D

Lebih Dari Yang Kuharapkan

 

Reff :

            G

Percaya Mujizat Terjadi

           Em

KuasaMu Nyata Di Sini

        C          G/B

Kau Melakukan Perkara Heran

  Am       D

Diluar Pikiran

 

            G

Percaya Mujizat Terjadi

           Em

KuasaMu Nyata Di Sini

       C         G/B

Jauh Melampaui Pikiranku

Am    D      G

Aku Sudah Sembuh

 

“Bagi Dialah, yang dapat melakukan lebih jauh

Lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan

Seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita”

 Efesus  3 : 20

 

GOD Bless You

 

 

 

 

Tuesday, November 7, 2023

(ArBer) Bukan karena TUHAN, namun TUHAN tetap menyertai!

 


Bukan karena TUHAN, namun TUHAN tetap menyertai!

 

Setidaknya sekali atau dua kali di dalam kehidupan ini, kita pasti pernah menyalahkan Tuhan, ataupun menanyakan dimanakah Tuhan ketika kita sedang mengalami pergumulan berat, bukan begitu? Ataukah justru bukan sekali dua kali melainkan berkali – kali?

Pencobaan terberat dalam hidup ini sepertinya bukanlah ketika pencobaan tersebut tidak mampu kita lalui, namun lebih kepada kita yang tidak tahu harus mengandalkan siapa untuk melaluinya.  Celakanya dalam keadaan berat seperti itu, kita kerap mencari “kambing hitam” dengan menyalahkan orang lain, ataupun bahkan bisa jadi menyalahklan Tuhan, oleh karena kita merasa Tuhanlah yang sedang mencobai kita!

Tuhan Allah memang bisa saja memberikan ijin agar suatu pencobaan kita alami, namun tentu tujuannya adalah untuk kebaikan kita dan demi iman kita yang murni kepada- Nya!  Di luar itu pencobaan terjadi oleh karena kelemahan kita sendiri yang tergoda oleh tawaran – tawaran nafsu kedagingan di dalam dunia ini.  Jadi janganlah cepat menyimpulkan bahwa pergumulan berat terjadi oleh karena kehendak Tuhan!, sebab bisa jadi pergumulan tersebut terjadi malahan oleh karena kita sendiri yang terpikat oleh tipu daya ibils melalui dunia ini!  Jadi jangan mengeluh ataupun menyalahkan Tuhan dahulu sebelum melakukan intropeksi diri!

Tuhan tidak mencobai seseorang, namun yang pasti Tuhan menyertai mereka yang sedang dicobai!

 

“Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata:

Pencobaan ini datang dari Allah!

Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat

Dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun”

Yakobus  1 : 13

God Bless You